Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2018
Sepeda Nusantara Kemenpora Digelar Bersama di Empat Kota | Jadi Pelatih Timnas Senior, Bima Sakti Merasa Dapat Tantangan | Cerita Fachrul Razi dan Surat Pemberhentian Prabowo yang Bocor | Tersangka Pembunuh Jamal Khashoggi pernah Belajar di Australia | DKI Tak Kucurkan Hibah, Wali Kota Bekasi Ancam Tutup Bantargebang | Prabowo - Sandiaga Uno Akan Sampaikan Sikap Soal Meikarta | Penumpang Pesawat Dikeluarkan karena Komplain Bayi Menangis | Jumlah Korban Tewas Terkini Gempa dan Tsunami Palu 2.113 Orang | Hari Santri Nasional, Cucu Jokowi Jan Ethes Jadi Trending Topic | Kisruh Dana Hibah, Wali Kota Bekasi Siap Tolak Undangan Anies | Caleg PAN Tak Dukung Prabowo, Sandiaga: Caleg Partai Lain Dukung | Polisi Usut Balita Ditemukan Tewas di Mobil di Parkiran Apartemen | Sepeda Nusantara Kemenpora Digelar Bersama di Empat Kota | Jadi Pelatih Timnas Senior, Bima Sakti Merasa Dapat Tantangan | Bupati Bekasi Akan Kooperatif dalam Kasus Meikarta | Libas Ganda Jepang, Marcus / Kevin Juarai Denmark Open 2018 | Jokowi kepada Santri: NKRI Adalah Rumah Sendiri | Dikalahkan Qatar 6-5, Indra Sjafri: Timnas U-19 Kehilangan Fokus | Sandiaga Pertanyakan Pencairan Dana Kelurahan Menjelang Pemilu | Piala AFC: Timnas U-19 Ditekuk Qatar 5-6, Ini Kata Indra Sjafri | Kurs Rupiah Diperkirakan Bergerak Rp 15.175 - 15.196 Pekan Depan | Piafa AFC U-19: Drama 11 Gol, Timnas U-19 Ditekuk Qatar 5-6 |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Jack Ma Sayangkan Perang Dagang Amerika, Minta Cina Fokus Ekspor | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Kamis, 20 September 2018 15:31 WIB

Jack Ma Sayangkan Perang Dagang Amerika, Minta Cina Fokus Ekspor | Berita Tempo Hari Ini

Jokowi dan Jack Ma (Instagram @jokowi)

DOWNLOAD APP sumutkota.com

SUMUTkota.comBeijing – Komisaris Alibab Group, Jack Ma, mengatakan rencana untuk menciptakan satu juta lapangan kerja di Amerika Serikat batal terwujud karena terjadinya perang dagang antara AS dan Cina.

Baca: 

Jack Ma Jelaskan Kepastian Proyek Jack Ma Institute di Indonesia

Padahal, konglomerat berusia 54 tahun ini sudah menggelar konferensi besar di Detroit pada 2017 untuk mendorong para pengusaha kecil dan petani AS menjual produk mereka lewat platform Alibaba.

Jack Ma, yang bekas guru bahasa Inggris, merupakan seorang pendukung perdagangan global dan menolak perang dagang AS dan Cina, yang dinilai menggangu pertumbuhan ekonomi dunia.

Jack Ma mengatakan ini dalam wawancara dengan kantor berita Cina, Xinhua, dan dilansir Reuters pada Rabu, 19 September 2018.

Baca: 

Resmi Diganti, Jack Ma Tulis Surat yang Mengharukan

“Komitmen ini dibuat berdasarkan hubungan kerja sama Cina dan AS dan prinsip perdagangan bilateral yang rasional dan obyektif,” kata Jack Ma kepada Xinhua seperti dikutip Reuters.

Jack Ma melanjutkan,”Situasi saat ini telah menghancurkan kondisi yang dibutuhkan. Sehingga janji itu tidak bisa diwujudkan.”

