Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2018
Ada Persaingan Antardealer Toyota, Ini Kata Petinggi Auto2000 | Pengamat Sebut 4 Tipe Banjir Ancam Jakarta dan 5 Jurus Antisipasi | Unggah Foto Terbaru, Ahmad Dhani Merasa Seperti Maling Motor | 5 Bekas Pemain Real Madrid Jadi Bos Klub | Tak Ada Stiker WhatsApp di Smartphone, Begini Penjelasan WhatsApp | Jadi Otak 2 Gol Timnas Indonesia, Andik Vermansyah: Itu Kerja Tim | Banyak Starling di Bundaran HI, Ini Kritik Ketua DPRD untuk Anies | Tujuh Negara Akan Pentaskan Kisah Panji di Kota Kediri | Syarat Visa Diperketat, Israel Ingin Kurangi Turis Turki? | Jokowi Minta ASEAN Terlibat Selesaikan Konflik Rakhine Myanmar | Kebut Penyerapan Anggaran, Renovasi 14 TPS Jaktim Capai 70 Persen | Motor Jawa 300 Akan Memiliki Suara Knalpot Mirip 2 Tak? | Humas Mabes Polri Minta Reuni Akbar 212 Tak Usah Digelar | Fashion Ayu Ting Ting dan 5 Seleb Lainnya di Silet Awards 2018 | Isi Lengkap Draf Koalisi Keumatan Rizieq Shihab Cs ke Prabowo | Cetak Gol Untuk Timnas Indonesia, Alfath Fathier Merendah | DKI Lelang 194 Kendaraan Dinas, Baru 45 Unit Terjual Rp 1,6 M | Rawan di Jawa Barat, Jokowi - Ma'ruf Amin Siapkan Strategi Khusus | Rawan Ambles Akibat Curah Hujan, Depok Mau Bantaran Sungai Jadi.. | Rupiah Diprediksi Menguat Karena Brexit dan Dialog AS - Cina | Anggarkan Rp 1,8 Triliun, Anies Akan Bongkar Ulang TIM Era Djarot | Ini Cara Cek Stiker WhatsApp di Smartphone Kita | Waspada, Polusi Udara dapat Menyebabkan Kegemukan | Indonesia Butuh Pabrik dan Bengkel Kursi Roda | Pembunuh Jamal Khashoggi Bilang 'Beritahu Bos Anda' | Orang Tua Kecewa, Dekorasi Kue Ulang Tahun Tak Sesuai Harapan | Pembangunan Terminal Bandara Mozes Kilangin Timika Dikebut | Kabin MINI Cooper S Countryman Mewah, Bertabur Fitur Canggih | Di Media Sosial, Begini Keluhan Pelanggan First Media | Kebakaran di Pejaten Village, Anies Inspeksi Dinas Damkar | Sandiaga Kampanye di Tiga Kota, Prabowo Tak Punya Agenda Hari Ini | Agenda Libur Akhir Tahun, Banten Jagokan 5 Destinasi Wisata | Temuan Forensik RS Polri dalam Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi | Tenis ATP Finals: Kalahkan Thiem, Federer Hidupkan Peluang Juara | Rachel Amanda Lebih Sadar Diri Usai Bebas dari Kanker Tiroid | SBY - Demokrat Tak Pernah Diajak Bahas Draf Koalisi Keumatan | Gubernur Kalimantan Barat Soroti Tingginya Passing Grade CPNS | Polisi Temukan Penyebab Kebakaran di Mall Pejaten Vilage | Gejala Kanker Payudara pada Pria, Lebih Cepat Terdeteksi? | Bayi Usia 12 Hari di India Tewas Dibunuh Monyet Saat Disusui | Mewaspadai Kutukan Infrastruktur | Berkat RoG, ASUS Kuasi Setengah Pangsa Pasar Gaming Indonesia | Tiket Garuda ke Jepang PP Dijual Rp 3 Jutaan Mulai Hari Ini | Angkasa Pura II Turunkan Belanja Modal 2019 Hingga 41,1 Persen | Bosch Mendemonstrasikan Fitur ABS, Simak Keunggulannya | Gerindra: SBY - AHY Belum Tepati Janji Kampanye Bareng Prabowo | Peta Dukungan untuk Jokowi - Ma'ruf Amin di Tatar Pasundan | Pertarungan Jokowi - Ma'ruf di Jawa Barat: Malu Jika Kalah | Media Sosial Bukan Mainan Anak Kecil, Ini Kata Pakar | Review Redmi Note 6 Pro: Layar Tajam Jadi Nilai Plus | Membasmi Korupsi Politik | Kisah Anjing Setia, Menanti Pemiliknya yang Sudah Meninggal | Defisit yang Kian Lebar | Dianggap Berprestasi, Real Madrid Kontrak Solari Hingga 2021 | Kata Sri Mulyani Soal Nilai Tukar Rupiah Kembali