Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2018
Di Pingxi Taiwan, Turis Mengenal Tradisi Membuat Lampion | BMKG Peringatkan Potensi Hujan Petir di Jaksel pada Sore Hari | Arab Saudi Tolak Bujukan AS untuk Rujuk dengan Qatar | Rute Berimpitan, MRT dan Transjakarta Akan Teken MoU | Polda Jawa Timur Sita Akun Instagram Musisi Ahmad Dhani | Skybridge Tanah Abang Pakai Toilet Pintar ala Halte Transjakarta | Karena Acara IMF dan OCC, Kunjungan Turis ke Bali Naik 6,5 Persen | Kerap Kritik, Partai Demokrat: SBY Sayang Prabowo - Sandiaga | BPPTKG: Kubah Lava Gunung Merapi Terus Tumbuh | Dianggap Mirip dengan Suzzanna, Luna Maya Sebut Faktor Mata Belo | Kampanye di Magelang, Sandiaga Uno Janji Bentuk OKE OCE Nasional | Kontroversi Hari Ayah, Betulkah Terlalu Lebay? | Piala AFF: Thailand vs Timnas Indonesia, Ini Susunan Pemainnya | Hasil Bola Laga Persahabatan: Argentina Vs Meksiko 2-0 | Tiga Poin Penting Konvensi Keanekaragaman Hayati Mesir | Liga 1 Sabtu: Prediksi PS Tira Vs Sriwijaya FC | Intelijen AS Sebut Pangeran Khalid Bujuk Jamal Khashoggi ke Turki | 5 Fitur Menarik Kamera Fujifilm Instax SQUARE SQ20 | Ke Sentra Perak Yogya, Sandiaga Unjuk Kiat Dongkrak Pemasaran | Thailand vs Timnas Indonesia, Andik Beda dengan 2 Tahun Lalu | Bahaya Minum Antibiotik Berlebihan, Bisa Berujung Kematian | Timnas Indonesia Hadapi Thailand, Hansamu: Ini Laga Final | 3 Kuliner yang Wajib Dicicipi Saat Keliling Pandeglang | Kata Telkom soal Santernya Rumor Akuisisi Saham Gojek | Begitu Terima Salinan Putusan, Baiq Nuril Segera Ajukan PK | Miswan, Atlet Renang Difabel yang Awalnya Dicela Keluarga | Zack Lee - Manohara Dekat, Nafa Urbach Akui Punya Pacar | Skybridge, PT KAI Menyoal Lokasi Mesin Taping Stasiun Tanah Abang | Pejabat CIA Klaim MBS Perintahkan Pembunuhan Jamal Khashoggi | Paket Ekonomi 16, Darmin: Kenapa Harus Modal Asing, Karena ... | Tilik 3 Jurus Menghemat Pengeluaran di Akhir Bulan | DKI Akan Copot Waring Kali Item, Respon Warga Beragam | Bank Mandiri Berencana Naikkan Bunga Kredit Mulai Januari 2019 | Bank Muamalat Luncurkan Kartu Khusus untuk Haji dan Umroh | Hangatnya Pelukan buat Pasangan Usai Bertengkar, Ini Kata Pakar | Jokowi Izinkan Asing Kuasai 100 Persen Saham di 54 Industri Ini | Bareskrim Polri Gagalkan Penyelundupan Narkoba dari Malaysia | Becak Listrik Tenaga Surya Jalani Ujicoba di Jakarta | Waring Kali Item Dicopot, Apa Saja yang Disiapkan Anies Baswedan? | Gencar Kritik Soal Swasembada Pangan, Ini 5 Program Prabowo | Polemik dengan Demokrat, Gerindra: Akan Diselesaikan Pimpinan | Pembunuhan Sekeluarga di Bekasi, Polisi: Pelaku Dendam Dihina | Hong Kong Open: Depak Ganda Korsel, Begini Cerita Kevin / Marcus | Hamil Anak Kedua, Tya Ariestya Merasa Kondisinya Lebih Parah | PT KAI CIrebon Berikan Diskon 10 Persen Saat Rail Run | Sony: Penjualan PS4 Dunia Capai 86,1 Juta, Software 777,9 Juta | Aliando Syarief Ingin Fokus Main Film Layar Lebar | Keduanya Mapan, Apakah Pernikahan Akan Bahagia? Ini Ramalannya | Drama 3 Hari Penyelamatan Harimau Sumatera dari Kolong Ruko | Tenneco Bekas Pemilik Marzocchi Akan Menguasai Ohlins | Piala AFF Sabtu Hari Ini: Prediksi Thailand Vs Timnas Indonesia | Lima Fakta di Sekitar Meninggalnya Cucu Wiranto | Tahapan Rencana Inalum Setelah Kantongi Rp 58 T dari Surat Utang | Prediksi PSMS Medan Vs Madura United di Ajang Liga 1 Sabtu Ini | Kejaksaan Mataram Layangkan Surat Eksekusi untuk Baiq Nuril | SUV Chevrolet FNR Carry Concept Mirip Mitsubishi Xpander | Hindari Mentato di 9 Area Tubuh Ini, Rawan Infeksi | Pembunuhan Sekeluarga, Begini Cara Polisi Melacak Haris di Garut | MMA ONE Championship di Istora GBK, Ini Partai Lengkapnya... | Jokowi Kunjungi Lokasi