Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2018
Kata Yusril Ihza, Ia Tak Paksa Kader PBB Pilih Jokowi | Dibonceng Ojol, Prabowo Sebut Saat Muda Suka Naik Motor | Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Keerom Papua | Salah Satu Alasan Venna Melinda Pindah NasDem adalah Jokowi | Top Skor Liga Italia: Rapor Ronaldo Saat Juventus Tekuk Torino | Pelaku Pengeroyokan TNI Telah Dipecat dari Ormas Pemuda Pancasila | PSI Anti Poligami, Komnas Perempuan Bilang Begini | Komnas HAM Dorong Keluarga Pelaku Pengeroyokan TNI Lapor Polisi | Pimpinan Pemuda Pancasila Ungkap Alasan Pemecatan Pengeroyok TNI | Pengeroyokan TNI AL, Keluarga Pelaku Beberkan Peran Suci Ramdani | Ma'ruf Amin Sebut Ahok Sudah Dukung Kubunya | Waspada Motor Bodong Mulai Dijual ke Showroom, Ini Cirinya | Kata Yusril Ihza, Ia Tak Paksa Kader PBB Pilih Jokowi | Dibonceng Ojol, Prabowo Sebut Saat Muda Suka Naik Motor | Susah Mandikan Anak, Intip Tips Mudah Ini | Komnas HAM Diminta Ambil Posisi Tegas di Pilpres 2019 | Proliga 2019: Putri Jakarta BNI Kalahkan Jakarta Elektrik | Bulu Tangkis: Hafiz/Gloria Enggan Jadi Bayangane Owi/Butet | Menikah dengan Aktor? 5 Hal Ini Harus Siap Dihadapi | Intensifkan Pendapatan Negara Lewat Cukai, Sri Mulyani Teken Aturan Baru | KPAI: Shopee Janji akan Produksi Iklan yang Edukatif |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Dukung Perda Syariah, PPP: Mencegah yang Mungkar | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Minggu, 18 November 2018 11:07 WIB

Dukung Perda Syariah, PPP: Mencegah yang Mungkar | Berita Tempo Hari Ini

Presiden Joko Widodo bersama Ketua Umum PPP Romahurmuziy dalam acara Rapimnas III PPP di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, 27 September 2018. Tempo/Friski Riana

SUMUTkota.com, Jakarta - Ketua Umum PPP Romahurmuziy atau biasa disapa Rommy menegaskan partainya wajib memperjuangkan Peraturan Daerah atau Perda Syariah.

Baca: Mahfud MD: Perda Syariah dan Perda Sejenisnya Hanya Sia-sia

"Merupakan fardu kifayah adanya partai politik yang memperjuangkan undang-undang bernuansa syariah atau undang-undang bernuansa Islam di lingkungan Republik Indonesia," kata Romahurmuziy dalam pernyataan tertulis di Jakarta, Sabtu, 18 November 2018.

Ia lantas mengutip ayat Al Quran Surat al-Imron ayat 104 yang artinya "Hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar; mereka adalah orang-orang yang beruntung".

Menurut Rommy, ayat ini mempunyai arti bahwa di setiap lini perjuangan dalam kehidupan, harus ada sekelompok orang yang bekerja untuk menyerukan pada kebaikan dan mencegah kemungkaran.

Lini perjuangan tersebut di antaranya ada dalam bidang politik. Di jalur politik, kata Rommy itu, harus ada kelompok atau partai politik yang memperjuangkan kebaikan dan mencegah kemungkaran secara konstitusional. Caranya adalah membuat Undang-Undang di tingkat nasional dan perda di tingkat daerah yang membuat atau memudahkan umat Islam bisa leluasa untuk mengerjakan kewajiban agama mereka.

"Maka bagi PPP, yang kami jalankan hari ini adalah mengimplementasikan perintah Al-Quran untuk mewujudkan amar makruf nahi mungkar," kata Rommy.

Menurut Rommy, memperjuangkan Undang-Undang bernuansa Islam juga merupakan kewajiban sejarah karena para pendiri bangsa telah sepakat aturan bernuansa agama bisa dimasukkan dalam aturan di bawah UUD 1945. Rommy menyebut selama ini PPP berada di garda terdepan dalam memperjuangkan syariat secara konstitusional.

Ia mencontohkan PPP berhasil menginisiasi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, Undang-Undang Nomor 7/1974 tentang Penertiban Perjudian, Undang-Undang Nomor 38/1999 tentang Pengelolaan Zakat, Undang-Undang Nomor 44/2008 tentang Pornografi, dan lainnya. "Saat ini PPP juga memimpin Pansus RUU Anti Minuman Keras dan juga menginisiasi lahirnya RUU Pesantren dan Lembaga Pendidikan Keagamaan," kata Rommy mengomentari Perda Syariah.

Perda Syariah kembali menjadi perbincangan setelah Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natali mengatakan tidak akan mendukung penerpan Perda Syariah dan Injil. "Kami ingin mengembalikan agama ke titahnya yang mulia. Kami tidak menjelekkan agama mana pun," kata Grace kepada wartawan di rumah pemenangan Jokowi Center, Jalan Mangunsarkoro 69, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu, 17 November 2018.

Simak: Mahfud MD Sebut Perda Syariah Berpotensi Diskriminasi

Pernyataan Grace Natalie ini menanggapi pelaporan dirinya oleh Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI) melalui kuasa hukum Eggi Sudjana. PPMI melaporkan Grace Natalie atas dugaan penistaan agama terkait pernyataannya yang menyatakan bahwa PSI tidak akan pernah mendukung perda yang berlandaskan agama, seperti Perda Syariah dan Perda Injil.



Dukung Perda Syariah, PPP: Mencegah yang Mungkar | Bang Naga | on Minggu, 18 November 2018 11:07 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Dukung Perda Syariah, PPP: Mencegah yang Mungkar
Description: PPP mengatakan mendukung adanya perda syariah. Untuk mencegah kemungkaran.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1147428/dukung-perda-syariah-ppp-mencegah-yang-mungkar.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Latest News

» Minta Pembakaran e-KTP Rusak, Mendagri Singgung Tahun Politik
» Statistik Liverpool vs Man United, 22 Tembakan Banding 5
» Klaim Semua Wilayah Yerusalem, Israel Sesalkan Australia
» Paloh Klaim NasDem Tak Kalah dengan Parpol Umur Puluhan Tahun
» Klasemen Liga Inggris Usai Liverpool Kalahkan Man United
» VIDEO: Pakta Iklim Global Disetujui Mayoritas Negara
» Supersub Shaqiri Bawa Liverpool Kalahkan Man United 3-1

Karir

Android APK


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI CNN Zodiak
© 2017 - 2018 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

Page loads : seconds