Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Alumni 212 Tagih Polisi Soal Laporan Tudingan Penghambaan Uang | Sindir Jokowi, Kubu Prabowo Sebut Reklamasi dan HGU Kapuk Naga | Anies: Yang Terlibat Pungli Sertifikat Gratis Jokowi Kena Sanksi | Inilah Yamaha RX King yang Paling Diburu Kolektor, Harga Meroket | Jokowi Disebut Serang Personal Prabowo, Bawaslu: Tak Ada Aturan | Ridwan Kamil Tanggapi Sentilan Prabowo Soal Bandara Kertajati | Ma'ruf Amin Tak Akan Tiru Gaya Jokowi dalam Debat | Hasil Piala AFF U-22: Indonesia Seri, Kamboja Tekuk Malaysia | Prabowo Wacanakan Pecah KLHK, Begini Kata Walhi | Impor Beras Naik 2,5 Kali Lipat, Jokowi Justru Bilang Turun | Yamaha Indonesia Menarik Skuter Bongsor TMAX, Ini Penyebabnya | Di Apartemen Lavande, Anies Tantang Pengembang: Mau Kuat-kuatan? | Kubu Jokowi Pertanyakan Kapan dan Bagaimana Prabowo Peroleh Lahan | Alumni 212 Tagih Polisi Soal Laporan Tudingan Penghambaan Uang | Sindir Jokowi, Kubu Prabowo Sebut Reklamasi dan HGU Kapuk Naga | Anies: Yang Terlibat Pungli Sertifikat Gratis Jokowi Kena Sanksi | Usai Debat Capres, Prabowo Menghadiri Pertemuan Ulama di Surabaya | Penyebab Bogor Street Festival Cap Go Meh Masuk Agenda Nasional | Video Bagi-bagi Uang Dibantah Kampanye Tapi Akui Dukung Jokowi | Buntut Debat Capres, Situs Cek Fakta Diretas ke Video Hantu | Setelah di Cisauk, Tangerang Siapkan TOD di Stasiun KRL Tigaraksa | Spanish Super Cup Set to Move Abroad in New Format | Kebakaran Hutan dan Lahan Melanda, Riau Tetapkan Status Siaga |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Bank Dunia Kritik Dana Investasi untuk SDM RI Belum Dioptimalkan | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Kamis, 11 Oktober 2018 10:44 WIB

Bank Dunia Kritik Dana Investasi untuk SDM RI Belum Dioptimalkan | Berita Tempo Hari Ini

Menteri Keuangan Indonesia Sri Mulyani memperhatikan pembicaraan Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim dengan Managing Director Dana Moneter Internasional (IMF) Christine Lagarde sebelum pertemuan tahunan Komite Pembangunan IMF/Bank Dunia di Washington, AS, 8 Oktober 2016. REUTERS/Yuri Gripas

SUMUTkota.com, Nusa Dua - Presiden Bank Dunia Grup, Jim Yong Kim, mengapresiasi keputusan pemerintah Indonesia mengalokasikan anggaran yang cukup besar untuk mendorong kapasitas sumber daya manusia (SDM) di antaranya melalui anggaran pendidikan. “Indonesia termasuk negara yang cepat dalam menindak isu human capital. Anggaran pendidikan sebesar 20 persen dari pemerintah juga cukup tinggi,” kata Jim dalam konferensi pers pertemuan IMF - World Bank, Nusa Dua, Kamis, 11 Oktober 2018.

Baca: Cina Melambat, Bank Dunia Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Asia Timur

Jim menyebutkan fakta bahwa PDB per kapita Indonesia naik dari US$ 785 pada tahun 2000 hingga lebih dari US$ 3.800 pada 2017 merupakan hal yang menggembirakan. Selain itu, tingkat kemiskinan juga berkurang hampir setengahnya menjadi 9,8 persen dari 19,1 persen pada 2000. “Kami yakin negara ini dapat melanjutkan laju ekonominya,” kata Jim.

Meski begitu, Indonesia kini berada di peringkat ke-87 dari 157 negara dalam indeks modal manusia (Human Capital Index atau HCI). Ia meminta pemerintah tetap melanjutkan investasi untuk sumber daya manusia atau SDM meski hasil yang diharapkan belum setara dengan anggaran pemerintah yang dikeluarkan.

Dari pengamatannya, Jim mengingatkan bahwa Indonesia masih memiliki pekerjaan rumah, yaitu hasil dari anggaran yang besar tersebut masih belum cukup optimal. Saat ini Bank Dunia dan Indonesia masih bekerja sama untuk memaksimalkan hasil yang dapat dicapai dalam SDM dengan investasi yang telah diberikan oleh pemerintah tersebut.

Jim juga menjelaskan bahwa investasi untuk SDM menjadi penting karena perkembangan teknologi yang cepat sekarang ini dipastikan dapat menggantikan pekerjaan manusia yang memiliki keterampilan rendah. “Jika kita memutuskan untuk tidak memberikan investasi ke dalam SDM, hal itu bisa membuat kerusakan karena pekerjaan nantinya dapat tergantikan oleh otomatisasi,” tutur Jim.

Di dalam laporan Human Capital Index yang diluncurkan oleh Bank Dunia hari ini ditunjukkan bahwa 56 persen anak-anak yang lahir pada hari ini di seluruh dunia akan kehilangan lebih dari setengah potensi pendapatan seumur hidup. Hal ini terjadi jika pemerintah tidak memberikan investasi yang efektif untuk kesehatan, pendidikan, dan kesiapan masyarakat memasuki dunia kerja di masa depan. “Bagi masyarakat miskin, human capital seringkali menjadi satus-satunya modal yang dimiliki,” kata Jim.

Baca: Presiden Bank Dunia Akan Hadir di Pertemuan IMF Hari Ini

Bank Dunia juga mengingatkan bahwa ancaman yang bersifat jangka panjang untuk perekonomian harus diperhatikan dari sekarang. Selain memperhatikan risiko jangka pendek seperti volatilitas pasar keuangan dan tensi dagang, dunia tetap harus memperhatikan isu yang dampaknya tidak dapat dilihat dalam waktu dekat seperti pemanasan global dan investasi untuk SDM.

BISNIS



Bank Dunia Kritik Dana Investasi untuk SDM RI Belum Dioptimalkan | Bang Naga | on Kamis, 11 Oktober 2018 10:44 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Bank Dunia Kritik Dana Investasi untuk SDM RI Belum Dioptimalkan
Description: Presiden Bank Dunia Grup, Jim Yong Kim, mengapresiasi keputusan pemerintah Indonesia mengalokasikan anggaran yang cukup besar di bidang SDM.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1135172/bank-dunia-kritik-dana-investasi-untuk-sdm-ri-belum-dioptimalkan.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Latest News

» OJK Perkuat Kerja Sama dengan PPATK Cegah Pencucian Uang
» Exco PSSI Putuskan Gelar KLB
» Korban Mutilasi di Malaysia Dipulangkan Setelah Tes DNA
» Lontong Cap Go Meh, Usaha 'Merayu' Para Dewa dengan Sajian
» Ronaldo Sudah 22 Kali Bobol Gawang Atletico Madrid
» Pembunuh Wanita dalam Kardus Divonis 14 Tahun
» Gim Jadi Strategi Promosi E-Commerce Tarik Pelanggan Baru

Karir

Android APK


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI CNN Zodiak
© 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

Page loads : seconds