Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Lawan ISIS di Suriah, Eks Tentara Swiss Dihukum Bayar Denda | Kemenkes Siapkan Sarana Rehabilitasi Pelaku Kekerasan Seksual | Mengorbit, Satelit Nusantara Satu Sebar Internet ke Desa | Kemenkeu: THR ASN dan Pensiunan Dibayar Mei | Atasi Genangan, DKI Bangun 100 Sumur Resapan di Monas Selatan | Meniru Tampilan Rambut dan Makeup Song Hye Kyo di Encounter | Prabowo Hadiri Silaturahmi Akbar Pendukungnya di Medan | Jadwal Bola Sabtu Ini: Barcelona, Tottenham, AS Roma, Persebaya | Kehadiran Jokowi di Munas Ulama NU Dianggap Bisa Menambah Suara | Diego Godin Pasti Tinggalkan Atletico Madrid ke Inter Milan | Ini Identitas Mayat Pria Berlumuran Darah di Cileungsi | 4 Alasan Mengapa Penyebaran Foto Bunuh Diri Harus Dihentikan | Bulan Terkecil di Tata Surya Ditemukan di Sekitar Neptunus | Bella Luna Menikahi Suami Orang, Istri Pertama Angkat Bicara | Gunung Merapi Enam Kali Mengalami Gempa Guguran | Pasangan Gay AS Menangkan Gugatan Kewarganegaraan Anak Kembarnya | Prediksi Sevilla Vs Barcelona di Liga Spanyol Malam Ini | Penegakan Pergub Rusun, Anies Beri Waktu Pengelola Sampai Maret | Putra Mahkota Arab Saudi Teken Kerja Sama Rp 140 Triliun di Cina | Kualitas Kamera Smartphone Membaik, Pasar Kamera Digital Stagnan | Tinggal Umumkan Tarif MRT, Anies Diperingatkan DPRD | Ini Dia Kuliner Nusantara yang Tak Bisa Ditolak SIti Nurhaliza | Rincian Kebakaran Hutan Riau Seluas 800 Hektare | Perawat Sebar Kecoak ke Bangsal Agar Rumah Sakit Ditutup | PBNU Pertanyakan Dasar Kekhawatiran dalam Doa Neno Warisman | Ini Makanan yang Harus Dihindari Penderita Asam Lambung | Alasan Airlangga Hartarto Raih Herman Johannes Award dari UGM | Top Skor Liga Italia: Cetak Gol Lagi, Piatek Terus Tekan Ronaldo | Panitia Munajat 212 Mengaku Tak Ada Laporan Penganiayaan Wartawan | Diduga Palsukan Dokumen Kawin, Bella Luna Dilaporkan ke Polisi | Pemilihan Rektor Unpad Berlarut-Larut, Ini Kata Rudiantara | Klasemen Liga Italia: Piatek Cetak Gol Lagi, Milan Mapan Posisi 4 | Akhir Pekan, BMKG Prediksi Sebagian Jakarta Hujan Mulai Siang | Wah, Laporan Konsumen Tesla Model 3 Banyak Masalah | Kata Mantan Ketua KIP soal Jokowi Singgung Lahan Prabowo | Liburan ke Turki, Intip yang Bikin Ayu Ting Ting Ceria | 4 Anting Cantik dan Trendi Pilihan Marion Jola | Hasil Undian 16 Besar Liga Europa, Arsenal dan Chelsea Ringan | Sertifikat Gratis Jokowi Marak Pungli, DPRD akan Panggil BPN DKI | Kubu Prabowo Yakin Masih Kuasai Jawa Barat | Petinju Cantik Kazakhstan Ditantang Lawan Vladimir Putin | Ridwan Kamil: Suara Jokowi Dulu Minus, Sekarang Plus | Hindari Perut Buncit, Ini Camilan Pilihan Arifin Putra | Ayu Ting Ting Minta Doa Restu dengan Pria Turki | Anies Sebut Tarif MRT Jakarta, Taufik: Bicara Dulu dengan DPRD | Hobi Motor, Ini yang Dibeli Vincent Rompies Secara Online | BKN Seleksi ASN Jalur PPPK 23 - 24 Februari | Audisi Bulu Tangkis Dituding Eksploitasi Anak, Apa Kata Djarum? | Intimidasi Wartawan di Munajat 212, Ini Kejadian Selengkapnya | Sinergisitas Pentahelix, Ridwan Kamil: Citarum Bersih 5-7 Tahun | Pengadilan Kenya Tunda Putusan Soal Pernikahan Sesama Jenis | Harapan Bupati Bogor: Kebun Raya Cibinong Saingi Kebun Raya Bogor | ARMYPEDIA, Kejutan BTS untuk Army di Seluruh Dunia | Peluncuran All New Nissan Livina di Bandung Berbonus Paket Gratis | Kia Motors Siapkan Mobil Listrik Baru di Geneva Motor Show 2019 | Bumi Terlihat Semakin Hijau dari Angkasa | Ini Dampak Kekurangan Omega 3 pada Tumbuh Kembang