Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2018
Jokowi Dijadwalkan Letakkan Batu Pertama Tol Sigli - Banda Aceh | Haji Isam Disebut Terkait PAN Kalsel Dukung Jokowi, Siapa Dia? | 7 Langkah Dasar Seni Mengikhlaskan Mantan | Trio Jagoan Visual Tempo Berbagi Ilmu di Tempo Media Week | Konflik Agraria yang Merisaukan | Tanda Kulit Alergi dan Iritasi setelah Pakai Produk Kecantikan | Komentar Roger Danuarta Setelah Menjadi Mualaf | Harbolnas, YLKI Desak Pemerintah Sahkan RPP Belanja Online | Pencemaran Nama Baik, Ini Kata Sisca Dewi Curhat ke Budi Gunawan | ITB Buka Jalur Seleksi Mandiri 2019, Berapa Biayanya? | Toyota Bertransformasi Menjadi Perusahaan Mobilitas | Liga Champions: Kata Ancelotti Setelah Napoli Didepak Liverpool | Carlo Ancelotti Tak Menyesal Napoli Gagal di Liga Champions | Jadwal Liga Champions Kamis Dinihari: Perebutan Tiket Terakhir | La Nyalla: Lupakan Prabowo, Saya Harus Tobat | Tolak Bicara Politik di Masjid, Sandiaga Uno Mengajak Bershalawat | Manfaat Nutrisi dalam ASI sejak Bayi Lahir sampai Usia 6 Bulan | JK: Pusat Tak Pernah Ambil Kekayaan Papua | Perempuan di Amerika Serikat Tewas Saat Selamatkan Anjing | Keadilan dalam Kepastian Hukum | Golf: Danny Masrin Bertekad Lolos ke Olimpiade Tokyo 2020 | ADM Serahkan 20 Unit Mobil Daihatsu Rekondisi ke Konsumen Setia | Harbolnas 12.12, Honor Berikan Total Voucher Rp 100 Miliar | Moeldoko Sebut Jokowi Delegasikan Bawahan Tangani Kasus HAM Dulu | Isuzu Indonesia Juara Dua Kompetisi Mekanik di Tokyo | Liga Champions: Ini Cerita Penyelamatan Gemilang Alisson Becker | Indonesia Jadi yang Pertama Merilis ASUS ZenFone Max Pro M2 | Harbolnas, YLKI Ingatkan 3 Panduan Aman Belanja Online | Liga Champions: Laga Ke-200 Icardi Diakhiri Kegagalan Inter Milan | Wajib Militer Bikin Stres? Tilik Gaya Chang Sub BTOB Mengatasinya | La Nyalla Akui Sebar Obor Rakyat, Gerindra: Harusnya Dia Dibekuk | Klasemen Liga Champions Setelah Liverpool dan Tottenham Lolos | Liga Champions: Inter Vs PSV 1-1, Nerrazzuri Turun ke Liga Eropa | Liga Champions: Gol Lucas Moura Selamatkan Tottenham di Barcelona | AP II: Landasan Pacu Bandara Kertajati Jadi 3 Ribu Meter di 2019 | Pilpres 2019, Timses Jokowi 'Babat' Semua Basis Prabowo di Jabar | Hasil Liga Champions: Barcelona Vs Tottenham 1-1, Spurs pun Lolos | Kulit Bruntusan Bisa Jadi Purging atau Breakout, Kenali Tandanya | Prakiraan Cuaca Hari Ini, BMKG: DKI Jakarta Cerah Sepanjang Pagi | Jepang Akan Punya Kapal Induk Pertama Pasca-Perang Dunia II | Liga Champions: Red Star Vs PSG 1-4, Neymar Cs Jadi Juara Grup | Hari