Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Jokowi, Prabowo, dan Megawati Bakal Bertemu Besok | Mewahnya Mini Bus Racikan Karoseri Adiputro, Harga Rp 800 Jutaan | Anies Ikuti Pengajian, Gus Miftah Singgung Kriminalisasi Ulama | Lima Kandidat Ketua MPR dari Golkar Tanpa Nama Bambang Soesatyo | Jokowi Minta Alat Deteksi Bencana Dititip Polisi Biar Tak Dicuri | Bulu Tangkis: Japan Open 2019 Disiarkan TVRI, Simak Jadwalnya | Ini Sosok Mitsubishi Pajero Sport Facelift Gagah dan Futuristik | Viral Tudingan Sokong Kelompok Radikal, Bukalapak Angkat Suara | Nama-nama yang Dijagokan Partai untuk Menjabat Ketua MPR | Luhut: Perusahaan Properti Cina akan Investasi Besar di Indonesia | Jawa Timur Mendominasi di Indonesia Attractiveness Award 2019 | Anggota DPRD Kota Depok Ini Ungkap Bahaya Usulan Perda Anti LGBT | Becak Kayuh Listrik, Moda Transportasi Baru Wisata Yogyakarta | Sad Boy dan Sad Girl Didi Kempot 'Serbu' Harlah PKB Ke-21 | Liga 1: Seusai Imbangi Perseru, Borneo FC Bergegas ke Gresik | More than 60 Killed by Bangladesh Flood | Persela Lamongan Istimewa di Kandang Barito Putera, Ini Alasannya | Begal Modus Lukai Pipi Korban Pakai Pedang Dibekuk Polisi | Tokyo Preparations On Track One Year out from Olympics |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Tren Suku Bunga Naik, Bank Berebut Sumber Dana Murah | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Jumat, 11 Januari 2019 05:00 WIB

Tren Suku Bunga Naik, Bank Berebut Sumber Dana Murah | Berita Tempo Hari Ini

Bank Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bersama dengan Pemerintah Daerah, OJK, Perbankan, Lembaga Pemerintahan lainnya, masyarakat umum, dan pelaku usaha meluncurkan Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) di Atrium Hartono Mall, Sleman, DIY pada 29 Juli 2018.

SUMUTkota.com, Jakarta - Perbankan bersaing menghimpun dana murah (current account saving account/CASA) di tengah tren kenaikan suku bunga deposito yang masih berlangsung. Dana murah seperti tabungan dan giro menjadi buruan perbankan untuk mendorong efisiensi dan menekan biaya dana (cost of fund). Direktur Consumer Banking PT Bank CIMB Niaga Tbk Lani Darmawan berujar komposisi dana murah dalam total dana pihak ketiga (DPK) secara keseluruhan berupaya terus ditingkatkan.

Simak: LPS Naikkan Suku Bunga Pinjaman Jadi 7 Persen

“Rasio CASA kami tahun ini kami jaga di atas 55 persen lewat sejumlah program dan fokus seperti payroll, cash management, merchant, dan operating account,” ujar Lani, kepada Tempo, Kamis 10 Januari 2019. Adapun hingga November 2018, komposisi CASA CIMB Niaga sebesar 56,36 persen atau senilai Rp 96,31 triliun dari total dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp 170,88 triliun.

Lani melanjutkan upaya untuk mendorong pertumbuhan CASA utamanya melalui ekspansitransaksi melalui digitalbanking. “Kami terus memberikan akses yang mudah dan murah lewat digitalchannel seperti GoMobile, clicks, dan internetbanking.”

Langkah serupa juga ditempuh oleh PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Direktur Strategic, Risk, and Compliance BTN Mahelan Prabantarikso menuturkan perseroan memiliki strategi yang berbeda untuk menjaring dana murah di masing-masing segmen, mulai dari segmen umum (mass), nasabah baru (emerging affluent), dan nasabah berkecukupan (affluent).

