Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2018
Jaksa Penuntut Amerika Investigasi Dana Pelantikan Trump? | Sidang Tuntutan Sisca Dewi, Ada Soal Kapolri dan Kolor Ijo | Putusan MA soal Baiq Nuril, Ini yang Memberatkan dan Meringankan | Ditegur Sri Mulyani Karena Candaan Seksis, Anang Latif Buka Suara | Tinju Dunia: Fielding - Alvarez Siap, Ada Tayangan Langsung | Empat Fakta Seputar Aturan soal Jilbab dan Jenggot untuk ASN | Sebab Didiet Maulana Kepincut Kain Tenun Kediri | Cinta Penelope Pamer Foto Dipeluk Pria, Bukti Sudah Menikah? | Liverpool Vs Manchester United, Trent Alexander-Arnold Juga Absen | Berkunjung ke Aceh, Jokowi Bertemu Lagi dengan Nyak Sandang | Gubernur Akita Sebut Kucing Pemberian Putin Bisa Bahasa Jepang | Transaksi Motor Bekas di Yogyakarta Masih Menggiurkan | Kasus Pinjaman Online, OJK: Belum Satupun Laporan Sah Masuk | Tercecer | Ibu Tersangka Pengeroyokan TNI Memohon: Jangan Hancurkan Badannya | Pengeroyokan, Kodam: Perusakan Itu Atas Nama Pribadi, Bukan TNI | Info di Internet Picu Bunuh Diri? Ini Catatan untuk Orang Tua | Konvoi Persija Juara, Ini Rekayasa Lalu Lintas Hari Ini | F1: Ferrari Akan Luncurkan Mobil Balap Baru pada 15 Februari 2019 | Dubes Amerika di Venezuela Sebut Jet Tempur Rusia Barang Museum | Kecam Dewan Kota, Pria AS Bangun Monumen Raksasa Fuck the System | Jadwal Liga Spanyol Malam Ini, Ada Real Madrid Vs Vallecano | Tinju Dunia: Tantang Fielding, Alvarez Ingin Bikin Sejarah Baru | Jadwal Proliga 2019 Seri Dua Sabtu Ini: Ada Tiga Partai Menarik | Madura United Kontrak Dane Milovanovic untuk Liga 1 2019 | Hari Ini Persija Lakukan Konvoi Juara, Ini Harapan Gede Widiade | Bentuk Alis, Faktor Apa yang Menentukan? Tilik Jawaban Ahlinya | Jadwal Liga Inggris Malam Ini, Manchester City Kembali ke Puncak? | Hasil Bulu Tangkis BWF Finals: Seluruh Wakil Indonesia Tersingkir | Proliga 2018: Dramatis, Bank SumselBabel Kalahkan Aneka Gas | Cina Jadi Negara Pembangun Gedung Pencakar Langit Terbanyak | Danny Masrin Wakil Tuan Rumah Tersisa di Golf Indonesian Masters | Psikolog Seksologi: Petisi Iklan Shopee BlackPink Aksi Berlebihan | Kereta Anjlok di Jatinegara, Penumpang Sempat Menumpuk di Gambir | Pembangunan Mako TNI Angkatan Udara III di Biak Rampung pada 2019 | Mendagri Keluarkan Instruksi Soal Jilbab hingga Jenggot untuk ASN | Bupati Cianjur Kena OTT KPK, Ribuan Warga Gelar Selamatan | Bus Berpenumpang 30 Orang Terseret Longsor Sitinjau Lauik, Padang | Perusakan Polsek Ciracas, Polisi Militer TNI Ikut Menyelidiki | Mendagri Cabut Instruksi Soal Seragam ASN Kemendagri | Mendagri Cabut Instruksi soal Jilbab dan Jenggot, Ini Alasannya | Adik Prabowo Masuk Daftar Orang Terkaya RI versi Forbes | Pelarian Tersangka Pengeroyokan TNI Berakhir di Resto Cepat Saji | Darwis Triadi Memotret Jokowi: Dia Serahkan Total kepada Saya | Jokowi - Ma'ruf Ubah Strategi Kampanye, Pengamat: Tak Perlu Repot | Jaksa Penuntut Amerika Investigasi Dana Pelantikan Trump? | Sidang Tuntutan Sisca Dewi, Ada Soal Kapolri dan Kolor Ijo | Putusan MA soal Baiq Nuril, Ini yang Memberatkan dan Meringankan | Ditegur Sri Mulyani Karena Candaan Seksis, Anang Latif Buka Suara | Tinju Dunia: Fielding - Alvarez Siap, Ada Tayangan Langsung | Empat Fakta Seputar Aturan soal Jilbab dan Jenggot untuk ASN | Sebab Didiet Maulana Kepincut Kain Tenun Kediri | Cinta Penelope Pamer Foto Dipeluk Pria, Bukti Sudah Menikah? | Liverpool Vs Manchester United, Trent Alexander-Arnold Juga Absen | Berkunjung ke Aceh, Jokowi Bertemu Lagi dengan Nyak Sandang |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Urai Polemik Impor Beras Buwas | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Kamis, 20 September 2018 18:23 WIB