Anak | KKP Perlu Perkuat Armada Kapal Pengawas Pencurian Ikan | Gerindra Minta Dua Cawagub DKI Segera Pelajari Masalah Ibu Kota | Firuza Sharipova, Petinju Cewek Ini Ditawari Lawan Vladimir Putin | Sandiaga Siapkan 4 Amunisi Lawan Ma'ruf Amin di Debat Pilpres | Unicorn | 5 Destinasi Wisata Unik dari Ketinggian dan Bawah Permukaan Bumi | Co-pilot Minum Alkohol, Maskapai Jepang Tunda Penerbangan | Fakta Menarik Sevilla vs Barcelona, 2 Tim Tertua di Liga Spanyol | Januari 2019 Mobil Honda Terjual 10.064 Unit, Brio Satya Terlaris | Siswa di Cina Gunakan Robot untuk Kerjakan PR | Grand Final Proliga 2019 Sabtu Ini: Duel Manganang Bersaudara | Pelatnas Olimpiade: Lifter Sarah Anggraeni Gantikan Sri Wahyuni | 3 Sektor yang Berpotensi Munculkan Unicorn Baru Versi Rudiantara | Timnas U-22 ke Semifinal Piala AFF, Begini Tekad Marinus Wanewar | Ma'ruf Amin soal Munajat 212: MUI Independen Jangan Dipolitisasi | Tak Hanya Jantung dan Ginjal, Hipertensi Juga Ancam Organ Seks | Perempuan Inggris Minta Dibuatkan Tas dari Kulit Sendiri | Pungli Sertifikat Gratis Jokowi, Anies: Akan Ada Rotasi Lurah | Transfer Liga 1: Persija Kontrak Penyerang Brasil Silvio Escobar | Timnas U-22 ke Semifinal, Berkah Duet Padu Marinus dan Witan | Timnas U-22 ke Semifinal, Indra Sjafri: Performa Belum Maksimal | Jadwal Proliga: Hari Ini Grand Final Putri Pertamina Vs Popsivo | Jokowi Minta Masyarakat Tak Terpecah Karena Beda Pilihan Pemilu | Desa di Jepang Ini Dipenuhi Boneka Manusia Ketika Populasi Turun | Jadwal Liga Spanyol Malam Ini, Ada Sevilla Vs Barcelona | Pendukung Capres 02 Berduyun ke Munajat 212, Ini Kata M Taufik | Manchester United vs Liverpool, Ini Kata Ole Gunnar Solskjaer | Dugaan Pungli Sertifikat Gratis Jokowi, DPRD DKI Akan Panggil BPN | Rudiantara: Seluruh Proyek Palapa Ring Tuntas Tahun Ini | Prabowo: Saya Perjuangkan Hak Rakyat, Apapun Etnis dan Agamanya | Panitia Menyayangkan Persekusi Terhadap Jurnalis di Munajat 212 | KRL Mogok di Tanjung Barat, Penumpang Menumpuk di Manggarai | Bekasi Macet, Dishub: Kapasitas Jalan dan Kendaraan Tak Sebanding | Pengakuan Wartawan Munajat 212 Diintimidasi, Dipaksa Hapus Foto | Luhut: Mau Pilih Prabowo atau Jokowi Suka-sukamu, Asal... | Intimidasi Wartawan di Munajat 212, Ini Kejadian Selengkapnya | Amien Rais Singgung LRT: Kereta Cebong, Cepat Bohongan | Indopos Dinyatakan Bersalah Soal Berita Ahok Gantikan Ma'ruf | Selepas Munajat 212, Ma'ruf Amin Tegur MUI DKI Jakarta | Fahri Hamzah: Sudirman Said Buka Skandal Besar Kasus Freeport | Conor McGregor Berbagi Cerita Soal Ganja Milik Mike Tyson | Vladimir Putin: Rusia Bisa Serang AS dengan Rudal 9 Mach | Top Skor Liga Europa, Pemain Incaran Liverpool Teratas | Lawan ISIS di Suriah, Eks Tentara Swiss Dihukum Bayar Denda | Kemenkes Siapkan Sarana Rehabilitasi Pelaku Kekerasan Seksual | Mengorbit, Satelit Nusantara Satu Sebar Internet ke Desa | Kemenkeu: THR ASN dan Pensiunan Dibayar Mei | Atasi Genangan, DKI Bangun 100 Sumur Resapan di Monas Selatan | Kata Teuku Wisnu saat Shireen Sungkar Berniat Main Sinetron Lagi | Meniru Tampilan Rambut dan Makeup Song Hye Kyo di Encounter | Prabowo Hadiri Silaturahmi Akbar Pendukungnya di Medan | Jadwal Bola Sabtu Ini: Barcelona, Tottenham, AS Roma, Persebaya | Kehadiran Jokowi di Munas Ulama NU Dianggap Bisa Menambah Suara |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Ajarkan Waspada Bencana dengan Mendongeng | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Minggu, 18 November 2018 16:59 WIB

