Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2018
Jokowi Izinkan Asing Kuasai 100 Persen Saham di 54 Industri Ini | Pelaporan Grace Natalie dan Polemik Perda Syariah di Indonesia | 5 Alasan Silaturahmi Kekhalifahan Dunia di Sentul Batal Hari Ini | Erick Thohir: Saya Orang Pertama yang Mundur Kalau Jokowi Raja | Pembunuhan di Bekasi, Polisi Ungkap Tujuan Haris Naik Gunung | Keduanya Mapan, Apakah Pernikahan Akan Bahagia? Ini Ramalannya | SUV Chevrolet FNR Carry Concept Mirip Mitsubishi Xpander | Pembunuhan di Bekasi, Ini Alasan Haris Bunuh Dua Anak Diperum | Sandiaga Sebut 3 Kelompok Ini Bakal Jadi Penentu Kemenangan | Hong Kong Open: Depak Ganda Korsel, Begini Cerita Kevin / Marcus | Agar Program Mengena, Kemenpora Susun Road Map Kepemudaan 2019 | Pengendara Sepeda Motor dengan Knalpot Racing Dihukum Push Up | Aktivis Greenpeace Ditangkap Saat Menaiki Kapal Minyak Wilmar | Kualifikasi MotoGP Valencia: Vinales Terbaik, Rossi Urutan 16 | Kubu Jokowi Luncurkan Aplikasi untuk Donasi dan Kampanye | Tekuk Hendra / Ahsan, Kevin / Marcus ke Final Hong Kong Open 2018 | A Man Called Ahok Tembus 1 Juta Penonton, Ahok Kirim Ucapan | Ini Kata Bima Sakti Setelah Timnas Indonesia Ditekuk Thailand | Belajar Hidup Mandiri ala Verrell Bramasta, Apa Ilmunya? | Jokowi Bahas Sawit dan Perikanan dengan PM Kepulauan Solomon |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Cukai Rokok Harus Naik | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Jumat, 9 November 2018 07:17 WIB

Cukai Rokok Harus Naik | Berita Tempo Hari Ini

Bea Cukai Malang lakukan penindakan terhadap rokok ilegal.

Keputusan pemerintah membatalkan kenaikan cukai rokok sungguh keliru. Pembatalan itu memberi kesan pemerintah lebih mendengarkan aspirasi kalangan industri rokok ketimbang melindungi kesehatan masyarakat.

Pernyataan Wakil Presiden Jusuf Kalla bahwa kenaikan cukai rokok menjelang pemilihan umum bisa mengguncang stabilitas terkesan mengada-ada. Rokok bukanlah kebutuhan primer. Masyarakat kebanyakan tak terlalu sensitif terhadap kenaikan harga rokok.

Yang jelas, keputusan pemerintah ini menguntungkan kalangan industri rokok. Batalnya rencana kenaikan cukai membuat harga rokok tak perlu naik. Sesuai dengan hukum pasar, kenaikan harga pasti bakal mengurangi penjualan dan menipiskan margin keuntungan industri rokok. Dengan pembatalan ini, para juragan pabrik rokok bisa bernapas lega.

Sedangkan nasib petani dan buruh pabrik rokok tak bakal berubah banyak dengan adanya keputusan pemerintah ini. Tak benar jika disebutkan pembatalan kenaikan cukai menyelamatkan mereka. Naik-tidaknya cukai rokok tak berpengaruh signifikan terhadap taraf hidup petani tembakau. Kesejahteraan mereka bergantung pada kebijakan pabrik rokok yang secara sepihak menentukan harga dan kualitas daun tembakau.

Pemerintah sebenarnya punya alasan kuat untuk menaikkan cukai rokok. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2007 tentang Cukai memperbolehkan cukai rokok naik sampai 57 persen. Apalagi Indonesia saat ini termasuk negara dengan cukai rokok terendah di dunia. Dengan menaikkan cukai rokok sekitar 10 persen saja, pemerintah bisa meraup dana segar Rp 15 triliun. Dana itu bisa dipakai menangani pelbagai masalah kesehatan akibat konsumsi rokok.

Penting disadari bahwa cukai rokok pada dasarnya merupakan "pajak penebus dosa" alias sin tax. Penetapan cukai berangkat dari pemahaman bahwa rokok, seperti halnya minuman keras, merupakan barang konsumsi yang mendatangkan banyak mudarat. Karena itu, cukai sengaja ditetapkan untuk membatasi konsumsinya. Pertimbangan itulah yang seharusnya diutamakan pemerintah.

Pembatalan kenaikan cukai rokok membuat harga rokok tetap terjangkau oleh kalangan masyarakat menengah ke bawah. Bahkan anak-anak dan pelajar dengan uang saku pas-pasan pun masih bisa merogoh kocek untuk membeli rokok. Dampak semacam ini tampaknya luput dari kalkulasi pemerintah.

Dampak negatif rokok bagi kesehatan masyarakat tak terbantahkan. Riset Kesehatan Dasar mutakhir dari Kementerian Kesehatan menunjukkan kenaikan prevalensi pelbagai penyakit mematikan, seperti kanker, stroke, darah tinggi, dan jantung koroner. Ini semua penyakit yang terkait dengan perilaku merokok.

Karena itu, wajar jika pendapatan tambahan negara dari kenaikan cukai dialokasikan untuk Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Toh, selama ini, dana mereka tersedot untuk membiayai pengobatan pelbagai penyakit tersebut. Jika ingin berpihak kepada rakyat, pemerintah belum terlambat untuk merevisi kebijakannya dan segera menetapkan kenaikan cukai rokok.



Cukai Rokok Harus Naik | Bang Naga | on Jumat, 9 November 2018 07:17 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Cukai Rokok Harus Naik
Description: Keputusan pemerintah membatalkan kenaikan cukai rokok sungguh keliru.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1144514/cukai-rokok-harus-naik.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Latest News

» Bodyguard Karl Lagerfeld Ikuti Jejak Jadi Desainer
» Jelang Hadapi Kroasia, Kane Ingat Kekalahan di Piala Dunia
» TKN Serahkan Penyelidikan Poster Raja Jokowi ke Timses Daerah
» Beredar Video Messi dan Pogba Seru Bahas Kante
» Ingin ke Mars, NASA Disebut Hadapi Risiko Medis Gravitasi Nol
» Persilakan Reuni 212, Said Aqil Minta Nihil Tendensi Politik
» Kepedulian Legenda Timnas Indonesia untuk Korban Gempa Palu

Karir

Android APK


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI CNN Zodiak
© 2017 - 2018 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

Page loads : seconds