Melemah | Akselerasi MINI Cooper Baru 6,7 Detik, Simak Speknya dan Harganya | Kiat agar Busana Anak Tetap Modis Tanpa Boros | SBY Kerap Absen dan Tanda Lain Kubu Prabowo - Sandiaga Tak Solid | Rudiantara: Gugatan First Media Tak Pengaruhi Tenggat Waktu Pembayaran BHP | Waspada 5 Gejala Pneumonia Seperti yang Dialami Stan Lee | Lion Air Jatuh, Bagaimana mengurus Surat Kematian Korban? | Gempa Guncang Mamasa dan Poso | Piala AFF: Kisah Alfath Fathier, Bintang Indonesia vs Timor Leste | Lezatnya Perpaduan Tahu Telur dan Sosis, Yuk Coba Resepnya | Imbas Perang Dagang, Warga AS Pilih Makan Daging Daripada Ayam | Korban Pembunuhan di Bekasi Unggah Status Terakhir, Isinya? | Jadwal Hong Kong Open Rabu: 14 Wakil Indonesia Berlaga | Polisi Akan Minta Keterangan Mahasiswi UGM Korban Pemerkosaan | Tips agar Makeup Tidak Retak saat Tersenyum | MS Kaban Ungkap Harapannya terhadap Prabowo Subianto | Pembunuhan Sekeluarga di Bekasi, Masalah Uang dan Mobil? | Irwan Mussry Besok Ulang Tahun, Apa Kado Pantas untuk Pengusaha? | Polri Siap Bangun Rumah Murah bagi Bintara di Polres | Jadwal Liga 1 Pekan Ke-31 dan Klasemen: Ada PSM Vs Persija | Muncul Kampanye Negatif Netizen Soal Timnas, Ini Kata Bima Sakti | Pembunuhan Satu Keluarga, Uang Rp 36 Juta Masih Tersimpan di Laci | Saat Jokowi Sindir Bisnis Kaesang yang Belum Ada di Singapura | Begini Pernyataan Ma'ruf Amin Soal Jokowi Santri dari Situbondo | Piala AFF: Timnas Indonesia Menang, Bima Sakti: Jangan Jemawa | MotoGP: Ducati Akhiri Kolaborasi dengan Casey Stoner | Indonesia Tekuk Timor Leste, Andik Vermansyah Pemain Terbaik | Timnas Indonesia Menang 3-1, Sisi Kiri Jadi Kelemahan Timor Leste | Piala AFF: Kunci Sukses Timnas Indonesia Bisa Tekuk Timor Leste | Jerman Sepakati Pembentukan Pasukan Militer Uni Eropa | Polri Pantau Rencana Reuni 212 di Monas, Ada Tiga Catatan | ICJR Pertanyakan Putusan MA dalam Kasus Baiq Nuril | Catat, Ini Libur dan Cuti Bersama 2019 | Gerindra Wakafkan Sandiaga untuk Partai Koalisi Prabowo | Kebakaran di Mal Pejaten Village, Petugas Evakuasi Pengunjung | Kaban Buka Draf Baru Koalisi Keumatan Rizieq Shihab Cs - Prabowo | Tiga Tanda Ketidakharmonisan Partai Koalisi Prabowo - Sandiaga | Ini Kata Polisi Soal Ancaman Membubarkan Acara Khilafah di Sentul | Ini yang Bikin Ratna Sarumpaet Percayai Penipu Uang Raja Rp 23 T | JK: Saya Belum Pernah Dengar Bapak Jokowi Dianggap Santri | Rabi Israel Peringatkan Perang Gaza Pertanda Ramalan Hari Kiamat | KPK Malu 2 Bupati di Jawa Barat Kena Operasi Tangkap Tangan | Gagal Bawa MU ke Empat Besar, Jose Mourinho Dipecat | Sering Dikira Muslim, Begini Pengakuan Zayn Malik | Struktur Tim Pemenangan Jokowi dan Prabowo Dibentuk hingga Desa | Ada Persaingan Antardealer Toyota, Ini Kata Petinggi Auto2000 | Pengamat Sebut 4 Tipe Banjir Ancam Jakarta dan 5 Jurus Antisipasi | Unggah Foto Terbaru, Ahmad Dhani Merasa Seperti Maling Motor | 5 Bekas Pemain Real Madrid Jadi Bos Klub | Tak Ada Stiker WhatsApp di Smartphone, Begini Penjelasan WhatsApp | Jadi Otak 2 Gol Timnas Indonesia, Andik Vermansyah: Itu Kerja Tim | Banyak Starling di Bundaran HI, Ini Kritik Ketua DPRD untuk Anies | Tujuh Negara Akan Pentaskan Kisah Panji di Kota Kediri | Syarat Visa Diperketat, Israel Ingin Kurangi Turis Turki? | Jokowi Minta ASEAN Terlibat Selesaikan Konflik Rakhine Myanmar |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

