Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Deklarasi Amien Rais, Ketua PBNU Ingatkan Hoax Ratna Sarumpaet | Massa Syukuran di Rumah Prabowo Diminta Bertahan Meski Hujan | Pesta Kemenangan Prabowo Dianggap Cederai Aksi Bela Islam 212 | BPN: Klaim Kemenangan Prabowo Didasarkan 320 Ribu C1 Plano | Deklarasi Kemenangan Prabowo, Ekspresi Sandiaga, dan Manuver SBY | Jokowi dan Prabowo Saling Klaim Menang, Simak Perbedaannya | Di Jabar Jokowi Kalah Versi Hitung Cepat, Ini Alasan Ridwan Kamil | Rayakan Kemenangan, Eks 212: Prabowo-Sandi Hanya Perdalam Luka | Dampingi Prabowo, Ini Kata Pakar soal Ekspresi Lesu Sandiaga Uno | Eks 212 Bicara Bahayanya Aksi Nisfu Syaban 2019 untuk Prabowo | Real Count KPU: Jokowi 55,14 Persen, Prabowo 44,86 Persen | Berikut Makna Sujud Syukur Prabowo Menurut Busyro Muqoddas | Deklarasi Amien Rais, Ketua PBNU Ingatkan Hoax Ratna Sarumpaet | Massa Syukuran di Rumah Prabowo Diminta Bertahan Meski Hujan | Satu Lagi Panitia di TPS Kabupaten Bogor Meninggal | MUI Minta Kedua Capres Tahan Klaim Kemenangan | Hoax Pasca Coblosan Pemilu Melonjak, Beberapa Sedang Diselidiki | RNI Pasang Target Produksi Gula 320 Ribu Ton | Seorang Wanita Ditemukan Meninggal di Parkiran Hotel Sawah Besar | Pelanggaran Pemilu, Bawaslu Usut Caleg NasDem Kampanye di Gereja | Bawaslu Jaktim Temukan Tiga Pelanggaran Politik Uang, Apa Saja? | TKN Umumkan Secara Resmi Kemenangan Jokowi |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Tersangka Pembunuh Jamal Khashoggi pernah Belajar di Australia | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Minggu, 21 Oktober 2018 09:01 WIB

Tersangka Pembunuh Jamal Khashoggi pernah Belajar di Australia | Berita Tempo Hari Ini

Salah satu tersangka pembunuh dalam kasus tewasnya kolumnis Washington Post Jamal Khashoggy adalah dokter Salah al-Tubaigy. Dia pernah belajar di Victorian Institute of Forensic Medicine di Melbourne pada Juni 2015. ABC Net

SUMUTkota.com, Canberra – Seorang dokter forensik yang diduga terlibat dalam pembunuhan dan mutilasi kolumnis Washington Post, Jamal Khashoggy, pernah menjalani pelatihan di Victorian Institute of Forensic Medicine di Melbourne, Australia.

Baca: 

Jamal Khashoggi Tewas, Siapa Deputi Kepala Intelijen Arab Saudi?

 

Dokter yang bernama Salah al-Tubaigy ini mendapat beasiswa dari pemerintah Arab Saudi saat menjalani pelatihan di sana. Tubaigy teridentifikasi oleh otoritas keamanan Turki sebagai salah satu dari 15 orang yang hadir di kantor Konsulat Jenderal Arab Saudi di Istanbul, Turki, pada 2 Oktober 2018. Ini adalah hari ketika Khashoggi diduga dibunuh dan tubuhnya dimutilasi untuk menghilangkan bukti.

“Direktur Institut, Noel Woodford, mengatakan Tubaigy tidak melakukan otopsi ataupun prosedur forensik saat belajar di sana. Institut juga tidak mendapat keuntungan finansial dari beasiswa yang dibayarkan pemerintah Arab Saudi,” begitu dilansir ABC Net pada Kamis, 18 Oktober 2018.

Baca:

Jamal Khashoggi Tewas, Deputi Kepala Intelijen Diberhentikan

Media ABC Net mengkonfirmasi Tubaigy belajar selama tiga bulan di institut itu sebagai seorang forensic pathologist dari Juni 2015.

Otoritas Turki, seperti dilansir Anadolu, menyebut nama Tubaigy sebagai dokter forensik yang diduga terlibat dalam mutilasi terhadap kolumnis Jamal Khashoggi untuk menghilangkan barang bukti. Khashoggi tewas di dalam Konjen Saudi di Istanbul setelah menjalani interogasi. Hingga kini, polisi Turki dan tim investigasi dari Saudi masih mencari jasadnya.

