Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
KPK Butuh Waktu Satu Bulan Hitung Amplop dan Uang Bowo Sidik | Atlet Jetski Aero Sutan Aswar dan Aqsa Terjun ke Bisnis Fashion | Suporter Manchester United Tolak Transfer Rakitic Dari Barcelona | Kentaro Nanayama Juara Golf Junior Dunia Ciputra 2019 | Setelah MotoGP, Indonesia Ingin Gelar Balap F1 | AJI Minta Pemerintah Mencabut Pembatasan Akses Media Sosial | Hasil Otopsi 4 Korban Rusuh 22 Mei, RS Polri: Tewas Tertembak | Kerusuhan 22 Mei: Saat Polisi Kegirangan Melihat Pedagang Kopi Keliling | Opick Tak Ikut Pemakaman Arifin Ilham, Ini Alasannya... | Pesan Arifin Ilham untuk Anak-anaknya: 7 Sunnah dan 7 Surat | Demo di Jakarta, Dana Asing Masuk ke SBN Rp 1,7 T | Jemaah yang Melayat Arifin Ilham Diimbau Kenakan Pakaian Putih | Aksi 22 Mei, Delapan Negara Terbitkan Travel Advice ke Indonesia | Prabowo Tinggalkan Rumah Kertanegara, Tak Jelas ke Mana | Menantu Arifin Ilham: Abi Sekarang Enggak Perlu Kesakitan | Rusuh 22 Mei, Kapolri Bantah Perintahkan Tembak di Tempat | WhatsApp Dibatasi, BRTI: Masyarakat Coba Terobos Lewat VPN | KPK Butuh Waktu Satu Bulan Hitung Amplop dan Uang Bowo Sidik | Atlet Jetski Aero Sutan Aswar dan Aqsa Terjun ke Bisnis Fashion | Suporter Manchester United Tolak Transfer Rakitic Dari Barcelona | Kentaro Nanayama Juara Golf Junior Dunia Ciputra 2019 | Setelah MotoGP, Indonesia Ingin Gelar Balap F1 | AJI Minta Pemerintah Mencabut Pembatasan Akses Media Sosial | Hasil Otopsi 4 Korban Rusuh 22 Mei, RS Polri: Tewas Tertembak | Kapolda Sebut Pembakaran Polsek di Sampang Dipicu Salah Informasi | Pasca-Rusuh 22 Mei, JK Kumpulkan Tokoh Nasional di Rumah Dinasnya |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Luhut: Revisi DNI Tekan Defisit Transaksi Berjalan di 2019 | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Selasa, 20 November 2018 08:35 WIB

Luhut: Revisi DNI Tekan Defisit Transaksi Berjalan di 2019 | Berita Tempo Hari Ini

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan seusai memberikan keterangan di kantor Badan Pengawas Pemilu, Jakarta, Jumat, 2 November 2018. Luhut memberikan keterangan terkait pose satu jari dalam penutupan forum IMF di Bali beberapa waktu lalu. TEMPO/Syafiul Hadi

SUMUTkota.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan revisi daftar negatif investasi (DNI) dalam paket kebijakan ekonomi 16 memang belum bisa memperbaiki defisit transaksi berjalan atau CAD dalam waktu dekat. Namun Luhut optimistis tahun depan defisit transaksi berjalan akan lebih baik. 

Baca: Luhut Pandjaitan: Keadaan Rupiah Baik baik Saja

"Kalau sebulan ini nggak, lah. Tahun depan pasti lebih baik, karena impor terlalu banyak, karena ekspor kita industri kita tidak susun dengan bagus, tidak terintegrasi," kata dia di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Senin, 19 November 2018.

Luhut menjelaskan saat ini pemerintah sedang berupaya untuk melakukan integrasi untuk memperbaiki ekspor. "Sekarang Morowali kita integrasi, Weda bay integrasi, mulai listrik, tambang smelter pelabuhan. Jadi cost-nya rendah," kata dia. 

Dengan adanya integrasi itu, menurut Luhut, Indonesia bisa melakukan ekspor stainless steel dalam waktu 3 tahun ke depan. 

Sebelumnya, Ekonom Center of Reform on Economics (Core) Piter Abdullah menilai isi paket kebijakan ekonomi ke-16 lebih untuk meningkatkan investasi dan mengoptimalkan pemanfaatan devisa hasil ekspor (DHE). Ia mengatakan kebijakan yang baru dirilis pemerintah itu tidak akan bisa memperbaiki defisit transaksi berjalan (CAD) dalam waktu singkat.

"Saya melihat kebijakan satu dan dua lebih ditujukan untuk meningkatkan investasi asing sementara kebijakan tiga lebih untuk meningkatkan pemanfaatan hasil ekspor," kata Piter saat dihubungi, Sabtu, 17 November 2018.

Jumat lalu, pemerintah mengumumkan paket kebijakan ekonomi ke-16. Paket tersebut berisi tiga poin. Pertama, perluasan fasilitas pengurangan PPh Badan. Kedua, relaksasi daftar negatif investasi (DNI). Dan ketiga, pengaturan DHE melalui Special Deposit Account (SDA).

Menurut Piter, dampak jangka panjang paket kebijakan ekonomi 16 adalah membantu perbaikan neraca perdagangan (trade balance). Tapi, kata Piter, perlu waktu yang cukup panjang. "Sementara di jangka pendek bisa terjadi justru impor barang modal yang melonjak," ujar Piter.

Baca: Soal Suap Meikarta, Luhut: Mereka Bilang Izin Sudah Beres

Piter meyakini kebijakan terbaru pemerintah ini memiliki tujuan dan berdampak baik bagi ekonomi Indonesia, tapi tidak akan bisa memperbaiki CAD dalam jangka pendek.

HENDARTYO HANGGI

Simak berita menarik lainnya terkait Luhut hanya di Tempo.co.



Luhut: Revisi DNI Tekan Defisit Transaksi Berjalan di 2019 | Bang Naga | on Selasa, 20 November 2018 08:35 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Luhut: Revisi DNI Tekan Defisit Transaksi Berjalan di 2019
Description: Menteri Luhut Pandjaitan mengatakan revisi daftar negatif investasi (DNI) belum bisa memperbaiki defisit transaki berjalan dalam waktu dekat.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1147923/luhut-revisi-dni-tekan-defisit-transaksi-berjalan-di-2019.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Karir


Lirik

  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku
  • Abiel Jatnika – Kapalang Nyaah
  • Michiel Eduard – Kau Telah Pergi (OST ROMPIS 2018)
  • Hary – Biarkan Ku Pergi
  • Anggun – Siapa Bilang Gak Bisa
  • Smash – Fenomena
  • Adipati – Lempar Batu Sembunyi Tangan
  • LaoNeis Band – Insya Allah
  • Michael Mario – Jangan Menolak

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
    © 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status

    Page loads : seconds