Rencana Pembangunan Pos Lintas Batas Sota | Sandiaga Sebut 3 Kelompok Ini Bakal Jadi Penentu Kemenangan | Liga 1 Sabtu Ini: Prediksi Barito Putera Vs Mitra Kukar | 5 Alasan Silaturahmi Kekhalifahan Dunia di Sentul Batal Hari Ini | Jadwal Hong Kong Open: 4 Wakil Berlaga, 1 Tiket Final di Tangan | Hari Ini Prabowo Turun Gunung ke Jawa Barat | Ada 49 Spot Wisata yang Luar Biasa Sepanjang Jabar Selatan | Damd Bikin Body Kit Mengubah Suzuki Jimny Bergaya Offroad Eropa | Targetkan Menang Pileg dan Pilpres PDIP, Gelar Safari Kebangsaan | Gembar-gembor Swasembada, Ini Cara Prabowo Benahi Sektor Pangan | Mahkamah Agung | Myanmar Tahan 106 Rohingya Saat Berlayar Menuju Malaysia | Bergaya ala Deepika Padukone Wajib Punya 7 Item Fashion Ini | 10 Inovasi Teknologi Alibaba Dukung Sukses Harbolnas 2018 | Terus Kritik Soal Pangan, Tim Prabowo: Itu Titik Lemah Pemerintahan Jokowi | PKS: Komunikasi Pimpinan Kubu Prabowo - Sandiaga Tidak Intens | Jokowi Tengok Perkembangan Pembangunan Jalan Trans Papua | Pelaporan Grace Natalie dan Polemik Perda Syariah di Indonesia | Liga 1: PSM Makassar Vs Persija 2-2, Ini Kata Pelatih Kedua Tim | Ini 5 Cara Mengatur Kredit Agar Tagihan Tak Jadi Beban | Begini Cara PLN Mendukung Pengembangan Mobil Listrik Blits | Pembunuhan di Bekasi, Polisi Ungkap Tujuan Haris Naik Gunung | Perawat di Malawi Diskor Swafoto di Bangsal Rumah Sakit | Thailand vs Timnas Indonesia, Bima Waspadai 3 Pemain Blasteran | MaPPI FHUI: Ada Dua Kekhilafan Hakim dalam Putusan Baiq Nuril | Jadwal Liga 1 Sabtu Ini: PSMS Vs Madura, Barito Vs Mitra Kukar | Heboh Pembunuhan di Bekasi:Cek 5 Motif Ini, Salah Satunya Kecewa? | Piala AFF: Ini Penilaian Pelatih Thailand Soal Timnas Indonesia | Hasil Bola Sabtu Dinihari: Belanda Vs Prancis 2-0, Brasil Menang | Pembunuhan di Bekasi, Ini Alasan Haris Bunuh Dua Anak Diperum | Hong Kong Open: Kevin/Marcus Vs Hendra/Ahsan, Duel Menuju Final | Catat, Sabtu Ini Jadwal Thailand Vs Timnas Indonesia di Piala AFF | Pakar Usul Debat Kandidat Pilpres 2019 Dipercepat, Tujuannya.. | Korban Lion Air Tak Teridentifikasi, Ini Permintaan Keluarga | Korban Tidak Teridentifikasi, Surat Kematian dari Lion Air | Gerindra Tunjuk Siti Zuhro Jadi Tim Penyeleksi Cawagub DKI | Indonesia Raih Emas dalam Lomba Perahu Naga Asia di Cina | Tim Jelajah Sepeda Nusantara Kemenpora Finis di Yogyakarta | Tiba di Pemakaman, Cucu Wiranto Dibopong Tanpa Peti | 2 Hari Sebelum Pembunuhan, Haris Unggah Status Ini di Facebook | Wiranto Mengenang Putrinya yang Meninggal saat Pemakaman Cucunya | Koalisi Masyarakat Minta Komnas HAM Cek 10 Nama Calon KSAD Ini | Soal Perda Syariah, Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Polri | 5 Alasan Silaturahmi Kekhalifahan Dunia di Sentul Batal Hari Ini | Peta Persaingan Juara Liga 1 Setelah PSM Ditahan Persija 2-2 | Cucu Wiranto Meninggal, Ini yang Boleh dan Tidak Saat Asuh Balita | Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim, PSI: Tidak Masuk Akal | Lolos ke Semifinal Hong Kong Open, Fajar / Rian Belum Puas | Di Pingxi Taiwan, Turis Mengenal Tradisi Membuat Lampion | BMKG Peringatkan Potensi Hujan Petir di Jaksel pada Sore Hari | Arab Saudi Tolak Bujukan AS untuk Rujuk dengan Qatar | Rute Berimpitan, MRT dan Transjakarta Akan Teken MoU | Polda Jawa Timur Sita Akun Instagram Musisi Ahmad Dhani | Skybridge Tanah Abang Pakai Toilet Pintar ala Halte Transjakarta | Karena Acara IMF dan OCC, Kunjungan Turis ke Bali Naik 6,5 Persen | Kerap Kritik, Partai Demokrat: SBY Sayang Prabowo - Sandiaga | BPPTKG: Kubah Lava Gunung Merapi Terus Tumbuh | Dianggap Mirip dengan Suzzanna, Luna Maya Sebut Faktor Mata Belo |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

