Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Anies: Yang Terlibat Pungli Sertifikat Gratis Jokowi Kena Sanksi | Inilah Yamaha RX King yang Paling Diburu Kolektor, Harga Meroket | Jokowi Disebut Serang Personal Prabowo, Bawaslu: Tak Ada Aturan | Ridwan Kamil Tanggapi Sentilan Prabowo Soal Bandara Kertajati | Ma'ruf Amin Tak Akan Tiru Gaya Jokowi dalam Debat | Hasil Piala AFF U-22: Indonesia Seri, Kamboja Tekuk Malaysia | Prabowo Wacanakan Pecah KLHK, Begini Kata Walhi | Impor Beras Naik 2,5 Kali Lipat, Jokowi Justru Bilang Turun | Yamaha Indonesia Menarik Skuter Bongsor TMAX, Ini Penyebabnya | Kubu Jokowi Pertanyakan Kapan dan Bagaimana Prabowo Peroleh Lahan | Di Apartemen Lavande, Anies Tantang Pengembang: Mau Kuat-kuatan? | Anies: Yang Terlibat Pungli Sertifikat Gratis Jokowi Kena Sanksi | Usai Debat Capres, Prabowo Menghadiri Pertemuan Ulama di Surabaya | Penyebab Bogor Street Festival Cap Go Meh Masuk Agenda Nasional | Video Bagi-bagi Uang Dibantah Kampanye Tapi Akui Dukung Jokowi | Buntut Debat Capres, Situs Cek Fakta Diretas ke Video Hantu | Setelah di Cisauk, Tangerang Siapkan TOD di Stasiun KRL Tigaraksa | Spanish Super Cup Set to Move Abroad in New Format | Kebakaran Hutan dan Lahan Melanda, Riau Tetapkan Status Siaga | Hadir Kembali, Big Bad Wolf Jakarta 2019 Boyong 5,5 Juta Buku | Moeldoko Sebut Pemisahan KLHK Tergantung Evaluasi Hasil Kinerja |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Prostitusi di Center Point, DPRD Panggil Para Pengelola Apartemen | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Kamis, 11 Oktober 2018 09:53 WIB

Prostitusi di Center Point, DPRD Panggil Para Pengelola Apartemen | Berita Tempo Hari Ini

Ilustrasi Prostitusi online. cnbc.com

SUMUTkota.com, Bekasi -Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Bekasi segera memanggil para pengelola apartemen di wilayah setempat, menyusul hasil operasi Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota yang memergoki praktik prostitusi di apartemen Center Point di Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan.

"Harus kita akui, apartemen sebagai sebuah tempat tinggal dan tempat menginap mengandung potensi untuk menjadi pusat transaksi bisnis illegal," kata Ketua Komisi 1 DPRD Kota Bekasi, Choiruman Juwono Putro di Bekasi, Rabu, 10 Oktober 2018.

Baca : Prostitusi di Apartemen Center Point Bekasi Sudah Lama Dicurigai

Menurut dia, tingkat privasi dan penjagaan sangat tinggi serta tak adanya akses publik menyebabkan peluang hunian vertikal itu dijadikan praktik kriminal ada. Karena itu, lembaganya memberikan apresiasi kepada kepolisian yang mengungkap praktik prostitusi di apartemen Center Point pada Sabtu malam lalu.

Di sana polisi menemukan 21 pekerja seks komersial, dan tiga orang mucikari dari kamar di tower C dan D dalam operasi. Polisi telah menetapkan tiga mucikari sebagai tersangka diantaranya Mustakim, Jenio, dan Saputra. Mereka dijerat dengan pasal 296 dan atau 506 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, polisi menyita belasan kondom, uang tunai Rp 4,5 juta, dan tiga telepon selular.

"Perlu ada satu peraturan dalam kaitan dengan pengelolaan apartemen," kata dia.

Manajer Bangunan Tower C dan D Apartemen Center Point, Anida mengatakan, sering berkoordinasi dengan paguyuban penghuni apartemen, serta agen penyewaan untuk meminimalisasi praktik prostitusi. "Poster atau seruan tolak prostitusi dan peredaran narkoba juga dipasang," demikian  Anida, Rabu, 10 Oktober 2018, di Bekasi.

Menurut Choiruman, dalam aturan tersebut misalnya pihak apartemen akan terkena dampak sanksi apabila tidak memiliki sistem untuk bisa mengatasi, mengantisipasi munculnya kriminal yang serupa.

"Ini menjadi catatan, khususnya bagi apartemen yang sudah beberapa kali memiliki record catatan dijadikan sebagai tempat kriminal," kata politisi asal PKS ini.

Simak :
Penyerapan APBD DKI Rendah, Ketua DPRD Meniru Ketegasan Ahok

Karena itu, menurut Choiruman, lembaganya akan mengagendakan komunikasi dengan beberapa apartemen bersama kepolisian. Pihaknya perlu masukan dari kepolisian untuk menentukan regulasi khusus tempat tinggal di hunian vertikal. Mengingat apartemen di Kota Bekasi mulai menjamur.

"Agar bisa membuat sistem peraturan yang bisa mengikat pihak apartemen," kata dia terkait kasus praktek prostitusi di apartemen Center Point.



Prostitusi di Center Point, DPRD Panggil Para Pengelola Apartemen | Bang Naga | on Kamis, 11 Oktober 2018 09:53 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Prostitusi di Center Point, DPRD Panggil Para Pengelola Apartemen
Description: DPRD Kota Bekasi segera memanggil seluruh pengelola apartemen di wilayah setempat, menyusul pengerebekan prostitusi di apartemen Center Point.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1135158/prostitusi-di-center-point-dprd-panggil-para-pengelola-apartemen.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Latest News

» Lontong Cap Go Meh, Usaha 'Merayu' Para Dewa dengan Sajian
» Ronaldo Sudah 22 Kali Bobol Gawang Atletico Madrid
» Pembunuh Wanita dalam Kardus Divonis 14 Tahun
» Gim Jadi Strategi Promosi E-Commerce Tarik Pelanggan Baru
» Kembali Diperiksa, CEO PT LIB Dicecar 21 Pertanyaan
» PKS: Politisasi Agama? Agamis Tapi untuk Kepentingan Politik
» 200 Keluarga Terjebak di Kawasan ISIS di Suriah

Karir

Android APK


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI CNN Zodiak
© 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

Page loads : seconds