Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2018
Jokowi Izinkan Asing Kuasai 100 Persen Saham di 54 Industri Ini | Pelaporan Grace Natalie dan Polemik Perda Syariah di Indonesia | Korban Tidak Teridentifikasi, Surat Kematian dari Lion Air | 5 Alasan Silaturahmi Kekhalifahan Dunia di Sentul Batal Hari Ini | Erick Thohir: Saya Orang Pertama yang Mundur Kalau Jokowi Raja | Pembunuhan di Bekasi, Polisi Ungkap Tujuan Haris Naik Gunung | Keduanya Mapan, Apakah Pernikahan Akan Bahagia? Ini Ramalannya | SUV Chevrolet FNR Carry Concept Mirip Mitsubishi Xpander | Pembunuhan di Bekasi, Ini Alasan Haris Bunuh Dua Anak Diperum | Sandiaga Sebut 3 Kelompok Ini Bakal Jadi Penentu Kemenangan | Agar Program Menngena, Kemenpora Susun Road Map Kepemudaan 2019 | Pengendara Sepeda Motor dengan Knalpot Racing Dihukum Push Up | Aktivis Greenpeace Ditangkap Saat Menaiki Kapal Minyak Wilmar | Kualifikasi MotoGP Valencia: Vinales Terbaik, Rossi Urutan 16 | Kubu Jokowi Luncurkan Aplikasi untuk Donasi dan Kampanye | Tekuk Hendra / Ahsan, Kevin / Marcus ke Final Hong Kong Open 2018 | A Man Called Ahok Tembus 1 Juta Penonton, Ahok Kirim Ucapan | Ini Kata Bima Sakti Setelah Timnas Indonesia Ditekuk Thailand | Belajar Hidup Mandiri ala Verrell Bramasta, Apa Ilmunya? | Jokowi Bahas Sawit dan Perikanan dengan PM Kepulauan Solomon |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Rupiah Diproyeksi Rp 14.400 di 2019, Sri Mulyani Sebut Trump ... | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Jumat, 17 Agustus 2018 19:29 WIB

Rupiah Diproyeksi Rp 14.400 di 2019, Sri Mulyani Sebut Trump ... | Berita Tempo Hari Ini

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berbicara dengan petugas saat mengecek persiapan Asian Games 2018 di Terminal 3 Bandara Soekarno - Hatta, Tangerang, Senin, 13 Agustus 2018. Tempo/Hendartyo Hanggi

DOWNLOAD APP sumutkota.com

SUMUTkota.com, Jakarta - Pemerintah memproyeksikan rupiah di level Rp 14.400 dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau RAPBN 2019. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut angka yang dipatok itu termasuk konservatif.

Baca: Krisis Turki Berimbas pada Rupiah, Bambang Soesatyo: Saya Waswas

Namun ia menuturkan pergerakan perekonomian global tidak bisa diprediksi. "Kita akan selalu melihat dinamika ekonomi global, apakah ada yang bisa memprediksi besok Presiden Trump (Donald Trump) Twitter-nya apa? Kan enggak ada, ya," ujarnya di Jakarta Convention Center, Jakarta Selatan, Kamis, 16 Agustus 2018.

Sri Mulyani berujar pemerintah saat ini hanya bisa melihat tren perekonomian global. Ia melihat pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat masih akan cukup kuat, terutama pada kuartal II 2018. Menurut dia, pertumbuhan ekonomi Negeri Abang Sam itu masih bisa terjaga untuk dua kuartal ke depan.

Kendati demikian, defisit APBN Amerika Serikat juga ikut naik seirama dengan suku bunga acuannya, yang juga menanjak. Belum lagi adanya kenaikan harga komoditas belakangan ini, yang akan berpengaruh kepada permintaan domestik Amerika.

Tak berhenti di sana, tantangan lain perekonomian Amerika adalah kenaikan harga di dalam negeri akibat kebijakan kenaikan tarif impor oleh Presiden Trump. "Jadi mungkin dia enggak akan cukup panjang napasnya, dan itulah yang kita lihat sebagai salah satu risiko untuk tahun depan," ucap Sri Mulyani.

Sri Mulyani berujar pemerintah akan selalu berkoordinasi dengan Bank Indonesia (BI) guna menjaga nilai tukar mata uang. Sebab, urusan kurs sejatinya adalah domain BI. Ia akan melihat cara bank sentral menjaga stabilitas kurs ataupun inflasi.

Presiden Joko Widodo atau Jokowi memproyeksikan nilai tukar rupiah pada 2019 berada di kisaran Rp 14.400 per dolar Amerika. Level tersebut menggambarkan kurs yang lebih melemah bila dibandingkan dengan dipatoknya nilai tukar rupiah dalam APBN 2018 sebesar Rp 13.400 per dolar Amerika.

Proyeksi nilai tukar Rp 14.400 per dolar Amerika itu didasari pada pertimbangan bahwa Indonesia masih akan menghadapi banyak tantangan untuk menjaga stabilitas dan pergerakan nilai tukar rupiah pada 2019. Salah satu persoalannya, kata Jokowi, adalah dinamika ekonomi negara maju.

Baca: Target Investasi Terancam Pelemahan Rupiah

"Termasuk normalisasi kebijakan moneter di Amerika Serikat dan Eropa serta perkembangan ekonomi Tiongkok," ujar Jokowi saat pembacaan nota keuangan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis, 16 Agustus 2018. Sebenarnya, tantangan ini tidak hanya dialami rupiah, tapi juga banyak mata uang global.



Rupiah Diproyeksi Rp 14.400 di 2019, Sri Mulyani Sebut Trump ... | Bang Naga | on Jumat, 17 Agustus 2018 19:29 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Rupiah Diproyeksi Rp 14.400 di 2019, Sri Mulyani Sebut Trump ...
Description: Pemerintah memproyeksikan rupiah di level Rp 14.400 dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau RAPBN 2019.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1118123/rupiah-diproyeksi-rp-14-400-di-2019-sri-mulyani-sebut-trump.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Latest News

» Kapolri Segera Naikkan Polda Banten dan DIY Jadi Tipe A
» Ganti Strategi, Kunci Marcus/Kevin ke Final Hong Kong Terbuka
» Prabowo Minta Doa ke Kiai Tasikmalaya, Jokowi Punya Aplikasi
» Bima Sakti: Timnas Indonesia Kalah karena Blunder
» Erick Thohir Siap Mundur Bila Jokowi jadi 'Raja'
» Klasemen Piala AFF Usai Timnas Indonesia Kalah dari Thailand
» Facebook Bantah Bayar Konsultan Berita Palsu

Karir

Android APK


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI CNN Zodiak
© 2017 - 2018 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

Page loads : seconds