Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
KPK Butuh Waktu Satu Bulan Hitung Amplop dan Uang Bowo Sidik | Atlet Jetski Aero Sutan Aswar dan Aqsa Terjun ke Bisnis Fashion | Suporter Manchester United Tolak Transfer Rakitic Dari Barcelona | Kentaro Nanayama Juara Golf Junior Dunia Ciputra 2019 | Setelah MotoGP, Indonesia Ingin Gelar Balap F1 | AJI Minta Pemerintah Mencabut Pembatasan Akses Media Sosial | Hasil Otopsi 4 Korban Rusuh 22 Mei, RS Polri: Tewas Tertembak | Kerusuhan 22 Mei: Saat Polisi Kegirangan Melihat Pedagang Kopi Keliling | Opick Tak Ikut Pemakaman Arifin Ilham, Ini Alasannya... | Pesan Arifin Ilham untuk Anak-anaknya: 7 Sunnah dan 7 Surat | Demo di Jakarta, Dana Asing Masuk ke SBN Rp 1,7 T | Jemaah yang Melayat Arifin Ilham Diimbau Kenakan Pakaian Putih | Aksi 22 Mei, Delapan Negara Terbitkan Travel Advice ke Indonesia | Prabowo Tinggalkan Rumah Kertanegara, Tak Jelas ke Mana | Menantu Arifin Ilham: Abi Sekarang Enggak Perlu Kesakitan | Rusuh 22 Mei, Kapolri Bantah Perintahkan Tembak di Tempat | WhatsApp Dibatasi, BRTI: Masyarakat Coba Terobos Lewat VPN | KPK Butuh Waktu Satu Bulan Hitung Amplop dan Uang Bowo Sidik | Atlet Jetski Aero Sutan Aswar dan Aqsa Terjun ke Bisnis Fashion | Suporter Manchester United Tolak Transfer Rakitic Dari Barcelona | Kentaro Nanayama Juara Golf Junior Dunia Ciputra 2019 | Setelah MotoGP, Indonesia Ingin Gelar Balap F1 | AJI Minta Pemerintah Mencabut Pembatasan Akses Media Sosial | Hasil Otopsi 4 Korban Rusuh 22 Mei, RS Polri: Tewas Tertembak | Kapolda Sebut Pembakaran Polsek di Sampang Dipicu Salah Informasi | Pasca-Rusuh 22 Mei, JK Kumpulkan Tokoh Nasional di Rumah Dinasnya |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Kementerian BUMN Targetkan Desember 2018 Holding Infrastruktur dan Perumahan Terbentuk | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Jumat, 16 November 2018 06:07 WIB

Kementerian BUMN Targetkan Desember 2018 Holding Infrastruktur dan Perumahan Terbentuk | Berita Tempo Hari Ini

Pembahasan Regulasi Enam Holding BUMN Dikebut

SUMUTkota.com, Jakarta - Kementerian Badan Usaha Milik Negara atau BUMN mempercepat pembentukan perusahaan holding di bidang infrastruktur dan perumahan serta pengembangan kawasan. Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis Kementerian BUMN Hambra Samal mengatakan kementerian menargetkan holding sudah bisa terbentuk pada Desember 2018.

BACA: Kuasai Freeport Indonesia, Pemerintah Akan Kucurkan USD 3,85 M

"Sekarang sedang menunggu peraturan pemerintahnya atau PP. Masih dalam tahap harmonisasi antar kelembagaan," kata Hambra saat mengelar konferensi pers di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Kamis, 15 November 2018.

Holding infrastruktur nantinya akan dipimpin oleh PT Hutama Karya (Persero). Sedangkan anggota holding yaitu PT Jasa Marga (Persero) Tbk, PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT Waskita Karya (Persero) Tbk, PT Yodya Karya (Persero) dan PT Indra Karya (Persero).

BACA: PGN Resmi Akuisisi 51 Persen Saham Pertagas dari Pertamina

Adapun untuk holding perumahan dan pengembangan kawasan akan berisi tujuh perusahaan dengan Perusahaan Umum Pembangunan Perumahan Nasional (Perum Perumnas) sebagai lead holding. Sedangkan anggota holding terdiri dari PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk, PT Virama Karya (Persero), PT Amarta Karya (Persero), PT Indah Karya (Persero) dan PT Bina Karya (Persero).

Hambra optimis PP mengenai holding ini akan selesai pada pertengahan Desember 2018. Setelah itu, baru dilakukan penandatangan pengalihan saham atau akta inbreng.

Setelah penandatanganan akta itu holding diharapkan sudah bisa berlaku efektif. Sedangkan, induk holding dan anggota direncanakan bakal menggelar RUPS untuk menganti nama pada Mei atau April 2019.

Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian BUMN, Aloysius K. Ro mengatakan pembentukan holding dilakukan untuk menciptakan BUMN yang besar, kuat dan lincah dalam mengakselerasi pembangunan infrastruktur strategis nasional.

Pembentukan holding, kata Aloysius, diharapkan mempercepat pengembangan infrastruktur sehingga berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi. "Misalnya infrastruktur konektivitas sehingga dapat menurunkan logistic cost di Indonesia" kata Aloysius dalam acara yang sama.

Aloysius juga menjelaskan dengan adanya holding ini diharapkan perusahaan BUMN tak lagi bergantung pada penanaman modal negara atau PNM lewat APBN. Sebab, nilai total modal dalam perusahaan bisa menjadi lebih besar. Sehingga, dana APBN diharapkan tak lagi digunakan untuk pembiayaan BUMN tetapi bisa digunakan untuk kegiatan pembangunan yang lebih bersifat sosial.

Aloy menuturkan diharapkan dengan adanya holding ini produk-produk yang dihasilkan menjadi lebih kompetitif karena adanya sinergi. "Diharapkan tidak ada lagi gontok-gontokan untuk memperebutkan proyek yang dibiayai APBN," kata Aloy.

Baca berita tentang BUMN lainnya di Tempo.co.



Kementerian BUMN Targetkan Desember 2018 Holding Infrastruktur dan Perumahan Terbentuk | Bang Naga | on Jumat, 16 November 2018 06:07 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Kementerian BUMN Targetkan Desember 2018 Holding Infrastruktur dan Perumahan Terbentuk
Description: Kementerian BUMN mempercepat pembentukan perusahaan holding di bidang infrastruktur dan perumahan serta pengembangan kawasan.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1146739/kementerian-bumn-targetkan-desember-2018-holding-infrastruktur-dan-perumahan-terbentuk.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Karir


Lirik

  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku
  • Abiel Jatnika – Kapalang Nyaah
  • Michiel Eduard – Kau Telah Pergi (OST ROMPIS 2018)
  • Hary – Biarkan Ku Pergi
  • Anggun – Siapa Bilang Gak Bisa
  • Smash – Fenomena
  • Adipati – Lempar Batu Sembunyi Tangan
  • LaoNeis Band – Insya Allah
  • Michael Mario – Jangan Menolak

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
    © 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status

    Page loads : seconds