Ajarkan Waspada Bencana dengan Mendongeng | Berita Tempo Hari Ini

Ilustrasi orang tua mendongeng. momjunction.com

SUMUTkota.com, Jakarta - Mendongeng, banyak manfaatnya. Kisah dongeng bisa membantu anak berimajinasi. Dengan menyelipkan berbagai pelajaran moral, mendongeng juga bisa membiasakan anak untuk berbuat baik dan saling menghormati. Dongeng pun bisa menjadi salah satu alat untuk mengenalkan kewaspadaan bencana kepada generasi muda. Hal ini seperti yang dilakukan Awam Prasongko, pendiri Kampung Dongeng.

Baca: Tips Agar Dongeng pada Anak Lebih Menarik

"Bu guru, bu guru. Kenapa bisa terjadi gempa bumi? Kan aku jadinya takut." Suara Awam, berubah meniru suara anak-anak. Sejurus kemudian, suaranya berubah lagi menyaru suara ibu guru: "Tidak usah takut, nak. Yang terpenting kita harus siap." Percakapan imajiner antara murid dan ibu guru ini terus terjadi sampai muncul sosok imajiner lain, pak guru.

Kak Awam, panggilan akrabnya, sengaja memunculkan sosok terakhir ini untuk menjelaskan apa saja yang harus dilakukan ketika terjadi gempa. Dia mengubah suaranya jadi lebih besar dan rendah untuk menggambarkan peralihan dari guru perempuan ke guru laki-laki. "Yang pertama, ayo langsung ke bawah meja, tutupi kepala…"

Dalam segmen ini, dia mengajak seluruh anak mempraktikkannya langsung, menggiring mereka ke bawah meja dan memandu apa saja yang harus dilakukan. Namun metode berbeda diterapkan pada anak-anak yang sudah menjadi korban bencana alam dan tinggal di pengungsian. Metode senam gempa menjadi salah satu cara andalan untuk menyampaikan pesan tanggap bencana. Misalnya, syair yang digunakan dalam musik pengiring senam diubah menjadi rangkaian instruksi ketika gempa datang.

Pentingnya meningkatkan kesiap-siagaan anak-anak menghadapi bencana baru disadari oleh Awam setelah menyelesaikan tugas kerelawanan di Aceh dan berbagai tempat lainnya yang dilanda bencana. "Saat itu saya berpikir bagaimana jika mereka ditinggalkan, apakah mereka siap jika menghadapi bencana lagi," kata dia.