Dalam Forum Ekonomi Dunia di Tianjin, Cina, Jack Ma mengatakan situasi ekonomi dunia sedang tidak bagus. Dan ini bisa berlangsung lama hingga 20 tahun. Menurut dia, Cina harus fokus pada ekspor dengan memanfaatkan Jalur Sutra moderen, yang terbentang dari Afrika, Asia Tenggara dan Eropa.

Baca: 

Trump Naikkan Tarif Impor Rp 3.000 Triliun, Cina Janji Balas

Jack Ma menyampaikan janji lapangan kerja satu juta tadi itu secara terbuka pada 2016 seusai bertemu Presiden terpilih Donald Trump di Gedung Trump Tower.

Saat itu, Jack Ma berjanji akan memfasilitasi setidaknya satu juta pengusaha kecil AS lewat platform bisnis online Alibaba sehingga produknya bisa dibeli konsumen Cina.

Saat itu, Jack Ma, yang merupakan salah satu orang terkaya di Cina, mengatakan pengusaha kecil AS bisa memanfaatkan bisnis online Tmall dan Taobao, yang dinaungi Alibaba.

Ilustrasi perang dagang Amerika Serikat dan Turki. Gmfus.org

Dia mengatakan setiap bisnis AS bakal butuh merekrut setidaknya satu tenaga kerja tambahan agar bisa memenuhi penjualan ekstra karena tingginya permintaan dari Cina.

Baca: 

Jack Ma: Saya Selamanya akan Jadi Milik Alibaba

Seperti dilansir CNN, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan rencana kenaikan tarif 10 persen untuk impor dari Cina senilai US$200 miliar atau sekitar Rp3000 triliun.

Sebelumnya, Trump telah mengenakan kenaikan tarif untuk US$50 miliar atau sekitar Rp740 triliun sejak Juli 2018. Trump juga mengancam ada kenaikan tarif untuk US$267 miliar atau sekitar Rp4000 triliun jika Cina masih melawan dengan membalas kenaikan tarif ini.

Menanggapi ini, pemerintah Cina tetap melakukan retaliasi dengan menaikkan tarif untuk impor senilai US$60 miliar atau sekitar Rp890 triliun. Pemerintah Cina menyayangkan sikap AS dan mengatakan tidak akan mundur menghadapi perang dagang yang digelar Trump ini.

Jack Ma juga menanggapi perang dagang AS dan Cina ini pada ajang forum investor di Shanghai pada Selasa lalu. “AS menyukai kompetisi, Cina menyukai harmoni. Keduanya memiliki budaya berbeda,” kata dia.



Jack Ma Sayangkan Perang Dagang Amerika, Minta Cina Fokus Ekspor | Bang Naga | on Kamis, 20 September 2018 15:31 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Jack Ma Sayangkan Perang Dagang Amerika, Minta Cina Fokus Ekspor
Description: Komisaris Alibaba, Jack Ma, mengucapkan janji untuk membuka 1 juta lapangan kerja baru di Amerika Serikat saat Donald Trump terpilih sebagai Presiden.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1128343/jack-ma-sayangkan-perang-dagang-amerika-minta-cina-fokus-ekspor.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Latest News

» Mayoritas Pengusaha HIPMI dan KADIN Diklaim Dukung Jokowi
» FOTO: Masalah Air dan Penambangan Litium di Chile
» Kalahkan Timnas Indonesia U-19, Qatar Klaim sebagai Tim Kuat
» Pesan Jokowi ke Santri: Silakan Beda Pilihan, Saring Hoaks
» Satpol PP DKI Duga Diskotek Old City Biarkan Narkoba Beredar
» Trump Tuding Saudi Berbohong Soal Khashoggi
» Gagal Perpanjang Kontrak, Luis Milla Ucapkan Salam Perpisahan

Karir

Android APK


KESEHATAN

Selengkapnya >>

Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI CNN Zodiak
© 2017 - 2018 sumutkota.com | Pers | V.DB: | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

Page loads : seconds