Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Viral Foto Siswa MAN Bawa Bendera Tauhid, Menag: Kami Investigasi | Lucinta Luna Bintangi Film Bridezilla, Banyak Beradegan Konyol | Agustus, AirAsia Buka Rute Langsung ke Sorong dan Semarang | GIIAS 2019: Ini Ubahan Motor Listrik Viar Q1 Rakitan Semarang | Lebaran Betawi, Anies Baswedan Singgung Rapat Ikada | Susi Prediksi Ada 500 Monster Sampah Plastik di Jakarta per Hari | Sejumlah Pencari Suaka di Kalideres Fasih Bahasa Indonesia | Helm AGV Valentino Rossi Cuma Rp 14 Jutaan di GIIAS 2019 | Surat Botol Bocah Inggris 50 Tahun Lalu Ditemukan di Australia | Pencipta Lagu di Lampu Lalu Lintas Depok Buka Suara | Persiraja Banda Aceh Dukung Iwan Bule Jadi Calon Ketua Umum PSSI | Tips Travelling Lebih Hemat, Coba Fitur Mix and Save di Agoda | Tolak Raperda Anti LGBT, DKR Depok Usulkan Perda HIV/AIDS | Hongmeng untuk Industri, Huawei Masih Pakai Android untuk Ponsel? | Belum Bisa Pulang, Rizieq Shihab Nikahkan Putrinya di Mekkah | AirAsia Kaji Rute Banda Aceh-Jakarta, Asita Dukung 1.000 Persen | Diisukan Kembali Masuk Kabinet Jokowi, Ini Respons Budi Karya | Natalie Portman Berbagi Tips Kecantikan dan Kebugaran Tubuh | Festival Cisadane 2019 Hadirkan Pertandingan Tinju dan Silat | Pria Nekat Naik Ke Sayap Pesawat Ketika Mau Lepas Landas | Menteri Susi Juga Ancam Tenggelamkan Pembuang Sampah Plastik | Kejaksaan Siap Dampingi Jokowi Ajukan PK Kasus Kebakaran Hutan | Info Potensi Gempa Timbulkan Kegaduhan, Pakar: Perlu Diedukasi | Tips Mengatasi Perundungan Terhadap Anak dengan Disabilitas | Polisi Hong Kong Temukan 2 Kg Bahan Peledak Jelang Demonstrasi | Anggota Ombudsman Desak Pembuatan UU Perlindungan Data Pribadi | Ikut Pawai, Menteri Susi Nyanyikan 3 Lagu dengan Kaka Slank | Awal Agustus, Polri Umumkan Tim Teknis Kasus Novel Baswedan | Christian Sugiono Ajarkan Titi Kamal Perawatan Dasar Mobil | Polisi Gugat Wapres Filipina karena Dituduh Mau Gulingkan Duterte | Agustus, Tol Trans Sumatera Seksi Palembang-Kayuagung Diresmikan | Fakta LainTelur Puyuh, Cegah Batu Ginjal hingga Masalah Seksual | Polisi Buru 5 Orang Terduga Pelaku Bentrok di Mesuji | Resmikan Fish Mart, Luhut: Nelayan Tak Lagi Dibodohi Tengkulak | Presiden Jokowi Pernah Minta Kaesang Berguru Kepada Chef Arnold | Kapal Tanker Disita, Inggris Siap Jatuhkan Sanksi ke Iran | Pelindung Cat Mobil Asal Amerika Diskon 50 Persen di GIIAS 2019 | Korban Tewas Kecelakaan Maut Truk Pertamina, Siapa Sopir Cayla? | Tinju Dunia: Dadashev Tersungkur di Ring, Langsung Operasi Otak | Kala Susi dan Anak-anaknya Ikut Pawai Tolak Plastik Sekali Pakai | Psikolog: Remaja Rentan Alami Gangguan Jiwa Akibat Game | Liga 1 Ahad Hari Ini: Prediksi Persebaya Vs Tira Persikabo | Setahun Sempurnakan Resep Ternakopi, Kaesang: Dikritik Terus | Video Pasukan Garda