Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2018
Ongkos Politik Mahal, PKB Setuju Dana Saksi Dibiayai APBN | Kubu Jokowi Minta Kubu Prabowo Tak Curigai Usulan Penambahan DPT | Sri Mulyani Dilaporkan ke Bawaslu, Kemenkeu: Itu Bukan Kampanye | Kapal Baruna Jaya I BPPT Teruskan Survei Batimetri di Laut Palu | Luke Shaw Perpanjang Kontrak 5 Tahun dengan Manchester United | Nissan Terra Hadir di Surabaya, Konsumen Bisa Mencoba Sepuasnya | Subuh, Warga Pamulang Digegerkan Suara Tembakan, Ada Apa? | Gempa 5 SR Guncang Sibolga, Tidak Berpotensi Tsunami | Timnas U-19 di Piala AFC: Klasemen, Hasil, dan Jadwal Lengkap | Suami Indah Kalalo Ingin Punya 6 Anak, Senang atau Bimbang? | Pengacara Tetap Ngotot Sebut Roro Fitria Pencandu Narkoba | Turki Akan Beberkan Hasil Investigasi Kasus Jamal Khashoggi | Waspada Jejak Digital di Medsos, Karier Bisa Terancam | Tom Holland Tunjukkan Foto Syuting Spider-Man: Far From Home | Jadwal Denmark Open Jumat Ini: 6 Wakil Berlaga, 2 Berhadapan | Polisi Cukupkan Pemeriksaan Saksi Hoax Ratna Sarumpaet | Pernikahan Justin Bieber Diduga Pemicu Sakitnya Selena Gomez | 5 Peran Steffy Burase di Pusaran Kasus Korupsi Gubernur Aceh | Prediksi Mitra Kukar Vs Bhayangkara FC di Ajang Liga 1 Jumat Ini | Jamal Khashoggi Dilarang Menulis di Arab Saudi Usai Kritik Trump | Liga 1 Jumat Hari Ini: Prediksi Borneo FC Vs PSM Makassar | Ada Duit Yuan di Rumah Tersangka Suap Meikarta Bupati Bekasi | Golkar Ogah Tanggapi Kicauan Fayakhun di Sidang Suap Bakamla | Denmark Open 2018: Gregoria Mariska Melaju ke Perempat Final | 12 Tempat yang Digeledah KPK dalam Kasus Dugaan Suap Meikarta | Dua Tim Purnawirawan Kubu Jokowi Hadang Prabowo di Pilpres 2019 | Pembatasan Truk Sampah, DKI Minta Wali Kota Bekasi Diskusi Dulu | Timnas U-19 Menang, Indra Sjafri: Ada Problem Penyelesaian Akhir | Denny Indrayana Minta Maaf ke KPK | 5 Alasan Mengapa Barang yang Dilelang Harganya Fantastis | Jadwal Liga 1 Jumat: Borneo Vs PSM, Mitra Kukar Vs Bhayangkara | Saat Susi Pudjiastuti Sindir Tokoh yang Sebut Ikan Tak Punya KTP | Timnas U-19 Tekuk Taiwan, Indra Sjafri Jelaskan Taktik Indonesia | Vladimir Putin Pamer Mobil Kepresidenan Rusia ke Presiden Mesir | Anies Baswedan Sepakat Lapangan Tembak Senayan Harus Dipindah | Timnas U-19 Menang, Taiwan Ungkap 3 Pemain yang Sulitkan Timnya | Denmark Open 2018: Jonatan Christie Kalah, Tunggal Putra Habis | BPP Prabowo - Sandiaga Siapkan Bantuan Hukum untuk Ahmad Dhani | Soal Meikarta, BEI Ungkap Alasan Lippo Cikarang Batal ke Bursa | Golkar Setuju Dana Saksi Dibiayai APBN dan Dikelola Bawaslu | Kata Sandiaga Soal Dana Saksi Dibebankan ke APBN | Soal Defisit BPJS Kesehatan, Gerindra: Masa Jokowi Ngeluh | Muktamar Pemuda Muhammadiyah, Polri: Komunikasi Bukan Intervensi | Bareskrim Polri Buka Pengaduan Online untuk Kritik Kinerja Mereka | Tempo Media dan Universitas Gunadarma Jalin Kerja Sama | Lima Bocah Tewas Tenggelam di Kubangan Karena Tergoda Ini | Kasus Video Banser, Ahmad Dhani Ditetapkan Tersangka | Parlemen Australia Heboh, PM Morrison Sebut Indonesia, Ada Apa? | Ini Sosok Ahli Forensik yang Diduga Memutilasi Jamal Khashoggi | Sandiaga Jawab Kekesalan Menteri Susi Soal Izin Nelayan | Kesal dengan Sandiaga, Susi Pudjiastuti Raup Dukungan Netizen | Gempa 5,3 M Guncang Aceh Barat, Listrik Padam | Sindir Sandiaga, Susi: Literatur Banyak, Tinggal Mau Belajar | Ada Kasus Suap, Lippo: Pembangunan Meikarta Tetap Dilanjutkan | DKI Heran Truk Boleh Melintas Era Ahok, Tapi Dicegat di Era Anies | Terduga Pembunuh Jamal Khashoggi Tewas dalam Kecelakaan di Riyadh | Konsumen Meikarta Minta Uangnya Dikembalikan Setelah Kasus Suap | Ongkos Politik Mahal, PKB Setuju Dana Saksi Dibiayai APBN | Kubu Jokowi Minta Kubu Prabowo Tak Curigai Usulan Penambahan DPT | Sri Mulyani Dilaporkan ke Bawaslu, Kemenkeu: Itu Bukan Kampanye | Kapal Baruna Jaya I BPPT Teruskan Survei Batimetri di Laut Palu | Luke Shaw Perpanjang Kontrak 5 Tahun dengan Manchester United | Nissan Terra Hadir di Surabaya, Konsumen Bisa Mencoba Sepuasnya | Subuh, Warga Pamulang Digegerkan Suara Tembakan, Ada Apa? | Gempa 5 SR Guncang Sibolga, Tidak Berpotensi Tsunami | Timnas U-19 di Piala AFC: Klasemen, Hasil, dan Jadwal Lengkap | Suami Indah Kalalo Ingin Punya 6 Anak, Senang atau Bimbang? |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

