Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Hakim Izinkan Tes DNA, Dokter Ini Diduga Ayah dari 200 Anak | FITRA Ingatkan 2 Kandidat Ada Celah Korupsi Sektor Infrastruktur | Jadwal Final Four Proliga Ahad: Perebutan Satu Tiket Grand Final | Dinas Ke Yogyakarta, Sri Mulyani Sempatkan Makan Gudeg Yu Djum | Dosen ITB: Dana Riset Belum Jelas untuk Industri 4.0 | Lawan Girona Malam Ini, Peluang Real Madrid Terus Memepet Barca | Cerita Sudirman Said Diminta Jokowi Tunda Laporan Audit Petral | Siti Badriah Dilamar Kekasih di Korea Selatan | Barcelona Vs Real Valladolid 1-0, Messi Gagal Penalti Satu Kali | Eks Wagub Sandiaga Uno: Anies Bilang, Sudah Bro Saya Pegang DKI | Haedar Nashir: Muhammadiyah Jaga Jarak dengan Perebutan Kekuasaan | Perjalanan Princess Megonondo, Miss Indonesia 2019 | Olahraga Bersama Pasangan, Anda Bisa Dapat 4 Manfaat Tambahan | Mobil Listrik Blits Handal Menaklukkan Jalur di Kalimantan | Joko Driyono Tersangka, PSS Sleman Tetap Fokus Buru Pemain Liga 1 | Joko Driyono Tersangka, PSS Sleman Pikirkan Kepastian Liga 1 | Buku Sosiolog Prancis Sebut 80 Persen Imam di Vatikan Gay | Timnas U-22 Bakal Hadapi Persaingan Ketat di Piala AFF | Top Skor Liga Spanyol Pekan 24: Messi Torehkan Catatan Hebat | Taufik Gerindra Yakinkan PKS Prabowo Tak Intervensi 3 Cawagub DKI | Atasi Masalah Ejakulasi Dini dengan 4 Cara Ini | Top Skor Liga Italia Pekan 24: Piatek Borong Gol, Tekan Ronaldo | Proliga: Popsivo Lolos, Tantang Putri Pertamina di Grand Final | Hasil dan Klasemen Liga Italia: Atalanta Vs AC Milan 1-3 | Hasil dan Klasemen Liga Spanyol: Barcelona Vs Valladolid 1-0 | Hasil Bola Piala FA: Tekuk Newport, Man City ke Perempat Final | FITRA Ingatkan Jokowi-Prabowo Soal Korupsi Anggaran Infrastruktur | Ini Alasan Muhammadiyah Tetap Jaga Jarak dari Perebutan Kekuasaan | JK Habiskan Akhir Pekan Bertemu Sutradara Hollywood Asal Blitar | Hujan Sabtu Malam, Sejumlah Wilayah DKI Terendam | Piala AFF Mulai Hari Ini di Kamboja, Timnas U-22 Vs Myanmar Senin | Jakarta Akan Miliki Tembok Panjat Tebing Berskala Internasional | Marek Hamsik Gabung Klub Liga Super Cina Dalian Yifang | Jadwal Persija Hari Ini: Vs Tira Persikabo di Piala Indonesia | Joko Driyono Jadi Tersangka, Ini Respons Komite Integritas PSSI | Rumor Bakal Digantikan Ahok, Ma'ruf Amin: Ganti Wapres Tak Mudah | Usai Bertemu Achmad Zaky, Jokowi: Stop Uninstall Bukalapak, Stop | Desain Mitsubishi Mirage Baru Kombinasi Honda Jazz dan Outlander? | Jadwal Bola Sabtu Malam Ini: Barcelona, Manchester City, AC Milan | Toyota Hiace 2019 Tampang Lebih Kekinian Fitur Tambah Mewah | Prabowo: Saya Tidak Pernah Meminta Dukungan Ulama | Buntut Uninstall Bukalapak: Uninstall Jokowi Jadi Trending Topics | Waspada, 5 Makanan Enak Ini Bisa Merusak Liver | Tebus Ratusan Juta, Sertifikat Gratis dari Jokowi Mau Dibatalkan | Begini Berita Indopos soal Prediksi Ahok Gantikan Ma'ruf Amin | Hakim Izinkan Tes DNA, Dokter Ini Diduga Ayah dari 200 Anak | FITRA Ingatkan 2 Kandidat Ada Celah Korupsi Sektor Infrastruktur | Jadwal Final Four Proliga Ahad: Perebutan Satu Tiket Grand Final | Dinas Ke Yogyakarta, Sri Mulyani Sempatkan Makan Gudeg Yu Djum | Dosen ITB: Dana Riset Belum Jelas untuk Industri 4.0 | Lawan Girona Malam Ini, Peluang Real Madrid Terus Memepet Barca | Cerita Sudirman Said Diminta Jokowi Tunda Laporan Audit Petral | Siti Badriah Dilamar Kekasih di Korea Selatan | Barcelona Vs Real Valladolid 1-0, Messi Gagal Penalti Satu Kali | Eks Wagub Sandiaga Uno: Anies Bilang, Sudah Bro Saya Pegang DKI |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Sedapnya, Aroma 10 Sate di Festival Nasi Goreng dan Sate Yogya | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Kamis, 11 Oktober 2018 12:12 WIB

Sedapnya, Aroma 10 Sate di Festival Nasi Goreng dan Sate Yogya | Berita Tempo Hari Ini

Sate Maranggi. shutterstock.com

SUMUTkota.com, Sleman - Sebanyak 10 macam sate dari aneka bahan dan asal dikenalkan kepada publik melalui ajang Parade Sate Indonesia dalam rangkaian acara Indonesia Culinary Conference & Creative Festival “Nasi Goreng dan Sate” di Gedung Grha Sabha Pramana Yogyakarta, Rabu, 10 Oktober 2018.

