Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Lokasi Tenggelam 2 Anak Disebut Bukan di Kawasan Wisata Ancol | Kenali Teknologi Terkini pada Kereta Cepat Jakarta-Bandung | Pengemudi BMW yang Viral Dapat Senjata Legal dari Importir | Kominfo: Tak Ada Hoaks Baru di Masa Sidang Gugatan Pilpres di MK | Kesehatan Menurun, Pemeriksaan Sofyan Jacob Dihentikan Sementara | Ditetapkan Tersangka, Pengemudi BMW Penodong Senjata Api | Dokumen Bukti Sengketa Pilpres Prabowo Tak Jadi Sampai 12 Truk | Instruksi Rizieq, PA 212 Gelar Demo Hingga Putusan MK | Mengintip Isi 3 Truk Alat Bukti Sengketa Pilpres Kubu Prabowo | Mobil Vietnam VinFast Hari Ini Diserahkan ke Konsumen | Jokowi Beri Bocoran Sosok Calon Menteri Kabinet Baru | Keluarga Simpatisan ISIS di Suriah Berharap Pulang ke Indonesia | Menguji Konsumsi BBM All New Nissan Livina di Jalur Mudik | Ketika Netizen Komentari Kaki Hitam dan Bekas Luka Marion Jola | AirAsia Promo 5 Juta Kursi, Tiket Jakarta-Singapura Rp 150 Ribu | Wiranto: Pemerintah akan Bikin Lapas Khusus di Pulau Terpencil | Lokasi Tenggelam 2 Anak Disebut Bukan di Kawasan Wisata Ancol | Kenali Teknologi Terkini pada Kereta Cepat Jakarta-Bandung | Pengemudi BMW yang Viral Dapat Senjata Legal dari Importir | Kominfo: Tak Ada Hoaks Baru di Masa Sidang Gugatan Pilpres di MK | Kesehatan Menurun, Pemeriksaan Sofyan Jacob Dihentikan Sementara | Ditetapkan Tersangka, Pengemudi BMW Penodong Senjata Api | Sri Mulyani Demands DPR to Discuss Plastic Tax | PLN Kirim Power Bank Raksasa untuk Pembangunan IKEA Jakarta | Gempa Magnitdo 5,3, Warga Agam Berhamburan Keluar Rumah | Election Trial; Police Apply Traffic Engineering as of Tonight |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Jack Ma: AS Akan Menderita Banyak Jika Perang Dingin dengan Cina | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Kamis, 11 Oktober 2018 17:05 WIB

Jack Ma: AS Akan Menderita Banyak Jika Perang Dingin dengan Cina | Berita Tempo Hari Ini

Bos Alibaba Group, Jack Ma, hadir sebagai bentuk dukungan terhadap Asian Games 2022, yang akan digelar di lokasi markas Alibaba Group di Hangzhou, Cina. REUTERS

SUMUTkota.com, Jakarta - Pendiri Alibaba, Jack Ma, memperingatkan bahwa Amerika Serikat akan menderita lebih banyak jika terus berupaya untuk meluncurkan Perang Dingin terhadap Cina dalam sektor ekonomi.

Dilansir dari Russia Today, 11 Oktober 2018, Saat konverensi pers di Kuala Lumpur, Jack Ma mengatakan dia yakin AS akan terpuruk dalam perselisihan antara kedua negara. Meskipun ada peringatan, Jack Ma mengatakan dia tetap positif dan mengatakan, "karena sebagai wirausahawan, jika Anda tidak optimis (Anda tidak harus) menjadi pengusaha".

Baca: Kekayaan Rp 594 Triliun Jadikan Jack Ma Terkaya di Cina

Pendiri Alibaba tersebut mengatakan kepada konferensi bahwa dia tidak memahami logika di balik tarif AS yang dikenakan pada Cina oleh pemerintahan Donald Trump, dan mengatakan bahwa AS telah mendapat manfaat dari hubungan perdagangannya dengan Cina, mengacu pada fakta bahwa pekerjaan outsourcing ke Cina telah menyebabkan Produk Domestik Bruto AS tumbuh.

Jack Ma dan Daniel Zhang (kanan), Chairman of the Board Alibaba Group yang baru. qz.com

Joe Tsai, wakil ketua eksekutif Alibaba, mengiyakan komentar Jack Ma, tetapi mengatakan lebih jauh bahwa perang dagang yang diprakarsai oleh pemerintahan Trump telah meningkat menjadi "Perang Dingin atau perang geopolitik yang dimulai oleh Amerika Serikat."

"Saya pikir apa yang dilakukan Amerika Serikat adalah reaksi terhadap ketakutan tak berdasar bahwa kebangkitan Cina, entah bagaimana, akan mengancam keamanan nasional dan kesejahteraan rakyat Amerika," kata Tsai.

Jack Ma (kiri) melemparkan bola dalam Upacara Penutupan Asian Games ke-18 tahun 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Ahad, 2 September 2018. Asian Games 2022 akan menjadi kali ketiga bagi Cina menjadi tuan rumah. INASGOC/Irwin Fedriansyah

"Ini benar-benar keliru bagi Amerika Serikat untuk melancarkan perang semacam itu dengan menargetkan Cina, berpikir bahwa mereka dapat memperlakukan Cina seperti cara mereka memperlakukan Rusia dengan mengisolasi ekonomi dan menimbulkan rasa sakit."

Baca: Jack Ma Batal Janjikan 1 Juta Lapangan Kerja di AS, Kenapa?

"Kami sangat bersatu sehingga rasa sakit akan dirasakan di seluruh dunia. Semua orang akan merasakan sakitnya," Tsai menambahkan.

Ini bukan pertama kalinya Jack Ma berbicara menentang kebijakan Trump atas Cina. Pada September, Jack Ma mengatakan bahwa dia tidak akan meneruskan rencana untuk menciptakan satu juta pekerjaan di Amerika Serikat karena hubungan dengan Cina saat ini tidak memungkinkan mewujudkan janjinya.



Jack Ma: AS Akan Menderita Banyak Jika Perang Dingin dengan Cina | Bang Naga | on Kamis, 11 Oktober 2018 17:05 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Jack Ma: AS Akan Menderita Banyak Jika Perang Dingin dengan Cina
Description: Jack Ma memperingatkan bahwa Amerika Serikat akan menderita lebih banyak jika terus berupaya untuk meluncurkan Perang Dingin dengan Cina
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1135304/jack-ma-as-akan-menderita-banyak-jika-perang-dingin-dengan-cina.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

» Urusan Tanah, Pensiunan Polisi dan Keluarganya Dianiaya
» Bom Bunuh Diri di Nigeria Merenggut 30 Nyawa
» Ikhwanul Muslimin Salahkan Mesir atas Kematian Mursi
» Sering Cedera, Neymar Masih Diminati Real Madrid
» Polisi Minta Toko Emas Pasang Terali demi Perlambat Perampok
» Mursi Meninggal, Sempat Pingsan di Sidang Kasus Spionase
» Maverick Vinales Tercepat di Sesi Tes MotoGP

Karir


Lirik

  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku
  • Abiel Jatnika – Kapalang Nyaah
  • Michiel Eduard – Kau Telah Pergi (OST ROMPIS 2018)
  • Hary – Biarkan Ku Pergi
  • Anggun – Siapa Bilang Gak Bisa
  • Smash – Fenomena
  • Adipati – Lempar Batu Sembunyi Tangan
  • LaoNeis Band – Insya Allah
  • Michael Mario – Jangan Menolak

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
    © 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status

    Page loads : seconds