Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Inilah Motor Komuter Buatan Aprilia untuk Pasar Asia | Motorola Razr Akan Hadir dengan Layar Lipat, Seharga Rp 21 Juta | Trump: Saya Presiden AS yang Diperlakukan Paling Buruk oleh Media | Perempuan dan Suara Elektoral | Catherine Wilson Diet Sehat untuk Mengembalikan Bentuk Tubuhnya | Ekonom Tak Sepakat Prabowo Naikan Rasio Pajak untuk Gaji PNS | 4 Novel yang Layak Dikoleksi versi Herjunot Ali | Temuan Ombudsman: PKL Tanah Abang Bayar Sewa Lapak ke Preman | 3 Keunggulan Pakai Paket Pesta Service Toyota Avanza di Auto2000 | Mengenal Kanker Usus, Penyakit yang Diderita Istri Ustaz Maulana | Dukung Jokowi, Wali Kota Cirebon: Saya Tak Pakai Fasilitas Negara | Supermoon Dikaitkan dengan Bencana, Ini Kata Pegiat Astronomi | Klasemen Liga Italia Pekan Ke-20: Napoli Vs Lazio 2-1 | LBH Jakarta Curiga Dirut PAM Jaya Pertahankan Swastanisasi Air | Menhan Inggris Diduga Punya Tisu Toilet Bergambar Vladimir Putin | Ditantang Boy William, Jokowi Siap Loncat Dari Helikopter | Top Skor Liga Spanyol: Tambah Gol, Messi dan Suarez Menjauh | Malam ini Supermoon, Bulan Purnama Akan Membesar dan Lebih Terang | Liga Inggris: Kata Pochettino Setelah Tottenham Tekuk Fulham | Piala Asia: Kalahkan Oman, Iran Lolos ke Perempat Final | Klasemen Liga Spanyol Pekan Ke-20: Barcelona Vs Leganes 3-1 | Jokowi Suka Kuliner, Intip Makanan Bogor yang jadi Favoritnya | Klasemen Liga Inggris Pekan Ke-23: Man City dan Tottenham Menang | Gading Marten Menjadi Aktor Terbaik di Piala Maya | MotoGP: Jorge Lorenzo Cedera Menjelang Peluncuran Motor Honda | Israel Kembangkan Nuklir Tanpa Sepengetahuan Pemerintah | Barcelona Vs Leganes 3-1, Trio DSM Berbagi Gol | AC Milan Dapatkan Piatek, Begini Kata Gennaro Gattuso | PSSI Masih Mungkin Gelar KLB untuk Cari Ketua Umum | Liga Inggris: Harry Winks Penyelamat Tottenham di Kandang Fulham | Huddersfield Vs Manchester City 0-3, Guardiola Kurang Puas | Piala Asia: Kalahkan Thailand 2-1, Cina Melaju ke Perempat Final | Piala Asia: Vietnam Bikin Kejutan, Lolos ke Perempat Final | Bos Manchester City Tak Pikirkan Laga MU Vs Liverpool | Hasil Liga Inggris, Fulham Vs Tottenham Hotspur 1-2 | Menangkan Piala Maya, Luna Maya Tertawa Seperti Suzanna | Ifan Seventeen Buat Dokter Heran Saat Temukan Jenazah Istri | Siapa Usulkan Pembebasan Abu Bakar Baasyir? Simak Pengakuan Ini | Mahathir Mohamad: Singapura Pisah dari Malaysia Adalah Tepat | 15 Mobil Terlaris 2018, Toyota Avanza - Mitsubishi Xpander Sengit | Menurut Jan Ethes Pekerjaan Jokowi Bukan Presiden | Tinju Dunia Hari Ini: Pacquiao Diunggulkan Atas Broner | Top Skor Liga Inggris: Cetak Dua Gol, Mohamed Salah Melesat | Sangar! Si Mungil Suzuki Jimny Diubah Menjadi Monster Truck | Baasyir Dibebaskan, ICJR Mnta Jokowi Lakukan 3 Hal Ini | Pembebasan Abu Bakar Baasyir Berpotensi Kacaukan Sistem Hukum | Inilah Motor Komuter Buatan Aprilia untuk Pasar Asia | Motorola Razr Akan Hadir dengan Layar Lipat, Seharga Rp 21 Juta | Trump: Saya Presiden AS yang Diperlakukan Paling Buruk oleh Media | Perempuan dan Suara Elektoral | Catherine Wilson Diet Sehat untuk Mengembalikan Bentuk Tubuhnya | Kiat Mona Ratuliu Ajarkan Putrinya Bijak Gunakan Media Sosial | Ekonom Tak Sepakat Prabowo Naikan Rasio Pajak untuk Gaji PNS | 4 Novel yang Layak Dikoleksi versi Herjunot Ali | Temuan Ombudsman: PKL Tanah Abang Bayar Sewa Lapak ke Preman | Govt: Vocational Education for Kulon Progo Airport Employees |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

