Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2018
Kata Yusril Ihza, Ia Tak Paksa Kader PBB Pilih Jokowi | Dibonceng Ojol, Prabowo Sebut Saat Muda Suka Naik Motor | Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Keerom Papua | Salah Satu Alasan Venna Melinda Pindah NasDem adalah Jokowi | Top Skor Liga Italia: Rapor Ronaldo Saat Juventus Tekuk Torino | Pelaku Pengeroyokan TNI Telah Dipecat dari Ormas Pemuda Pancasila | PSI Anti Poligami, Komnas Perempuan Bilang Begini | Komnas HAM Dorong Keluarga Pelaku Pengeroyokan TNI Lapor Polisi | Pimpinan Pemuda Pancasila Ungkap Alasan Pemecatan Pengeroyok TNI | Pengeroyokan TNI AL, Keluarga Pelaku Beberkan Peran Suci Ramdani | Ma'ruf Amin Sebut Ahok Sudah Dukung Kubunya | Waspada Motor Bodong Mulai Dijual ke Showroom, Ini Cirinya | Kata Yusril Ihza, Ia Tak Paksa Kader PBB Pilih Jokowi | Dibonceng Ojol, Prabowo Sebut Saat Muda Suka Naik Motor | Susah Mandikan Anak, Intip Tips Mudah Ini | Komnas HAM Diminta Ambil Posisi Tegas di Pilpres 2019 | Proliga 2019: Putri Jakarta BNI Kalahkan Jakarta Elektrik | Bulu Tangkis: Hafiz/Gloria Enggan Jadi Bayangane Owi/Butet | Menikah dengan Aktor? 5 Hal Ini Harus Siap Dihadapi | Intensifkan Pendapatan Negara Lewat Cukai, Sri Mulyani Teken Aturan Baru | KPAI: Shopee Janji akan Produksi Iklan yang Edukatif |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Pembunuhan Satu Keluarga, Para Guru Gemetar dan Memulangkan Siswa | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Kamis, 15 November 2018 08:26 WIB

Pembunuhan Satu Keluarga, Para Guru Gemetar dan Memulangkan Siswa | Berita Tempo Hari Ini

Tiga karangan bunga tampak di depan rumah korban pembunuhan satu keluarga di Bekasi, Rabu, 14 November 2018 TEMPO/Adi Warsono

SUMUTkota.com, Bekasi – Kasus pembunuhan satu keluarga menggegerkan kantor Yayasan Pendidikan Kristen Imanuel Viktori di Jalan Bojong Nangka IV, Pondok Melati, Kota Bekasi.

Sekolah tersebut langsung menghentikan kegiatan belajar mengajar, setelah mendapatkan kabar bahwa dua anak didiknya menjadi korban pembunuhan keji.

Baca juga: 12 Saksi Pembunuhan Satu Keluarga Diperiksa, Pelaku Orang Dekat?

Mereka adalah Sarah Boru Nainggolan (9) dan Arya Nainggolan (7). Kedua tewas dibantai bersama dengan orang tuanya, Diperum Nainggolan (38), dan Maya Ambarita. Jenazah sekeluarga ini ditemukan pada Selasa (13/11) pagi di kediamannya Jalan Bojong Nangka II tak jauh dari sekolah.

"Guru-guru tidak kuat menahan haru, semua bersedih, akhirnya pukul 10.00 WIB diputuskan siswa dipulangkan," ujar  Kepala SD Imanuel, Romme Winoka saat ditemui wartawan, Rabu, 14 November 2018.

Ia mengatakan, pihak sekolah mendapatkan kabar keluarga Sarah dan Arya tewas dibantai pukul 09.30 WIB. Kabar datang dari kerabat korban yang anaknya juga menempuh pendidikan di yayasan tempatnya mengabdi. Seketika, suasana sekolah berubah menjadi haru. "Guru yang mendengar kejadian itu langsung gemetar," kata dia.

Baca juga: 9 Fakta dari Lokasi Pembunuhan Keluarga di Bekasi

Menurut dia, mereka menangis histeris, karena tak menyangka anak didiknya mendapatkan musibah, meninggal dunia tidak wajar karena dibunuh secara keji. Suasananya menjadi tak kondusif karena kabar duka, sehingga kegiatan belajar mengajar dihentikan, siswa lalu dipulangkan. "Kami akan ke rumah duka malam ini," kata dia.

Diperum Nainggolan, 38 tahun, Maya Ambarita (37) beserta dua anaknya, beserta dua anaknya Sarah (9), dan Arya (7) ditemukan tewas pada Selasa pagi, 14 November 2018 di kediamannya Jalan Bojong Nangka 2 RT 2 RW 7, Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi.

Simak juga: Mengapa Kriminolog UI Nilai Pembunuhan Bekasi Bukan Perampokan?

Nainggolan dan Maya ditemukan di ruang tengah bersimbah darah, dengan luka senjata tajam. Adapun anaknya ditemukan di kamarnya bagian belakang, diduga tewas karena dibekap.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Komisaris Besar Indarto menduga motif pembunuhan satu keluarga ini cenderung bukan faktor ekonomi atau perampokan. Namun, berbagai kemungkinan masih dikaji oleh tim gabungan. "Semua motif sedang kami kaji, sementara kecenderungannya bukan ekonomi," kata Indarto.



Pembunuhan Satu Keluarga, Para Guru Gemetar dan Memulangkan Siswa | Bang Naga | on Kamis, 15 November 2018 08:26 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Pembunuhan Satu Keluarga, Para Guru Gemetar dan Memulangkan Siswa
Description: Kasus pembunuhan satu keluarga, ternyata dua korbannya siswa SD Imanuel Viktori di Pondok Melati, Kota Bekasi.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1146476/pembunuhan-satu-keluarga-para-guru-gemetar-dan-memulangkan-siswa.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Latest News

» Statistik Liverpool vs Man United, 22 Tembakan Banding 5
» Klaim Semua Wilayah Yerusalem, Israel Sesalkan Australia
» Paloh Klaim NasDem Tak Kalah dengan Parpol Umur Puluhan Tahun
» Klasemen Liga Inggris Usai Liverpool Kalahkan Man United
» VIDEO: Pakta Iklim Global Disetujui Mayoritas Negara
» Supersub Shaqiri Bawa Liverpool Kalahkan Man United 3-1
» Dibanding Ribut Kotak 'Kardus', KPU Diminta Fokus Pengawasan

Karir

Android APK


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI CNN Zodiak
© 2017 - 2018 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

Page loads : seconds