Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
QC Lembaga Survei, Siapa Paling Mendekati Hasil Real Count KPU? | Mengingat Seruan Bung Karno Soal Persatuan di Alam Demokrasi | Mudik 2019, Area Istirahat Jadi Titik Kritis Macet di Tol Cipali | Diboikot Amerika, Ini Pernyataan Resmi Huawei | Mencoba Pecahkan Pintu Kaca, Penumpang Kereta di Cina Ditahan | Mudik 2019: Pengelola Tol Cipali Perbanyak Gardu | AP II Sediakan 20 Skuter Listrik untuk Disewa di Soekarno - Hatta | Ini 5 Smartphone Huawei yang Populer di Indonesia | Eks Komisioner KPU: Kubu Prabowo Sulit Buktikan Pemilu Curang | Jadi Menu Buka Puasa, Simak Kebaikan dalam Segelas Air Kelapa | Liga Italia: Antonio Conte Latih Inter Milan, Gantikan Spalletti | Antar CLS Knights Juara, Brian Rowsom Calon Pelatih Timnas Basket | Promosi Sail Nias 2019 Dilakukan Melalui Kesenian Saban Pekan | Prediksi Persebaya Surabaya Vs Kalteng Putra di Liga 1 Selasa Ini | BPN Prabowo Minta Penangguhan Penahanan terhadap Eggi dan Lieus | Brian Rowsom Jadi Kunci Sukses CLS Knights Juarai Basket ABL | Yamaha Siapkan 46 Bengkel dan 4 Pos Mudik 2019, Cek Lokasinya | Dituding Tembakkan Rudal Balistik ke Mekah, Houthi Angkat Bicara | Top Skor Liga 1 Pekan Pertama: 3 Pemain Asing di Puncak | Persebaya Surabaya Waspadai 2 Pemain Kalteng Putra Ini | Sulit Dikenali, Intip Gejala Autisme yang Sering Muncul pada Bayi | Hasil Piala Sudirman 2019: Inggris Kalahkan Denmark 3-2 | BPN Prabowo-Sandiaga Tolak Penetapan Hasil Rekapitulasi KPU | Hasil Lengkap Liga 1 Pekan Pertama dan Klasemen | Makna Religius Nama Anak Keempat Kim Kardashian | Pengusaha Bus Tawarkan Solusi Terkait Sistem Satu Arah Mudik 2019 | Hasil Liga 1: PSM Makassar Vs Semen Padang 1-0 | Sambut Kalteng Putra, Persebaya Bisa Diperkuat Pemain Pilarnya | Comot Foto Orang Tanpa Izin, Ayu Ting Ting Sebut Salah Manajemen | KPU Tetapkan Hasil Rekapitulasi Pileg, PDIP Raup Suara Terbesar | Addie MS Ajak Masyarakat 'Move On' dari Drama Pilpres | Eksklusif, Tempo Menjajal Kendaraan Tempur Komodo Buatan Pindad | Jadwal Liga 1 Hari Ini, Ada Persebaya dan Bali United | Anies Baswedan Dipastikan Berada di Jakarta Pada 22 Mei | Gizi Buruk Mengancam Anak Perkotaan, Apa Penyebabnya? | Fakta Final Liga Champions Tottenham Hotspur vs Liverpool | Waspadai Awal Lelah Mudik 2019 di Rest Area KM 39 Cikampek | Polisi: Lieus Sungkharisma Sempat Melawan saat Ditangkap | KPU Menetapkan Jokowi-Ma'ruf Unggul 55,50 Persen | Rekapitulasi Selesai, Jokowi - Ma'ruf Amin Unggul di 21 Propinsi | KPU Tetapkan Hasil Rekapitulasi Penghitungan Suara | KPU Siap Sampaikan Rekapitulasi Nasional Secara Lengkap | Polisi Siagakan Kendaraan Perintis di Depan Gedung KPU | Di Papua, Jokowi Unggul 2,7 Juta Suara dari Prabowo Subianto | Seluruh Sekolah di Kota Surabaya Diliburkan Pada 22 Mei | Rekapitulasi Suara, PDIP Unggul di Provinsi Maluku | Yusuf Mansur Didoakan Cepat Mati, Ini Reaksinya | Menjelang Aksi 22 Mei, Anies Bertolak ke Jepang | 106 Purnawirawan TNI - Polisi Pro Prabowo Sampaikan Sikap Pemilu | Diduga Ikut Prabowo, Direktur Marketing Pertamina Dinonaktifkan | Akhirnya Harga Tiket Pesawat Turun, Lion Air Sampai 25 Persen | Pertamina Selidiki Pejabatnya yang Diduga Ikut Prabowo ke Brunei | Hendropriyono: Massa Aksi 22 Mei Sebagian Bekas HTI dan FPI | Sultan Hamengku Buwono X Pertanyakan Alasan Aksi 22 Mei | Tanggapi Aksi 22 Mei, Cendekiawan Muslim: Ulama Jangan Partisan | Berikut Pihak-pihak yang Menentang Aksi Ifthor Akbar 212 | QC Lembaga Survei, Siapa Paling Mendekati Hasil Real Count KPU? | Mengingat Seruan Bung Karno Soal Persatuan di Alam Demokrasi | Mudik 2019, Area Istirahat Jadi Titik Kritis Macet di Tol Cipali | Diboikot Amerika, Ini Pernyataan Resmi Huawei | Mencoba Pecahkan Pintu Kaca, Penumpang Kereta di Cina Ditahan | Mudik 2019: Pengelola Tol Cipali Perbanyak Gardu | AP II Sediakan 20 Skuter Listrik untuk Disewa di Soekarno - Hatta | Dumai Seaport Installs Thermal Scanner to Check for Monkeypox | Ini 5 Smartphone Huawei yang Populer di Indonesia | Eks Komisioner KPU: Kubu Prabowo Sulit Buktikan Pemilu Curang |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Bupati Bekasi dan Meikarta Dinilai Kuwalat, Kini Menuai Badai | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Selasa, 16 Oktober 2018 12:05 WIB

