Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2018
Atiqah Hasiholan Diperiksa, Polisi: Soal Foto Ratna Sarumpaet | Penuhi Panggilan Polda Jatim, Ahmad Dhani Minta Reimburse Ongkos | Sekelompok Ulama NU Deklarasikan Barisan Kiai Pendukung Prabowo | Sandiaga Uno Keluar Masuk Pasar, Pedagang: Sandi Hanya Nyinyir | Pembakaran Bendera Tauhid, Maarif Institute Minta Warga Bijak | Kata MUI, yang Dibakar di Garut Bukan Bendera HTI | Regu Pembunuh Jamal Khashoggi Bernama Pasukan Harimau | Jamal Khashoggi Tewas, Pelaku Telepon Kantor MBS Sebanyak 7 Kali | TKN: Penyerang Jokowi dengan Isu Agama Tak Punya Ilmu Agama | Liga Champions, Jose Mourinho: Juventus Bukan Hanya Ronaldo | Jamal Khashoggi Tewas, Sejumlah Kejanggalan Terungkap | Atiqah Hasiholan Diperiksa, Polisi: Soal Foto Ratna Sarumpaet | 4 Tahun Jokowi, Ini Kata Menkes Soal Kesehatan Ibu dan Anak | Menristekdikti Pangkas Persentase Daya Tampung SNMPTN | Beda Jauh Data Produksi Beras dari BPS dengan Kementan, Kok Bisa? | Komnas PA Sebut Polisi Terlalu Dini Soal Penyebab Balita Tewas | Besok Giliran Bawaslu Periksa Ratna Sarumpaet, Ini yang Disoal | Ada Konsumen Meikarta Tak Cemas dengan Kasus Dugaan Suap, Sebab.. | Atiqah Hasiholan Penuhi Panggilan Polisi untuk Saksi Kasus Ibunya | PSIS Semarang Tekuk Sriwijaya dan Klasemen Liga 1 |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Hidayat Nur Wahid Sebut Prabowo Seperti Dikepung di Pilpres 2019 | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Kamis, 11 Oktober 2018 15:45 WIB

Hidayat Nur Wahid Sebut Prabowo Seperti Dikepung di Pilpres 2019 | Berita Tempo Hari Ini

Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid saat Sosialisasi Empat Pilar di hadapan warga Srengseng Sawah, Jakarta Selatan, Sabtu, 8 September 2018. (dok MPR RI)

DOWNLOAD APP sumutkota.com

SUMUTkota.com, Jakarta - Wakil Ketua Dewan Penasihat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Koalisi Prabowo - Sandi, Hidayat Nur Wahid (HNW) mengakui Prabowo Subianto dikepung dalam kontestasi Pemilu Presiden atau Pilpres 2019. Ia memberi contoh bagaimana mungkin birokrasi seolah-olah diarahkan mendukung Joko Widodo.

Baca juga: Amien Rais Diperiksa, Hanafi Rais: Ada yang Ingin Prabowo Gagal

"Ini masalahnya dan menjadi bagian yang harus dikritisi, bagaimana mungkin birokrasi seolah-olah didorong secara ramai-ramai mendukung Jokowi," kata Hidayat di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis, 11 Oktober 2018.

Hal itu dikatakannya menanggapi pernyataan Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani yang menilai Prabowo dikepung berbagai elemen di Pilpres 2019, berbeda dibandingkan pilpres sebelumnya.

Hidayat juga mengakui pemberitaan beberapa media massa condong ke koalisi Jokowi - Ma'ruf karena para pemilik media-media tersebut berafiliasi ke koalisi tersebut.

Karena itu menurut Hidayat independensi pemberitaan media menjadi hal yang dipertaruhkan dalam Pilpres 2019.

"Lalu belum lagi terkait masalah para konglomerat, kalau dulu dalam konteks Pilkada DKI Jakarta ada istilah sembilan naga dan ini semacam itu juga terjadi," ujarnya.

Hidayat juga menilai Prabowo juga dikepung lembaga survei yang mengeluarkan hasil surveinya namun pihaknya meyakini kedaulatan memilih ada di tangan rakyat bukan pada lembaga survei.

Menurut dia, Prabowo sangat memahami bahwa lembaga survei bukan segala-galanya yang bisa mengepung dan kemudian mengambil hati nurani dan kedaulatan rakyat.

"Itu bagian dari tantangan yang harus diatasi dan saya yakin Prabowo siap," ujarnya.

Hidayat yang merupakan Wakil Ketua Majelis Syuro PKS itu menilai pernyataan Muzani itu untuk membangkitkan semangat tim Prabowo-Sandi dalam meraih kemenangan di Pilpres 2019.

Hal itu menurut dia karena Muzani menyampaikan pemetaan masalah dan bagian-bagian yang harus dikritisi seperti masalah birokrasi yang seolah-olah didorong untuk memilih Jokowi.

"Beliau (Prabowo) sebagai seorang pejuang dan petempur pernah menjadi Panglima Kostrad saya rasa itu malah asik buat beliau kalau orang semacam beliau tidak punya tantangan malah tidak asik," katanya.

Baca juga: Pengacara Said Iqbal Blak-Blakan Soal Pertemuan Ratna Sarumpaet dan Prabowo

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani menilai Pemilu Presiden (Pilpres) 2019 merupakan masa terberat bagi Prabowo Subianto.

Hal itu menurut dia karena di Pilpres 2009 dan 2014, tidak ada pengerahan kepala daerah secara masif oleh calon petahana. "Dari tiga kali Prabowo maju Pilpres, yang kebetulan saya tetap jadi Sekjen partai yang mengusung beliau, kami merasakan terus terang ini adalah bobot terberat beliau menjadi calon presiden," kata Muzani di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu, 10 Oktober 2018.

Prabowo telah tiga kali ikut Pilpres, pertama pada Pilpres 2009, Prabowo menjadi Cawapres berpasangan dengan Megawati. Di 2014, Prabowo menjadi Capres berpasangan dengan Hatta Rajasa, dan 2019 Prabowo menjadi Capres berpasangan dengan Sandiaga Uno.



Hidayat Nur Wahid Sebut Prabowo Seperti Dikepung di Pilpres 2019 | Bang Naga | on Kamis, 11 Oktober 2018 15:45 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Hidayat Nur Wahid Sebut Prabowo Seperti Dikepung di Pilpres 2019
Description: Hidayat Nur Wahid mengakui bahwa calon presiden Prabowo seperti dikepung dalam Pilpres 2019.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1135281/hidayat-nur-wahid-sebut-prabowo-seperti-dikepung-di-pilpres-2019.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Latest News

» Munchen Ditahan Imbang AEK Athens di Liga Champions
» PAN-Gerindra Sepakat Dana Kelurahan, Syaratnya Regulasi Jelas
» Raja Salman dan Putra Mahkotanya Temui Keluarga Khashoggi
» Santri Ponpes Ogan Ilir Diduga Tewas Akibat Penganiayaan
» Sandi Sebut Prabowo Soroti Proyek Kereta Cepat Era Jokowi
» Bintang Barcelona Dukung Lopetegui Bertahan di Madrid
» Pemerintah Patok Empat Kawasan Ekonomi Khusus Beroperasi 2018

Karir

Android APK


KESEHATAN

Selengkapnya >>

Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI CNN Zodiak
© 2017 - 2018 sumutkota.com | Pers | V.DB: | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

Page loads : seconds