Revolusi Iran Serbu Kapal Tanker Inggris | Pekan Depan, Jokowi Mau Coba Potongan Rambut Undercut | Kaka Slank Beri Tips Simpel Kurangi Sampah Plastik | Hasil Bola Pramusim ICC 2019: Arsenal Menang, Real Madrid Kalah | GIIAS 2019: Kaesang Pangarep Jajal Mobil Konsep Toyota | Ingin Mulai Jadi Vegetarian? Ikuti Tips Ahli Ini | Jaksa Agung Soal Anak Buahnya Tak Ikut Uji Kompetensi Capim KPK | Laba Jeblok, China Southern Airlines Disuntik Dana USD 4,4 Miliar | Turis Ini Nyaris Tewas Setelah Meluncur di Perosotan Air | Kecelakaan Truk Pertamina 3 Tewas, Polisi Jelaskan Penyebabnya | 4 Tips Anggaran Liburan Hemat dan Asyik di Skandinavia | 5 Cara Alami Mengobati Amandel pada Anak | Begini Kronologi Penembakan Personel TNI di Nduga Papua | Menhub Minta Asuransi Kecelakaan Juga Ada di Ojek Online | Kecelakaan Maut Truk Pertamina 3 Tewas, Begini Kronologinya | Tri Ibadah Layani Jemaah Haji Indonesia di Tanah Suci | Endah N Rhesa Rilis Album Regenerate di We The Fest 2019 | Geger Bayi Berkepala 3 di India | Lion Air Gunakan Airbus A330-900 Neo untuk Penerbangan Haji | Tips Mengelola Keuangan Pasca Pesta Pernikahan | PSIS Semarang Vs Persib: Jafri Tetap Anggap Maung Bandung Hebat | Final Piala Indonesia, Persija Vs PSM: Begini Harapan Paulle | Traveloka dan Tokopedia Jajaki Umrah Digital, Ini Catatan Kemenag | Kecelakaan Maut Truk Pertamina Timpa Cayla, Api 2 Jam Baru Padam | Joko Anwar Larang Pemain Gundala Gunakan Film Lain Untuk Rujukan | Jerawat Batu dan Rosacea Gejalanya Mirip, Ini Cara Membedakannya | Arsitek Perancang Menara Kembar Petronas Malaysia Meninggal | Persebaya Vs Tira Persikabo: Hansama Yama dan Misteri Cedera | PSIS Semarang Vs Persib: Optimisme Robert dengan Formasi Baru | LPA: Minat Sekolah Anak Indonesia Turun | Bhayangkara FC Vs Persipura: Hari Ini Guardian Kembali ke Patriot | 40 Tahun Evolusi Suzuki Jimny, Bermula dari Jangkrik | Triplogic dan ITB Kembangkan UKM dan Startup Digital | Persebaya Vs Tira Persikabo: Alasan Djanur Bikin Latihan Spesial | Soal Rekening Nasabah, Bank Mandiri Siapkan Jalur Pengaduan Ini | Final 1 Piala Indonesia, Persija Vs PSM, Tekad Riko untuk Ngotot | Prajurit TNI Gugur Ditembak Kelompok Bersenjata di Nduga Papua | Final Piala Indonesia, Persija Vs PSM: Pertaruhan Julio Banuelos | Tidak Hobi Ngopi, Kaesang Pangarep Tetap Bisnis Kopi | PSIS Semarang Vs Persib: Supardi Waspadai Kecepatan Mahesa Jenar | GIIAS 2019: Konica Minolta Tawarkan Kaca Film Diskon 50 Persen | Kecelakaan Maut: Cayla Ditimpa Tangki Pertamina, 3 Orang Tewas | Final 1 Piala Indonesia, Persija Vs PSM: Pesta Jakmania di GBK | Sistem Bank Mandiri Sempat Error, Ahli IT Sayangkan Hal Ini | Butet Kartaredjasa: Mau Jadi Seniman Kok Tiba-Tiba Pakai Narkoba | PSIS Semarang Vs Persib: Bos Besar Ingin Sapu Bersih di Kandang | Lebaran Betawi Berakhir