Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Penumpang Terbangun di Pesawat Air Canada, Kabin sudah Kosong | Kemendagri Evaluasi Berkas Permohonan Perpanjangan Izin FPI | Ahok Pertanyakan IMB Pulau Reklamasi, PSI Malah Puji Anies | Massa PA 212 Berduyun Datangi Mahkamah Konstitusi, Tuntutannya? | Kamera Tersembunyi Ditemukan di Toilet Syuting Film James Bond | Sidang MK, Bambang: Pemohon Tak Mungkin Buktikan Kecurangan | Video: Petarung UFC Asal Suriname KO Lawan dalam Waktu 9 Detik | Salat Deddy Corbuzier Dikritik, Gus Miftah Sindir Islam dari Orok | Tambah Pasukan untuk Jaga MK, Polri: Hasil Analisa Intelijen | Rini Soemarno Masuk Daftar Orang Tak Boleh Jenguk Sofyan Basir | Keluar dari Rutan Polda, Eggi Sudjana Ucapkan Terimakasih | Kisruh Lahan Runway 3 Bandara Soekarno-Hatta, Ini Ancaman Warga | Silence is golden for a Tanzanian mine | AirAsia: Selama Ini Harga Tiket Pesawat Kami Paling Terjangkau | Polri Keluarkan Nama Perwiranya untuk Daftar ke Pansel KPK Juli | Mines' dirty secrets echo on three continents | Sering Menyimpan atau Meremas Struk Belanja? Awas Risiko Kanker | Pelaku Pembunuhan Gadis di Tangerang Ternyata Sang Tunangan | Cat Rambut Sebabkan Iko Uwais Sempat Masuk Rumah Sakit, Kok Bisa? | Ma'ruf Amin Hadir Halal Bihalal, PBNU: Insya Allah Wapres Kita |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Guru Diduga Hasut Siswa, KPAI: Institusi Pendidikan Masih Rawan | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Kamis, 11 Oktober 2018 08:45 WIB

Guru Diduga Hasut Siswa, KPAI: Institusi Pendidikan Masih Rawan | Berita Tempo Hari Ini

Ilustrasi guru. shutterstock.com

SUMUTkota.com, Jakarta -Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) melihat potensi adanya penyalahgunaan institusi pendidikan, termasuk guru, untuk menggalang kekuatan politik.

Komisioner KPAI Bidang Hak Sipil dan Partisipasi Anak Jasra Putra mengatakan institusi pendidikan rawan disusupi kepentingan politik.

Baca : KPAI Akan Telusuri Dugaan Guru Hasut Murid di SMAN 87

"Kecendrungan orang atau partai politik memakai dunia pendidikan (untuk mencari dukungan) cukup besar," kata Jasra saat dihubungi, Rabu, 10 Oktober 2018.

Jasra menuturkan pada pemilu presiden 2014 lalu, KPAI mendapatkan 280 kasus dan di Pilkada kemarin mencapai 28 kasus ekploitasi anak untuk kepentingan politik. Dari jumlah tersebut, kata dia, sebagian kasus terjadi di lembaga pendidikan.

Bahkan, temuan KPAI di Pilkada Kota Bekasi kemarin ada pasangam calon yang menggalang dukungan dari siswa SMA. "Sebenarnya tidak ada masalah tokoh politik atau calon kepala daerah maupun calon presiden datang ke institusi pendidikan. Tapi jangan meminta dukungan," ujarnya.

Jasra melihat potensi pemanfaatan institusi pendidikan untuk menggalang dukungan di Pilres tahun depan, cukup besar. Hal itu terlihat dari pasangan calon yang mulai sering mengunjungi sejumlah pesantren dan institusi pendidikan lainnya.

Simak juga :
Polisi Ringkus Begal Motor dengan Modus Hipnotis di Jakarta Barat

"Para Capres mulai banyak yang mendatangi dunia pendidikan. Tidak masalah sebenarnya. Tapi jangan meminta dukungan insitusi pendidikan," ujarnya. "Jangan sebut nomor urut."

Selain itu, KPAI juga menyorot adanya dugaan guru di SMAN 87 Jakarta, yang mempengaruhi siswa agar membenci atau mengukai salah satu pasangan calon. "Kami minta Dinas Pendidikan, Kepala Sekolah dan Guru bisa menjelaskan bahwa posisi mereka netral di dunia pendidikan," ucapnya.



Guru Diduga Hasut Siswa, KPAI: Institusi Pendidikan Masih Rawan | Bang Naga | on Kamis, 11 Oktober 2018 08:45 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Guru Diduga Hasut Siswa, KPAI: Institusi Pendidikan Masih Rawan
Description: Komisi Perlindungan Anak Indonesia melihat potensi adanya penyalahgunaan institusi pendidikan, termasuk guru, untuk menggalang kekuatan politik.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1135136/guru-diduga-hasut-siswa-kpai-institusi-pendidikan-masih-rawan.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

» Ma'ruf Amin Beri 'Sinyal' Hanif Kembali Jadi Menaker
» Torres Ingin Main dengan Gerrard Meski Satu Menit
» Ahmad Dhani Pastikan Memori Banding Selesai Pekan Ini
» Kemenag Minta Tambahan Anggaran Jadi Rp71,3 Triliun pada 2020
» BW Akui Persidangan Cepat MK Buat Sulit Pembuktian Kecurangan
» De Ligt Datang, Juventus Otomatis Juara
» BPN Klaim Ada Saksi Prabowo di Sidang MK yang Ketakutan

Karir


Lirik

  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku
  • Abiel Jatnika – Kapalang Nyaah
  • Michiel Eduard – Kau Telah Pergi (OST ROMPIS 2018)
  • Hary – Biarkan Ku Pergi
  • Anggun – Siapa Bilang Gak Bisa
  • Smash – Fenomena
  • Adipati – Lempar Batu Sembunyi Tangan
  • LaoNeis Band – Insya Allah
  • Michael Mario – Jangan Menolak

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
    © 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status

    Page loads : seconds