Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2018
Beauty Vlogger Kekeyi: Apa Orang Pendek Gendut Tak Bisa Cantik? | Cara Gombal Justin Bieber kepada Hailey Baldwin | Selain Mata, Ini Persamaan Luna Maya dan Suzzanna | Christian Bautista Menikah di Bali | Atlet Difabel Ingatkan Pentingnya Sekolah Khusus buat Disabilitas | Paket Kebijakan 16 , Ekonom: Investor Masih Temui Hambatan | Honda CBR250RR Pemenang HMC Motif Ukiran, Biaya Modif Rp 60Juta | Airlangga Ingin Batam Jadi Tujuan Investasi Industri Manufaktur | Dinkes: 27 Persen Warga Kabupaten Tangerang Masih BAB Sembarangan | Bantah Kesimpulan CIA soal Jamal Khashoggi, Trump Bela Arab Saudi | 1000 Orang Hilang dalam Kebakaran Besar di California | Wisata Hutan Bambu di Bekasi Timur Seret, Ini Daftar Keluhan Tamu | Modifikasi Mobil AMMDes, Bisa Angkut Motor Trail | Jelang Konser, Merchandise Blackpink Laku Keras! Intip Triknya | Lewati Apple, Huawei Target Kalahkan Smartphone Samsung pada 2020 | Jalan Trans Papua Barat Hubungkan 4 Destinasi Wisata Unggulan | Pasar Motor Sport Anjlok, Begini Strategi Honda Mendongkraknya | Survei 41 Masjid Terpapar Radikalisme, BIN: Ceramah Harus Sejuk | Libur Weekend Belum Berakhir di Yogyakarta, Nikmati 3 Agenda Ini | Luna Maya Bicara Cinta dan Tak Cinta, Memiliki dan Sisa Perasaan | Mahfud MD Sebut Perda Syariah Berpotensi Diskriminasi | Di Forum APEC, Jokowi Pamer Revolusi Industri 4.0 | Inikah Tempat Tidur Termahal di Inggris? | Prediksi Bali United Vs Persebaya Surabaya di Ajang Liga 1 | Tak Komentari Ketua PSI, Ini Sikap Yenny Wahid Soal Perda Syariah | Mitsubishi Triton Dijual di Thailand Rp 327 Juta | Liga 1 Ahad Ini: Prediksi PSIS Semarang Vs Persib Bandung | Final Hong Kong Open: Head-to-Head Kevin/Marcus Vs Kamura/Sonoda | Suzuki Ignis Modifikasi Curi Perhatian di IMX 2018 | Yenny Wahid Sebut Perempuan Kunci Kemenangan Jokowi - Ma'ruf | Mahfud MD: Perda Syariah dan Perda Sejenisnya Hanya Sia-sia | Skybridge Tanah Abang Belum Rampung, Ini Keluhan Warga jakarta | Penjelasan Kemenperin Soal Mobil Nasional dan Dampaknya | Bangkai Hiu Besar Terdampar di Pantai Irlandia Utara | Xiaomi Mi A2 Dapat Pembaruan Android Pie Stabil | PDIP Soal Poster Raja Jokowi di Jateng: Kampanye Hitam Gaya Baru | Dikritik Tak Pernah Bicara Program Kerja, Sandiaga: Fokus Ekonomi | Skybridge Punya Toilet Pintar, Pedagang: Saya Ga Paham Apa Itu? | 3 Kali Target Skybridge Molor, PD Sarana Tak Sebut Kapan Siap | PDIP Sebut Jokowi - Ma'ruf Lemah di Tujuh Wilayah Jawa Barat | Demam Tik Tok Sudah Merambah Amerika, Anda Sudah Punya? | Dampak Jangka