Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2018
Presiden Jokowi Larang Pemda Terima Pegawai Honorer Baru | Tak Lagi Duduk di DPRD, Lulung Kembalikan Mobil Dinas | Setelah Penetapan Nomor Urut Capres, KPU Ingatkan Kampanye Damai | KPU Ungkap Makna Angka Nol pada Nomor Urut Calon Presiden | Defisit Anggaran, Wali Kota Bekasi Potong Tunjangan Pegawai? | Jokowi - Ma'ruf Nomor Urut 1, Airlangga Hartarto: Sesuai Tagline | Jokowi Dapat Nomor Urut 1, PKB Berharap Kena Efek | Prabowo Didukung Ulama, Titiek Soeharto: Semua Suara Didulang | Ini Klasemen Setelah Timnas U-16 Indonesia dan Vietnam Menang | Din Syamsuddin Mengundurkan Diri dari Posisi Utusan Presiden | Ditantang Gatot Nurmantyo Nobar Film G30SPKI, Ini Jawaban TNI AD | Gatot Nurmantyo Tantang KSAD Instruksikan Pemutaran Film G30S/PKI | Slogan Kubu Jokowi: Nomor 1 Jokowi Sekali Lagi, Jika 2... | Begini Perjalanan Polemik Impor Beras Sejak Awal 2018 | Bakal Gantikan Sandiaga Uno di DKI, Ini Program Ahmad Syaikhu | Sebelum Jokowi Buka Nomor Urut Pilpres 2019, Ma'ruf Amin Berdoa | Kantongi Nomor Urut 1, Jokowi: Indonesia Bersatu | Pengundian Nomor Urut, Prabowo - Sandiaga Diiringi Pencak Silat | Sah, Jokowi - Ma'ruf Nomor Urut 1, Prabowo - Sandiaga Nomor 2 | Hasil Piala AFC: Timnas U-16 Indonesia Vs Iran 2-0 | Presiden Jokowi Larang Pemda Terima Pegawai Honorer Baru | Tak Lagi Duduk di DPRD, Lulung Kembalikan Mobil Dinas | Setelah Penetapan Nomor Urut Capres, KPU Ingatkan Kampanye Damai | KPU Ungkap Makna Angka Nol pada Nomor Urut Calon Presiden | Defisit Anggaran, Wali Kota Bekasi Potong Tunjangan Pegawai? | Jokowi - Ma'ruf Nomor Urut 1, Airlangga Hartarto: Sesuai Tagline | Jokowi Dapat Nomor Urut 1, PKB Berharap Kena Efek | Prabowo Didukung Ulama, Titiek Soeharto: Semua Suara Didulang | Ini Klasemen Setelah Timnas U-16 Indonesia dan Vietnam Menang | Din Syamsuddin Mengundurkan Diri dari Posisi Utusan Presiden |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Begini Psikolog Analisis Pembunuhan Potong Kelamin di Cileungsi | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Jumat, 14 September 2018 13:24 WIB

Begini Psikolog Analisis Pembunuhan Potong Kelamin di Cileungsi | Berita Tempo Hari Ini

Ilustrasi kebiri. shutterstock.com

DOWNLOAD APP sumutkota.com

SUMUTkota.com, Bogor – Pembunuhan yang sampai memotong kelamin korban diduga berlatar belakang hubungan asmara. Dugaan ini berkembang untuk kasus pembunuhan Nasion Andi (56) di Cileungsi, Kabupaten Bogor, pada Selasa 11 September 2018.

Baca:
Pembunuhan di Cileungsi, Ini Motif Pelaku Potong Kelamin Korban

Sejumlah tetangga korban telah mengungkap kecurigaan itu berdasarkan ciri tersangka pembunuh, YS (40), yang disebut ‘kemayu’ dan pernah serumah dengan korbannya. Belakangan dugaan yang sama disampaikan psikolog dari Universitas Pancasila, Aully Grashinta.

“Memang masih perlu penyelidikan mendalam mengenai motif pembunuhan, namun kecenderungannya menjurus pada rasa cemburu,” kata Aully saat dimintai pendapatnya, Jumat 14 September 2018.

Aully menerangkan, pelaku hubungan sesama jenis sangat terbatas sehingga mereka tidak cukup leluasa untuk mendapat pasangan. Ketika mendapat pasangan mereka cenderung punya rasa posesif yang tinggi. “Sehingga kalau cemburu bisa jadi sangat agresif,” kata Aully.

Baca:
Sebelum Pembunuhan Potong Kelamin, Teriakan Dikira Batuk

Alat kelamin bisa menjadi sasaran pelampiasan, menurut Aully, karena dalam lingkungan kelompok yang menjalin hubungan sejenis, alat kelamin merupakan lambang dominasi. Alat kelamin juga menjadi simbol gender dan kastrasi atau kebiri menjadi ketakutan yang amat besar.

Modusnya akan berbeda jika pembunuhan berlatar ekonomi atau harga diri. “Tentu tidak ada hubungannya dengan alat kelamin korban,” katanya sambil menambahkan, “Tidak ada motivasi untuk memotong apa yang menjadi kebanggaan korban, atau yang menjadi penghubung antara korban dan pelaku.”

Sementara itu Kapolsek Cileungsi Komisaris Asep Fajar mengatakan, modus pembunuhan sejauh ini diketahui karena tersangka sakit hati. Korban disebutkannya pernah menjanjikan tersangka yang tak pernah dipenuhi sehingga melahirkan cekcok.

Baca:
Pembunuhan Potong Kelamin, Korban dan Pelaku Pernah Serumah

“Kalau menurut pengakuan pelaku, korban sering menjanjikan sesuatu namun hingga hampir setahun, korban tak kunjung memberi, hingga pelaku kesal,” kata Asep, Jumat 14 September 2018.

Tentang hubungan sesama jenis sebagai latar belakang pembunuhan, Asep mengatakan, “Saat ini kami masih berdasarkan pemeriksaan dan pengakuan pelaku.” 



Begini Psikolog Analisis Pembunuhan Potong Kelamin di Cileungsi | Bang Naga | on Jumat, 14 September 2018 13:24 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Begini Psikolog Analisis Pembunuhan Potong Kelamin di Cileungsi
Description: Cemburu diduga melatari pembunuhan yang sampai memotong kelamin korban. Sasarannya adalah merenggut lambang kebanggaan. Apa itu?
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1126471/begini-psikolog-analisis-pembunuhan-potong-kelamin-di-cileungsi.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Latest News

» Yenny Wahid Tak Gabung Tim Prabowo, Semangatnya Diklaim Ada
» Mantan Wasit Liga Inggris Bela Ronaldo
» Dituduh Plagiat, PM Spanyol Akui Ada Kesalahan dalam Bukunya
» Sido Muncul Boyong Tolak Angin ke Filipina
» Taufik Gerindra Minta PKS Tak Ribet soal Wagub DKI
» Israel Tembaki Aksi Protes di Gaza, Warga Palestina Tewas
» Perpanjang Kontrak, Aguero Senang Satu Dekade di Man City

Karir

Android APK


KESEHATAN

Selengkapnya >>

Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo DAIRI CNN Zodiak
© 2017 - 2018 sumutkota.com | Pers | V.DB: | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

Page loads : seconds