Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2018
Sepeda Nusantara Kemenpora Digelar Bersama di Empat Kota | Jadi Pelatih Timnas Senior, Bima Sakti Merasa Dapat Tantangan | Cerita Fachrul Razi dan Surat Pemberhentian Prabowo yang Bocor | Tersangka Pembunuh Jamal Khashoggi pernah Belajar di Australia | DKI Tak Kucurkan Hibah, Wali Kota Bekasi Ancam Tutup Bantargebang | Prabowo - Sandiaga Uno Akan Sampaikan Sikap Soal Meikarta | Penumpang Pesawat Dikeluarkan karena Komplain Bayi Menangis | Jumlah Korban Tewas Terkini Gempa dan Tsunami Palu 2.113 Orang | Hari Santri Nasional, Cucu Jokowi Jan Ethes Jadi Trending Topic | Kisruh Dana Hibah, Wali Kota Bekasi Siap Tolak Undangan Anies | Caleg PAN Tak Dukung Prabowo, Sandiaga: Caleg Partai Lain Dukung | Polisi Usut Balita Ditemukan Tewas di Mobil di Parkiran Apartemen | Sepeda Nusantara Kemenpora Digelar Bersama di Empat Kota | Jadi Pelatih Timnas Senior, Bima Sakti Merasa Dapat Tantangan | Bupati Bekasi Akan Kooperatif dalam Kasus Meikarta | Libas Ganda Jepang, Marcus / Kevin Juarai Denmark Open 2018 | Jokowi kepada Santri: NKRI Adalah Rumah Sendiri | Dikalahkan Qatar 6-5, Indra Sjafri: Timnas U-19 Kehilangan Fokus | Sandiaga Pertanyakan Pencairan Dana Kelurahan Menjelang Pemilu | Piala AFC: Timnas U-19 Ditekuk Qatar 5-6, Ini Kata Indra Sjafri | Kurs Rupiah Diperkirakan Bergerak Rp 15.175 - 15.196 Pekan Depan | Piafa AFC U-19: Drama 11 Gol, Timnas U-19 Ditekuk Qatar 5-6 |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Gempa Situbondo Jadi Kasus Baru, Sumbernya Belum Terpetakan | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Kamis, 11 Oktober 2018 17:03 WIB

Gempa Situbondo Jadi Kasus Baru, Sumbernya Belum Terpetakan | Berita Tempo Hari Ini

Ilustrasi gempa. geo.tv

DOWNLOAD APP sumutkota.com

SUMUTkota.com, Bandung - Sumber gempa Situbondo belum masuk dalam peta sumber dan bahaya gempa keluaran 2017. Berdasarkan karakteristik parameter sesar, mekanisme gempanya menunjukkan adanya kemiripan dengan pola sumber gempa yang ada di jalur Sesar Naik Flores.

Baca juga: Gempa M 6,3 Guncang Situbondo, Daerah Ini Juga Terdampak

"Tampaknya memang Sesar Naik Flores sampai di situ, tapi ini baru indikasi," kata Kepala Bidang Informasi Gempabumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG Daryono, Kamis, 11 Oktober 2018.

Indikasi itu berdasarkan dari kemiringan sesar, kedalamannya, mekanisme gempa, dan sesar yang menjurus arah barat laut-tenggara. "Itu merupakan karakteristik gempa-gempa Sesar Naik Flores," katanya.

Baca juga: BNPB: Gempa Situbondo Menewaskan 3 Orang di Sumenep

Selain itu, menurut Daryono, episenter Gempa Situbondo berada di pinggir cekungan perairan Bali bagian barat. "Sesuai unsur tektonik ada peluang gempa di situ ada kaitan dengan jalur Sesar Naik Flores."

Gempa Situbondo menjadi menarik jika dikaitkan dengan Sesar Naik Flores. Karena sebelumnya menurut Daryono, sesar itu telah dipetakan dengan baik dari utara Flores sampai Lombok.

Bentuk sesar itu berupa rekahan atau bagian yang turun. Konturnya kontras seperti palung. Kondisi itu, kata Daryono, telah dipetakan pada 1981 oleh ekspedisi kapal riset Thomas Washington. Ketuanya Eli Silver dari University of California Santa Cruz.

Baca juga: BMKG Sebut Gempa Situbondo Berjenis Dangkal

Adapun di perairan utara Bali, bentuk konturnya semacam cekungan yang menunjukkan adanya rekahan di permukaan laut. "Pemetaan itu hanya sampai di utara Bali," kata Daryono.

Adapun dari Bali utara ke barat, bentuknya bukan rekahan melainkan lipatan. Bisa diduga kata Daryono, Sesar Naik Flores dari Bali ke barat kekuatan gempanya sudah melemah. "Bentuknya hanya lipatan atau folding ini menjadi pertanda bahwa Sesar Naik Flores itu dari Lombok ke barat mulai melemah kekuatannya, fakta gempanya ada," ujar Daryono.

Gempa Kamis dinihari itu menjadi benang merah indikasi Sesar Naik Flores sampai ke wilayah Jawa Timur. Dalam analisis sebuah aktivitas tektonik, kata Daryono, kesamaan pola menjadi dasar penting untuk menilai sumber gempa. "Kalau itu benar maka jalur Sesar Naik Flores berbelok ke barat laut," ujarnya.

Gempa Situbondo berkekuatan magnitudo 6,3 mengguncang beberapa wilayah Jawa Timur dan Bali, Kamis, 11 Oktober 2018, pukul 01.57 WIB. BMKG mencatat titik koordinat pusat gempa (episenter) berada di 7,47 LS dan 114,43 BT, atau tepatnya di laut dan berjarak 55 kilometer arah timur laut dari Kota dan kabupaten Situbondo, Jawa Timur, dengan kedalaman 12 kilometer. Sebanyak tiga orang dilaporkan tewas akibat keruntuhan hunian, beberapa rumah rusak namun gempa tidak sampai membangkitkan tsunami.

Baca juga: Gempa Situbondo 6,4 M Dirasakan Sebagian Wilayah di Jawa Timur

Simak kabar terbaru seputar gempa Situbondo hanya di kanal Tekno Tempo.co.



Gempa Situbondo Jadi Kasus Baru, Sumbernya Belum Terpetakan | Bang Naga | on Kamis, 11 Oktober 2018 17:03 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Gempa Situbondo Jadi Kasus Baru, Sumbernya Belum Terpetakan
Description: Sumber gempa Situbondo belum masuk dalam peta sumber dan bahaya gempa keluaran 2017.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1135324/gempa-situbondo-jadi-kasus-baru-sumbernya-belum-terpetakan.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Latest News

» Mayoritas Pengusaha HIPMI dan KADIN Diklaim Dukung Jokowi
» FOTO: Masalah Air dan Penambangan Litium di Chile
» Kalahkan Timnas Indonesia U-19, Qatar Klaim sebagai Tim Kuat
» Pesan Jokowi ke Santri: Silakan Beda Pilihan, Saring Hoaks
» Satpol PP DKI Duga Diskotek Old City Biarkan Narkoba Beredar
» Trump Tuding Saudi Berbohong Soal Khashoggi
» Gagal Perpanjang Kontrak, Luis Milla Ucapkan Salam Perpisahan

Karir

Android APK


KESEHATAN

Selengkapnya >>

Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI CNN Zodiak
© 2017 - 2018 sumutkota.com | Pers | V.DB: | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

Page loads : seconds