Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2018
Mensos Sebut Pembangunan Kota Palu Baru Butuh Waktu 2 Tahun | Atiqah Hasiholan Diperiksa, Polisi: Soal Foto Ratna Sarumpaet | Penuhi Panggilan Polda Jatim, Ahmad Dhani Minta Reimburse Ongkos | Sekelompok Ulama NU Deklarasikan Barisan Kiai Pendukung Prabowo | Sandiaga Uno Keluar Masuk Pasar, Pedagang: Sandi Hanya Nyinyir | Pembakaran Bendera Tauhid, Maarif Institute Minta Warga Bijak | Kata MUI, yang Dibakar di Garut Bukan Bendera HTI | Regu Pembunuh Jamal Khashoggi Bernama Pasukan Harimau | Jamal Khashoggi Tewas, Pelaku Telepon Kantor MBS Sebanyak 7 Kali | TKN: Penyerang Jokowi dengan Isu Agama Tak Punya Ilmu Agama | Liga Champions, Jose Mourinho: Juventus Bukan Hanya Ronaldo | Jamal Khashoggi Tewas, Sejumlah Kejanggalan Terungkap | Mensos Sebut Pembangunan Kota Palu Baru Butuh Waktu 2 Tahun | Atiqah Hasiholan Diperiksa, Polisi: Soal Foto Ratna Sarumpaet | 4 Tahun Jokowi, Ini Kata Menkes Soal Kesehatan Ibu dan Anak | Menristekdikti Pangkas Persentase Daya Tampung SNMPTN | Beda Jauh Data Produksi Beras dari BPS dengan Kementan, Kok Bisa? | Komnas PA Sebut Polisi Terlalu Dini Soal Penyebab Balita Tewas | Besok Giliran Bawaslu Periksa Ratna Sarumpaet, Ini yang Disoal | Ada Konsumen Meikarta Tak Cemas dengan Kasus Dugaan Suap, Sebab.. | Atiqah Hasiholan Penuhi Panggilan Polisi untuk Saksi Kasus Ibunya |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Maju Mundur Kenaikan BBM, Komunikasi Kabinet Jokowi Dipersoalkan | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Kamis, 11 Oktober 2018 14:23 WIB

Maju Mundur Kenaikan BBM, Komunikasi Kabinet Jokowi Dipersoalkan | Berita Tempo Hari Ini

Wakil Ketua DPR Fadli Zon saat ditemui di tengah acara Indonesia-Pacific Parliamentary Partnership di Grand Hyatt Hotel, Jakarta, Senin, 23 Juli 2018. TEMPO/Ahmad Faiz.

DOWNLOAD APP sumutkota.com

SUMUTkota.com, Jakarta - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, Fadli Zon dalam cuitannya di akun Twitter pribadinya @fadlizon, mempertanyakan dibatalkannya keputusan menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium. "Siapa yg salah fatal? @jokowi atau @jonan_ignasius?" ujar dia, Rabu, 10 Oktober 2018.

Baca: Selain soal BBM, Ini 3 Pernyataan Kontroversial Ignasius Jonan

Pernyataan Fadli tersebut menanggapi cuitan Executive Director Charta Politika Yunarto Wijaya. Di cuitannya, akun @yunartowijaya menilai ada kesalahan fatal dalam komunikasi internal kabinet Jokowi. Yunarto menuliskan, "Apapun alasannya, peristiwa pembatalan/penundaan keputusan kenaikan bbm tadi adalah sebuah kesalahan fatal dari sisi komunikasi dan koordinasi... Yuk objektif..."

Atas cuitan Fadli tersebut, Yunarto langsung merespon pertanyaan Fadli di Twitter. Yunarto mengatakan,"sampe skrg yg terbukti fatal ya ratna sarumpaet, gak tau berikutnya siapa.. khan msh diproses..."

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral atau ESDM, Ignasius Jonan mengumumkan pemerintah rencana menaikkan harga BBM jenis premium menjadi Rp 7.000 per liter mulai kemarin, Rabu, 10 Oktober 2018. Namun belakangan pemerintah membatalkan rencana kenaikan harga BBM Premium itu karena PT Pertamina (Persero) belum siap jika harus dua kali menaikkan harga BBM dalam satu hari.

