Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Inilah Yamaha RX King yang Paling Diburu Kolektor, Harga Meroket | Jokowi Disebut Serang Personal Prabowo, Bawaslu: Tak Ada Aturan | Ridwan Kamil Tanggapi Sentilan Prabowo Soal Bandara Kertajati | Ma'ruf Amin Tak Akan Tiru Gaya Jokowi dalam Debat | Hasil Piala AFF U-22: Indonesia Seri, Kamboja Tekuk Malaysia | Prabowo Wacanakan Pecah KLHK, Begini Kata Walhi | Impor Beras Naik 2,5 Kali Lipat, Jokowi Justru Bilang Turun | Yamaha Indonesia Menarik Skuter Bongsor TMAX, Ini Penyebabnya | Kubu Jokowi Pertanyakan Kapan dan Bagaimana Prabowo Peroleh Lahan | Di Apartemen Lavande, Anies Tantang Pengembang: Mau Kuat-kuatan? | Usai Debat Capres, Prabowo Menghadiri Pertemuan Ulama di Surabaya | Penyebab Bogor Street Festival Cap Go Meh Masuk Agenda Nasional | Video Bagi-bagi Uang Dibantah Kampanye Tapi Akui Dukung Jokowi | Buntut Debat Capres, Situs Cek Fakta Diretas ke Video Hantu | Setelah di Cisauk, Tangerang Siapkan TOD di Stasiun KRL Tigaraksa | Spanish Super Cup Set to Move Abroad in New Format | Kebakaran Hutan dan Lahan Melanda, Riau Tetapkan Status Siaga | Hadir Kembali, Big Bad Wolf Jakarta 2019 Boyong 5,5 Juta Buku | Moeldoko Sebut Pemisahan KLHK Tergantung Evaluasi Hasil Kinerja | Cap Go Meh, Anies: Jakarta Punya Sejarah Warga yang Lintas Suku |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Gandum Memang Sehat, Tapi Bisa Berdampak Buruk buat Kesehatan | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Kamis, 11 Oktober 2018 17:50 WIB

Gandum Memang Sehat, Tapi Bisa Berdampak Buruk buat Kesehatan | Berita Tempo Hari Ini

Ilustrasi roti gandum. 30andfit.com

SUMUTkota.com, Jakarta - Tepung terigu dari gandum utuh dianggap sehat dan merupakan sumber serat, biasanya digunakan untuk menyiapkan produk makanan yang dipanggang seperti roti. Tepung terigu mengandung berbagai nutrisi yang sangat bagus untuk kesehatan, tetapi juga mengandung gluten yang dapat menjadi masalah utama bagi orang yang tidak toleran gluten.

Nilai gizi dari 100 gram tepung terigu yang terbuat dari gandum utuh adalah 340 kalori, 10,7 gram serat, 72 gram karbohidrat, 13,2 gram protein, 0,4 gram gula, 2,5 gram lemak, 0,07 gram asam lemak omega-3 dan 11 persen kadar air. Meskipun dianggap bahan makanan sehat, tepung terigu memiliki dampak buruk bagi tubuh yang mungkin belum Anda ketahui.

Artikel lain:
Segudang Alasan Gandum Baik untuk Kesehatan Tubuh
Roti Gandum Menyehatkan, Mitos atau Fakta?

Oleh karena itu, penting menakar konsumsi tepung terigu yang banyak digunakan untuk roti, kue, dan makanan lain. Berikut lima cara tepung terigu berefek buruk pada kesehatan, seperti dikutip dari Boldsky.com.

1. Memicu kadar gula darah
Produk yang dibuat menggunakan biji-bijian olahan, seperti roti putih, memicu kadar gula darah karena dicerna dengan cepat, yang menyebabkan melonjaknya kadar gula darah. Ketika mengkonsumsi produk biji-bijian, gandum utuh terdiri dari serat. Semakin banyak serat, semakin lambat kadar gula darah dipicu. Tetapi, ketika biji-bijian direduksi menjadi partikel yang lebih halus maka cenderung dicerna dengan cepat dan mengakibatkan naiknya kadar gula darah. Kadar gula darah yang tinggi dapat menyebabkan berbagai penyakit, seperti diabetes, obesitas, penyakit kardiovaskular.

2. Menyebabkan alergi terkait gluten
Gluten adalah bentuk protein yang ditemukan dalam berbagai biji-bijian, termasuk gandum. Protein ini memberikan elastisitas pada adonan gandum. Banyak orang menderita intoleransi gluten. Konsumsi gluten dengan cara apa pun mengarah ke masalah terkait pencernaan seperti diare, gas, atau sakit perut.

Beberapa orang yang menderita penyakit otoimun, seperti penyakit celiac, juga kesulitan dalam mencerna makanan karena usus kecil menjadi lebih sensitif terhadap gluten. Orang dengan intoleransi gluten atau penyakit celiac harus berkonsultasi dengan dokter untuk beralih ke pengganti yang lebih aman.

