Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Penumpang Terbangun di Pesawat Air Canada, Kabin sudah Kosong | Kemendagri Evaluasi Berkas Permohonan Perpanjangan Izin FPI | Ahok Pertanyakan IMB Pulau Reklamasi, PSI Malah Puji Anies | Massa PA 212 Berduyun Datangi Mahkamah Konstitusi, Tuntutannya? | Kamera Tersembunyi Ditemukan di Toilet Syuting Film James Bond | Sidang MK, Bambang: Pemohon Tak Mungkin Buktikan Kecurangan | Video: Petarung UFC Asal Suriname KO Lawan dalam Waktu 9 Detik | Salat Deddy Corbuzier Dikritik, Gus Miftah Sindir Islam dari Orok | Tambah Pasukan untuk Jaga MK, Polri: Hasil Analisa Intelijen | Rini Soemarno Masuk Daftar Orang Tak Boleh Jenguk Sofyan Basir | Keluar dari Rutan Polda, Eggi Sudjana Ucapkan Terimakasih | Kisruh Lahan Runway 3 Bandara Soekarno-Hatta, Ini Ancaman Warga | Silence is golden for a Tanzanian mine | AirAsia: Selama Ini Harga Tiket Pesawat Kami Paling Terjangkau | Polri Keluarkan Nama Perwiranya untuk Daftar ke Pansel KPK Juli | Mines' dirty secrets echo on three continents | Sering Menyimpan atau Meremas Struk Belanja? Awas Risiko Kanker | Pelaku Pembunuhan Gadis di Tangerang Ternyata Sang Tunangan | Cat Rambut Sebabkan Iko Uwais Sempat Masuk Rumah Sakit, Kok Bisa? | Ma'ruf Amin Hadir Halal Bihalal, PBNU: Insya Allah Wapres Kita |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Kerap Dirazia, Tukang Becak Tak Sulit Beli Penggantinya Seharga.. | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Kamis, 11 Oktober 2018 11:00 WIB

Kerap Dirazia, Tukang Becak Tak Sulit Beli Penggantinya Seharga.. | Berita Tempo Hari Ini

Sejumlah pengemudi becak menunggu penumpang di Cilincing, Jakarta Utara, 17 Januari 2018. Saat ini tarif becak dari harga Rp 7.000-Rp 40.000 untuk satu kali perjalanan. TEMPO/Fakhri Hermansyah

SUMUTkota.com, Jakarta - Banyak tukang becak di kawasan Teluk Gong, Jakarta Utara, tak pernah kapok meski telah berulangkali ditertibkan dan becak mereka dirampas aparat penertiban pemerintah DKI.

Rasmani, 46 tahun, salah satu tukang becak gigih tersebut. Ia pernah lima kali terjaring oleh petugas Satuan Polisi Pamong Praja saat Gubernur DKI Jakarta dijabat Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Baca : Kata Tukang Becak Soal DKI Bangun 3  Shelter Becak Terpadu

"Lima becak saya pernah terjaring dan diambil. Kalau jaman Gubernur Ahok waswas saya. Seperti maling selalu tengok kiri kanan saat mangkal," kata Rasmini di pangkalan becaknya di Jalan L Teluk Gong, Kelurahan Pejagalan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu, 10 Oktober 2018.

Tiga becak parkir menunggu penumpang di Shelter Becak Terpadu di Jalan Fajar RW17 Kelurahan Pejagalan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, 10 Oktober 2018. Tempo/Imam Hamdi

Meski telah terjaring dan becaknya dirampas petugas, Rasmini selalu kembali membeli becak yang dijual di sekitar kawasan Teluk Gong. Becak keenam pria asal Pekalongan, Jawa Tengah, itu dibeli seharga Rp 700 ribu.

Menurut dia, di era Ahok gubernur, harga becak nyaris naik dua kali lipat karena banyak yang mencarinya. "Harga biasanya cuma Rp 400-500 ribu sudah bagus. Pas Ahok sering nenertibkan tukang becak harganya jadi naik," ucapnya.
Simak :

Rekan Rasmani, Sriyono pun pernah mengalami perampasan becak oleh petugas Sarpol PP. Ia mengaku pernah dua kali terjaring dan becaknya dirampas petugas. "Ini becak saya yang ketiga."

Sriyono membenarkan bahwa harga becak di era Ahok gubernur menjadi tinggi. Bahkan, Rasmini membeli becak di kawasan Teluk Gong, seharga Rp 920 ribu. "Padahal becak saya yang dirampaa dulu belinya cuma Rp 400 ribu," ujarnya.

Ia mengatakan tidak sulit untuk mencari becak baru di kawasan Teluk Gong. Jika stok becak sedang habis, kata dia, becak bisa dikirim dari kawasan Kampung Melayu.

Jika pembeli memesannya, kata dia, biasanya becaknya bakal dibawakan pada malam hari, atau pembeli membawa sendiri pada malam hari dari Kampung Melayu. "Harganya sekarang lebih mahal," ujarnya.
Baca juga : Tukang Becak Teluk Gong Ini Mengelukan Becak Ilegal Berseliweran

Sriyono mengatakan tidak bisa berhenti menjadi penarik becak karena profesi ini satu-satunya mata pencariannya. Ia telah 20 tahun mengayuh becak untuk menafkahi keluarganya. "Sebelum tahun 1998 saya kuli bangunan. Setelah kerusuhan saya narik becak karena hasilnya lumayan," ujarnya.

Jika lagi banyak pelanggan becak, Sriyono bisa membawa pulang uang Rp 120-150 ribu. "Tapi kalau lagi sepi bisa cuma Rp 30 ribu. Apalagi sekarang saingannya sama ojek online," kata dia.



Kerap Dirazia, Tukang Becak Tak Sulit Beli Penggantinya Seharga.. | Bang Naga | on Kamis, 11 Oktober 2018 11:00 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Kerap Dirazia, Tukang Becak Tak Sulit Beli Penggantinya Seharga..
Description: Banyak tukang becak di kawasan Teluk Gong, Jakarta Utara, tak kapok meski telah berulangkali ditertibkan dan becak mereka dirampas aparat penertiban.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1135180/kerap-dirazia-tukang-becak-tak-sulit-beli-penggantinya-seharga.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

» Ma'ruf Amin Beri 'Sinyal' Hanif Kembali Jadi Menaker
» Torres Ingin Main dengan Gerrard Meski Satu Menit
» Ahmad Dhani Pastikan Memori Banding Selesai Pekan Ini
» Kemenag Minta Tambahan Anggaran Jadi Rp71,3 Triliun pada 2020
» BW Akui Persidangan Cepat MK Buat Sulit Pembuktian Kecurangan
» De Ligt Datang, Juventus Otomatis Juara
» BPN Klaim Ada Saksi Prabowo di Sidang MK yang Ketakutan

Karir


Lirik

  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku
  • Abiel Jatnika – Kapalang Nyaah
  • Michiel Eduard – Kau Telah Pergi (OST ROMPIS 2018)
  • Hary – Biarkan Ku Pergi
  • Anggun – Siapa Bilang Gak Bisa
  • Smash – Fenomena
  • Adipati – Lempar Batu Sembunyi Tangan
  • LaoNeis Band – Insya Allah
  • Michael Mario – Jangan Menolak

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
    © 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status

    Page loads : seconds