Urai Polemik Impor Beras Buwas | Berita Tempo Hari Ini

Menteri Koordinator Perekonomian Republik Indonesia Darmin Nasution, saat memberikan paparan materi di acara Digital Economic Briefing 2017 yang digelar oleh Tempo Media Group di Gedung Indosat Ooredoo Pusat, Jakarta, 16 November 2017. TEMPO/Andi Aryadi

SUMUTkota.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyatakan pemerintah akan berupaya segera memperbaiki perbedaan data antar instansi untuk menghindari ketiadaan sinkronisasi kebutuhan dan stok beras nasional. Hal ini merupakan salah satu arahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk mengurai polemik impor beras yang di antaranya tengah dipersoalkan Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso atau Buwas.

Baca: Moeldoko: Indonesia Tetap Butuh Impor Beras

"Saya masih cari waktu untuk mendudukkan ini kembali dengan beliau bertiga, yaitu Menteri Pertanian, Menteri Perdagangan, dan Bulog," kata Darmin di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis, 20 September 2018.

Darmin mengungkapkan data yang dibutuhkan untuk mengetahui produksi beras dan kebutuhan nasional berada pada dua instansi yakni Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Pertanian (Kementan). Sayangnya, data di kedua lembaga tersebut juga tidak cocok sehingga sulit melihat tren kebutuhan beras dalam periode tertentu.

Di satu sisi, kata Darmin, data di Kementan selalu menunjukkan angka surplus produksi beras kendati di lapangan faktanya tidak demikian. "Setiap tahun surplus 11 juta ton, terus ke mana perginya (beras)? Tapi itu angkanya tidak berubah. Itu yang sudah dicari solusinya. Biar BPS saja yang melakukan penyempurnaan," ucapnya.

Sementara Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengakui adanya penerbitan izin impor beras sebesar 1,8 juta ton dalam tiga tahap pada tahun ini. Persetujuan impor tahap I dan II telah keluar pada Februari 2018 dan Mei 2018, masing-masing 500.000 ton. Sisanya dikeluarkan pada Juli 2018 dan masa berlakunya habis pada bulan lalu.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan untuk tahap ketiga akhirnya diperpanjang hingga September 2018 atas permintaan dari Bulog. “Kami sudah buka izin impor atas permintaan rakor di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian). Terserah Bulog mau memanfaatkan atau tidak,” ujarnya kemarin.

Baca: Dukung Budi Waseso Tolak Impor, Fadli Zon Minta Mendag Dicopot

Adapun Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengklaim stok beras saat ini dalam kondisi yang sangat ideal sehingga pemerintah tidak perlu melakukan impor beras. Pasalnya tahun ini Bulog mendapat pasokan yang berlimpah dari hasil penyerapan produksi dalam negeri dan penugasan pengadaan luar negeri.

BISNIS



Urai Polemik Impor Beras Buwas | Bang Naga | on Kamis, 20 September 2018 18:23 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Urai Polemik Impor Beras Buwas
Description: Presiden Jokowi meminta polemik impor beras yang dipersoalkan Dirut Bulog Budi Waseso segera diurai di antaranya dengan memperbaiki data perberasan.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1128433/urai-polemik-impor-beras-buwas-enggartiasto-ini-arahan-jokowi.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Latest News

» KPU Matangkan Konsep Jelang Debat Pilpres 2019
» Akhir 2019, Pengendara di Jalan Protokol Dikenakan Biaya
» Cerita Nostalgia Gratis di Malam Pertama HUT 17 Transmedia
» Lawan Man United, Klopp Tak Anggap Liverpool Krisis Bek
» PAN Diminta Tak Bersilat Lidah Kader di Kalsel Dukung Jokowi
» Erajaya Bakal Garap Kota Tier 2 dan 3 di 2019
» JK Klaim Pelaksanaan Asian Games Dapat Nilai A Plus

Karir

Android APK


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI CNN Zodiak
© 2017 - 2018 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

Page loads : seconds