Hari Ini, BMKG: Jakarta Cerah Berawan | PSIS Semarang Vs Persib: Menanti Gol Kedua Bayu di Magelang | Alex Dos Santos Goncalves, Harapan Baru Persela Lamongan | Final Piala Indonesia Ahad Ini: Prediksi Persija Vs PSM Makassar | Peneliti LIPI: Golkar Berpeluang Jadi Ketua MPR | Turunkan Bunga Acuan 25 Basis Poin, BI Yakin Ekspor Terdongkrak | Hadapi Hendra / Ahsan di Final, Begini Kata Marcus / Kevin | PSIS Semarang Vs Persib: Mali dan Jupe Absen, Ada Indra Mustafa | Persebaya Vs Tira Persikabo: Ciro, Mesin Gol Baru dari Brasil | Gara-Gara Hoax Tsunami, Warga Tulungagung Tinggalkan Pantai | Prediksi PSIS Semarang Vs Persib Bandung di Liga 1 Ahad Hari Ini | PDIP Klaim Punya Kader untuk Ketua MPR | 3 Mitos dan Fakta Seputar Vegetarian, Salah Satunya Kurang Gizi | Hasil Bola Laga Pramusim: Atletico, PSG, MU, Man City | Istri Raja Malaysia: Kami tidak Bercerai | Penyebab Bank Mandiri Blokir Sementara 2.670 Rekening Nasabah | Instagram Perbarui Kebijakan Mekanisme Penonaktifan Akun | Indonesia Open: Chou Tien Chen dan Bunga dari Fans yang Sakit | Jadwal Bola Ahad Ini: Persija Vs PSM, Juga Persib dan Persebaya | Jadwal Final Indonesia Open 2019: Marcus/Kevin Vs Hendra/Ahsan | Cetak Gol Indah, Andik Vermansyah: Buat Ibu yang Hadir di Stadion | Uniglobe Pelindung Cat Mobil Harga Rp 30 Juta, ini Kelebihannya | Riau Sumbang Titik Panas Terbanyak di Sumatera | Dampak Error, Bank Mandiri Batasi Transaksi Via ATM | Penonaktifan ATM Bank Mandiri Dianggap Langkah Tepat | Diisukan Masuk Kabinet Jokowi, Maman Serang Menteri Agama | Kecelakaan Maut: Cayla Ditimpa Tangki Pertamina, 3 Orang Tewas | MA Tolak Kasasi Jokowi, Amien Rais: Siapa yang Bisiki? | Arswendo Atmowiloto Tak Sempat Nikmati Karya Terakhirnya, Barabas | Maruarar Sirait Ungkap Isi Pertemuannya dengan Jokowi di Istana | Sindir Garuda, Jetstar Unggah Foto Menu Baru yang Dicetak | Honda ADV150 Meluncur di GIIAS, Ini Daftar Cicilan Kredit | Syarat Rekonsiliasi Jokowi - Prabowo dari Amien Rais, Bagi 55:45 | Viral Foto Siswa MAN Bawa Bendera Tauhid, Menag: Kami Investigasi | Lucinta Luna Bintangi Film Bridezilla, Banyak Beradegan Konyol | Agustus, AirAsia Buka Rute Langsung ke Sorong dan Semarang | GIIAS 2019: Ini Ubahan Motor Listrik Viar Q1 Rakitan Semarang | Lebaran Betawi, Anies Baswedan Singgung Rapat Ikada | Susi Prediksi Ada 500 Monster Sampah Plastik di Jakarta per Hari | Sejumlah Pencari Suaka di Kalideres Fasih Bahasa Indonesia | Helm AGV Valentino Rossi Cuma Rp 14 Jutaan di GIIAS 2019 | Surat Botol Bocah Inggris 50 Tahun Lalu Ditemukan di Australia | Pencipta Lagu di Lampu Lalu Lintas Depok Buka Suara |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Ini 5 Poin Terkait Krisis Nilai Tukar Mata Uang Turki | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Jumat, 17 Agustus 2018 12:31 WIB