Karena itu, sejak Kampung Dongeng pertama kali didirikan pada 18 Mei 2009, ia langsung menyisipkan materi tentang kebencanaan setiap kali roadshow ke sekolah-sekolah dan pos-pos pengungsian. Sasarannya tak hanya anak TK dan SD. Komunitas Kampung Dongeng yang berlokasi di Ciputat, Tangerang Selatan, itu juga menyasar remaja yang duduk di bangku SMP dan SMA. Tentu saja materi dan cara bertutur berbeda.

Awam sangat meyakini dongeng merupakan cara ampuh untuk membangun cara berpikir anak-anak. Bahkan, bisa mengubah perilaku mereka.

Di barisan ini Awam tidak sendiri. Keampuhan dongeng ini pula yang memikat Priyangga Djatmika, 24 tahun, mendirikan komunitas Pahlawan Bencana di Bandung pada 2014 dengan berfokus pada prabencana.

Priyangga mengawali dongengnya dengan menjelaskan bencana secara umum, bencana alam dan bencana yang disebabkan oleh ulah manusia. "Kami mengajak mereka untuk mengurangi risiko bencana akibat manusia, seperti tidak membuang sampah sembarangan," kata dia.

Baru setelah itu topik bencana mengerucut ke risiko bencana yang ada di daerah. Misalnya, gempa, banjir, dan potensi bencana dari keberadaan gunung api Tangkuban Parahu.

Sebagaimana Awam, Priyangga juga menerapkan simulasi. "Kami mengajak mereka berkeliling untuk mengidentifikasi daerah aman seperti lapangan terbuka jika terjadi gempa. Jika berada di lorong yang banyak pigura, mereka harus tanggap bahwa pigura tersebut rawan jatuh," ujarnya. Dongeng dan simulasi itu membawa pesan agar anak-anak tahu apa yang harus dilakukan ketika bencana sehingga terhindar dari kepanikan dan meningkatkan daya survival.

Banyak cara dilakukan agar dongeng yang dilantunkan tak cepat membuat jenuh. Salah satunya dengan menggunakan video dan lagu yang diaransemen sendiri. Lagu tersebut diciptakan interaktif, supaya anak-anak bisa berpartisipasi melalui tepukan tangan dan gerakan-gerakan lainnya. "Kadang kami juga membawa maket gunung api dan banjir."

Nurul Suhartini, 25 tahun, staf kurikulum Pahlawan Bencana, mengatakan mereka tak hanya mendongeng untuk anak-anak berusia TK dan SD. Sebab itu, cara menyampaikan pesan pun berbeda. Untuk anak-anak usia di bawah TK, mereka membuat wayang-wayangan karena kelompok usia tersebut lebih tertarik pada visual. Untuk usia lebih dewasa, mereka membawa maket untuk menarik perhatian. "Kalau SD bisa cuma dongeng biasa saja," kata dia.

Baca: Pernikahan Berkonsep Negeri Dongeng Kian Digandrungi

Lain lagi jika kelompok ibu-ibu yang jadi sasarannya. Menurut Nurul, mereka akan mengajak para ibu untuk berani mendongeng dengan gayanya masing-masing. Tujuannya supaya para ibu terbiasa mendongeng untuk anak-anak. "Kami hanya agen, setiap orang yang tahu tentang materi ini kami anggap sebagai pahlawan bencana." 

ANWAR SISWADI | DINI PRAMITA



Ajarkan Waspada Bencana dengan Mendongeng | Bang Naga | on Minggu, 18 November 2018 16:59 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Ajarkan Waspada Bencana dengan Mendongeng
Description: Mendongeng, banyak manfaatnya. Menjelaskan tentang bencana dan meningkat waspada kepada anak juga bisa dilakukan dengan mendongeng.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1147517/ajarkan-waspada-bencana-dengan-mendongeng.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Latest News

» NYALANG: Di Satu Masa Dingin dan Membeku
» PBNU Kritik Keras Puisi Neno 'Tak Ada Lagi Menyembah Allah'
» MUI Soal Pose Dua Jari di Munajat 212: Itu 'Lost Control'
» Starting XI Chelsea Jika Dilatih Zinedine Zidane
» Ilmuwan Asing Temukan Lebah Raksasa di Indonesia
» Cermat Investasi Demi jadi 'Crazy Rich' saat Pensiun
» Jordyn Woods Buka Suara soal Perselingkuhan dengan Tristan

Karir

Android APK


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI CNN Zodiak
© 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

Page loads : seconds