Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Penumpang Terbangun di Pesawat Air Canada, Kabin sudah Kosong | Kemendagri Evaluasi Berkas Permohonan Perpanjangan Izin FPI | Ahok Pertanyakan IMB Pulau Reklamasi, PSI Malah Puji Anies | Massa PA 212 Berduyun Datangi Mahkamah Konstitusi, Tuntutannya? | Kamera Tersembunyi Ditemukan di Toilet Syuting Film James Bond | Sidang MK, Bambang: Pemohon Tak Mungkin Buktikan Kecurangan | Video: Petarung UFC Asal Suriname KO Lawan dalam Waktu 9 Detik | Salat Deddy Corbuzier Dikritik, Gus Miftah Sindir Islam dari Orok | Tambah Pasukan untuk Jaga MK, Polri: Hasil Analisa Intelijen | Rini Soemarno Masuk Daftar Orang Tak Boleh Jenguk Sofyan Basir | Keluar dari Rutan Polda, Eggi Sudjana Ucapkan Terimakasih | Kisruh Lahan Runway 3 Bandara Soekarno-Hatta, Ini Ancaman Warga | Silence is golden for a Tanzanian mine | AirAsia: Selama Ini Harga Tiket Pesawat Kami Paling Terjangkau | Polri Keluarkan Nama Perwiranya untuk Daftar ke Pansel KPK Juli | Mines' dirty secrets echo on three continents | Sering Menyimpan atau Meremas Struk Belanja? Awas Risiko Kanker | Pelaku Pembunuhan Gadis di Tangerang Ternyata Sang Tunangan | Cat Rambut Sebabkan Iko Uwais Sempat Masuk Rumah Sakit, Kok Bisa? | Ma'ruf Amin Hadir Halal Bihalal, PBNU: Insya Allah Wapres Kita |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Asian Para Games: Ni Nengah Dapat Perunggu, Sriyanti Raih Perak | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Kamis, 11 Oktober 2018 16:35 WIB

Asian Para Games: Ni Nengah Dapat Perunggu, Sriyanti Raih Perak | Berita Tempo Hari Ini

Sriyanti (kiri) dan Ni Nengah Widiasih (kanan) mereka masing-masing meraih medali perak cabang olah raga angkat berat katergori puteri di atas 86 kilogram dan perunggu kategori 86 kilogram Asian Para Games 2018 di Balai Sudirman, Tebet, Jakarta Selatan, Kamis, 11 Oktober 2018. TEMPO/KHORY

SUMUTkota.com, Jakarta - Indonesia menambah dua medali Asian Para Games 2018 dari cabang angkat berat, yakni perak dari kelas 86 kilogram putri dan perunggu dari kelas 86 kilogram putri. Masing-masing medali tersebut direbut oleh Sriyanti dan Ni Nengah Widiasih.

Sriyanti berhasil mengangkat berat hingga 118 kilogram, sementara atlet Korea juga berhasil mengangkat beban yang sama. Namua Sri kalah berat di badan. Sementara di tempat ketiga, perunggu, diraih oleh atlet Filipina Adelibe Ancheta dengan mengangkat beban 107 kilogram.

"Perasaannya senang dan ada sedihnya karena nggak bisa dapat emas saya cuma kalah berat bada saja," ujar Sriyanti setelah pengalungan medali di Balai Sudirman, Tebet, Jakarta Selatan, Kamis, 11 Oktober 2018.  

Sri melanjutkan,  "Sebenarnya untuk emas peluangnya ada dan sangat besar. Tadi tuh ada salah teknis, jadi saya angkatan yang ketiga itu buru-buru dan grogi, sebenarnya bisa dan sudah saya kuasai karena saya buru-buru saja."

Sri menceritakan awal mula dirinya aktif menjadi atlet angkat berat. Pertama kali ditawari temannya bernama Harti yang juga seorang atlet disabilitas dari cabang olah raga atletik. "Kamu mau ikut powerlifting enggak," ujar Sri mengikuti nada temannya. "Kemudian aku bilang mau, terus ya sudah aku diminta untuk latihan setian hari, nge-gim. Eeh terus ada Kejurnas waktu itu daftar dan ikut, dapat emas. Terus latihan-latihan lagi ikut Peparnas dapat emas lagi, dan di ASEAN Para Games di Malaysia tahun lalu dapat perak," lanjut Sri, yang mengaku pemalu itu.

Ditempat yang sama Ni Nengah juga mengungkapkan kebahagiaan setelah mendapatkan medali perunggu.  "Awal ke sini saya enggak punya harapan lagi, setelah saya tanding puji syukur saya mendapatkan medali perunggu. Dari awal saya ditargetkan mendapat medali, tapi saya lihat lawan-lawannya akhirnya saya pasrah dan dapat ini," kata Ni Nengah sembari menunjukkan medalinya.

Ni Nengah mengangkat beban 95 kilogram kalah dari atlet Korea Youngsun Lee yang mengangkat beban 107 kilogram. Adapun emas diraih atlet asal Cina Feifei Zheng yang berhasil mengangkat beban 135 kilogram, sekaligus jadi rekor baru Asian Para Games.

Bagi Ni Nengah, Asian Para Games tahun ini merupakan pertandingannya yang keempat selama menjadi atlet angkat berat. Dia mulai menggeluti olah raga itu sejak tahun 2008, tapi mengikuti pertandingan empat tahun lalu di Asian Para Games di Korea.

"Saya dapat perunggu dulu di cara yang sama, Asian Para Games, PON Kalimantan Timur saya ikut dan dapat perunggu di sana, dapat emas di Riau dan PON 2016 emas juga di bandung," kata Ni Nengah.



Asian Para Games: Ni Nengah Dapat Perunggu, Sriyanti Raih Perak | Bang Naga | on Kamis, 11 Oktober 2018 16:35 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Asian Para Games: Ni Nengah Dapat Perunggu, Sriyanti Raih Perak
Description: Indonesia menambah medali perak dan perunggu Asian Para Games 2018 dari cabang angkat berat melalui Sriyanti dan Ni Nengah Widiasih.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1135307/asian-para-games-ni-nengah-dapat-perunggu-sriyanti-raih-perak.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

» Ma'ruf Amin Beri 'Sinyal' Hanif Kembali Jadi Menaker
» Torres Ingin Main dengan Gerrard Meski Satu Menit
» Ahmad Dhani Pastikan Memori Banding Selesai Pekan Ini
» Kemenag Minta Tambahan Anggaran Jadi Rp71,3 Triliun pada 2020
» BW Akui Persidangan Cepat MK Buat Sulit Pembuktian Kecurangan
» De Ligt Datang, Juventus Otomatis Juara
» BPN Klaim Ada Saksi Prabowo di Sidang MK yang Ketakutan

Karir


Lirik

  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku
  • Abiel Jatnika – Kapalang Nyaah
  • Michiel Eduard – Kau Telah Pergi (OST ROMPIS 2018)
  • Hary – Biarkan Ku Pergi
  • Anggun – Siapa Bilang Gak Bisa
  • Smash – Fenomena
  • Adipati – Lempar Batu Sembunyi Tangan
  • LaoNeis Band – Insya Allah
  • Michael Mario – Jangan Menolak

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
    © 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status

    Page loads : seconds