Ini 5 Poin Terkait Krisis Nilai Tukar Mata Uang Turki | Berita Tempo Hari Ini

Mata uang Lira Turki [REUTERS]

SUMUTkota.com, Ankara – Nilai mata uang Turki lira mengalami pelemahan mendadak pada Jumat, 10 Agustus 2018. Pasalnya, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan lewat cuitan di Twitter bahwa produk ekspor andalan Turki yaitu baja dan aluminium mendapat kenaikan tarif impor hingga dua kali lipat menjadi masing-masing 50 persen dan 20 persen.

Baca: 
Trump -- Erdogan Tegang, Pengadilan Turki Tolak Banding Pastor AS
Terkait Lira, Qatar Janji Investasi Rp 221 Triliun kepada Erdogan

Ini otomatis menutup pasar ekspor kedua produk itu di AS, yang merupakan pasar terbesarnya. Ini sekaligus juga menghilangkan aliran pemasukan dolar bagi perusahaan asal Turki dan membuat nilai tukar lira melemah.

Menurut Al Jazeera, nilai tukar lira telah melemah sebanyak 35 persen sejak awal tahun terhadap dolar. Lira sempat menyentuh level terendah yaitu 7,24 per dolar pada awal pekan namun kemudian menguat menjadi 5,80 per dolar. Penguatan ini terjadi setelah bank sentral Turki CBRT menutup celah spekulasi mata uang dengan membatasi transaksi valas antara bank Turki dan bank asing.

Berikut ini 5 poin yang perlu diketahui mengenai krisis lira:

  1. Komitmen Investasi Qatar

Nilai tukar mata uang lira menguat menjadi 5.80 pada Kamis setelah Emir Qatar mengumumkan komitmen investasi dan deposito senilai US$ 15 miliar dollar atau sekitar Rp221 triliun (tergantung fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar). Sebelumnya, mata uang ini sempat melorot hingga 7,24 per dolar, yang memicu kepanikan di sejumlah bursa seperti AS dan Eropa. Saat ini, tingkat inflasi di Turki mencapai 15,6 persen, yang membuat harga-harga barang naik.

  1. Penyebab lira melemah

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan kenaikan tarif impor ganda untuk produk baja dan aluminium dari Turki yaitu menjadi 50 persen dan 20 persen. Sebelumnya, Trump menerapkan kenaikan tarif kedua komoditas itu untuk Kanada, Meksiko, hingga Cina sebesar 25 persen dan 10 persen.

Kenaikan tarif ini setelah Trump meminta pembebasan pastor Andrew Brunson dari tahanan di Turki terkait tuduhan melakukan kegiatan mata-mata dan terorisme.

Turki membalas kenaikan ganda sejumlah produk AS seperti mobil penumpang 120 persen, alkohol 140 persen dan tembakau 120 persen.

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, menyebut pelemahan nilai tukar lira sebagai ‘operasi terhadap Turki’ dan ‘serangan terbuka’.

Analis sependapat perselisihan dengan AS membuat nilai tukar lira melemah drastis.

Menurut Soner Cagaptay, direktur program riset Turki di Washington, AS memiliki sejumlah senjata sanksi ekonomi yang siap dikerahkan kepada Turki hingga pastor Andrew Brunson dibebaskan.

“Ini akan semakin memperkuat kebenaran narasi Erdogan bahwa Barat sedang menyerang kita,” kata dia.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, kanan, dan Menteri Luar Negeri Mevlut Cavusoglu, kiri, di pertemuan NATO di Brussels [Paul Hanna/Reuters]

  1. Dampak pelemahan lira

Dalam jangka pendek, pelemahan lira ini akan menimbulkan inflasi, yang bakal terasa di kalangan bawah Turki. Ini bisa menaikkan harga kebutuhan pokok seperti roti. Harga ponsel populer asal AS juga bisa naik hingga 25 persen.

Kenaikan harga-harga ini bisa memperlambat pertumbuhan ekonomi Turki. “Ini adalah masa-masa berat bagi Turki,” begitu dilansir Al Jazeera.

Namun, tingkat inflasi Turki saat ini yang berkisar 15,6 persen jauh lebih rendah dibandingkan inflasi 2001 sebesar 69 persen saat setahun sebelum Erdogan terpilih sebagai Perdana Menteri.