HAM Internasional: Novel Baswedan Berharap Presiden Jokowi.. | Liga Champions: Liverpool Vs Napoli 1-0, Salah Loloskan The Reds | JK Sebut Opsi Dialog dengan Gerakan Separatis Papua Tertutup | Top Skor Liga Champions: Gagal Cetak Gol, Messi Belum Tergeser | Tim Mahasiswa ITB Luncurkan Website Wisata Patung Kota Bandung | Cerita Sisca Dewi Pernah Menikah Dua Kali dengan Polisi dan Hakim | Mau Buat Iklan? Hati-hati Kostum, Belajar dari Kasus Blackpink | Keluarga Korban Lion Air JT 610 Tuntut Kejelasan Sisa 64 Korban | Hasil Liga Champions dan Klasemen Akhir Grup A hingga D | Hasil Liga Champions: Liverpool, Tottenham, PSG Lolos | Kenapa Anak Papua Ingin Jadi OPM? | Komdis PSSI Tangani Kasus Kericuhan di Laga PSIM Vs PS Tira | Laga Pertama Final Piala AFF 2018: Malaysia Vs Vietnam 2-2 | BWF World Tour Finals Hari Ini: Anthony Ginting Vs Chou Tien Chen | Penyebab Bekasi Tak Bisa Normalisasi Sungai dan Kali Alam | Bersiap Ikuti Golf Indonesian Masters, Ini Kata Rose dan Stenson | Hari Ini KPK Akan Periksa Deddy Mizwar dalam Kasus Suap Meikarta | Dialog Sandiaga dengan Drijon, Pedagang yang Menyuruhnya Pulang | Penyebab Aktivis Kecewa JK Tidak Temui Korban HAM yang Berdemo | Satgas Noken Ungkap Alasan Anak-anak Papua Pilih OPM | 5 Fakta Menarik ASUS ZenFone Max Pro M2 | Eks Dirut BJB Meneteskan Air Mata Saat Dicopot Ridwan Kamil | Ahok Bakal Bebas Januari 2019, Begini Kilas Balik Kasusnya | La Nyalla: Potong Leher Saya Kalau Prabowo Menang di Madura | Cerita Sandiaga Disuruh Pulang Pedagang di Pasar Kota Pinang | Kebijakan Satu Peta Lama Terealisasi, Jokowi: Banyak yang Takut | Hasil Liga Champions: Liverpool, Tottenham, PSG Lolos | Jadi Mualaf, Apa yang Dirasakan? Intip Komentar Roger Danuarta | Persib Bandung Pilih 2 Stadion untuk Markas Kompetisi Liga 1 2019 | Jokowi Dijadwalkan Letakkan Batu Pertama Tol Sigli - Banda Aceh | Haji Isam Disebut Terkait PAN Kalsel Dukung Jokowi, Siapa Dia? | 7 Langkah Dasar Seni Mengikhlaskan Mantan | Trio Jagoan Visual Tempo Berbagi Ilmu di Tempo Media Week | Konflik Agraria yang Merisaukan | Tanda Kulit Alergi dan Iritasi setelah Pakai Produk Kecantikan | Komentar Roger Danuarta Setelah Menjadi Mualaf | Harbolnas, YLKI Desak Pemerintah Sahkan RPP Belanja Online | Pencemaran Nama Baik, Ini Kata Sisca Dewi Curhat ke Budi Gunawan | ITB Buka Jalur Seleksi Mandiri 2019, Berapa Biayanya? |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Pidato Lengkap Prabowo yang Memurkai Media soal Reuni 212 | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Kamis, 6 Desember 2018 07:41 WIB