4 Kasus Pelanggaran Kebebasan Beragama di Era Jokowi | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Selasa, 23 Oktober 2018 06:32 WIB

4 Kasus Pelanggaran Kebebasan Beragama di Era Jokowi | Berita Tempo Hari Ini

Ratusan aktivis Forum Solidaritas Kebebasan Beragama melakukan aksi damai dengan menyalakan lilin di Bunderan HI, Jakarta. TEMPO/Imam Sukamto

DOWNLOAD APP sumutkota.com

SUMUTkota.com, Jakarta - Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan atau KontraS mencatatkan banyak peristiwa pelanggaran kebebasan beragama selama empat tahun pemerintahan Joko Widodo atau Jokowi dan Jusuf Kalla.

Sepanjang 2014-2018 mereka mencatatkan sedikitnya ada sekitar 488 peristiwa pelanggaran kebebasan beribadah dan berkeyakinan yang dinilai tidak sesuai dengan janjinya soal pemenuhan hak asasi manusia. Berikut adalah daftar lima kasus pelanggaran kebebasan beragama di era Jokowi-JK.

Baca: 4 Tahun Jokowi, KontraS Catat 488 Pelanggaran Kebebasan Beragama

1. Penyerangan Gereja St. Lidwina, Yogyakarta

Jemaah di Gereja St. Lidwina diserang oleh seorang pemuda bernama Suliyono yang membawa pedang pada Ahad, 11 Februari 2018. Serangan itu dilakukan saat umat Katolik mengikuti misa yang dipimpin Romo Edmund Prier SJ. Akibatnya Beberapa umat dan romo mengalami luka-luka.

Kala itu, Suliyono mengamuk. Setelah melukai Romo Prier ia bergerak ke kanan kiri di mimbar. Lelaki berkaus hitam yang menenteng tas ini membabi buta menebas kepala dan wajah patung Jesus dan Maria di kanan dan kiri mimbar.

Wakil Ketua SETARA Institute, Bonar Tigor Naispospos mengatakan kasus yang terjadi di Gereja St. Lidwina ini merupakan serangan kepada kebebasan beragama. “Kasus ini harus kita lihat sebagai serangan kepada kebebasan beragama karena kejadiannya berlangsung saat sedang ibadah,” kata Bonar kepada Tempo, Ahad, 11 Februari 2018.

Baca: Rapor Merah Kebebasan Beragama Jokowi, Ma'ruf Amin: Keliru Itu

2. Pembubaran Gafatar, Kalimantan

Gerakan Fajar Nusantara atau Gafatar membubarkan diri sejak 2015. Alasannya karena bermunculan kelompok-kelompok intoleran yang menyebarkan teror pada anggota mereka. Teror ini akhirnya berhasil dan membuat anggota Gafatar ketakutan sampai membubarkan diri.