Bupati Bekasi dan Meikarta Dinilai Kuwalat, Kini Menuai Badai | Berita Tempo Hari Ini

Aher Minta Bupati Bekasi Fokus pada Pembangunan SDM

SUMUTkota.com, Bekasi - Budayawan Bekasi, Komarudin Ibnu Mikam mengatakan ditangkapnya Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin berserta beberapa anak buahnya oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam perkara suap perizinan Meikarta harus menjadi intropeksi diri.

Baca juga: Jadi Tersangka Suap Meikarta, Begini Penampakan Rumah Bupati Bekasi

"Siapa yang menebar angin, dia akan menuai badai. Kualat itu bisa terjadi, apabila alam diintimidasi, dilecehkan," kata Komar saat dihubungi Tempo, Selasa, 16 Oktober 2018.

Komar beserta kelompoknya pernah menolak keras dengan kehadiran Meikarta di Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi. Sebetulnya, kata dia, tak hanya kehadiran Meikarta, namun sejumlah kawasan permukiman di Bekasi baik kota maupun kabupaten yang dinilai cukup ekslusif bagi penghuninya.

"Karena saya melihat pembangunan ini bertentangan dengan kebudayaan Bekasi, pola pembangunannya tak mengindahkan ekologi setempat," ujar dia.

Ia mengatakan, identitas Bekasi yang dulunya merupakan kawasan lumbung padi kini tak lagi menghasilkan padi yang melimpah. Sebab, saat ini lahan pertanian tak mendapatkan pasokan air yang cukup.

"Air dari wilayah selatan untuk pertanian tak sampai ke utara karena dipenggal perumahan di tengah," ujar dia.

Belum lagi, kata dia, keberadaan Meikarta secara populasi kependudukan, bakal menghadirkan para pendatang baru yang tak diikuti aturan secara tegas. "Mereka membuat perumahan klaster orang tertentu, ditembok, dipagar. Kawasan ini akan antara pendatang dan tempatan, sehingga tak terjadi integrasi secara sosial," ujar dia.

Simak juga: 10 Pejabat Bekasi Kena OTT KPK, Ridwan Kamil Ikut Berkomentar

Dengan fasilitas yang dinilai lebih hebat, kehadiran itu akan menjadi skat antara kawasan asli dengan yang baru. "Meikarta menjadi bagian dari ini, apalagi Meikarta dibangun dengan alasan kebutuhan perumahan 2 juta di wilayah Jabodetabek," kata dia.

Semestinya, kebutuhan itu ditanggung bersama bukan dibangun di Kabupaten Bekasi. "Ini akan menjadi bencana populasi, secara budaya mengalami depresi, alami gegar budaya, apalagi kemudian nama-nama perumahan itu tidak menyesuaikan kearifan lokal setempat," kata Komar menceritakan soal proyek Meikarta dan Bupati Bekasi.



Bupati Bekasi dan Meikarta Dinilai Kuwalat, Kini Menuai Badai | Bang Naga | on Selasa, 16 Oktober 2018 12:05 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Bupati Bekasi dan Meikarta Dinilai Kuwalat, Kini Menuai Badai
Description: Bupati Bekasi ditangkap KPK dalam kasus suap Meikarta, budayawan Bekasi pernah menolak proyek raksasa itu.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1136805/bupati-bekasi-dan-meikarta-dinilai-kuwalat-kini-menuai-badai.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Karir


Lirik

  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku
  • Abiel Jatnika – Kapalang Nyaah
  • Michiel Eduard – Kau Telah Pergi (OST ROMPIS 2018)
  • Hary – Biarkan Ku Pergi
  • Anggun – Siapa Bilang Gak Bisa
  • Smash – Fenomena
  • Adipati – Lempar Batu Sembunyi Tangan
  • LaoNeis Band – Insya Allah
  • Michael Mario – Jangan Menolak

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
    © 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status

    Page loads : seconds