Pidato Lengkap Prabowo yang Memurkai Media soal Reuni 212 | Berita Tempo Hari Ini

Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto (kedua kiri) menyalami penyandang disabilitas saat menghadiri peringatan Hari Disabilitas Internasional di Jakarta, Rabu, 5 Desember 2018. Prabowo mengatakan bakal berjuang agar para penyandang disabilitas dapat hidup terhormat. ANTARA/Hafidz Mubarak A

SUMUTkota.com, Jakarta - Calon presiden Prabowo Subianto mengungkapkan kejengkelannya terhadap media terkait reuni 212. Bagi dia, tidak diliputnya acara yang dihadiri massa dalam jumlah besar itu sebagai upaya memanipulasi demokrasi.

Baca: Geram Pemberitaan Reuni 212, Prabowo Omeli Media dan Jurnalis

"Rakyat mau dibohongi, rakyat dicuci otaknya dengan pers yang terus terang saja banyak bohongnya dari benernya," kata Prabowo dalam pidatonya di acara peringatan Hari Disabilitas Internasional ke-26 di Jakarta, Rabu, 5 Desember 2018. Prabowo juga mengkritik awak media yang disebutnya telah mengkhianati tugas mereka sebagai wartawan.

Infografis: Catatan Soal Rizieq Shihab, Sejak Mendirikan FPI sampai Aksi 212

Berikut pidato Prabowo terhadap media dan jurnalis terkait pemberitaan reuni 212:

Saudara-saudara, saya terharu berapa hari yang lalu ada acara besar di Monas. Hadir jutaan orang, tapi banyak media di Indonesia tidak melihatnya. Yang hadir banyak kaum disabilitas. Yang tunanetra hadir, mereka datang sejak jam tiga pagi di situ. Belum kelompok-kelompok disabilitas lainnya. Jutaan hadir, tapi banyak media kita tidak melihatnya. Ini aneh bin ajaib. Mereka saya katakan, kelompok itu. Kalian tahu yang saya maksud, yang itu tuh. Ini banyak yang nunggu gue salah ngomong. Nanti gue dilaporin lagi.

Baca: Kubu Jokowi Heran Prabowo Marah Soal Pemberitaan Reuni Akbar 212

Kita dipandang sebelah mata. Kita enggak dianggap karena dibilang kita enggak punya duit. Mereka sudah tutup semua. Buktinya media, hampir semua media tidak mau meliput sebelas juta lebih orang yang kumpul. Belum pernah terjadi di dunia. Saya kira ini kejadian pertama ada manusia kumpul sebanyak itu tanpa dibiayai oleh siapa pun. Mereka dibiayai oleh dirinya sendiri dan oleh rekan-rekannya sendiri dan oleh mereka-mereka yang ingin membantu rakyat sekitarnya.

Saya kira belum pernah terjadi. Tapi hebatnya media-media yang kondang, media-media dengan nama besar, yang mengatakan dirinya obyektif, bertanggung jawab untuk membela demokrasi, padahal justru mereka ikut bertanggung jawab, mereka bagian dari usaha manipulasi demokrasi....

Baca: Guyon Prabowo: Bisa Pidato Tujuh Jam Jika Minum 2 Cangkir Kopi

Saudara-saudara sekalian, ada upaya menurut saya, upaya besar untuk manipulasi demokrasi di Indonesia. Mereka mengira dengan uang yang besar, uang yang didapat dari praktik-praktik yang tidak bener. Kasarnya uang yang mereka dapat dari mencuri uang rakyat Indonesia. Dengan uang itu mereka mau menyogok semua lapisan bangsa Indonesia. Semua lapisan. Partai politik mau dibeli, pejabat-pejabat mau dibeli di mana-mana. Rakyat mau dibohongi, rakyat dicuci otaknya dengan pers yang, terus terang saja, banyak bohongnya dari benernya.

Saudara-saudara, aku tiap hari ada kira-kira lima-delapan koran dateng ke tempat saya. Saya hanya mau lihat, bohong apa lagi nih? Bohong apa lagi nih? Bohong apa lagi yang mereka cetak? Dan puncaknya adalah kemarin hari Minggu. Mereka menelanjangi diri mereka di hadapan rakyat Indonesia. Ada belasan juta mereka tidak mau melaporkan. Mereka telah mengkhianati tugas mereka sebagai wartawan. Mereka telah mengkhianati tugas mereka sebagai jurnalis.

Saya katakan, hai media-media yang kemarin tidak mau mengatakan ada belasan juta orang atau minimal berapa juta orang di situ, kau sudah tidak berhak menyandang predikat jurnalis lagi. Kau, boleh kau cetak, boleh kau ke sini dan ke sana. Saya tidak akan mengakui anda sebagai jurnalis lagi. Enggak usah, saya sarankan anda tak usah hormat sama mereka lagi. Mereka hanya antek dari orang yang ingin menghancurkan Republik Indonesia.



Pidato Lengkap Prabowo yang Memurkai Media soal Reuni 212 | Bang Naga | on Kamis, 6 Desember 2018 07:41 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Pidato Lengkap Prabowo yang Memurkai Media soal Reuni 212
Description: Prabowo menyebut awak media telah mengkhianati tugasnya sebagai wartawan.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1152684/pidato-lengkap-prabowo-yang-memurkai-media-soal-reuni-212.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Latest News

» Klopp: Mohamed Salah Luar Biasa, Alisson Menakjubkan
» 'Burning' Jadi Film Berbahasa Asing Terbaik di LAFCA
» Ancaman Penutupan Pemerintahan AS Dongkrak Harga Minyak
» TNI Selidiki Keterlibatan Anggota Saat Polsek Ciracas Dibakar
» Daftar Diskon Elektronik Saat Harbolnas 12.12
» Dua Faktor Ruang Udara Kepri Harus Direbut dari Singapura
» Berinvestasi Rp210 Triliun, 12 Korporasi Raih Tax Holiday

Karir

Android APK


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI CNN Zodiak
© 2017 - 2018 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

Page loads : seconds