Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Liga 1, Badai Cedera dan Duka Persebaya Surabaya | KPK Butuh Waktu Satu Bulan Hitung Amplop dan Uang Bowo Sidik | Atlet Jetski Aero Sutan Aswar dan Aqsa Terjun ke Bisnis Fashion | Suporter Manchester United Tolak Transfer Rakitic Dari Barcelona | Kentaro Nanayama Juara Golf Junior Dunia Ciputra 2019 | Setelah MotoGP, Indonesia Ingin Gelar Balap F1 | AJI Minta Pemerintah Mencabut Pembatasan Akses Media Sosial | Hasil Otopsi 4 Korban Rusuh 22 Mei, RS Polri: Tewas Tertembak | Kerusuhan 22 Mei: Saat Polisi Kegirangan Melihat Pedagang Kopi Keliling | Opick Tak Ikut Pemakaman Arifin Ilham, Ini Alasannya... | Pesan Arifin Ilham untuk Anak-anaknya: 7 Sunnah dan 7 Surat | Demo di Jakarta, Dana Asing Masuk ke SBN Rp 1,7 T | Jemaah yang Melayat Arifin Ilham Diimbau Kenakan Pakaian Putih | Aksi 22 Mei, Delapan Negara Terbitkan Travel Advice ke Indonesia | Prabowo Tinggalkan Rumah Kertanegara, Tak Jelas ke Mana | Menantu Arifin Ilham: Abi Sekarang Enggak Perlu Kesakitan | Rusuh 22 Mei, Kapolri Bantah Perintahkan Tembak di Tempat | WhatsApp Dibatasi, BRTI: Masyarakat Coba Terobos Lewat VPN | Liga 1, Badai Cedera dan Duka Persebaya Surabaya | KPK Butuh Waktu Satu Bulan Hitung Amplop dan Uang Bowo Sidik | Atlet Jetski Aero Sutan Aswar dan Aqsa Terjun ke Bisnis Fashion | Suporter Manchester United Tolak Transfer Rakitic Dari Barcelona | Kentaro Nanayama Juara Golf Junior Dunia Ciputra 2019 | Setelah MotoGP, Indonesia Ingin Gelar Balap F1 | AJI Minta Pemerintah Mencabut Pembatasan Akses Media Sosial | Hasil Otopsi 4 Korban Rusuh 22 Mei, RS Polri: Tewas Tertembak | Kapolda Sebut Pembakaran Polsek di Sampang Dipicu Salah Informasi |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

PB PASI: SEA Games 2019 Ganggu Persiapan ke Olimpiade Tokyo 2020 | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Jumat, 16 November 2018 13:00 WIB

PB PASI: SEA Games 2019 Ganggu Persiapan ke Olimpiade Tokyo 2020 | Berita Tempo Hari Ini

Sprinter muda Indonesia, Lalu Muhammad Zohri (kiri), beraksi dalam babak semifinal lari 100 meter putra atletik Asian Games 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu, 26 Agustus 2018. Zohri merupakan sprinter muda yang baru menjuarai kejuaraan dunia di Finlandia. TEMPO/Subekti

SUMUTkota.com, Jakarta - Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) Tigor Tanjung menilai perhelatan SEA Games 2019 yang akan digelar pada Desember tahun depan tidak ideal. Menurut dia, tidak mudah bagi pelatih untuk membuat program latihan yang bisa disesuaikan dengan semua event olahraga sepanjang tahun, termasuk SEA Games.

"Melihat jadwalnya sulit ikuti SEA Games," kata dia di Stadion Madya, Jakarta, Kamis, 15 November 2018.

Filipina akan menjadi tuan rumah SEA Games 2019. Menurut rencana, pesta olahraga di kawasan Asia Tenggara itu digelar pada Desember 2019. Diperkirakan ada 56 cabang olahraga yang akan dipertandingakan di Manila nanti.

Tigor belum bisa berbicara banyak mengenai persiapan atlet menuju SEA Games. Sebab pada 2019 ada tiga kejuaraan bergengsi atletik yang sekaligus menjadi ajang kualifikasi menuju Olimpiade 2020 Tokyo, Jepang.

Tiga kejuaraan itu ialah Kejuaraan Dunia Estafet di Jepang (pada Maret) Kejuaraan Asia di Doha (April), dan Kejuaraan Dunia Atletik (September). Melihat tiga kejuaraan itu, Tigor menilai tidak mudah bagi pelatih mempertahankan penampilan atlet dari Januari hingga Desember 2019.

Selain itu, PB PASI akan memprioritaskan para atletnya untuk tampil di ketiga kejuaraan tersebut. Pasalnya, pada ketiga ajang itu Lalu Muhammad Zohri cs harus mengumpulkan angka untuk lolos ke Olimpiade Tokyo 2020.

Di sisi lain, Tigor menyambut baik rencana pemerintah yang meminta agar atlet junior atau lapis kedua di cabang olahraga untuk tampil di SEA Games 2019. Dengan demikian, lanjutnya, atlet elit atau utama bisa lebih optimal bertanding di level yang lebih tinggi.

"Seharusnya kita sudah tidak bicara SEA Games 2019, tapi SEA Games 2023," kata dia.

Konsultan pelatih PB PASI, Harry Marra menilai, pelaksanaan SEA Games 2019 kurang tepat bila digelar pada akhir tahun. Sebab biasanya menjelang akhir tahun para atlet harus beristirahat. Ia pun mengapresiasi bila SEA Games 2019 dijadikan ajang mencari pengalaman atau mengejar prestasi bagi atlet di level kedua atau ketiga.

Namun Marra menilai SEA Games 2019 bisa menjadi turnamen cadangan bagi atlet utama. Ia mengatakan bila atlet utama tidak bisa tampil di kejuaraan dunia atau Asia maka SEA Games bisa menjadi ajang penggantinya.

"(Atletik) Indonesia punya peluang tampil di Olimpiade Tokyo 2020 dan 2019 adalah waktunya bekerja keras," kata Marra.

PB PASI memang menargetkan mengirim atlet untuk Olimpiade Tokyo 2020. Indonesia dinilai berpeluang lolos di nomor estafet 4 x 100 meter putra. Pada ajang Asian Games 2018, nomor ini mempersembahkan medali perak bagi kontingen Indonesia. 

ADITYA BUDIMAN



PB PASI: SEA Games 2019 Ganggu Persiapan ke Olimpiade Tokyo 2020 | Bang Naga | on Jumat, 16 November 2018 13:00 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: PB PASI: SEA Games 2019 Ganggu Persiapan ke Olimpiade Tokyo 2020
Description: Pengurus PB PASI menilai jadwal SEA Games 2019 yang akan digelar pada Desember akan mengganggu persiapan para atletnya untuk tampil di Olimpiade Tokyo
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1146920/pb-pasi-sea-games-2019-ganggu-persiapan-ke-olimpiade-tokyo-2020.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Karir


Lirik

  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku
  • Abiel Jatnika – Kapalang Nyaah
  • Michiel Eduard – Kau Telah Pergi (OST ROMPIS 2018)
  • Hary – Biarkan Ku Pergi
  • Anggun – Siapa Bilang Gak Bisa
  • Smash – Fenomena
  • Adipati – Lempar Batu Sembunyi Tangan
  • LaoNeis Band – Insya Allah
  • Michael Mario – Jangan Menolak

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
    © 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status

    Page loads : seconds