Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2018
Kata Yusril Ihza, Ia Tak Paksa Kader PBB Pilih Jokowi | Dibonceng Ojol, Prabowo Sebut Saat Muda Suka Naik Motor | Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Keerom Papua | Salah Satu Alasan Venna Melinda Pindah NasDem adalah Jokowi | Top Skor Liga Italia: Rapor Ronaldo Saat Juventus Tekuk Torino | Pelaku Pengeroyokan TNI Telah Dipecat dari Ormas Pemuda Pancasila | PSI Anti Poligami, Komnas Perempuan Bilang Begini | Komnas HAM Dorong Keluarga Pelaku Pengeroyokan TNI Lapor Polisi | Pimpinan Pemuda Pancasila Ungkap Alasan Pemecatan Pengeroyok TNI | Pengeroyokan TNI AL, Keluarga Pelaku Beberkan Peran Suci Ramdani | Ma'ruf Amin Sebut Ahok Sudah Dukung Kubunya | Waspada Motor Bodong Mulai Dijual ke Showroom, Ini Cirinya | Kata Yusril Ihza, Ia Tak Paksa Kader PBB Pilih Jokowi | Dibonceng Ojol, Prabowo Sebut Saat Muda Suka Naik Motor | Susah Mandikan Anak, Intip Tips Mudah Ini | Komnas HAM Diminta Ambil Posisi Tegas di Pilpres 2019 | Proliga 2019: Putri Jakarta BNI Kalahkan Jakarta Elektrik | Bulu Tangkis: Hafiz/Gloria Enggan Jadi Bayangane Owi/Butet | Menikah dengan Aktor? 5 Hal Ini Harus Siap Dihadapi | Intensifkan Pendapatan Negara Lewat Cukai, Sri Mulyani Teken Aturan Baru | KPAI: Shopee Janji akan Produksi Iklan yang Edukatif |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Cucu Wiranto Meninggal, Tips Cegah Tenggelam pada Anak | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Selasa, 20 November 2018 05:45 WIB

Cucu Wiranto Meninggal, Tips Cegah Tenggelam pada Anak | Berita Tempo Hari Ini

Menkopolhukam Wiranto mengikuti prosesi pemakaman cucunya di pemakaman keluarga Delingan, Karanganyar. Karanganyar, Jawa Tengah, Jumat, 16 November 2018. TEMPO/Ahmad Rafiq

SUMUTkota.com, Jakarta - Cucu Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto, Achmad Daniyal Alfatih, meninggal pada Kamis, 15 November 2018. Daniyal meninggal pada anak berusia 1 tahun 4 bulan. Ia terpeleset ke kolam ikan rumah dan tidak bisa tertolong.

Baca: Cucu Wiranto Meninggal, Dimakamkan di Karanganyar, Solo

Dokter spesialis anak dan Ketua Ikatan Dokter Indonesia cabang kota Yogyakarta, FX. Wikan Indrarto mengingatkan bahaya tenggelam dan pencegahannya pada anak-anak. Seperti dilansir dari jurnal yang diterbitkan pada 7 Mei 2017 yang berjudul Preventing Drowning: An Implementation Guide, tenggelam merupakan sebuah proses gangguan pernapasan karena perendaman dalam cairan yang menyebabkan luka dan kematian.

Menurut laporan global tentang tenggelam dalam jurnal tersebut, pada tahun 2015, diperkirakan 360.000 orang meninggal karena tenggelam. Ini telah menyebabkan tenggelam sebagai penyebab utama nomor 3 secara global.

Petugas penyelamat Turki menarik seorang anak perempuan pengungsi yang berada di lautan setelah kapan yang ditumpanginya tenggelam saat berusaha menyeberang ke Yunani. Kapal kayu yang membawa 49 orang tersebut rusak dekat pulau kecil Farmakonisi. dailymail.co.uk

Jurnal itu juga menunjukkan bahwa usia merupakan salah satu faktor risiko utama untuk tenggelam. Hubungan ini juga sering dikaitkan dengan kelengahan pengasuh anak. Secara global, tingkat tenggelam tertinggi adalah di antara anak usia 1-4 tahun, diikuti oleh anak usia 5-9 tahun.

Di wilayah Pasifik Barat, dibanding dengan penyebab lainnya, anak yang berusia 5-14 tahun meninggal lebih sering karena tenggelam. Tenggelam juga merupakan salah satu dari 5 penyebab kematian tertinggi bagi anak yang berusia1-14 tahun pada 48 dari 85 negara.

Oleh karena itu, pencegahan terhadap tenggelam harus senantiasa digalakkan. Menurut Wikan, ada beberapa pencegahan yang bisa dilakukan untuk menghindari kecelakaan renang itu. "Pertama, hindari meninggalkan anak tanpa pengawasan di lokasi dekat genangan air, kolam renang tanpa pagar, tidak ada petugas penjaga (lifeguards) atau perenang terlatih," kata Wikan dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo pada 19 November 2018.

Kedua, anak harus diawasi setiap saat ketika mereka berada di sekitar air termasuk bak mandi, toilet atau ember penuh air. Tutup toilet harus dibiarkan tertutup dan ember atau bathtub harus segera dikosongkan setelah digunakan dan dibiarkan kosong jika tidak digunakan.

Semua kolam harus dipagari dengan tepat menggunakan pagar 4-4, yaitu di semua 4 sisi kolam renang dan tinggi 120 cm. Ini telah terbukti menyebabkan penurunan jumlah kasus anak tenggelam yang signifikan.

Baca: Tiba di Pemakaman, Cucu Wiranto Dibopong Tanpa Peti

Wikan juga menyarankan agar mainan dan benda-benda lainnya yang menarik untuk anak, tidak boleh dibiarkan di area kolam. Orang tua yang memiliki kolam atau yang membawa anak mereka selama liburan ke kolam renang, diminta untuk belajar resusitasi atau cara memberi tindakan pertolongan pertama pada orang yang mengalami henti napas.

SARAH ERVINA DARA SIYAHAILATUA



Cucu Wiranto Meninggal, Tips Cegah Tenggelam pada Anak | Bang Naga | on Selasa, 20 November 2018 05:45 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Cucu Wiranto Meninggal, Tips Cegah Tenggelam pada Anak
Description: Cucu Wiranto, Achmad Daniyal Alfatih, meninggal karena tenggelam. Bentuk pencegahan, orang tua perlu pelajari hal ini sebagai pelajaran.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1147876/cucu-wiranto-meninggal-tips-cegah-tenggelam-pada-anak.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Latest News

» Statistik Liverpool vs Man United, 22 Tembakan Banding 5
» Klaim Semua Wilayah Yerusalem, Israel Sesalkan Australia
» Paloh Klaim NasDem Tak Kalah dengan Parpol Umur Puluhan Tahun
» Klasemen Liga Inggris Usai Liverpool Kalahkan Man United
» VIDEO: Pakta Iklim Global Disetujui Mayoritas Negara
» Supersub Shaqiri Bawa Liverpool Kalahkan Man United 3-1
» Dibanding Ribut Kotak 'Kardus', KPU Diminta Fokus Pengawasan

Karir

Android APK


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI CNN Zodiak
© 2017 - 2018 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

Page loads : seconds