Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Pansel KPK Tolak Keinginan Ketua DPR Soal Konsultasi ke Komisi 3 | Soal Motif Kasus Novel Baswedan, KPK: Apa TPF Sudah Tanya Pelaku? | Begini Perjalanan Kisruh Wali Kota Tangerang dan Menteri Yasonna | ASEAN School Games XI 2019 Resmi Dibuka Menpora | Gempa Halmahera, Menteri Sosial Salurkan Bantuan Rp 1,3 Miliar | Ketua MPR Dukung Indonesia Jadi Tuan Rumah Olimpiade 2032 | Volkswagen Tiguan Allspace Kini Lebih Lapang, Cocok untuk Liburan | TGPF: Novel Baswedan Ajukan Syarat yang Tak Mungkin | Pengacara Novel Baswedan Sindir Canggihnya Hasil Kerja TGPF | Alasan DKI Bongkar Instalasi Bambu Getah Getih di Bundaran HI | Salip Bill Gates, Bernard Arnault Jadi Orang Terkaya di Dunia | Renang Telanjang di Pantai, 6 Turis di Thailand Ditahan | Masuk Bursa Menteri Jokowi, Ini Komentar Bos Gojek Nadiem Makarim | Lihat Bagaimana Agnez Mo dan BCL Tampak Tua Lewat FaceApp | Cerita Kalapas Tangerang Heran Kebijakan Aneh Wali Kota Tangerang | Ingin Pergi ke Australia, Ini 8 Fakta Soal Para Pencari Suaka | Imbauan Garuda Viral, AirAsia Malah Gelar Lomba Foto di Pesawat | Pansel KPK Tolak Keinginan Ketua DPR Soal Konsultasi ke Komisi 3 | Soal Motif Kasus Novel Baswedan, KPK: Apa TPF Sudah Tanya Pelaku? | Begini Perjalanan Kisruh Wali Kota Tangerang dan Menteri Yasonna | ASEAN School Games XI 2019 Resmi Dibuka Menpora | Gempa Halmahera, Menteri Sosial Salurkan Bantuan Rp 1,3 Miliar | Ketua MPR Dukung Indonesia Jadi Tuan Rumah Olimpiade 2032 | Volkswagen Tiguan Allspace Kini Lebih Lapang, Cocok untuk Liburan | Didakwa Hilangkan Suara Caleg, Begini PPK Dicecar di Persidangan | Audi Q8 Seharga Hampir Rp 2,5 M hadir di GIIAS, Ini Kelebihannya | Wiranto Sebut Benny Wenda Hanya Cari Perhatian Internasional |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Soal Debat Pilpres, Tim Jokowi: Kalau Ada Tes Baca Quran Gimana? | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Jumat, 14 September 2018 13:59 WIB

Soal Debat Pilpres, Tim Jokowi: Kalau Ada Tes Baca Quran Gimana? | Berita Tempo Hari Ini

Sekertaris Jenderal PPP Arsul Sani usai menjadi pembicara dalam diskusi publik bertajuk "Memotret Kinerja KPK" di Bakoel Koffie, Cikini Raya, Jakarta, Senin, 4 Desember 2017. Tempo/Adam Prireza

SUMUTkota.com, Jakarta - Tim sukses Joko Widodo atau Jokowi menilai usulan kubu Prabowo Subianto ihwal debat pemilihan presiden atau Pilpres 2019 berbahasa Inggris, adalah usulan yang genit.

Baca juga: KPU: Capres atau Cawapres Mangkir Debat Publik Kena Sanksi

"Jangan genit-genit lah. Nanti kalau genit, ada juga yang genit, misalnya usulan diadakan lomba tes baca Al-quran, lomba salat yang benar, gitu lho," ujar Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi - Ma'ruf, Arsul Sani di Posko Cemara, Jakarta pada Jumat, 14 September 2018.

Secara aturan, ujar Arsul, penggunaan bahasa juga telah diatur jelas dalam UU Nomor 24 tahun 2009 tentang bendera, bahasa, dan lambang negara, serta lagu kebangsaan. Dalam pasal 32 UU tersebut dijelaskan, bahasa Indonesia wajib digunakan dalam forum yang bersifat nasional atau forum yang bersifat internasional di Indonesia. "Debat capres ini kan forum resmi," ujar dia.

Sebelumnya Ketua DPP PAN Yandri Susanto mengungkapkan usulannya agar debat pilpres  menggunakan bahasa Inggris.

Menurut Arsul, jika yang dimaksud kubu penantang-nya tersebut adalah untuk menunjukkan kemampuan pasangan capres-cawapres bergaul dan berbicara di dunia internasional, maka usulan tersebut tidak relevan.

"Kewibawaan kepala negara itu tidak ditentukan oleh bahasanya. Dulu, Pak Soeharto selama puluhan tahun menerima tamu dengan bahasa Indonesia. Beliau juga berbicara di forum internasional dengan bahasa Indonesia," ujar dia.

Baca juga: Durasi Debat Calon Presiden Dikritik  

Lagipula, ujar dia, banyak kepala negara dan kepala pemerintahan negara-negara lain yang juga memakai bahasa resmi negara-nya di forum-forum internasional. "Lihat Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe dan dan Presiden Tiongkok Xi Jinping," ujar dia.

Menurut Arsul, debat Pilpres lebih baik diisi dengan adu gagasan. "Kalau selama ini yang diperdebatkan adalah utang, kita juga ingin mendengarkan alternatif pembangunan atau biaya pembangunan tanpa ngutang. Hal-hal seperti ini kan mencerahkan," ujar dia.



Soal Debat Pilpres, Tim Jokowi: Kalau Ada Tes Baca Quran Gimana? | Bang Naga | on Jumat, 14 September 2018 13:59 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Soal Debat Pilpres, Tim Jokowi: Kalau Ada Tes Baca Quran Gimana?
Description: Tim Sukses Jokowi menilai usulan debat pilpres berbahasa Inggris adalah usulan yang genit.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1126483/soal-debat-pilpres-tim-jokowi-kalau-ada-tes-baca-quran-gimana.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

» Konflik di Mesuji, Polisi Minta Sikap Pengelola Hutan Lindung
» Anggota Orkestra Afghanistan Hilang di Slovakia
» Kantor Partai Berkarya Surabaya Dibobol Maling
» Warga di Lokasi Bentrok Mesuji Mengungsi ke Kantor Polisi
» Tak Bela Menteri Terkait Video Seks, Anwar Ibrahim Dikritik
» Anak Usaha Lippo Group Serahkan Lahan ke Pemkot Makassar
» Pekik Suporter Indonesia Bikin Raket Ganda China Penyok

Karir


Lirik

  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku
  • Abiel Jatnika – Kapalang Nyaah
  • Michiel Eduard – Kau Telah Pergi (OST ROMPIS 2018)
  • Hary – Biarkan Ku Pergi
  • Anggun – Siapa Bilang Gak Bisa
  • Smash – Fenomena
  • Adipati – Lempar Batu Sembunyi Tangan
  • LaoNeis Band – Insya Allah
  • Michael Mario – Jangan Menolak

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
    © 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status

    Page loads : seconds