Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Liga 1, Badai Cedera dan Duka Persebaya Surabaya | KPK Butuh Waktu Satu Bulan Hitung Amplop dan Uang Bowo Sidik | Atlet Jetski Aero Sutan Aswar dan Aqsa Terjun ke Bisnis Fashion | Suporter Manchester United Tolak Transfer Rakitic Dari Barcelona | Kentaro Nanayama Juara Golf Junior Dunia Ciputra 2019 | Setelah MotoGP, Indonesia Ingin Gelar Balap F1 | AJI Minta Pemerintah Mencabut Pembatasan Akses Media Sosial | Hasil Otopsi 4 Korban Rusuh 22 Mei, RS Polri: Tewas Tertembak | Kerusuhan 22 Mei: Saat Polisi Kegirangan Melihat Pedagang Kopi Keliling | Opick Tak Ikut Pemakaman Arifin Ilham, Ini Alasannya... | Pesan Arifin Ilham untuk Anak-anaknya: 7 Sunnah dan 7 Surat | Demo di Jakarta, Dana Asing Masuk ke SBN Rp 1,7 T | Jemaah yang Melayat Arifin Ilham Diimbau Kenakan Pakaian Putih | Aksi 22 Mei, Delapan Negara Terbitkan Travel Advice ke Indonesia | Prabowo Tinggalkan Rumah Kertanegara, Tak Jelas ke Mana | Menantu Arifin Ilham: Abi Sekarang Enggak Perlu Kesakitan | Rusuh 22 Mei, Kapolri Bantah Perintahkan Tembak di Tempat | WhatsApp Dibatasi, BRTI: Masyarakat Coba Terobos Lewat VPN | Liga 1, Badai Cedera dan Duka Persebaya Surabaya | KPK Butuh Waktu Satu Bulan Hitung Amplop dan Uang Bowo Sidik | Atlet Jetski Aero Sutan Aswar dan Aqsa Terjun ke Bisnis Fashion | Suporter Manchester United Tolak Transfer Rakitic Dari Barcelona | Kentaro Nanayama Juara Golf Junior Dunia Ciputra 2019 | Setelah MotoGP, Indonesia Ingin Gelar Balap F1 | AJI Minta Pemerintah Mencabut Pembatasan Akses Media Sosial | Hasil Otopsi 4 Korban Rusuh 22 Mei, RS Polri: Tewas Tertembak | Kapolda Sebut Pembakaran Polsek di Sampang Dipicu Salah Informasi |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Sindir SBY, PDIP: Demokrat Pernah Rasakan Efek Ekor Jas SBY | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Rabu, 14 November 2018 10:38 WIB

Sindir SBY, PDIP: Demokrat Pernah Rasakan Efek Ekor Jas SBY | Berita Tempo Hari Ini

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bersama dengan para kader Partai Demokrat mengangkat tangannya dalam perayaan ulang tahun ke-17 Partai Demokrat, di Jakarta, Senin, 17 September 2018. Dalam perayaan ulang tahun ke-17 ini, Partai Demokrat mengangkat tema "Utamakan Rakyat dan Bangun Politik yang Beradab". TEMPO/Fakhri Hermansyah

SUMUTkota.com, Jakarta - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Ahmad Basarah menyindir Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang curhat soal efek ekor jas atau coattail effect.

Baca: SBY - Demokrat Tak Pernah Diajak Bahas Draf Koalisi Keumatan

Soal efek ekor jas ini pertama kali muncul dari Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang mengatakan Pemilihan Legislatif atau Pileg 2019 lebih berat karena partainya tak memiliki capres atau cawapres. Menurut SBY, Pemilu 2019 hanya menguntungkan PDIP dan Gerindra karena memiliki kader yang maju dalam Pilpres 2019.

Menurut Basarah, SBY semestinya introspeksi soal efek ekor jas. Sebab, kata Basarah, Demokrat juga pernah menikmati efek ekor jas ini pada Pilpres 2009. Basarah mengatakan coattail effect ini mestinya tak dipersoalkan lantaran sudah menjadi konsekuensi dari sistem pemilihan umum yang disepakati saat ini. "Pak SBY bisa melakukan introspeksi dari pemilu 2009 yang lalu, di mana coattail effect itu juga didapatkan Partai Demokrat," kata dia.

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan Gerindra memiliki kepentingan agar partai koalisi juga menikmati efek ekor jas atau coattail effect dari Prabowo - Sandiaga demi kepentingan pemilihan legislatif. Dia mengakui kemenangan dalam partai koalisi dalam Pileg penting untuk menyokong pemerintahan.

Caranya, kata Muzani, Gerindra mewakafkan Sandiaga untuk membantu partai koalisi. Lepasnya Sandiaga dari keanggotaan Gerindra dimanfaatkan Partai Amanat Nasional yang kemudian getol berkampanye bersama cawapres 02 itu.

Baca: Gerindra: SBY - AHY Belum Tepati Janji Kampanye Bareng Prabowo

Muzani mengatakan, SBY dan putra pertamanya, Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY pun berjanji kampanye bersama Prabowo - Sandiaga, tetapi belum terealisasi. "Sudah beberapa kali janjian tapi kemudian belum pas. Pada waktu yang ditentukan kemudian ternyata AHY ada jadwal lain," kata Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 13 November 2018.



Sindir SBY, PDIP: Demokrat Pernah Rasakan Efek Ekor Jas SBY | Bang Naga | on Rabu, 14 November 2018 10:38 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Sindir SBY, PDIP: Demokrat Pernah Rasakan Efek Ekor Jas SBY
Description: PDIP menyebut Demokrat juga pernah merasakan efek ekor jas SBY.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1146155/sindir-sby-pdip-demokrat-pernah-rasakan-efek-ekor-jas-sby.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Karir


Lirik

  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku
  • Abiel Jatnika – Kapalang Nyaah
  • Michiel Eduard – Kau Telah Pergi (OST ROMPIS 2018)
  • Hary – Biarkan Ku Pergi
  • Anggun – Siapa Bilang Gak Bisa
  • Smash – Fenomena
  • Adipati – Lempar Batu Sembunyi Tangan
  • LaoNeis Band – Insya Allah
  • Michael Mario – Jangan Menolak

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
    © 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status

    Page loads : seconds