Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2018
Kata Yusril Ihza, Ia Tak Paksa Kader PBB Pilih Jokowi | Dibonceng Ojol, Prabowo Sebut Saat Muda Suka Naik Motor | Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Keerom Papua | Salah Satu Alasan Venna Melinda Pindah NasDem adalah Jokowi | Top Skor Liga Italia: Rapor Ronaldo Saat Juventus Tekuk Torino | Pelaku Pengeroyokan TNI Telah Dipecat dari Ormas Pemuda Pancasila | PSI Anti Poligami, Komnas Perempuan Bilang Begini | Komnas HAM Dorong Keluarga Pelaku Pengeroyokan TNI Lapor Polisi | Pimpinan Pemuda Pancasila Ungkap Alasan Pemecatan Pengeroyok TNI | Pengeroyokan TNI AL, Keluarga Pelaku Beberkan Peran Suci Ramdani | Ma'ruf Amin Sebut Ahok Sudah Dukung Kubunya | Waspada Motor Bodong Mulai Dijual ke Showroom, Ini Cirinya | Kata Yusril Ihza, Ia Tak Paksa Kader PBB Pilih Jokowi | Dibonceng Ojol, Prabowo Sebut Saat Muda Suka Naik Motor | Susah Mandikan Anak, Intip Tips Mudah Ini | Komnas HAM Diminta Ambil Posisi Tegas di Pilpres 2019 | Proliga 2019: Putri Jakarta BNI Kalahkan Jakarta Elektrik | Bulu Tangkis: Hafiz/Gloria Enggan Jadi Bayangane Owi/Butet | Menikah dengan Aktor? 5 Hal Ini Harus Siap Dihadapi | Intensifkan Pendapatan Negara Lewat Cukai, Sri Mulyani Teken Aturan Baru | KPAI: Shopee Janji akan Produksi Iklan yang Edukatif |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

BI: Utang Luar Negeri Indonesia Tumbuh Melambat | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Jumat, 16 November 2018 20:15 WIB

BI: Utang Luar Negeri Indonesia Tumbuh Melambat | Berita Tempo Hari Ini

Penerimaan Pajak Meleset, Pemerintah Tambah Utang

SUMUTkota.com, Jakarta - Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Agusman Zainal mengatakan Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia tumbuh melambat pada akhir triwulan III 2018. Menurut Agusman posisi ULN Indonesia pada akhir triwulan III 2018 tercatat US$ 359,8 miliar, yang terdiri dari utang pemerintah dan bank sentral sebesar US$ 179,2 miliar, serta utang swasta termasuk BUMN sebesar US$ 180,6 miliar.

Baca: 4 Tahun Jokowi, Pengelolaan Utang Diklaim Lebih Sehat

Agusman mengatakan ULN Indonesia pada akhir triwulan III 2018 tersebut tumbuh 4,2 persen (yoy), melambat dibandingkan dengan pertumbuhan triwulan sebelumnya yang mencapai 5,7 persen (yoy).

"Perlambatan pertumbuhan ULN tersebut bersumber dari melambatnya pertumbuhan ULN pemerintah, di tengah meningkatnya pertumbuhan ULN swasta," kata Agusman dalam keterangan tertulis, Jumat, 16 November 2018.

Agusman mengatakan ULN pemerintah tumbuh melambat pada triwulan III 2018. Posisi ULN pemerintah pada akhir triwulan III 2018 tercatat US$ 176,1 miliar atau tumbuh 2,2 persen (yoy), melambat dibandingkan dengan triwulan sebelumnya yang mencapai 6,1 persen(yoy).

Selain tumbuh melambat, kata dia, posisi ULN pemerintah tersebut juga tercatat lebih rendah dibandingkan dengan posisi pada akhir triwulan II 2018, karena turunnya posisi Surat Berharga Negara (SBN) yang dimiliki oleh investor asing.

"Hal ini turut dipengaruhi oleh kondisi pasar SBN dalam negeri yang terimbas tingginya ketidakpastian global," ujar Agusman.

Sedangkan, kata Agusman ULN swasta pada triwulan III 2018 mengalami peningkatan. Posisi ULN swasta pada akhir triwulan III 2018 tumbuh 6,7 persen (yoy), meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya yang tumbuh 5,8 persen (yoy).

"ULN swasta tersebut terutama dimiliki oleh sektor jasa keuangan dan asuransi, sektor industri pengolahan, sektor pengadaan listrik, gas, uap/air panas (LGA), serta sektor pertambangan dan penggalian," kata Agusman.

Agusman mengatakan pangsa ULN di keempat sektor tersebut terhadap total ULN swasta mencapai 72,7 persen, sedikit meningkat dibandingkan dengan pangsa pada triwulan sebelumnya.

"Perkembangan ULN Indonesia tetap terkendali dengan struktur yang sehat. Hal ini tercermin antara lain dari rasio ULN Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pada akhir triwulan III 2018 yang tercatat stabil di kisaran 34 persen," kata Agusman.

Menurut Agusman rasio tersebut masih lebih baik dibandingkan dengan rata-rata negara peers. Di samping itu, menurut Agusman, struktur ULN Indonesia tetap didominasi ULN berjangka panjang yang memiliki pangsa 86,8 persen dari total utang luar negeri.

"Bank Indonesia dan Pemerintah terus berkoordinasi untuk memantau perkembangan ULN dan mengoptimalkan perannya dalam mendukung pembiayaan pembangunan, tanpa menimbulkan risiko yang dapat memengaruhi stabilitas perekonomian," kata Agusman.

 



BI: Utang Luar Negeri Indonesia Tumbuh Melambat | Bang Naga | on Jumat, 16 November 2018 20:15 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: BI: Utang Luar Negeri Indonesia Tumbuh Melambat
Description: Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Agusman Zainal mengatakan Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia tumbuh melambat
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1147100/bi-utang-luar-negeri-indonesia-tumbuh-melambat.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Latest News

» Statistik Liverpool vs Man United, 22 Tembakan Banding 5
» Klaim Semua Wilayah Yerusalem, Israel Sesalkan Australia
» Paloh Klaim NasDem Tak Kalah dengan Parpol Umur Puluhan Tahun
» Klasemen Liga Inggris Usai Liverpool Kalahkan Man United
» VIDEO: Pakta Iklim Global Disetujui Mayoritas Negara
» Supersub Shaqiri Bawa Liverpool Kalahkan Man United 3-1
» Dibanding Ribut Kotak 'Kardus', KPU Diminta Fokus Pengawasan

Karir

Android APK


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI CNN Zodiak
© 2017 - 2018 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

Page loads : seconds