Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Liga 1, Badai Cedera dan Duka Persebaya Surabaya | KPK Butuh Waktu Satu Bulan Hitung Amplop dan Uang Bowo Sidik | Atlet Jetski Aero Sutan Aswar dan Aqsa Terjun ke Bisnis Fashion | Suporter Manchester United Tolak Transfer Rakitic Dari Barcelona | Kentaro Nanayama Juara Golf Junior Dunia Ciputra 2019 | Setelah MotoGP, Indonesia Ingin Gelar Balap F1 | AJI Minta Pemerintah Mencabut Pembatasan Akses Media Sosial | Hasil Otopsi 4 Korban Rusuh 22 Mei, RS Polri: Tewas Tertembak | Kerusuhan 22 Mei: Saat Polisi Kegirangan Melihat Pedagang Kopi Keliling | Opick Tak Ikut Pemakaman Arifin Ilham, Ini Alasannya... | Pesan Arifin Ilham untuk Anak-anaknya: 7 Sunnah dan 7 Surat | Demo di Jakarta, Dana Asing Masuk ke SBN Rp 1,7 T | Jemaah yang Melayat Arifin Ilham Diimbau Kenakan Pakaian Putih | Aksi 22 Mei, Delapan Negara Terbitkan Travel Advice ke Indonesia | Prabowo Tinggalkan Rumah Kertanegara, Tak Jelas ke Mana | Menantu Arifin Ilham: Abi Sekarang Enggak Perlu Kesakitan | Rusuh 22 Mei, Kapolri Bantah Perintahkan Tembak di Tempat | WhatsApp Dibatasi, BRTI: Masyarakat Coba Terobos Lewat VPN | Liga 1, Badai Cedera dan Duka Persebaya Surabaya | KPK Butuh Waktu Satu Bulan Hitung Amplop dan Uang Bowo Sidik | Atlet Jetski Aero Sutan Aswar dan Aqsa Terjun ke Bisnis Fashion | Suporter Manchester United Tolak Transfer Rakitic Dari Barcelona | Kentaro Nanayama Juara Golf Junior Dunia Ciputra 2019 | Setelah MotoGP, Indonesia Ingin Gelar Balap F1 | AJI Minta Pemerintah Mencabut Pembatasan Akses Media Sosial | Hasil Otopsi 4 Korban Rusuh 22 Mei, RS Polri: Tewas Tertembak | Kapolda Sebut Pembakaran Polsek di Sampang Dipicu Salah Informasi |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Cegah Urbanisasi Berlebihan, JK: Dana Desa Bertambah Tiap Tahun | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Rabu, 14 November 2018 13:18 WIB

Cegah Urbanisasi Berlebihan, JK: Dana Desa Bertambah Tiap Tahun | Berita Tempo Hari Ini

Wakil Presiden, Jusuf Kalla (JK) melantik 1.994 orang calon Muda Praja menjadi Muda Praja IPDN, di Lapangan Parade Abdi Praja, Jatinangor, Sumedang, Jumat, 2 Nopember 2018. (dok Pemprov Jabar)

SUMUTkota.com, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK mengungkapkan alasan anggaran dana desa selalu naik setiap tahunnya. "Untuk menjaga keseimbangan kota dan desa, itu lah kenapa dana desa itu dikucurkan tiap tahun akan bertambah sehingga terjadi kemakmuran yang merata," kata JK dalam rapat koordinasi nasional dan evaluasi program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa tahun anggaran 2018 di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu, 14 November 2018.

Pemerintah sudah menyalurkan dana desa sebesar Rp 200 triliun selama empat tahun ini. Anggaran itu tiap tahunnya bertambah seiring dengan meningkatnya anggaran nasional. Bahkan, kata JK, anggaran dana transfer ke daerah kini lebih besar dibandingkan dana kementerian dan lembaga.

Baca: Strategi Dana Desa Dipaparkan di Forum APO

Menurut JK, pemerintah menginginkan dana desa langsung mengalir ke desa untuk mencegah terjadinya urbanisasi besar-besaran. Sebab, ke depan akan banyak industri di daerah dan membutuhkan banyak tenaga buruh. Adapun upah buruh, jika sesuai upah minimum regional, akan lebih besar dibandingkan pendapatan petani.

UMR di sekitar Jakarta, Bekasi, Tangerang, hampir mendekati Rp 4 juta per bulan. Sedangkan petani sawah dengan lahan 0,3 hektare dikerjakan  tiga orang keluarga, penghasilan paling tinggi Rp 15 juta per tahun. “Otomatis pilih kerja di industri," ujar JK.

Baca: Presiden Jokowi Ingatkan Dana Desa Harus ...

JK menuturkan pemerintah berupaya untuk meningkatkan produktifitas pertanian. Hal itu bisa dilakukan bila didukung infrastruktur yang baik, seperti pengairan dan jalan. Dengan begitu, JK berharap dapat meningkatkan produktivitas dan pendapatan masyarakat. "Selama pendapatan masyarakat lebih rendah dari UMR, maka terjadi urbanisasi dan desa jadi sepi," katanya.

Desa, kata JK, harus dibuat maju, menarik, dan lebih baik untuk mencegah urbanisasi berlebihan. Sebab, jika semua penduduk desa pindah ke kota bisa menimbulkan pengangguran, dan berdampak pada angka kriminalitas yang tinggi.

Simak: Mendagri Tjahjo Kumolo: Dana Kelurahan Beda ...

Ia menyarankan agar dana desa juga diperuntukkan membangun pertanian bernilai tinggi. Misalnya, untuk membeli bibit kopi, coklat, dan holtikultura. Ia meminta agar petani tidak mengandalkan padi. "Pembangunan desa penting bagi kita semua bukan hanya pendapatan masyarakat desa naik, tapi juga menjaga keseimbangan penduduk seperti ini," kata JK.



Cegah Urbanisasi Berlebihan, JK: Dana Desa Bertambah Tiap Tahun | Bang Naga | on Rabu, 14 November 2018 13:18 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Cegah Urbanisasi Berlebihan, JK: Dana Desa Bertambah Tiap Tahun
Description: Dana desa terus ditambah karena desa, kata JK, harus dibuat maju, menarik, dan lebih baik untuk mencegah urbanisasi berlebihan.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1146216/cegah-urbanisasi-berlebihan-jk-dana-desa-bertambah-tiap-tahun.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Karir


Lirik

  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku
  • Abiel Jatnika – Kapalang Nyaah
  • Michiel Eduard – Kau Telah Pergi (OST ROMPIS 2018)
  • Hary – Biarkan Ku Pergi
  • Anggun – Siapa Bilang Gak Bisa
  • Smash – Fenomena
  • Adipati – Lempar Batu Sembunyi Tangan
  • LaoNeis Band – Insya Allah
  • Michael Mario – Jangan Menolak

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
    © 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status

    Page loads : seconds