TKA Cina Dalam Video Viral Sempat Dibawa ke Imigrasi Karawang | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Kamis, 20 September 2018 05:00 WIB

TKA Cina Dalam Video Viral Sempat Dibawa ke Imigrasi Karawang | Berita Tempo Hari Ini

Sejumlah paspor warga cina, warga pakistan, dan warga bangladesh yang ditolak kantor imigrasi Soekarno Hatta , 7 maret 2017. Kredit : imigrasi

DOWNLOAD APP sumutkota.com

SUMUTkota.com, Bekasi - Kantor Imigrasi Kelas IIA Karawang sempat menangkap dan menahan enam orang tenaga kerja asing dari sebuah hotel di wilayah setempat. Belakangan TKA Cina itu sesuai dengan yang ada dalam video viral di media sosial sedang mengukur tanah di lahan Depo LRT, Jatimulya, Bekasi pada 5 September 2018 lalu.

Baca:
Video Viral TKA Cina Ukur Tanah di Bekasi, Polisi: Salah Lokasi

"Sudah kami lepaskan lagi karena dokumen keimigrasiannya lengkap," kata Kepala Seksi (Kasi) Informasi dan Sarana Komunikasi Kantor Imigrasi Kelas II Karawang, Endy Agustiawan saat dihubungi Rabu, 19 September 2018.

Endy menuturkan, keenam TKA Cina itu adalah Fu Zhibo, Wu Min, Shen Li, Tan Yunbo, Lan Zhibing, dan Tian Zhi Guo. Mereka seluruhnya dibawa dari sebuah hotel di Jalan Interchange Tol Karawang Barat pada Senin malam, 17 September 2018.

Baca: 
Menteri Hanif Soal TKA Cina Viral, Ini Penjelasannya

Menurut Endy, Imigrasi membawa keenamnya setelah menerima aduan dari masyarakat perihal tenaga kerja asing yang tak dapat berkomunikasi menggunakan bahasa Indonesia. "Setelah didalami, tak ada pelanggaran Keimigrasian," kata dia.

Keenam TKA Cina tersebut, kata Endy, berada di Indonesia menggunakan visa kunjungan bisnis. Adapun ketika dibawa dari sebuah hotel hendak melakukan pertemuan. Endy menyatakan tak mendalami perihal rencana pertemuan yang akan digelar tersebut.

"Kami hanya sebatas mengecek dokumen keimigrasiannya, ternyata lengkap," ujar dia.

Baca:
Pengakuan Pembuat Video Viral TKA Cina Ukur Tanah Proyek LRT

Berdasarkan data yang didapat, keenam TKA Cina itu bekerja untuk PT. Sinohydro sebagai tenaga ahli yang sedang melakukan survei lokasi proyek kereta cepat Jakarta-Bandung. Sebelum dibawa ke Imigrasi Karawang, mereka baru saja melakukan survei mulai dari SDN Tegallega I sampai dengan Jalan Batu Bubulah Desa Tegallega, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang.



TKA Cina Dalam Video Viral Sempat Dibawa ke Imigrasi Karawang | Bang Naga | on Kamis, 20 September 2018 05:00 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: TKA Cina Dalam Video Viral Sempat Dibawa ke Imigrasi Karawang
Description: Kantor Imigrasi Kelas IIA Karawang sempat menangkap dan menahan enam orang dalam video viral TKA Cina ukur tanah di Bekasi. Begini kronologisnya.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1128153/tka-cina-dalam-video-viral-sempat-dibawa-ke-imigrasi-karawang.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Latest News

» Zulfiandi Buka Peluang Dibawa Milla ke Spanyol
» Rencana Hidupkan Lagi Transportasi Air di Jakarta
» Trump Sebut Jurnalis Saudi yang Hilang Kemungkinan Tewas
» Delapan Perusahaan Berinvestasi Rp161,3 T Dapat Tax Holiday
» Indra Bela Striker Timnas Indonesia U-19 yang Belum Cetak Gol
» Instagram Hapus Unggahan Jual Bayi Online
» PN Banyuwangi Bebaskan Petani Dikriminalisasi Perhutani

Karir

Android APK


KESEHATAN

Selengkapnya >>

Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo DAIRI CNN Zodiak
© 2017 - 2018 sumutkota.com | Pers | V.DB: | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

Page loads : seconds