Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Deklarasi Amien Rais, Ketua PBNU Ingatkan Hoax Ratna Sarumpaet | Massa Syukuran di Rumah Prabowo Diminta Bertahan Meski Hujan | Pesta Kemenangan Prabowo Dianggap Cederai Aksi Bela Islam 212 | BPN: Klaim Kemenangan Prabowo Didasarkan 320 Ribu C1 Plano | Deklarasi Kemenangan Prabowo, Ekspresi Sandiaga, dan Manuver SBY | Jokowi dan Prabowo Saling Klaim Menang, Simak Perbedaannya | Di Jabar Jokowi Kalah Versi Hitung Cepat, Ini Alasan Ridwan Kamil | Rayakan Kemenangan, Eks 212: Prabowo-Sandi Hanya Perdalam Luka | Dampingi Prabowo, Ini Kata Pakar soal Ekspresi Lesu Sandiaga Uno | Eks 212 Bicara Bahayanya Aksi Nisfu Syaban 2019 untuk Prabowo | Real Count KPU: Jokowi 55,14 Persen, Prabowo 44,86 Persen | Berikut Makna Sujud Syukur Prabowo Menurut Busyro Muqoddas | Deklarasi Amien Rais, Ketua PBNU Ingatkan Hoax Ratna Sarumpaet | Massa Syukuran di Rumah Prabowo Diminta Bertahan Meski Hujan | Satu Lagi Panitia di TPS Kabupaten Bogor Meninggal | MUI Minta Kedua Capres Tahan Klaim Kemenangan | Hoax Pasca Coblosan Pemilu Melonjak, Beberapa Sedang Diselidiki | RNI Pasang Target Produksi Gula 320 Ribu Ton | Seorang Wanita Ditemukan Meninggal di Parkiran Hotel Sawah Besar | Pelanggaran Pemilu, Bawaslu Usut Caleg NasDem Kampanye di Gereja | Bawaslu Jaktim Temukan Tiga Pelanggaran Politik Uang, Apa Saja? | TKN Umumkan Secara Resmi Kemenangan Jokowi |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Kasus Jamal Khashoggi Picu Kenaikan Minyak Dunia | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Rabu, 17 Oktober 2018 15:10 WIB

Kasus Jamal Khashoggi Picu Kenaikan Minyak Dunia | Berita Tempo Hari Ini

Seorang demonstran memegang gambar Jamal Khashoggi saat protes di depan konsulat Arab Saudi di Istanbul [Osman Orsal / Reuters]

SUMUTkota.com, Jakarta - Harga minyak naik karena penurunan persediaan minyak mentah AS dan ketegangan geopolitik atas hilangnya jurnalis Arab Saudi, Jamal Khashoggi, yang memicu kekhawatiran pasokan.

Dilaporkan Reuters, 17 Oktober 2018, minyak mentah West Texas Intermediate AS CLc1 naik 25 sen, atau 0,4 persen, pada US$ 72,17 (Rp 1,095 juta) per barel pada pukul 06.48 Waktu AS, Rabu 17 Oktober, setelah naik 14 sen.

Baca: Jamal Khashoggi Hilang, Putra Mahkota Dituding Pemberi Perintah

Minyak mentah Brent LCOc1 naik 26 sen, atau 0,3 persen, di US$ 81,67 (Rp 1,239 juta) per barel, setelah 63 sen sesi sebelumnya. Patokan global, yang mencapai lebih dari dua minggu terendah akhir pekan lalu karena pasar ekuitas turun, diperdagangkan sekitar US$ 5 (Rp 75.911) di bawah level tertinggi selama empat tahun terakhir pada US$ 86,74 (Rp 1,316 juta) yang tercatat pada 3 Oktober.

OPEC Diminta Pertahankan Harga Minyak di Atas US$ 50

Persediaan minyak mentah AS turun 2,1 juta barel pekan lalu, dibandingkan dengan ekspektasi analis untuk pasokan 2,2 juta barel, menurut data American Petroleum Institute (API).

"Pasar bereaksi terhadap penurunan tak terduga karena persediaan cenderung naik pada sepanjang tahun ini," kata Tomomichi Akuta, ekonom senior di Mitsubishi UFJ Research and Consulting di Tokyo, menambahkan bahwa kecemasan tentang prospek ekonomi global membatasi perolehan.

Baca: Rekaman 11 Menit Ini Ungkap Jamal Khashoggi Disiksa dan Dibunuh

Stok bensin AS turun lebih besar dari perkiraan 3,4 juta barel, sementara stok bahan bakar distilat turun lebih kecil dari perkiraan 246.000 barel, data API menunjukkan.

Ancaman Amerika Serikat yang bertujuan untuk mengurangi ekspor minyak Iran ke nol adalah gertakan politik, kata kepala Perusahaan Minyak Nasional Iran yang dikelola negara.

18-Ekbis-OPEC

Sanksi AS terhadap ekspor minyak Iran akan dimulai pada 4 November, sementara Iran telah menuduh Arab Saudi dan Rusia melanggar perjanjian yang dipimpin OPEC mengenai pengurangan produksi dengan memproduksi lebih banyak minyak mentah.

Kenaikan harga minyak juga dipengaruhi oleh kasus Jamal Khashoggi, meskipun Presiden AS Donald Trump memihak pada Arab Saudi terkait jurnalis Jamal Khashoggi, bahkan ketika anggota parlemen AS menekan Arab Saudi.

Baca: Arab Saudi Gelar Forum Investasi, Pebisnis Dunia Batal Datang

Arab Saudi telah menyatakan komitmen untuk melakukan penyelidikan lengkap terhadap penghilangan, kata Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo sebelum meninggalkan Arab Saudi menuju Turki.

Sementara Jim Ritterbusch, presiden Ritterbusch and Associates, mengatakan Arab Saudi dapat memotong sebanyak 500.000 barel per hari produksi minyak mentah, sebagai peringatan jika AS jika memberlakukan sanksi apapun terkait kasus Jamal Khashoggi.



Kasus Jamal Khashoggi Picu Kenaikan Minyak Dunia | Bang Naga | on Rabu, 17 Oktober 2018 15:10 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Kasus Jamal Khashoggi Picu Kenaikan Minyak Dunia
Description: Harga minyak naik karena penurunan persediaan minyak mentah AS dan ketegangan geopolitik atas hilangnya jurnalis Arab Saudi, Jamal Khashoggi.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1137250/kasus-jamal-khashoggi-picu-kenaikan-minyak-dunia.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Karir


Lirik

  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku
  • Abiel Jatnika – Kapalang Nyaah
  • Michiel Eduard – Kau Telah Pergi (OST ROMPIS 2018)
  • Hary – Biarkan Ku Pergi
  • Anggun – Siapa Bilang Gak Bisa
  • Smash – Fenomena
  • Adipati – Lempar Batu Sembunyi Tangan
  • LaoNeis Band – Insya Allah
  • Michael Mario – Jangan Menolak

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
    © 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status

    Page loads : seconds