MUI Minta Pelaku Pembakaran Bendera Minta Maaf | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Selasa, 23 Oktober 2018 13:16 WIB

MUI Minta Pelaku Pembakaran Bendera Minta Maaf | Berita Tempo Hari Ini

Konferensi pers oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Polri terkait pembakaran bendera di Garut, Jawa Barat di kantor MUI Pusat, Jakarta Pusat pada Selasa, 23 Oktober 2018. TEMPO/Andita Rahma

SUMUTkota.com, Jakarta - Majelis Ulama Indonesia atau MUI meminta kepada pelaku pembakaran bendera di Garut, Jawa Barat untuk mengakui perbuatannya dan meminta maaf secara terbuka.

"Kami meminta kepada oknum tersebut untuk meminta maaf," kata Sekretaris Jenderal MUI Anwar Abbas di gedung MUI Pusat, Jakarta Pusat pada Selasa, 23 Oktober 2018.

Baca: Polisi Periksa 3 Saksi Terkait Pembakaran Bendera Tauhid di Garut

MUI, kata Anwar, menyayangkan peristiwa pembakaran bendera ini sebab telah menimbulkan kegaduhan di kalangan umat Islam. "MUI menyesalkan dan prihatin terhadap kejadian ini," ujarnya.

Dari penelusuran polisi, pembakaran bendera itu terjadi saat perayaan Hari Santri Nasional di Lapang Alun-alun Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut, Jawa Barat pada 22 Oktober 2018. Video pembakaran bendera itu pun beredar viral di media sosial.

Video dengan durasi 02.05 menit itu memperlihatkan ada seorang anggota berbaju Banser yang membawa bendera berwarna hitam bertuliskan kalimat tauhid. Belasan orang berbaju Banser lainnya kemudian berkumpul untuk bersama-sama menyulut bendera tersebut dengan api. Sebagian dari mereka mengenakan pakaian loreng khas Banser lengkap dengan baret hitam.

Baca: Pembakaran Bendera Tauhid, Maarif Institute Minta Warga Bijak

Tak hanya bendera, mereka juga nampak membakar ikat kepala berwarna hitam bertuliskan aksara arab itu. Agar kedua benda lebih cepat dilalap api, mereka menggunakan koran yang juga telah disulut. Sementara itu, ada salah satu dari mereka yang mengibarkan bendera Merah Putih berukuran besar.

MUI pun mengimbau agar masyarakat bisa menahan diri serta tidak terpancing provokasi dan informasi yang masih simpang siur. "Kami juga menyarankan kepada para ulama, pimpinan organisasi masyarakat, kiai, ustad, untuk membantu mendinginkan suasana dan menciptakan kondisi yang kondusif," kata Anwar.

Sementara itu, Kepolisian Resor Kota Garut telah memeriksa tiga orang yang diduga terlibat dalam kejadian pembakaran sebagai saksi. Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto menuturkan penyidik masih terus menggali keterangan dari tiga orang itu. Ia meminta masyarakat agar sabar dan memberikan waktu pada penyidik untuk melakukan pendalaman.

Baca: Tanggapan MUI Soal Video Pembakaran Bendera Tauhid



MUI Minta Pelaku Pembakaran Bendera Minta Maaf | Bang Naga | on Selasa, 23 Oktober 2018 13:16 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: MUI Minta Pelaku Pembakaran Bendera Minta Maaf
Description: MUI menyayangkan peristiwa pembakaran bendera di Garut sebab telah menimbulkan kegaduhan di kalangan umat Islam.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1139073/mui-minta-pelaku-pembakaran-bendera-tauhid-minta-maaf.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Latest News

» Pemangkasan Produksi Minyak OPEC Dongkrak Harga Minyak
» Kader PBB Dipukuli Gara-gara Status Medsos soal Yusril
» Palestina Bebaskan Terpidana Warga AS Penjual Lahan ke Israel
» Usai Kalahkan Broner, Pacquiao Ingin Tantang Mayweather Jr.
» Facebook Luncurkan Fitur Petisi 'Online'
» Prancis Dorong Uni Eropa Segera Pajaki Google Dkk
» Menu Makanan Orang Eskimo untuk Jaga Tubuh Tetap Hangat

Karir

Android APK


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI CNN Zodiak
© 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

Page loads : seconds