Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Lokasi Tenggelam 2 Anak Disebut Bukan di Kawasan Wisata Ancol | Kenali Teknologi Terkini pada Kereta Cepat Jakarta-Bandung | Pengemudi BMW yang Viral Dapat Senjata Legal dari Importir | Kominfo: Tak Ada Hoaks Baru di Masa Sidang Gugatan Pilpres di MK | Kesehatan Menurun, Pemeriksaan Sofyan Jacob Dihentikan Sementara | Ditetapkan Tersangka, Pengemudi BMW Penodong Senjata Api | Dokumen Bukti Sengketa Pilpres Prabowo Tak Jadi Sampai 12 Truk | Instruksi Rizieq, PA 212 Gelar Demo Hingga Putusan MK | Mengintip Isi 3 Truk Alat Bukti Sengketa Pilpres Kubu Prabowo | Mobil Vietnam VinFast Hari Ini Diserahkan ke Konsumen | Jokowi Beri Bocoran Sosok Calon Menteri Kabinet Baru | Keluarga Simpatisan ISIS di Suriah Berharap Pulang ke Indonesia | Menguji Konsumsi BBM All New Nissan Livina di Jalur Mudik | Ketika Netizen Komentari Kaki Hitam dan Bekas Luka Marion Jola | AirAsia Promo 5 Juta Kursi, Tiket Jakarta-Singapura Rp 150 Ribu | Wiranto: Pemerintah akan Bikin Lapas Khusus di Pulau Terpencil | Lokasi Tenggelam 2 Anak Disebut Bukan di Kawasan Wisata Ancol | Kenali Teknologi Terkini pada Kereta Cepat Jakarta-Bandung | Pengemudi BMW yang Viral Dapat Senjata Legal dari Importir | Kominfo: Tak Ada Hoaks Baru di Masa Sidang Gugatan Pilpres di MK | Kesehatan Menurun, Pemeriksaan Sofyan Jacob Dihentikan Sementara | Ditetapkan Tersangka, Pengemudi BMW Penodong Senjata Api | Sri Mulyani Demands DPR to Discuss Plastic Tax | PLN Kirim Power Bank Raksasa untuk Pembangunan IKEA Jakarta | Gempa Magnitdo 5,3, Warga Agam Berhamburan Keluar Rumah | Election Trial; Police Apply Traffic Engineering as of Tonight |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Marak Uang Jaminan Kontainer, Permenhub Perlu Segera Diterbitkan | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Kamis, 11 Oktober 2018 10:20 WIB

Marak Uang Jaminan Kontainer, Permenhub Perlu Segera Diterbitkan | Berita Tempo Hari Ini

Ilustrasi kontainer Hanjin Shipping. Wikipedia.org

SUMUTkota.com, Jakarta -Indonesia Maritime Logistic and Transportation Watch menyarankan pengaturan dan penghapusan uang jaminan kontainer diperlukan aturan setingkat Peraturan Menteri Perhubungan untuk memberikan kepastian bagi dunia usaha.

BACA: Pendukung Najib Razak Razak Galang Dana Bayar Uang Jaminan

Achmad Ridwan Tento, Sekjen Indonesia Maritime Logistic and Transportation Watch atau IMLOW, mengemukakan peniadaan uang jaminan kontainer yang dikutip perusahaan pelayaran asing/ekspor impor di Indonesia telah masuk dalam Paket Kebijakan Ekonomi XV Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

"Namun sayangnya, implementasi paket kebijakan itu hanya direspon oleh Kemenhub melalui terbitnya surat edaran Dirjen Perhubungan Laut Kemenhub," ujarnya kepada Bisnis, Rabu, 10 Oktober 2018.

BACA: Menhub Sebut Pekan Depan Pesawat Besar Bisa Mendarat di Palu

Pada 19 Mei 2017, Kemenhub telah menerbitkan Surat Edaran Dirjen Perhubungan Laut No UM.003/40/II/DJPL-17 tentang penghapusan kutipan uang jaminan kontainer. Aturan itu mengecualikan hanya bagi barang yang berpotensi merusak kontainer atau penerima barang yang baru menggunakan jasa perusahaan pelayaran.

Namun, imbuhnya, praktik di lapangan masih ada keluhan pemilik barang impor lantaran sebagian pelayaran masih mengutip uang jaminan kontainer tersebut saat menebus dokumen delivery order di Pelayaran.

"Kami melihatnya SE Dirjen Hubla Kemenhub itu tidak cukup ampuh dilapangan lantaran sebagian pelayaran hanya menganggapnya sebagai himbauan dan guidance internal. Kalau mau tegas harus lewat PM [peraturan menteri] bila memungkinkan. Apalagi ini merupakan implementasi dari paket kebijakan ekonomi XV," ucapnya.

Ketua Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia atau ALFI DKI Jakarta, Widijanto mengungkapkan, di Pelabuhan Tanjung Priok saja banyak terjadi sengketa antara perusahaan forwarder dan perusahaan pelayaran akibat kutipan uang jaminan kontainer.

Oleh karena itu, sejak awal ALFI mendesak agar aturan soal uang jaminan kontainer itu lebih kuat dan tegas lewat aturan Menteri bukan SE Dirjen.

Baca berita tentang uang jaminan lainnya di Tempo.co.

"Kami menerima laporan dari anggota di Priok beberapa forwarder bahkan menempuh proses hukum karena masih dikutip uang jaminan kontainer," ujarnya.

BISNIS



Marak Uang Jaminan Kontainer, Permenhub Perlu Segera Diterbitkan | Bang Naga | on Kamis, 11 Oktober 2018 10:20 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Marak Uang Jaminan Kontainer, Permenhub Perlu Segera Diterbitkan
Description: Indonesia Maritime Logistic and Transportation Watch menyarankan pengaturan dan penghapusan uang jaminan kontainer setara Permenhub.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1135127/marak-uang-jaminan-kontainer-permenhub-perlu-segera-diterbitkan.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

» Bom Bunuh Diri di Nigeria Merenggut 30 Nyawa
» Ikhwanul Muslimin Salahkan Mesir atas Kematian Mursi
» Sering Cedera, Neymar Masih Diminati Real Madrid
» Polisi Minta Toko Emas Pasang Terali demi Perlambat Perampok
» Mursi Meninggal, Sempat Pingsan di Sidang Kasus Spionase
» Maverick Vinales Tercepat di Sesi Tes MotoGP
» Polisi Hentikan Sementara Pemeriksaan Sofjan Jacob

Karir


Lirik

  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku
  • Abiel Jatnika – Kapalang Nyaah
  • Michiel Eduard – Kau Telah Pergi (OST ROMPIS 2018)
  • Hary – Biarkan Ku Pergi
  • Anggun – Siapa Bilang Gak Bisa
  • Smash – Fenomena
  • Adipati – Lempar Batu Sembunyi Tangan
  • LaoNeis Band – Insya Allah
  • Michael Mario – Jangan Menolak

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
    © 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status

    Page loads : seconds