Jonan menuturkan rencana kenaikan harga BBM tersebut dipicu oleh harga minyak mentah dunia yang juga ikut naik sejak awal tahun lalu. Menurut mantan Menteri Perhubungan tersebut, harga minyak mentah jenis Brent telah naik sebanyak 30 persen sedangkan kenaikan ICP telah naik sebanyak 25 persen.

"Pertimbangannya karena naik terus ini (harga) ICP, kurang lebih 25 persen. Karena Pertamina belinya minyak bagian ini naik terus. Karena itu pemerintah sesuai arahan Presiden, premium dinaikkan," kata dia.

Namun selang 30 menit dari pernyataan rencana kenaikan harga BBM itu, Menteri Jonan mengoreksi pernyataannya soal kenaikan harga Premium. “Ditunda sesuai dengan arahan Presiden,” demikian pernyataan tertulis yang dikirim stafnya, Rabu, 10 Oktober 2018.

Di tempat terpisah, Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis, dan Media, Kementerian Badan Usaha Milik Negara, Fajar Harry Sampurno, mengatakan Kementerian BUMN belum mendengar ihwal rencana kenaikan harga Premium. “Setelah berkoordinasi, diputuskan untuk ditunda,” ucapnya.

Setelah saling berbalas cuitan itu, akun Fadli Zon dibanjiri oleh respons netizen. Salah satunya, akun @DhaniRiyaldi yang menyatakan, "Bagus dong ga jadi naik. Gitu aja kok repot. Apresiasi thd pemerintah yg skrg ."

Selain itu, akun @bang_denny juga merespons, "Gak usah nunjuk2 lahhh.. sante aja brayyy yg penting rakyat happy."

Sementara itu, ekonom Instute For Development of Economic and Finance (Indef) Bhima Yudhistira Adhinegara menyebut inkonsistensi kebijakan energi yang dilakukan pemerintah menciptakan sentimen negatif kepada pasar. "Selain di pasar keuangan, juga investor yang ingin masuk ke sektor minyak dan gas jadi hold dulu. Memasuki tahun politik, risiko kebijakan makin besar," ujar Bhima kepada Tempo, Rabu, 10 Oktober 2018.

Baca: Jokowi Batalkan Kenaikan Harga BBM Premium karena Rakyat Kecil?

Berdasarkan prediksi Bhima, kebijakan tidak konsisten pemerintah soal harga BBM itu bakal mengantar rupiah melemah ke level Rp 15.240-15.270 per dolar AS di hari berikutnya. Selain itu Indeks Harga Saham Gabungan diprediksi anjlok ke level 5.800, setelah ditutup pada level 5.820,668 pada kemarin sore.

DIAS PRASONGKO | CAESAR AKBAR



Maju Mundur Kenaikan BBM, Komunikasi Kabinet Jokowi Dipersoalkan | Bang Naga | on Kamis, 11 Oktober 2018 14:23 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Maju Mundur Kenaikan BBM, Komunikasi Kabinet Jokowi Dipersoalkan
Description: Wakil Ketua DPR, Fadli Zon dalam cuitannya di akun Twitter pribadinya @fadlizon, mempertanyakan dibatalkannya rencana kenaikan harga BBM premium.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1135245/maju-mundur-kenaikan-bbm-komunikasi-kabinet-jokowi-dipersoalkan.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Latest News

» Sjamsul Nursalim dan Istri Mangkir Lagi Dari Panggilan KPK
» Ma'ruf Amin Optimis Kantongi 70 Persen Suara di Kalteng
» Kisruh Khashoggi, AS Akui Tak Mau Kehilangan Investasi Saudi
» Jokowi Kucurkan Rp187 Triliun Dana Desa Selama Empat Tahun
» Sebut Freeport Tak Rugikan Negara, Greenpeace Nilai BPK Kolot
» Kubu Jokowi Sebut Ma'ruf Amin Antibiotiknya Isu SARA
» Munchen Ditahan Imbang AEK Athens di Liga Champions

Karir

Android APK


KESEHATAN

Selengkapnya >>

Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI CNN Zodiak
© 2017 - 2018 sumutkota.com | Pers | V.DB: | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

Page loads : seconds