Panjang dan Pendek Paket Kebijakan Ekonomi Ke - 16 | Lima DPC PDIP Janjikan Suara Jokowi - Ma'ruf 60 persen | Piala AFF: Kalahkan Timnas Indonesia, Apa Kata Pelatih Thailand? | Jadwal Liga 1 Ahad Ini: PSIS Vs Persib, Bali United Vs Persebaya | Video Viral Soal Kebersihan Hotel, Otoritas Cina Investigasi | Konvensi Keanekaragaman Hayati Bahas Mikroplastik Laut Indonesia | Timnas Indonesia Ditekuk Thailand, Alasan Bima Pilih Awan Setho | Anggota DPRD Kritik Rencana Anies Pasang Jaring Raksasa di Sungai | Kata Kevin / Marcus Setelah Menyingkirkan Hendra / Ahsan | Belajar dari Pembunuhan di Bekasi, Cek 5 Jurus Cegah Konflik Ini | Hasil UEFA Nations League: Portugal ke Semifinal, 3 Tim Promosi | Terasa Adem, Puluhan Orang Ngaso di Bawah Skybridge Tanah Abang | Hasil Bola Ahad Dinihari: Italia Vs Portugal 0-0, Swedia Menang | Piala AFF, Kalah dari Thailand, Bima: Semuanya Sudah Terlambat | MMA One Championship: Priscilla Hertati Tekuk Petarung Filipina | Tundukkan Federer, Alexander Zverev ke Final ATP Finals | Cuaca Jakarta Hari ini, Berawan dan Hujan Lokal | YLKI: Jika Merpati Terbang Lagi, Bisa Jaga Keseimbangan Industri | Erick Thohir: Saya Orang Pertama yang Mundur Kalau Jokowi Raja | Mahfud MD: Perda Syariah dan Perda Sejenisnya Hanya Sia-sia | Ziarah ke Makam Abah Sepuh, Prabowo Lakukan Hal Tak Lazim | Prabowo Kritik Gaji TNI, Polisi, dan Guru Kecil | Piala AFF, Kalah dari Thailand, Bima: Semuanya Sudah Terlambat | Hasil UEFA Nations League: Portugal ke Semifinal, 3 Tim Promosi | Klasemen Piala AFF: Ditekuk Thailand, Indonesia Susah Lolos | Anggota DPRD Kritik Rencana Anies Pasang Jaring Raksasa di Sungai | Tolak Perda Syariah, Grace Natalie: Saya Tak Anti-agama | Said Aqil Siradj Sindir Polri soal Kasus Pembakaran Bendera | Beauty Vlogger Kekeyi: Apa Orang Pendek Gendut Tak Bisa Cantik? | Cara Gombal Justin Bieber kepada Hailey Baldwin | Selain Mata, Ini Persamaan Luna Maya dan Suzzanna | Christian Bautista Menikah di Bali | Atlet Difabel Ingatkan Pentingnya Sekolah Khusus buat Disabilitas | Paket Kebijakan 16 , Ekonom: Investor Masih Temui Hambatan | Honda CBR250RR Pemenang HMC Motif Ukiran, Biaya Modif Rp 60Juta | Airlangga Ingin Batam Jadi Tujuan Investasi Industri Manufaktur | Dinkes: 27 Persen Warga Kabupaten Tangerang Masih BAB Sembarangan | Bantah Kesimpulan CIA soal Jamal Khashoggi, Trump Bela Arab Saudi |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Rilis soal Rizieq Shihab Disebut Hoax, Dubes: Itu Benar dari Saya | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Kamis, 8 November 2018 20:51 WIB

