Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2018
Jokowi Izinkan Asing Kuasai 100 Persen Saham di 54 Industri Ini | Pelaporan Grace Natalie dan Polemik Perda Syariah di Indonesia | 5 Alasan Silaturahmi Kekhalifahan Dunia di Sentul Batal Hari Ini | Erick Thohir: Saya Orang Pertama yang Mundur Kalau Jokowi Raja | Pembunuhan di Bekasi, Polisi Ungkap Tujuan Haris Naik Gunung | Keduanya Mapan, Apakah Pernikahan Akan Bahagia? Ini Ramalannya | SUV Chevrolet FNR Carry Concept Mirip Mitsubishi Xpander | Pembunuhan di Bekasi, Ini Alasan Haris Bunuh Dua Anak Diperum | Sandiaga Sebut 3 Kelompok Ini Bakal Jadi Penentu Kemenangan | Hong Kong Open: Depak Ganda Korsel, Begini Cerita Kevin / Marcus | Agar Program Mengena, Kemenpora Susun Road Map Kepemudaan 2019 | Pengendara Sepeda Motor dengan Knalpot Racing Dihukum Push Up | Aktivis Greenpeace Ditangkap Saat Menaiki Kapal Minyak Wilmar | Kualifikasi MotoGP Valencia: Vinales Terbaik, Rossi Urutan 16 | Kubu Jokowi Luncurkan Aplikasi untuk Donasi dan Kampanye | Tekuk Hendra / Ahsan, Kevin / Marcus ke Final Hong Kong Open 2018 | A Man Called Ahok Tembus 1 Juta Penonton, Ahok Kirim Ucapan | Ini Kata Bima Sakti Setelah Timnas Indonesia Ditekuk Thailand | Belajar Hidup Mandiri ala Verrell Bramasta, Apa Ilmunya? | Jokowi Bahas Sawit dan Perikanan dengan PM Kepulauan Solomon |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Komunitas, Lokomotif Penggerak Ekonomi Kreatif Merauke | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Minggu, 21 Oktober 2018 10:42 WIB

Komunitas, Lokomotif Penggerak Ekonomi Kreatif Merauke | Berita Tempo Hari Ini

Tarian yang menceritakan pernikahan secara adat seorang wanita dengan kepala suku di Festival Budaya Lembah Baliem, di Distrik Welesi, Kabupaten Jayawijaya, Wamena, Papua, 8 Agustus 2017. Tempo/Rully Kesuma

SUMUTkota.com, Merauke - Tempo Institute dan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) pada Senin, 22 Oktober 2018 memulai program “Pendampingan Komunitas Kreatif Bekraf - Tempo Institute” atau Kombet Kreatif selama tiga hari ke depan di Merauke, Papua. Setidaknya ada 40 pelaku ekonomi dan industri kreatif yang terpilih hadir menjadi peserta di Kantor Bupati Merauke, di jalan Brawijaya.

Baca: Tenun Jadi Alat Penguatan Perempuan

Kombet Kreatif di Merauke ini akan dibuka oleh Bupati Merauke, Frederikus Gebze dan direktur Tempo Institute, Mardiyah Chamim. Merauke menjadi kota terakhir dari 12 kota yang didatangi program Kombet Kreatif. Yang pertama adalah Kota Padang pada 27-29 September, selanjutnya diikuti oleh Surabaya, Karangasem, Kendari, Maumere, Malang, Bojonegoro, Singkawang, Bandung Barat, Belu, dan Kupang.

Program ini bertujuan mempererat jejaring komunitas kreatif di tingkat kota dan kabupaten. Setiap kota, setiap kabupaten, memiliki kekayaan potensi ekonomi kreatif yang unik dan khas. Merauke sangat kuat memiliki potensi di bidang seni tari, mural, kearifan lokal, dan wisata alam taman nasional yang indah. Komunitas kreatif perlu berjejaring, berkolaborasi dan menjadi pendorong kemajuan ekonomi kreatif di kota ini. "Kami percaya, komunitas kreatif yang berjejaring kuat akan meningkatkan ekonomi kreatif di daerah dan juga bermanfaat di level nasional," kata Endah Wahyu, Deputi Hubungan Antar Lembaga dan Wilayah Bekraf.

