Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Lokasi Tenggelam 2 Anak Disebut Bukan di Kawasan Wisata Ancol | Kenali Teknologi Terkini pada Kereta Cepat Jakarta-Bandung | Pengemudi BMW yang Viral Dapat Senjata Legal dari Importir | Kominfo: Tak Ada Hoaks Baru di Masa Sidang Gugatan Pilpres di MK | Kesehatan Menurun, Pemeriksaan Sofyan Jacob Dihentikan Sementara | Ditetapkan Tersangka, Pengemudi BMW Penodong Senjata Api | Dokumen Bukti Sengketa Pilpres Prabowo Tak Jadi Sampai 12 Truk | Instruksi Rizieq, PA 212 Gelar Demo Hingga Putusan MK | Mengintip Isi 3 Truk Alat Bukti Sengketa Pilpres Kubu Prabowo | Mobil Vietnam VinFast Hari Ini Diserahkan ke Konsumen | Jokowi Beri Bocoran Sosok Calon Menteri Kabinet Baru | Keluarga Simpatisan ISIS di Suriah Berharap Pulang ke Indonesia | Menguji Konsumsi BBM All New Nissan Livina di Jalur Mudik | Ketika Netizen Komentari Kaki Hitam dan Bekas Luka Marion Jola | AirAsia Promo 5 Juta Kursi, Tiket Jakarta-Singapura Rp 150 Ribu | Wiranto: Pemerintah akan Bikin Lapas Khusus di Pulau Terpencil | Lokasi Tenggelam 2 Anak Disebut Bukan di Kawasan Wisata Ancol | Kenali Teknologi Terkini pada Kereta Cepat Jakarta-Bandung | Pengemudi BMW yang Viral Dapat Senjata Legal dari Importir | Kominfo: Tak Ada Hoaks Baru di Masa Sidang Gugatan Pilpres di MK | Kesehatan Menurun, Pemeriksaan Sofyan Jacob Dihentikan Sementara | Ditetapkan Tersangka, Pengemudi BMW Penodong Senjata Api | Sri Mulyani Demands DPR to Discuss Plastic Tax | PLN Kirim Power Bank Raksasa untuk Pembangunan IKEA Jakarta | Gempa Magnitdo 5,3, Warga Agam Berhamburan Keluar Rumah | Election Trial; Police Apply Traffic Engineering as of Tonight |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Prostitusi di Center Point, DPRD Panggil Para Pengelola Apartemen | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Kamis, 11 Oktober 2018 09:53 WIB

Prostitusi di Center Point, DPRD Panggil Para Pengelola Apartemen | Berita Tempo Hari Ini

Ilustrasi Prostitusi online. cnbc.com

SUMUTkota.com, Bekasi -Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Bekasi segera memanggil para pengelola apartemen di wilayah setempat, menyusul hasil operasi Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota yang memergoki praktik prostitusi di apartemen Center Point di Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan.

"Harus kita akui, apartemen sebagai sebuah tempat tinggal dan tempat menginap mengandung potensi untuk menjadi pusat transaksi bisnis illegal," kata Ketua Komisi 1 DPRD Kota Bekasi, Choiruman Juwono Putro di Bekasi, Rabu, 10 Oktober 2018.

Baca : Prostitusi di Apartemen Center Point Bekasi Sudah Lama Dicurigai

Menurut dia, tingkat privasi dan penjagaan sangat tinggi serta tak adanya akses publik menyebabkan peluang hunian vertikal itu dijadikan praktik kriminal ada. Karena itu, lembaganya memberikan apresiasi kepada kepolisian yang mengungkap praktik prostitusi di apartemen Center Point pada Sabtu malam lalu.

Di sana polisi menemukan 21 pekerja seks komersial, dan tiga orang mucikari dari kamar di tower C dan D dalam operasi. Polisi telah menetapkan tiga mucikari sebagai tersangka diantaranya Mustakim, Jenio, dan Saputra. Mereka dijerat dengan pasal 296 dan atau 506 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, polisi menyita belasan kondom, uang tunai Rp 4,5 juta, dan tiga telepon selular.

"Perlu ada satu peraturan dalam kaitan dengan pengelolaan apartemen," kata dia.

Manajer Bangunan Tower C dan D Apartemen Center Point, Anida mengatakan, sering berkoordinasi dengan paguyuban penghuni apartemen, serta agen penyewaan untuk meminimalisasi praktik prostitusi. "Poster atau seruan tolak prostitusi dan peredaran narkoba juga dipasang," demikian  Anida, Rabu, 10 Oktober 2018, di Bekasi.

Menurut Choiruman, dalam aturan tersebut misalnya pihak apartemen akan terkena dampak sanksi apabila tidak memiliki sistem untuk bisa mengatasi, mengantisipasi munculnya kriminal yang serupa.

"Ini menjadi catatan, khususnya bagi apartemen yang sudah beberapa kali memiliki record catatan dijadikan sebagai tempat kriminal," kata politisi asal PKS ini.

Simak :
Penyerapan APBD DKI Rendah, Ketua DPRD Meniru Ketegasan Ahok

Karena itu, menurut Choiruman, lembaganya akan mengagendakan komunikasi dengan beberapa apartemen bersama kepolisian. Pihaknya perlu masukan dari kepolisian untuk menentukan regulasi khusus tempat tinggal di hunian vertikal. Mengingat apartemen di Kota Bekasi mulai menjamur.

"Agar bisa membuat sistem peraturan yang bisa mengikat pihak apartemen," kata dia terkait kasus praktek prostitusi di apartemen Center Point.



Prostitusi di Center Point, DPRD Panggil Para Pengelola Apartemen | Bang Naga | on Kamis, 11 Oktober 2018 09:53 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Prostitusi di Center Point, DPRD Panggil Para Pengelola Apartemen
Description: DPRD Kota Bekasi segera memanggil seluruh pengelola apartemen di wilayah setempat, menyusul pengerebekan prostitusi di apartemen Center Point.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1135158/prostitusi-di-center-point-dprd-panggil-para-pengelola-apartemen.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

» Penalti Kontroversial, Prancis Menang Atas Nigeria
» Sembilan Tahanan Polresta Palembang yang Kabur Masih Buron
» Pasutri Kompak Jalani Profesi sebagai Sopir Grabbike
» Urusan Tanah, Pensiunan Polisi dan Keluarganya Dianiaya
» Bom Bunuh Diri di Nigeria Merenggut 30 Nyawa
» Ikhwanul Muslimin Salahkan Mesir atas Kematian Mursi
» Sering Cedera, Neymar Masih Diminati Real Madrid

Karir


Lirik

  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku
  • Abiel Jatnika – Kapalang Nyaah
  • Michiel Eduard – Kau Telah Pergi (OST ROMPIS 2018)
  • Hary – Biarkan Ku Pergi
  • Anggun – Siapa Bilang Gak Bisa
  • Smash – Fenomena
  • Adipati – Lempar Batu Sembunyi Tangan
  • LaoNeis Band – Insya Allah
  • Michael Mario – Jangan Menolak

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
    © 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status

    Page loads : seconds