Rilis soal Rizieq Shihab Disebut Hoax, Dubes: Itu Benar dari Saya | Berita Tempo Hari Ini

Duta Besar RI, Agus Maftuh Abegebriel, kedua dari kiri, melakukan pemeriksaan terhadap armada bus yang akan membawa Jamaah Haji Indonesia ke Hotel Madinah. Sumber: KBRI Riyadh, Arab Saudi

SUMUTkota.com, Jakarta - Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel mengkonfirmasi kebenaran rilis tertulis tentang Rizieq Shihab yang sempat ditangkap otoritas keamanan Arab Saudi. Penegasan soal ini dilakukan Agus setelah beberapa pihak menyebut keterangan tersebut hoax karena sejumlah kejanggalan.

Baca: Cerita Repotnya Dubes RI untuk Saudi saat Rizieq Shihab Ditangkap

"Rilis tersebut benar dari saya, Agus Maftuh Abegebriel, Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI untuk Arab Saudi dan Wakil Tetap RI di Organisasi Kerjasama Islam (OKI)," ujar Agus dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo, Kamis, 8 November 2018.

Pada Rabu, 7 November 2018, Kedutaan Besar Republik Indonesia di Riyadh mengeluarkan keterangan tertulis berisi 10 poin tentang penangkapan Rizieq Shihab di Arab Saudi. Imam besar FPI itu sebelumnya dikabarkan telah diperiksa dan ditahan oleh kepolisian Arab terkait pemasangan bendera hitam yang mengarah pada ciri-ciri gerakan ekstremis. Dari foto yang beredar, bendera tersebut terpasang di dinding belakang kediaman Rizieq di Arab.

Simak juga: Rizieq Shihab dari Berangkat Umrah sampai Terbelit Kasus Bendera Hitam

Keterangan tertulis yang dikeluarkan KBRI ini dinilai sebagian kalangan sebagai surat hoax. Beberapa pihak menuding surat itu hoax dari beberapa ciri-ciri. Pertama, kop surat bertuliskan duta besar, namun seharusnya kedutaan besar. Kedua, yakni stempel berlambang garuda yang tertutup tanda tangan. Ketiga, penyingkatan nama yang tidak konsisten dengan menggunakan MRS dan HRS, serta salah ketik dalam surat.

Agus mengatakan KBRI Riyadh merilis surat keterangan ini dalam dokumen PDF dan dokumen Microsoft Word. Menurut dia, keterangan yang beredar di media sosial itu merupakan hasil scan dari dokumen PDF. "Rilis asli tersebut dalam bentuk PDF langsung dan bukan hasil scan. Edisi JPEG, JPG atau BMP yang beredar adalah hasil convert dari kreatifitas netizen," katanya.

Baca: 10 Poin Keterangan Dubes RI Soal Penangkapan Rizieq Shihab

Menurut Agus, tanda tangan yang dipermasalahkan itu juga merupakan tanda tangan aslinya. Dia menjelaskan tanda tangan ini dibuat dengan perangkat Stylus Digitizer bawaan laptop Microsoft Surface Pro-4. "Microsoft Surface ini memungkinkan saya untuk membubuhkan tanda tangan langsung di layar komputer dengan dukungan warna yang sudah ada di software," ucapnya.

Agus juga menjelaskan tak ada masalah dalam kop surat yang bertuliskan Duta Besar Republik Indonesia. Dia menuturkan ada tiga jenis kop surat resmi yang biasa digunakan kedutaan besar, yakni bersi Indonesia, Inggris, dan Arab. "Kop seperti ini juga pernah saya gunakan untuk rilis ketika Al Habib Mohammad Rizieq Shihab saat diberitakan terkena pencekalan dan terkait posisi visanya," tuturnya.

Dalam rilis keterangan penangkapan Rizieq, Agus menuturkan KBRI Riyadh berpegang pada objektivitas. Sebagai duta besar, dia mengatakan tak pernah membedakan setiap Warga Negara Indonesia yang berada di Arab Saudi. "Dalam melayani para ekspatriat Indonesia di Arab Saudi, saya sebagai pelayan WNI tidak pernah melakukan diskriminasi dan mempermasalahkan partai atau mazhab apapun," katanya.



Rilis soal Rizieq Shihab Disebut Hoax, Dubes: Itu Benar dari Saya | Bang Naga | on Kamis, 8 November 2018 20:51 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Rilis soal Rizieq Shihab Disebut Hoax, Dubes: Itu Benar dari Saya
Description: Sejumlah pihak menyebut rilis KBRI soal penangkapan Rizieq Shihab sebagai hoax.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1144478/rilis-soal-rizieq-shihab-disebut-hoax-dubes-itu-benar-dari-saya.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Latest News

» Trump Sebut Bakal Ungkap Pembunuh Khashoggi dalam 2 Hari
» 'Meluncur' ke Geopark Ciletuh-Palabuhanratu
» Mengenal PKPU, Penentu Nasib Merpati Mengudara Lagi
» Cedera Bahu Tak Hentikan Marquez Jalani MotoGP Valencia 2018
» Warga Korban Gempa Lombok Keluhkan Bantuan Mandek
» INFOGRAFIS: 10 Keluhan Pengguna Kredit Online
» Chef Ben Ungermann: MasterChef, Model, dan Pecel Lele Gourmet

Karir

Android APK


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI CNN Zodiak
© 2017 - 2018 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

Page loads : seconds