S&P Turunkan Peringkat Utang Turki, Kenapa? | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Sabtu, 18 Agustus 2018 11:20 WIB

S&P Turunkan Peringkat Utang Turki, Kenapa? | Berita Tempo Hari Ini

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan (paling kanan) dan Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani (kedua dari kiri)

DOWNLOAD APP sumutkota.com

SUMUTkota.com, Istanbul – Lembaga pemeringkat kredit Standard & Poor’s menurunkan tingkat kredit Turki menjadi non investasi atau junk. Alasannya, lira mengalami volatilitas yang ekstrim sehingga lembaga ini memprediksi Turki bakal mengalami resesi pada 2019.

Baca: 
Trump -- Erdogan Tegang, Pengadilan Turki Tolak Banding Pastor AS
Terkait Lira, Qatar Janji Investasi Rp 221 Triliun kepada Erdogan

Lembaga pemeringkat ini menurunkan peringkat satu level dari BB- menjadi B+ dengan outlook stabil setelah nilai tukar lira sempat melemah pada awal pekan ini menjadi 7,24 atau turun 20 persen.

“Penurunan peringkat ini menggambarkan prediksi kami bahwa volatilitas mata uang Turki lira dan proyeksi keseimbangan neraca pembayaran bakal melemahkan perekonomian Turki. Kami memprediksi resesi pada tahun depan,” begitu pernyataan S&P.