Di atas nampan, sate-sate itu dibawa 10 muda-mudi ke muka panggung dipandu oleh pakar kuliner Nusantara, Sisca Soewitomo. Sate-sate yang dimaksud meliputi sate ayam Ponorogo, sate Ambal, sate klatak, sate Karang, sate bebek, sate ikan tuna, sate lilit ikan, sate Padang, dan sate maranggi.

Sate kambing muda Klatak di Jalan Imogiri Timur, Bantul. Yang dikasih bumbu cuma garam dan merica, tusuk sate tidak terbuat dari bambu atau lidi. Tetapi menggunakan jeruji sepeda onthel. Tempo/Muh Syaifullah.

Umumnya hampir semua sate terbuat dari olahan daging yang dibakar, disajikan dengan cara ditusuk, dan diberi bumbu kacang. Setiap penyajinya memberikan penjelasan tentang sate olahannya berikut ditampilkan cara mengolah sate tersebut lewat layar. 

Seperti sate Karang yang namanya diambil dari lokasi penjualan, yaitu di Lapangan Karang, Kotagede, Yogyakarta. Sate diolah dari daging sapi yang diberi bumbu kacang.“Disajikan dengan lontong sayur,” kata si penjual, Tri Wahyono. 

Harga per porsi Rp 33 ribu, menurut Sisca, terlalu murah apabila dibandingkan kantong orang Jakarta. “Kalau di Jakarta dengan harga segitu sudah habis (satenya) sebelum jam delapan,” ujarnya.

Untuk sate klatak diambil dari bunyi klatak klatak yang terdengar ketika sate dibakar di atas arang yang menyala. Berbahan daging kambing yang diambil pada bagian daerah punggungnya sehingga dagingnya lunak. Bukan bagian kaki kambing yang ototnya keras karena kaki bagian tubuh yang banyak bergerak. Sate kaltak disajikan dua tusuk per porsinya. 

“Terasa gurih di ujung tusukan. Dan baunya tidak prengus. Tekstur dagingnya bagus,” kata Peneliti Pusat Penelitian Pangan dan Gizi (PSPG) UGM Profesor Murdijati Garjito memberikan komentar usai mencicipi sate klatak.

Baca Juga: 

Yuk, Tamasya Sate dan Nasi Goreng di UGM 

Nikmatnya, Sate Tuhuk yang Lembut di Krui

Sementara untuk sate Padang, Murdijati Garjito menyebutkan  lebih banyak bumbunya ketimbang sate klatak. Sementara Sisca menicicipi sate Ambal yang terbuat dari daging ayam, tetapi tidak berbumbu kacang. Melainkan dari olahan tempe, cabai, dan sejumlah rempah. “Makan hanya nasi berbumbu sate ambal tanpa satenya sudah enak,” kata Sisca.

Secara garis besar, sate bisa dikelompokkan berdasarkan jenis bahannya. Ada sate ayam, seperti sate lalat dan sate Ponorogo. Ada sate daging sapi, seperti sate Karang, sate maranggi, dan sate Padang. Ada sate daging kambing, meliputi sate buntel dan sate klatak. Juga sate kerbau dari Kudus dan sate lilit dari Bali. Dan dalam parade itu juga dikenalkan sate ikan tuna yang berbahan ikan tuna segar dengan harga Rp 10 ribu per porsinya.

PITO AGUSTIN RUDIANA



Sedapnya, Aroma 10 Sate di Festival Nasi Goreng dan Sate Yogya | Bang Naga | on Kamis, 11 Oktober 2018 12:12 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Sedapnya, Aroma 10 Sate di Festival Nasi Goreng dan Sate Yogya
Description: 10 sate dari berbagai daerah ini berbeda bumbu, meski kebanyakan berupa bumbu kacang. Berbeda pula asalnya, rasanya sama-sama sedap.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1135183/sedapnya-aroma-10-sate-di-festival-nasi-goreng-dan-sate-yogya.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Latest News

» Arab Saudi Buat Aplikasi 'Awasi' Perempuan
» Mantan Pelatih Real Madrid: Bale Harus Belajar Bahasa Spanyol
» Debat Capres Kedua: Hal-hal yang Perlu Diketahui
» Tol Balikpapan-Samarinda Selesai 85,7 Persen
» Cetak Dua Gol, Piatek Bintang Kemenangan Milan vs Atalanta
» Jokowi Disebut Tunda Usut Petral ke KPK karena Takut Menteri
» Penalti Messi Antar Barcelona Menang 1-0 atas Valladolid

Karir

Android APK


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI CNN Zodiak
© 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

Page loads : seconds