Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Organda Minta Pemerintah Beri Keringanan Tarif Tol Trans Jawa | Kasus Pembunuhan Khashoggi, Penasehat Pangeran Belum Disidang | UNJ Terima 6.000 Mahasiswa, Ada Jalur untuk Hafiz Al-Quran | Dirut MRT Jakarta Sebut Penumpang Bergelayutan Tak Punya Etika | Ikut Kampanye, Rocky Gerung Pakai Jaket Partai Demokrat | Komisi ASN Jelaskan Sanksi Pelanggaran Netralitas PNS di Pemilu | Singkirkan Timnas U-23 Indonesia, Vietnam Tak Puas karena 2 Hal | Klasemen Kualifikasi Piala Asia U-23: Timnas U-23 Tersingkir | Kualifikasi Euro 2020: Jerman Bangkit di Johan Cruyff Arena | Hasil Kualifikasi Piala Eropa 2020: Belanda Vs Jerman 2-3 | Disingkirkan Vietnam, Ini Masalah Utama Timnas U-23 | Gagal di Kualifikasi Piala Asia, Timnas U-23 Fokus ke SEA Games | Timnas U-23 Kandas, Indra Sjafri Komentari Kartu Merah Marinus | Timnas U-23 Tersingkir, Indra Sjafri: Jangan Salahkan Pemain | Hasil Kualifikasi Euro 2020: Jerman Tekuk Belanda, Belgia Menang | MRT Jakarta Sudah Mulai Rancang Fase III Kalideres-Menteng | Ratusan Ribu Orang Turun ke Jalan Menolak Brexit | Kampanye di Makassar, Prabowo Singgung Lembaga Survei Bohong | Terminal 2F Bandara Soetta akan Jadi Bandara Berbiaya Rendah | Pegipegi ala Gue, Bukan Perjalanan Biasa | Hasil Kualifikasi Piala Eropa 2020: Wales Kalahkan Slovakia 1-0 | Honda Perkenalkan Motor Anti Jatuh Berteknologi Robotik | Pidato Kampanye Satu Jam, AHY Tak Menyebut Prabowo - Sandi | Anies Sebut Ahok Saat Peresmian MRT Jakarta, Ini Reaksi Warga | Gedung Tertinggi di Dunia Pajang Foto PM Selandia Baru | Anies Sebut Nama Pendahulu Saat Peresmian MRT, Ini Komentar Ahok | Alasan Prabowo Pilih Manado Titik Pertama Kampanye Terbuka | Kampanye Terbuka di Sragen, Sandiaga: Ini Jadi Awal yang Baik | BCL Ulang Tahun, Momen Ariel Noah dan Luna Maya Berfoto Bareng | Kemenhub: Tarif Flagfall Ojek Online Minimal Rp 7000 | Menjelang Penguasaan Freeport, Jokowi dan Menteri Ditakut-takuti | Organda Minta Pemerintah Beri Keringanan Tarif Tol Trans Jawa | Kasus Pembunuhan Khashoggi, Penasehat Pangeran Belum Disidang | UNJ Terima 6.000 Mahasiswa, Ada Jalur untuk Hafiz Al-Quran | Dirut MRT Jakarta Sebut Penumpang Bergelayutan Tak Punya Etika | Cara Penanganan Anak Demam yang Tepat Sebelum ke Dokter | Ikut Kampanye, Rocky Gerung Pakai Jaket Partai Demokrat | Komisi ASN Jelaskan Sanksi Pelanggaran Netralitas PNS di Pemilu | Singkirkan Timnas U-23 Indonesia, Vietnam Tak Puas karena 2 Hal | Klasemen Kualifikasi Piala Asia U-23: Timnas U-23 Tersingkir | Kualifikasi Euro 2020: Jerman Bangkit di Johan Cruyff Arena |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Di Pesantren, Sandiaga Kembali Sebut Ekonomi Indonesia Liberal | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Jumat, 11 Januari 2019 11:33 WIB

Di Pesantren, Sandiaga Kembali Sebut Ekonomi Indonesia Liberal | Berita Tempo Hari Ini

Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahudin Uno menyapa masyarakat saat kunjungan di Kampung Nelayan Pasir Putih, Cilamaya Kulon, Karawang, Jawa Barat, Kamis 3 Januari 2019. Dalam kunjungannya Sandiaga Uno menjelaskan perlindungan dalam bidang kelautan harus meningkatkan kesejahteraan para nelayan seperti asuransi dan pendanaan. ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar

SUMUTkota.com, Jakarta - Calon wakil presiden Sandiaga Uno hari ini, Jumat, 11 Januari 2019 berkampanye di Jawa Tengah. Agenda Sandiaga hari ini dibuka dengan kunjungan ke Pondok Pesantren Al-Wahdah di Jalan Sumber Girang No. 12, Lasem, Rembang, Jawa Tengah.

Baca: Menjelang Debat Capres, Sandiaga: Tak Ada Presenter yang Poles

Di pondok Al-Wahdah itu, Sandi diterima oleh pengasuh pondok Gus Affas Baidho. Selain itu, hadir pula KH Najih Maimun Zuber dan KH Wafi Maimun dari Sarang, Gus Aam Wahib dari Surabaya, dan Gus Sholah dari Banyuwangi.

Dalam kunjungannya ini, Sandiaga menyatakan ekonomi umat, pemberdayaan pesantren, dan mencetak Santripreneur adalah program yang akan ia realisasikan jika memenangi Pilpres 2019.

"Ini menjadi pekerjaan rumah paling besar bagi Indonesia, yakni reformasi ekonomi umat dan menggerakkan ekonomi rakyat. Untuk itu dibutuhkan pemerintahan yang kuat dengan kepemimpinan yang tegas dalam menjalankan program ini," kata Sandiaga seperti dalam siaran persnya, Jumat, 11 Desember 2019.

Menurut dia, pesantren merupakan sektor penting dalam ekosistem perjalanan ekonomi bangsa ini. Pesantren bagi Sandiaga memiliki peran yang begitu penting dalam menggerakkan ekonomi umat.

"Dalam perjalanan saya menyerap aspirasi, saya melihat beberapa pesantren mampu mandiri memenuhi kebutuhan hidup para santrinya dengan memanfaatkan lahan yang ada. Dari sayur-mayur, ikan, tebu, hingga air. Bahkan ada yang menggunakan energi surya untuk memenuhi kebutuhan listrik pesantren tersebut," ujar dia.

Ia kemudian melanjutkan pemaparan dengan mengatakan lebih dari 50 persen roda ekonomi hanya dikuasai oleh 1 persen populasi di Indonesia. Menurut dia, ketimpangan ini disebabkan kebijakan ekonomi yang sangat liberal, membuat yang kaya semakin kaya, dan yang miskin semakin miskin. Akibatnya, kata dia, utang semakin besar, dominasi dan kepentingan asing semakin terasa.

Ia menuturkan cara mengurangi ketergantungan dengan asing bisa dilakukan dengan cara memberdayakan potensi ekonomi di Indonesia.

"Industri halal berpotensi menghasilkan pendapatan Rp 4000 triliun. Indonesia masih nomor lima. Ini adalah potensi besar bagi kita dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia. Saya akan ngopeni betul pesanten, republik ini punya utang besar pada pesantren," kata dia.

Simak juga: Prabowo - Sandiaga - SBY Bahas Isu Pelemahan KPK

"Pesantren Insyaa Allah akan kami jadikan kawah candradimuka pemimpin bangsa ini dan mencetak para santri yang menciptakan lapangan kerja, bukan mencari kerja," ujar Sandiaga.



Di Pesantren, Sandiaga Kembali Sebut Ekonomi Indonesia Liberal | Bang Naga | on Jumat, 11 Januari 2019 11:33 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Di Pesantren, Sandiaga Kembali Sebut Ekonomi Indonesia Liberal
Description: Di hadapan santri pesantren di Rembang, Jawa Tengah, Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno menyebut ekonomi Indonesia liberal
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1163847/di-pesantren-sandiaga-kembali-sebut-ekonomi-indonesia-liberal.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Karir


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI CNN Zodiak
© 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

Page loads : seconds