  1. Langkah pemerintah Turki

Pemerintah Turki mengambil sejumlah langkah sejak awal pekan ini untuk meredam krisis lira. Pada Senin, bank sentral Turki CBRT mengumumkan menyediakan likuiditas yang dibutuhkan pasar untuk bertransaksi. Bank sentral mencukur rasio minimum saldo cadangan bank untuk tabungan berbasis lira, valas, dan emas.

Menurut laporan Al Jazeera dari Turki, pemerintah kesulitan menaikkan suku bunga untuk meredam inflasi. Erdogan juga meminta rakyat Turki menjual dolar dan euro untuk membeli lira.

Bank sentral Turki juga membatasi tranksaksi valas antara bank Turki dan asing untuk meredam aksi spekulan melemahkan nilai tukar lira. Emir Qatar juga datang untuk menjanjikan komitmen investasi US$15 miliar atau sekitar Rp221 triliun.

Erdogan juga menyatakan Turki bakal mengurangi penggunaan dolar dan menggunakan lira untuk membiayai ekspor dan impor dengan empat negara mitra dagang terbesar yaitu Cina, Rusia, Ukraina dan Iran.

Presiden AS Donald Trump dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. REUTERS

  1. Reaksi pasar global

Pelemahan nilai tukar lira menyeret nilai tukar rupee India menjadi 70.33 per dolar pada Kamis lalu. Ini merupakan nilai tukar terendah rupee.

“Rupee yang melemah membantu ekspor seperti tekstil dan produk teknologi informasi. Tapi membuat harga minyak menjadi naik sehingga memicu inflasi,” begitu laporan Al Jazeera dari Guwahati, India.

Mata uang Afrika Selata Rand juga terkena pelemahan.

Untuk memperkuat nilai tukar lira, analis mengusulkan Turki menaikkan suku bunga secara drastis yaitu 750 basis poin. Menurut Aly-Khan Satchu, analis dan CEO dari Rich Management, tingkat bunga harus naik kecuali lira akan melemah.

Baca:

Menlu Sebut Turki Siap Dialog dengan Amerika, Ini Syaratnya
Kena Sanksi, Erdogan Sebut Amerika Tusuk Turki di Punggung
Lawan Spekulan Lira, Bank Sentral Turki Cukur Transaksi Valas

“Kami melihat skenario lira anjlok, inflasi naik dan warga Turki bakal kesulitan membeli roti,” kata dia. Satchu mengatakan nilai tukar mata uang negara lain bisa terdampak pelemahan lira. Erdogan dan tim ekonomi dikabarkan berkeberatan menaikkan tingkat suku bunga karena bisa menghambat pertumbuhan ekonomi Turki. 



Ini 5 Poin Terkait Krisis Nilai Tukar Mata Uang Turki | Bang Naga | on Jumat, 17 Agustus 2018 12:31 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Ini 5 Poin Terkait Krisis Nilai Tukar Mata Uang Turki
Description: Nilai tukar mata uang Turki lira sempat melemah ke level 7,24 per dolar sebelum menguat menjadi 5,8 lira per dolar pada Kamis.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1118000/ini-5-poin-terkait-krisis-nilai-tukar-mata-uang-turki.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

» Memahami Gunung Merapi dari Ketep Pass
» Kronologi Truk Pertamina Terbakar di Tol Wiyoto Wiyono
» Sarri Tempatkan Ronaldo di Sayap Kiri Juventus
» Marvel Umumkan Tanggal Tayang 'Black Widow' dan Fase 4 MCU
» Kemenag Bantah Wasekjen PKB soal Buruknya Kinerja Lukman
» Krisis Hantui Islandia, Negara Termahal di Eropa
» FOTO: Perayaan 50 Tahun San Diego Comic-Con

Karir


Lirik

  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku
  • Abiel Jatnika – Kapalang Nyaah
  • Michiel Eduard – Kau Telah Pergi (OST ROMPIS 2018)
  • Hary – Biarkan Ku Pergi
  • Anggun – Siapa Bilang Gak Bisa
  • Smash – Fenomena
  • Adipati – Lempar Batu Sembunyi Tangan
  • LaoNeis Band – Insya Allah
  • Michael Mario – Jangan Menolak

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
    © 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status

    Page loads : seconds