Program ini menghadirkan kreator inspiratif, ahli pemasaran, dan pakar branding. Di Merauke, akan ada penari dan koreografer Serraimere Boogie Yason K atau dikenal dengan Boogie Papeda. Selain Boogie Papeda, ada Ukke Kosasih seorang pengusaha ekonomi kreatif asal Bandung di bidang bisnis boneka Circa Handmade. Dua pakar ini sejalan dengan misi yang dibangun Kombet Kreatif yakni lebih dari sekadar pertemuan komunitas. Rangkaian lawatan ini adalah sebuah upaya pendampingan komunitas untuk berkolaborasi dengan lebih baik.

Pada program Pendampingan Kombet Kreatif ini juga akan diperkenalkan skill storytelling, penceritaan, yang sangat penting untuk membangun nilai tambah produk kreatif yang akan disampaikan oleh seorang jurnalis senior, Muhammad Dwi Setyo Irawanto. Pengalamannya sebagai mantan Redaktur pelaksana Majalah TEMPO bisa menjadi pemancing peserta Kombet Kreatif belajar mengenai storytelling yang bagus. Sebab, narasi yang memikat adalah sarana yang ampuh meningkatkan nilai tambah sebuah produk kreatif.

"Kisah yang kuat bisa membangun ikatan antara produk dan konsumen, yang membuat sebuah produk berbeda dengan produk lain yang serupa. Narasi yang bagus sangat dibutuhkan," kata Mardiyah Chamim, Direktur Eksekutif Tempo Institute.
Koordinator Lawatan 12 Kota - Kombet Kreatif Tatty Apriliyana menjelaskan, program ini adalah pemantik kolaborasi komunitas kreatif lokal supaya berjejaring lebih kuat. "Selanjutnya, kami berharap komunitas kreatif di Merauke benar-benar tumbuh solid dan berjejaring kuat."

Baca: Bekraf: Tahun 2019 PDB Ekonomi Kreatif Diperkirakan Naik

Menurut data Bekraf, Produk Domestik Bruto (PDB) ekonomi kreatif diperkirakan berada di atas Rp1.000 triliun, diprediksi akan naik menjadi Rp1.200 triliun pada 2019. Angka ini diyakini terus meningkat di tahun-tahun mendatang, sebuah perkembangan yang harus diimbangi dengan peningkatan kemampuan menarasikan dan memasarkan produk bagi pelaku ekonomi kreatif.

DAHLIA RERA



Komunitas, Lokomotif Penggerak Ekonomi Kreatif Merauke | Bang Naga | on Minggu, 21 Oktober 2018 10:42 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Komunitas, Lokomotif Penggerak Ekonomi Kreatif Merauke
Description: Tempo Institute dan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) pada Senin, 22 Oktober 2018 memulai program Kombet Kreatif di Merauke, Papua.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1138395/komunitas-lokomotif-penggerak-ekonomi-kreatif-merauke.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Latest News

» Beredar Video Messi dan Pogba Seru Bahas Kante
» Ingin ke Mars, NASA Disebut Hadapi Risiko Medis Gravitasi Nol
» Persilakan Reuni 212, Said Aqil Minta Nihil Tendensi Politik
» Kepedulian Legenda Timnas Indonesia untuk Korban Gempa Palu
» Jokowi Minta XI Jinping Permudah Impor Sarang Walet Indonesia
» PBNU Enggan Laporkan PSI Meski Dukung Perda Syariah
» Eden Hazard Dukung Kylian Mbappe Raih Ballon d'Or 2018

Karir

Android APK


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI CNN Zodiak
© 2017 - 2018 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

Page loads : seconds