Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2018
Jokowi Izinkan Asing Kuasai 100 Persen Saham di 54 Industri Ini | Pelaporan Grace Natalie dan Polemik Perda Syariah di Indonesia | Korban Tidak Teridentifikasi, Surat Kematian dari Lion Air | 5 Alasan Silaturahmi Kekhalifahan Dunia di Sentul Batal Hari Ini | Erick Thohir: Saya Orang Pertama yang Mundur Kalau Jokowi Raja | Pembunuhan di Bekasi, Polisi Ungkap Tujuan Haris Naik Gunung | Keduanya Mapan, Apakah Pernikahan Akan Bahagia? Ini Ramalannya | SUV Chevrolet FNR Carry Concept Mirip Mitsubishi Xpander | Pembunuhan di Bekasi, Ini Alasan Haris Bunuh Dua Anak Diperum | Sandiaga Sebut 3 Kelompok Ini Bakal Jadi Penentu Kemenangan | Agar Program Mengena, Kemenpora Susun Road Map Kepemudaan 2019 | Pengendara Sepeda Motor dengan Knalpot Racing Dihukum Push Up | Aktivis Greenpeace Ditangkap Saat Menaiki Kapal Minyak Wilmar | Kualifikasi MotoGP Valencia: Vinales Terbaik, Rossi Urutan 16 | Kubu Jokowi Luncurkan Aplikasi untuk Donasi dan Kampanye | Tekuk Hendra / Ahsan, Kevin / Marcus ke Final Hong Kong Open 2018 | A Man Called Ahok Tembus 1 Juta Penonton, Ahok Kirim Ucapan | Ini Kata Bima Sakti Setelah Timnas Indonesia Ditekuk Thailand | Belajar Hidup Mandiri ala Verrell Bramasta, Apa Ilmunya? | Jokowi Bahas Sawit dan Perikanan dengan PM Kepulauan Solomon |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Jual Senjata ke Asing, Amerika Serikat Raup Rp 845 Triliun | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Kamis, 11 Oktober 2018 07:00 WIB

Jual Senjata ke Asing, Amerika Serikat Raup Rp 845 Triliun | Berita Tempo Hari Ini

Siluman tempur F-35B merupakan pesawat multi peran. Jet tempur generasi kelima ini dapat digunakan sebagai komando dan kontrol, serangan terbatas dan pertahanan udara, memberikan dukukan serangan darat, melakukan pengamatan dan pengintaian. US Marine/Lance Cpl. Remington Hall

SUMUTkota.com, Jakarta - Penjualan senjata dan peralatan militer Amerika Serikat ke pemerintah asing naik 33 persen menjadi US$ 55,6 miliar atau Rp 845 triliun pada tahun fiskal yang berakhir 30 September.

Laporan ini diungkapkan seorang pejabat AS, seperti dilaporkan Reuters, 10 Oktober 2018, dan menyebut kenaikan keuntungan karena pembatasan lebih longgar pada penjualan telah mulai meningkatkan kesepakatan senjata.

Baca: Amerika Serikat Jual Antitank Javelin Rp 4,4 T ke 6 Negara

Peningkatan penjualan militer asing terjadi sebagian karena pemerintahan Trump meluncurkan rencana "Buy American" baru pada bulan April yang melonggarkan pembatasan penjualan sambil mendorong pejabat AS untuk mengambil peran lebih besar dalam meningkatkan bisnis di luar negeri untuk industri senjata AS.

Rudal anti tank yang dipandu (Anti-Tank Guided Missile/ATGM) Javelin merupakan senjata andalan pasukan angkatan darat Amerika Serikat. Javelin memiliki daya ledak besar sehingga dapat menghancurkan tank-tank musuh. Karena kecanggihannya, Javelin termasuk rudal "tembak dan lupakan". Rudal ini dapat menghancurkan tank sejauh 2.500 m. ua.news

Presiden Donald Trump ingin menjadikan Amerika Serikat, yang sudah dominan dalam perdagangan senjata global, menjual persenjataan yang lebih besar ke dunia, meskipun ada kekhawatiran di antara para pendukung hak asasi manusia dan isu pengawasan senjata.

Baca: Jet Tempur F-35 Digodok 11 Negara, Ini Kekuatannya

Ada dua cara utama pemerintah asing membeli senjata dari perusahaan AS: pertama, penjualan komersial langsung, negosiasi antara pemerintah dan perusahaan, kedua, penjualan militer asing, di mana pemerintah asing biasanya menghubungi pejabat Departemen Pertahanan di Kedutaan AS di ibu kota mereka. Keduanya membutuhkan persetujuan oleh pemerintah AS.

Patriot PAC-2 dan 3 (Patriot Advanced Capability) dapat mendeteksi 100 target yang berbeda dan mampu mengendalikan sembilan rudal secara bersamaan. Rudal Patriot dapat melaju hingga kecepatan 2 mach dengan jangkauan maksimal 70 km dan ketinggian 24 km. PAC-2 telah terbukti keampuhannya menghadang rudal Scud di Perang Teluk, dan PAC-3 adalah pengembangan dari PAC-2. AFP/CHOI JAE-KU

Adapun kontraktor senjata AS terbesar termasuk Boeing, Lockheed Martin, Raytheon, General Dynamics dan Northrop Grumman.

Banyak transaksi pertahanan rudal Amerika Serikat telah disepakati dalam satu tahun terakhir, termasuk pembelian sistem pertahanan rudal Patriot Polandia dan Rumania yang dibuat oleh Lockheed dan Raytheon.

Baca: Harga Pesawat Jet Tempur Canggih F-35 Turun, Kenapa?

Sekitar US$ 70 miliar atau sekitar Rp 1.064 triliun notifikasi penjualan senjata dan peralatan militer Amerika Serikat ke asing disampaikan ke Kongres tahun ini, sedikit kurang dari tahun sebelumnya, kata seorang pejabat pemerintah.

Angka US$ 55,6 miliar ini mewakili pendandatanganan surat perjanjian untuk penjualan senjata dan peralatan militer asing antara Amerika Serikat dan sekutu.



Jual Senjata ke Asing, Amerika Serikat Raup Rp 845 Triliun | Bang Naga | on Kamis, 11 Oktober 2018 07:00 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Jual Senjata ke Asing, Amerika Serikat Raup Rp 845 Triliun
Description: Penjualan senjata Amerika Serikat ke pemerintah asing naik 33 persen menjadi US$ 55,6 miliar atau Rp 845 triliun pada tahun fiskal per September.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1135005/jual-senjata-ke-asing-amerika-serikat-raup-rp-845-triliun.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Latest News

» Ingin ke Mars, NASA Disebut Hadapi Risiko Medis Gravitasi Nol
» Persilakan Reuni 212, Said Aqil Minta Nihil Tendensi Politik
» Kepedulian Legenda Timnas Indonesia untuk Korban Gempa Palu
» Jokowi Minta XI Jinping Permudah Impor Sarang Walet Indonesia
» PBNU Enggan Laporkan PSI Meski Dukung Perda Syariah
» Eden Hazard Dukung Kylian Mbappe Raih Ballon d'Or 2018
» Kapolri Segera Naikkan Polda Banten dan DIY Jadi Tipe A

Karir

Android APK


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI CNN Zodiak
© 2017 - 2018 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

Page loads : seconds