Baca:

Menurut Woodford, Tubaigy mengatakan kepada institut bahwa dia tertarik untuk mempelajari proses identifikasi korban dalam bencana massal. Ini karena dia bertanggung jawab melakukan supervisi dalam pelaksanaan ibadah tahunan haji di Mekkah. Menurut catatan yang dipublikasi, Tubaigy juga tertarik dengan otopsi.

Woodford mengaku tidak mengenal Tubaigy secara pribadi. Sedangkan Liz Manning, yang menjadi direktur program internasional, menolak untuk berkomentar soal ini.

Jamal Khashoggi dan Hatice Cengiz. [habersev.com]

Kepala Forensik di Kepolisian Fiji, James Kalougivaki, mengatakan dia belajar di Institut itu pada saat yang sama Tubaigy belajar. Dia mengaku tidak berinteraksi banyak dengan Tubaigy tapi merasa terkejut bahwa dia terimplikasi dalam kasus Khashoggi.

Baca:

“Wow, maksud saya, saya tidak benar-benar mengenal lelaki itu. Tapi kami berada di gedung yang sama,” kata Tubaigy. “Hal yang bagus untuk mengenal latar belakang dari orang-orang yang berada di gedung sama dengan Anda,” kata dia.

Kalougivaki mengaku lebih sering berinteraksi dengan Mohammed Madadin, yang belajar di Institut itu selama 12 bulan dan juga disponsori oleh pemerintah Arab Saudi. Menurut dia, Madadin lebih ramah dibandingkan Tubaigy. Kedua lelaki asal Saudi ini menghabiskan waktu bersama secara sosial tapi Kalougivaki mengaku tidak pernah melihat keduanya di luar Institut.

Menurut Stephen Cordner, bekas direktur Institut, Tubaigy lebih banyak belajar cara menangani korban bencana massal. Saat itu, dia merupakan dokter forensik senior di Arab Saudi.

“Bagian dari tanggung-jawabnya, dia mengatakan kepada kami, adalah dia bertanggung jawab menangani bencana terutama bencana yang kadang terjadi di Mekkah selama haji,” kata Cordner.

Baca:

Menurut Cordner, Tubaigy tidak melakukan otopsi selama berada di Institut. “Tapi dia mengobservasi cara otopsi. Dia menghadiri pertemuan-pertemuan akademis di Institut,” kata dia.

Cordner tidak mau berspekulasi mengenai tujuan dari Tubaigy atau tindakannya. Tapi menurut dia, situasinya kacau dan sejumlah dokter menghianati profesinya dan rasa kemanusiannya.

“Di seluruh dunia, ada dokter-dokter forensik yang menghadiri proses interogasi polisi dan terlibat dalam interogasi. Mereka bahkan ditanya oleh petugas interogasi apakah mereka bisa melakukan hal-hal spesifik tertentu dan apa konsekuensinya,” kata Cordner. “Mereka juga bisa terlibat dalam penyiksaan dan lebih dari itu. Itu sejumlah hal-hal yang pernah dilakukan sebagian dokter.” Investigasi kasus pembunuhan Jamal Khashoggy masih berlangsung hingga kini.  



Tersangka Pembunuh Jamal Khashoggi pernah Belajar di Australia | Bang Naga | on Minggu, 21 Oktober 2018 09:01 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Tersangka Pembunuh Jamal Khashoggi pernah Belajar di Australia
Description: Tersangka pembunuh Jamal Khashoggi, dokter Salah al-Tubaigy pernah belajar di Victorian Institute of Forensic Medicine di Melbourne, Australia.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1138348/tersangka-pembunuh-jamal-khashoggi-pernah-belajar-di-australia.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Karir


Lirik

  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku
  • Abiel Jatnika – Kapalang Nyaah
  • Michiel Eduard – Kau Telah Pergi (OST ROMPIS 2018)
  • Hary – Biarkan Ku Pergi
  • Anggun – Siapa Bilang Gak Bisa
  • Smash – Fenomena
  • Adipati – Lempar Batu Sembunyi Tangan
  • LaoNeis Band – Insya Allah
  • Michael Mario – Jangan Menolak

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
    © 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status

    Page loads : seconds