3. Mengurangi penyerapan mineral oleh tubuh
Biji mengandung zat yang disebut asam fitat, yang memiliki kemampuan untuk menyerap mineral penting oleh tubuh. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan Desember 2002 dalam jurnal American Family Physician, serat gandum dapat memicu defisiensi vitamin D dengan membakar vitamin D yang disimpan oleh tubuh.

Gandum utuh mengandung lebih banyak asam fitat dibandingkan dengan gandum olahan. dan membuat tubuh kurang menyerap beberapa mineral, seperti kalsium, zat besi, seng, dan magnesium.

Baca juga:
Alasan Roti Gandum Lebih Sehat daripada Roti Putih
Bingung Mau Makan Roti Putih atau Gandum, Cek Dulu Penjelasan Ini

4. Memicu risiko penyakit jantung
Ada berbagai jenis kolesterol jahat (LDL), tergantung pada ukuran molekulnya. Jenis-jenis ini dapat didefinisikan sebagai pola A dan pola B. Mereka yang memiliki tingkat tinggi pola B kolesterol, juga dikenal sebagai partikel LDL padat, berada pada risiko lebih besar terkena penyakit jantung dibandingkan dengan pola A.

Sesuai penelitian yang diterbitkan di NCBI (Pusat Informasi Bioteknologi Nasional) pada Agustus 2002, penelitian selama 12 minggu dilakukan yang melibatkan 36 pria obesitas yang termasuk dalam kelompok usia 50 hingga 75 tahun, yang dibagi menjadi dua kelompok.

Salah satu kelompok diberi oat sementara kelompok lainnya diberi tepung terigu dari gandum utuh. Faktor risiko yang terkait dengan penyakit jantung diskalakan dan ditemukan bahwa kelompok yang mengonsumsi oat mengalami penurunan LDL total, LDL padat kecil, bersama dengan jumlah partikel LDL. Sedangkan, kelompok yang mengonsumsi tepung terigu mengalami lonjakan LDL 8 persen, peningkatan serta pemicu 14,2 persen dalam jumlah partikel LDL.

5. Penyakit otak
Penelitian telah mengungkapkan bahwa ada hubungan antara konsumsi gandum dan penyakit otak. Penyakit otak ini disebabkan karena asupan gluten.

-Ataksia gluten
Serebelum adalah bagian dari otak yang ada di belakang tengkorak pada vertebrata. Bagian otak ini menjalankan fungsi mengatur dan mengordinasikan aktivitas otot.

Ataksia serebelar adalah penyakit di mana lesi yang disebabkan oleh serebelum dapat menyebabkan gangguan motorik. Ataksia gluten merupakan bentuk lain dari penyakit yang mungkin disebabkan dan diperburuk oleh asupan gluten, bahkan mengarah ke serangan otoimun pada otak kecil.

-Skizofrenia
Skizofrenia gangguan mental berat dan kronis juga dikaitkan dengan sensitivitas gluten dan penyakit celiac. Antibodi terhadap gluten juga telah ditemukan aliran darah sebagian besar penderita skizofrenia.

Sebuah studi uji coba terkontrol yang diterbitkan pada 1 Januari 1988 dalam Journal of Psychoses and Related Disorders bahkan mengungkapkan bahwa ada beberapa perbaikan yang diamati pada kondisi beberapa penderita skizofrenia yang mengikuti diet bebas gluten.

-Autisme dan epilepsi
Sensitivitas gluten serta penyakit celiac, juga kemungkinan terkait dengan epilepsi dan autisme.



Gandum Memang Sehat, Tapi Bisa Berdampak Buruk buat Kesehatan | Bang Naga | on Kamis, 11 Oktober 2018 17:50 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Gandum Memang Sehat, Tapi Bisa Berdampak Buruk buat Kesehatan
Description: Meskipun dianggap bahan makanan sehat,gandum memiliki dampak buruk bagi tubuh.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1135343/gandum-memang-sehat-tapi-bisa-berdampak-buruk-buat-kesehatan.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Latest News

» Ronaldo Sudah 22 Kali Bobol Gawang Atletico Madrid
» Pembunuh Wanita dalam Kardus Divonis 14 Tahun
» Gim Jadi Strategi Promosi E-Commerce Tarik Pelanggan Baru
» Kembali Diperiksa, CEO PT LIB Dicecar 21 Pertanyaan
» PKS: Politisasi Agama? Agamis Tapi untuk Kepentingan Politik
» 200 Keluarga Terjebak di Kawasan ISIS di Suriah
» Gugat Prabowo, 'Harjo' Ingin Bongkar Hoaks Selang Cuci Darah

Karir

Android APK


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI CNN Zodiak
© 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

Page loads : seconds