Mantan pengurus Gafatar, Adam Mirza, mengatakan sejak didirikan pada 2011, Gafatar memiliki 52 ribu anggota yang tersebar di 34 provinsi dalam empat tahun. Organisasi ini memiliki misi menjadikan bangsa Indonesia mandiri dan berdaulat secara pangan.

Keberadaan organisasi itu, kata Adam, diterima dengan baik oleh masyarakat suku Dayak di Kalimantan. Sebab, dia menyebut, anggota Gafatar berhasil membuat lahan gambut bisa diolah menjadi lahan pertanian. Karena itu, anggota Gafatar pun tak sulit mendapatkan lahan untuk bertani. "Setelah bertahun-tahun, kok tiba-tiba ada masyarakat enggak suka kami. Terus mengusir," kata dia.

Baca: Rapor Merah 4 Tahun Jokowi, Jubir Prabowo: Penegakan Hukum Lemah

3. Penyerangan, perusakan, dan pengusiran penganut Ahmadiyah, Lombok Timur

Sekelompok orang melakukan penyerangan, perusakan, dan pengusiran terhadap warga penganut Ahmadiyah di Dusun Grepek Tanak Eat, Desa Greneng, Kecamatan Sakra Timur, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, pada 19-20 Mei 2018.

Peristiwa penyerangan dimulai pada 19 Mei, sekelompok orang merusak dan mengusir tujuh kepala keluarga dan 24 orang dari Dusun Grepek Tanak Eat. Penyerangan berlanjut pada Ahad, 20 Mei 2018. Pada pukul 06.30 Wita, satu rumah penduduk kembali dihancurkan.

Sekretaris Pers Pengurus Besar Jemaat Ahmadiyah Indonesia Yendra Budiana mengataka, "target penyerang adalah meratakan semua rumah penduduk komunitas muslim Ahmadiyah dan mengusirnya dari Lombok Timur."

4. Perusakan dua wihara dan lima kelenteng, Medan

Dua vihara dan lima kelenteng di Tanjung Balai, Medan, Sumatera Utara, dibakar massa. Peristiwa itu dipicu permasalahan etnis akibat salah paham yang terjadi di antara mereka dan seorang penduduk keturunan Tionghoa. Meiliana.

Pembakaran tempat ibadah dan kerusuhan itu terjadi pada 29 Juli 2016. Ditengarai oleh keberatan jamaah masjid, karena sebelumnya Meiliana sempat mengucap kalau suara azan magrib dari pengeras suara di masjid dekat rumahnya terlalu kencang.

Padahal menurut kuasa hukum Meiliana, Ranto Sibarani, yang diucapkan kliennya pada saat itu adalah “Kak, dulu suara Mesjid kita tidak begitu besar ya, sekarang agak besar ya”, kepada Kasini, tetangganya yang seorang pemilik warung. Atas hal ini pada 21 Agustus 2018 akhirnya Meiliana diganjar hukuman satu tahun enam bulan penjara, atas kasus penistaan agama. Hakim menilai ia terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 156 a KUHP.

Baca: Setara: 40 Kasus Pelanggaran Kebebasan Beragama Dilakukan Aparat



4 Kasus Pelanggaran Kebebasan Beragama di Era Jokowi | Bang Naga | on Selasa, 23 Oktober 2018 06:32 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: 4 Kasus Pelanggaran Kebebasan Beragama di Era Jokowi
Description: Sepanjang 2014-2018, KontraS mencatatkan sedikitnya ada sekitar 488 peristiwa pelanggaran kebebasan beragama.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1138894/4-kasus-pelanggaran-kebebasan-beragama-di-era-jokowi.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Latest News

» Boeing Disebut Rahasiakan Anomali Sensor Kecelakaan Lion Air
» FOTO: Banjir Rendam Sejumlah Daerah di Indonesia
» Rupiah Tinggalkan Level Rp14.800 per Dolar AS Pagi Ini
» Pilot Lion Air Tak Punya Panduan Saat Kecelakaan Terjadi
» Politik Pasar Jokowi dan Sandi: Pertaruhan Ceruk Kelas Bawah
» FOTO: Kisah Kursi Senyap di Bioskop Tua di Wina
» Rapat DK PBB Soal Gaza Sia-sia, Israel Lanjutkan Operasi

Karir

Android APK


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI CNN Zodiak
© 2017 - 2018 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

Page loads : seconds