“Untuk segmen mass kami akan meningkatkan volume of account dengan pola berburu di kendang sendiri, saat ini number of account atau jumlah rekening yang dimiliki BTN lebih dari 9 juta,” katanya. Upaya itu juga ditopang oleh pengembangan fitur transaksi digital.

Berdasarkan data Bank Indonesia tentang Uang Beredar pada November 2018, total komposisi dana murah perbankan mencapai 56,02 persen dari keseluruhan DPK perbankan sebesar Rp 5.405,4 triliun. Peningkatan CASA itu didorong oleh menurunnya komponen simpanan berjangka dalam komposisi DPK, yaitu menjadi Rp 2.376,9 triliun dari bulan sebelumnya sebesar Rp 2.392 triliun.

Sementara itu, Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Destry Damayanti berujar secara keseluruhan likuiditas perbankan ke depan pun masih akan ketat. Hal itu disebabkan oleh kondisi pertumbuhan kredit yang tinggi hingga November 2018 tercatat mencapai 12,05 persen sedangkan pertumbuhan DPK hanya sebesar 7,19 persen. “Ada gap yang dibutuhkan untuk membiayai pertumbuhan kredit yang ekspansif, khususnya yang mengkhawatirkan di kategori bank BUKU III,” ucap Destry.

Destry melanjutkan suku bunga deposito perbankan tahun ini pun diperkirakan masih akan mengalami penyesuaian. Berdasarkan catatan LPS, sepanjang tahun lalu kenaikan bunga simpanan dalam rupiah perbankan mencapai 88 basis points (bps), atau belum sepenuhnya merespon kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia 7 Days Reverse Repo Rate yang mencapai 175 basis points (bps) di 2018.

Untuk mengikuti tren kenaikan suku bunga perbankan, LPS pun kemarin mengumumkan kenaikan tingkat bunga penjaminan untuk simpanan dalam rupiah dan valuta asing (valas) di bank umum, serta simpanan rupiah di bank perkreditan rakyat (BPR) masing-masing 25 bps. Dengan demikian tingkat bunga penjaminan untuk simpanan rupiah dan valas di bank umum sebesar 7 persen dan 2,25 persen, sedangkan simpanan rupiah di BPR sebesar 9,50%.

“Bank harus mencari sumber pendanaan yan lain, termasuk mengembangkan dana murah seperti meningkatkan transaction banking dan tabungan, sebaliknya repot kalau bank DPK nya banyak mengandalkan dari deposito karena dia kan dana mahal,” kata Destry.



Tren Suku Bunga Naik, Bank Berebut Sumber Dana Murah | Bang Naga | on Jumat, 11 Januari 2019 05:00 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Tren Suku Bunga Naik, Bank Berebut Sumber Dana Murah
Description: Perbankan bersaing menghimpun dana murah (current account saving account/CASA) di tengah tren kenaikan suku bunga deposito
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1163707/tren-suku-bunga-naik-bank-berebut-sumber-dana-murah.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

» Polisi Beber Aliran Dana Buat JAD dari WNI di Afghanistan
» Tak Ada Baca Alquran di Harlah PKB, Said Aqil Tegur Cak Imin
» Roket Suriah Hantam Perbatasan Turki, Lima Orang Terluka
» Ibunda Sebut Jefri Nichol dalam Keadaan Baik Usai Ditangkap
» Polisi Akan Umumkan Tersangka Baru Penganiayaan MOS Taruna
» Pertamina Temukan 4 Sumur Ilegal di Banyuasin
» China Gaet Mayweather untuk Olimpiade 2020

Karir


Lirik

  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku
  • Abiel Jatnika – Kapalang Nyaah
  • Michiel Eduard – Kau Telah Pergi (OST ROMPIS 2018)
  • Hary – Biarkan Ku Pergi
  • Anggun – Siapa Bilang Gak Bisa
  • Smash – Fenomena
  • Adipati – Lempar Batu Sembunyi Tangan
  • LaoNeis Band – Insya Allah
  • Michael Mario – Jangan Menolak

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
    © 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status

    Page loads : seconds