S&P juga memprediksi Turki bakal mengalami inflasi sekitar 22 persen dalam empat bulan ke depan atau naik dari saat ini yang berada di kisaran 15 persen. Inflasi Turki sempat menyentuh level 69 persen pada sekitar 2000 sebelum Recep Tayyip Erdogan menjabat sebagai Perdana Menteri untuk pertama kalinya.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump berjabat tangan dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dengan disaksikan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Brussels Belgia, 11 Juli 2018. (Presidency Press Service via AP, Pool)

Pelemahan nilai tukar lira ini bakal menambah tekanan bagi perusahaan-perusahaan yang memiliki uang dalam valuta asing. Ini juga meningkatkan resiko pendanaan bagi perbankan domestik.

Baca: 

Menkeu Turki Enggan Pinjam IMF, Lira Menguat

Sambut Ajakan Erdogan, Warga Turki Rusak iPhone dan Buang Cola

“Meskipun ada resiko ekonomi yang meningkat, kami melihat respon kebijakan dari lembaga moneter dan pajak Turki terbatas,” begitu pernyataan S&P.

Seperti dilansir Hurriyet Daily News, nilai tukar lira mengalami pelemahan pada Jumat, 10 Agustus 2018 setelah Presiden AS, Donald Trump, mengumumkan kenaikan tarif impor untuk komoditas baja dan aluminium dari Turki menjadi masing-masing 50 persen dan 20 persen.

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan (kiri) dan Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani

Ini membuat harga jual komoditas itu menjadi terlalu mahal sehingga menutup peluang pasar perusahaan Turki di AS.

Baca:

Menlu Sebut Turki Siap Dialog dengan Amerika, Ini Syaratnya
Kena Sanksi, Erdogan Sebut Amerika Tusuk Turki di Punggung
Lawan Spekulan Lira, Bank Sentral Turki Cukur Transaksi Valas

Sebelumnya, AS juga mengenakan sanksi kepada dua orang menteri Turki karena pemerintah menolak membebaskan pastor asal AS, Andrew Brunson, yang sedang menjalani proses hukum terkait dugaan melakukan kegiatan mata-mata dan terorisme.

Presiden Turki Erdogan membalas tindakan Trump dengan menaikkan tarif impor dua kali lipat untuk produk mobil penumpang, alkohol, dan tembakau. Erdogan juga memboikot produk elektronik AS seperti iPhone.

Bank sentral Turki CBRT juga membatasi transaksi valas antara bank Turki dan bank asing untuk menekan aksi spekulasi. Erdogan mengatakan negaranya akan menggunakan mata uang lira lebih banyak untuk ekspor dan impor dibandingkan dolar misalnya dengan Cina, Rusia, Ukraina dan Iran.

Nilai tukar lira sempat menguat dari 7,24 menjadi 5,8 per dolar para Jumat. Ini terjadi karena adanya dukungan komitmen investasi dari Qatar senilai US$15 miliar atau sekitar Rp221 triliun. Saat ini, nilai tukar lira melemah ke level 6 per dolar setelah adanya pengumuman dari S&P. 



S&P Turunkan Peringkat Utang Turki, Kenapa? | Bang Naga | on Sabtu, 18 Agustus 2018 11:20 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: S&P Turunkan Peringkat Utang Turki, Kenapa?
Description: S&P menilai volatilitas ekstrim yang dialami mata uang Turki lira bakal membuat inflasi naik menjadi 22 persen.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1118247/sp-turunkan-peringkat-utang-turki-kenapa.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Latest News

» Trump Jawab Pertanyaan soal Intervensi Rusia 'dengan Mudah'
» Kubah Lava Baru Gunung Merapi Masih Terus Tumbuh
» Sindiran SBY dan Ujian Prabowo Rekatkan Koalisi
» Cerita Dokter Timnas Indonesia Kehilangan Sepatu di Thailand
» Jeli Ambil Peluang Investasi Sukuk dan Produk Syariah
» Maarif Institute Sesalkan Kriminalisasi Grace Natalie
» NYALANG: Helai Jingga Menutup Musim

Karir

Android APK


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI CNN Zodiak
© 2017 - 2018 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

Page loads : seconds