Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2018
Mensos Sebut Pembangunan Kota Palu Baru Butuh Waktu 2 Tahun | Atiqah Hasiholan Diperiksa, Polisi: Soal Foto Ratna Sarumpaet | Penuhi Panggilan Polda Jatim, Ahmad Dhani Minta Reimburse Ongkos | Sekelompok Ulama NU Deklarasikan Barisan Kiai Pendukung Prabowo | Sandiaga Uno Keluar Masuk Pasar, Pedagang: Sandi Hanya Nyinyir | Pembakaran Bendera Tauhid, Maarif Institute Minta Warga Bijak | Kata MUI, yang Dibakar di Garut Bukan Bendera HTI | Regu Pembunuh Jamal Khashoggi Bernama Pasukan Harimau | Jamal Khashoggi Tewas, Pelaku Telepon Kantor MBS Sebanyak 7 Kali | TKN: Penyerang Jokowi dengan Isu Agama Tak Punya Ilmu Agama | Liga Champions, Jose Mourinho: Juventus Bukan Hanya Ronaldo | Jamal Khashoggi Tewas, Sejumlah Kejanggalan Terungkap | Mensos Sebut Pembangunan Kota Palu Baru Butuh Waktu 2 Tahun | Atiqah Hasiholan Diperiksa, Polisi: Soal Foto Ratna Sarumpaet | 4 Tahun Jokowi, Ini Kata Menkes Soal Kesehatan Ibu dan Anak | Menristekdikti Pangkas Persentase Daya Tampung SNMPTN | Beda Jauh Data Produksi Beras dari BPS dengan Kementan, Kok Bisa? | Komnas PA Sebut Polisi Terlalu Dini Soal Penyebab Balita Tewas | Besok Giliran Bawaslu Periksa Ratna Sarumpaet, Ini yang Disoal | Ada Konsumen Meikarta Tak Cemas dengan Kasus Dugaan Suap, Sebab.. | Atiqah Hasiholan Penuhi Panggilan Polisi untuk Saksi Kasus Ibunya |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Kebakaran Gunung, Setelah Ciremai Kini Giliran Lereng Slamet | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Kamis, 20 September 2018 07:19 WIB

Kebakaran Gunung, Setelah Ciremai Kini Giliran Lereng Slamet | Berita Tempo Hari Ini

Gunung Slamet mengepulkan asap putih yang berbentuk cincin pada Kamis siang, 11 September 2014. Asap ini muncul tidak lama berselang setelah terjadi suara dentuman yang menggelagar hingga menggetarkan kaca Pos Pengamatan Gunung Slamet di Desa Gambuhan sekitar 9,5 kilometer di utara puncak. TEMPO/Dinda Leo Listy

DOWNLOAD APP sumutkota.com

SUMUTkota.com, Purwokerto - Kebakaran gunung terjadi lagi di Pulau Jawa. Kali ini hutan di lereng Gunung Slamet sebelah utara yang masuk wilayah Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, terbakar. Sebelum ini kebakaran telah melanda beberapa gunung, yakni Gunung Lawu, Sindoro-Sumbing, Ciremai.

Hinga sekarang dan petugas masih berusaha memadamkan kebakaran gunung Slamet tersebut. Perwira Seksi Teritorial Komando Distrik Militer 0711/Pemalang Kapten Sarmin mengatakan bahwa kebakaran gunung tersebut pertama kali diketahui pada Selasa, 18/9, sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu warga Pulosari, Kabupaten Pemalang, melihat asap di lereng Gunung Slamet.

Untuk memeriksa keadaan, beberapa warga naik ke Gunung Slamet pada pukul 13.00. “Selanjutnya tim pemadam kebakaran hutan dari Pulosari yang dipimpin Pak Cipto kumpul dan ikut naik Gunung Slamet pada pukul 19.00 WIB," kata dia, Rabu, 19/9.

Kebakaran tersebut, menurut Sarmin, terjadi di Petak 44 kawasan hutan pinus milik Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Barat. Lokasi yang sulit dijangkau membuat petugas tidak bisa segera memadamkan kebakaran yang melanda area hutan tersebut.

"Upaya pemadaman melibatkan sejumlah sukarelawan termasuk anggota Babinsa (Bintara Pembina Desa) Kodim 0711/Pemalang," kata Sarmin.

Hingga saat ini belum diketahui luas area hutan yang terbakar di lereng Gunung Slamet, di sekitar jalur pendakian Pos 4 Nyamplung, Desa Penakir, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang.Sejumlah warga melihat kondisi fisik Gunung Slamet dari pos pengamatan Gambuhan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, 14 September 2014. Meski aktifitas Gunung Slamet menurun, namun warga tetap antusias melihat secara langsung dari dekat. Tempo/Budi Purwanto

Sementara itu kebakaran yang terjadi Gunung Ciremai sudah berhasil dipadamkan. Hujan yang mengguyur kawasan Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, ikut membantu memadamkan api yang berkobar sejak Selasa, 18/9, siang.

"Pagi tadi turun hujan di lokasi yang terbakar dan ini tentu sangat membantu proses pemadaman," kata Humas Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), Agus Yudantara di Kuningan, Rabu. Selain itu, juga ada peran para sukarelawan yang berupaya memadamkan api, meskipun dengan alat seadanya, seperti menggunakan jet shooter, cangkul, golok, garu dan membuat sekat belukar.

Kebakaran gunung itu, kata Agus, menghanguskan kurang lebih sekitar 94,2 hektare kawasan hutan TNGC yang berupa semak belukar dan alang-alang. Untuk mencegah terjadinya peristiwa serupa TNGC akan selalu melakukan patroli darat gabungan baik berjalan kaki maupun motor. "Kami juga melakukan penyuluhan kepada masyarakat dan para pendaki."

ANTARA



Kebakaran Gunung, Setelah Ciremai Kini Giliran Lereng Slamet | Bang Naga | on Kamis, 20 September 2018 07:19 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Kebakaran Gunung, Setelah Ciremai Kini Giliran Lereng Slamet
Description: Kebakaran gunung terjadi lagi di Pulau Jawa. Kali ini hutan di lereng Gunung Slamet sebelah utara yang masuk wilayah Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah,
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1128180/kebakaran-gunung-setelah-ciremai-kini-giliran-lereng-slamet.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Latest News

» Petinggi RS Siloam Bungkam Usai Diperiksa KPK soal Meikarta
» Pemerintah Tak Setuju Alokasi Dana Saksi Parpol Dibiayai APBN
» Munchen Menang 2-0 Atas AEK Athens di Liga Champions
» Sjamsul Nursalim dan Istri Mangkir Lagi Dari Panggilan KPK
» Ma'ruf Amin Optimis Kantongi 70 Persen Suara di Kalteng
» Kisruh Khashoggi, AS Akui Tak Mau Kehilangan Investasi Saudi
» Jokowi Kucurkan Rp187 Triliun Dana Desa Selama Empat Tahun

Karir

Android APK


KESEHATAN

Selengkapnya >>

Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI CNN Zodiak
© 2017 - 2018 sumutkota.com | Pers | V.DB: | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

Page loads : seconds