Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Alumni 212 Tagih Polisi Soal Laporan Tudingan Penghambaan Uang | Sindir Jokowi, Kubu Prabowo Sebut Reklamasi dan HGU Kapuk Naga | Anies: Yang Terlibat Pungli Sertifikat Gratis Jokowi Kena Sanksi | Inilah Yamaha RX King yang Paling Diburu Kolektor, Harga Meroket | Jokowi Disebut Serang Personal Prabowo, Bawaslu: Tak Ada Aturan | Ridwan Kamil Tanggapi Sentilan Prabowo Soal Bandara Kertajati | Ma'ruf Amin Tak Akan Tiru Gaya Jokowi dalam Debat | Hasil Piala AFF U-22: Indonesia Seri, Kamboja Tekuk Malaysia | Prabowo Wacanakan Pecah KLHK, Begini Kata Walhi | Impor Beras Naik 2,5 Kali Lipat, Jokowi Justru Bilang Turun | Yamaha Indonesia Menarik Skuter Bongsor TMAX, Ini Penyebabnya | Di Apartemen Lavande, Anies Tantang Pengembang: Mau Kuat-kuatan? | Kubu Jokowi Pertanyakan Kapan dan Bagaimana Prabowo Peroleh Lahan | Alumni 212 Tagih Polisi Soal Laporan Tudingan Penghambaan Uang | Sindir Jokowi, Kubu Prabowo Sebut Reklamasi dan HGU Kapuk Naga | Anies: Yang Terlibat Pungli Sertifikat Gratis Jokowi Kena Sanksi | Usai Debat Capres, Prabowo Menghadiri Pertemuan Ulama di Surabaya | Penyebab Bogor Street Festival Cap Go Meh Masuk Agenda Nasional | Video Bagi-bagi Uang Dibantah Kampanye Tapi Akui Dukung Jokowi | Buntut Debat Capres, Situs Cek Fakta Diretas ke Video Hantu | Setelah di Cisauk, Tangerang Siapkan TOD di Stasiun KRL Tigaraksa | Spanish Super Cup Set to Move Abroad in New Format | Kebakaran Hutan dan Lahan Melanda, Riau Tetapkan Status Siaga |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Deklarasi Manokwari: Tanah Papua Damai dan Lestari | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Kamis, 11 Oktober 2018 07:08 WIB

Deklarasi Manokwari: Tanah Papua Damai dan Lestari | Berita Tempo Hari Ini

Prajurit TNI AD Kopral Dua Michael Edwin Wakum membawa api obor Asian Games 2018 di puncak Pulau Piaynemo, Raja Ampat, Papua Barat, Kamis, 26 Juli 2018. Michael merupakan perwakilan putra-putri asli Raja Ampat yang didaulat membawa api dalam Kirab Obor Asian Games 2018. ANTARA/Michael Siahaan

SUMUTkota.com, Jakarta - Provinsi Papua dan Papua Barat menyatukan visi bersama Tanah Papua yaitu Tanah Papua Damai, Berkelanjutan, Lestari dan Bermartabat.

Baca juga: Polri-TNI Tangkap 8 Orang Beserta Ratusan Amunisi di Papua

Kesepakatan bersama tersebut tercapai dalam Konferensi Internasional Keanekaragaman Hayati, Ekowisata dan Ekonomi Kreatif atau International Conference on Biodiversity, Ecotourism and Creative Economy (ICBE) 2018. Hasil konferensi ini dituangkan dalam Deklarasi Manokwari yang dibacakan pada Rabu 10 Oktober 2018 di akhir konferensi.

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan saat menutup ICBE 2018 mengatakan, konferensi tersebut akan menjadi sebuah awal dari pekerjaan yang besar di Tanah Papua.

“Seperti penyelesaian Perdasus (Peraturan Daerah Khusus) provinsi konservasi di Provinsi Papua Barat dan Perdasus pengakuan Hak Masyarakat Hukum Adat, penyelesaian revisi RTRW (Rancangan Tata Ruang dan Wilayah), penyelesaian revisi proses pemberian perizinan konversi lahan, dan kalau dianggap perlu menyusun Perdasus untuk pengaturan pemberian izin konversi lahan yang melibatkan masyarakat pemilik lahan", ujar Mandacan.

Dikatakan Mandacan, bahwa deklarasi Manokwari merupakan dasar dan arahan utama dalam kegiatan pembangunan berkelanjutan di Tanah Papua. Untuk itu dirinya meminta semua yang terlibat di dalam Konferensi ICBE untuk bekerjasama dalam pengimplementasian deklarasi tersebut.

“Kalau kita bekerjasama dengan baik, maka kita bisa kerjakan pekerjaan sesulit apapun", ujar Mandacan memberi semangat.

Salah satu poin dalam kesimpulan tersebut ialah membentuk Museum Sejarah Alam dan Kebun Raya di Tanah Papua demi menunjang upaya konservasi dan penampungan koleksi penelitian dan peningkatan pemahaman dan apresiasi tentang keanekaragaman hayati, alam dan budaya Papua. hal itu secara khusus tercantum dalam poin keenam dalam deklarasi tersebut.

Ketua 2 Tim Kerja ICBE 2018 Keliopas Krey menyatakan Museum dapat menjadi bank data dan sarana edukasi terhadap hasil penelitian di Tanah Papua. Sehingga tiap kebijakan dapat mengacu pada kajian-kajian ilmiah yang ada.

Baca juga: Tito Karnavian Sebut Papua Masih Jadi Daerah Rawan di Pemilu 2019

“Sangat perlu adanya Museum di Papua, sehingga data-data yang selama ini sulit diakses dan tersebar di mana-mana itu bisa dihimpun di museum tersebut. Sehingga semua siswa dari TK sampai Perguruan Tinggi mereka bisa datang untuk akses informasi dan memperoleh data-data koleksi spesimen dan budaya kita di museum itu nantinya", ujar Krey.

Bagi Krey, dengan adanya Museum juga dapat memperkuat budaya meneliti di Tanah Papua. Dengan demikian, kekayaan Tanah Papua yang masih minim eksplorasi sebelumnya dapat terkuak dan ditampung dalam satu wadah. Pembangunan museum juga penting, pasalnya, Papua sendiri mengandung 50 persen keanekaragaman hayati di Indonesia.

“Tapi kami harap ada juga regulasi yang akan mengatur pendanaan penelitian di Papua ini. Karena urusan penelitian ini kerap kesulitan dana juga,” ujar Krey.



Deklarasi Manokwari: Tanah Papua Damai dan Lestari | Bang Naga | on Kamis, 11 Oktober 2018 07:08 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Deklarasi Manokwari: Tanah Papua Damai dan Lestari
Description: Provinsi Papua dan Papua Barat menyatukan visi bersama Tanah Papua yaitu Tanah Papua Damai, Berkelanjutan, Lestari dan Bermartabat.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1135110/deklarasi-manokwari-tanah-papua-damai-dan-lestari.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Latest News

» OJK Perkuat Kerja Sama dengan PPATK Cegah Pencucian Uang
» Exco PSSI Putuskan Gelar KLB
» Korban Mutilasi di Malaysia Dipulangkan Setelah Tes DNA
» Lontong Cap Go Meh, Usaha 'Merayu' Para Dewa dengan Sajian
» Ronaldo Sudah 22 Kali Bobol Gawang Atletico Madrid
» Pembunuh Wanita dalam Kardus Divonis 14 Tahun
» Gim Jadi Strategi Promosi E-Commerce Tarik Pelanggan Baru

Karir

Android APK


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI CNN Zodiak
© 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

Page loads : seconds