Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2018
Darmin: DNI 2018 Tetap Berpihak pada UMKM dan Koperasi | 5 Hal Mengenai Michael Bloomberg, Donatur Kampus Rp 26 Triliun | Piala AFF: Timnas Indonesia vs Filipina, Andritany Siap Dipasang | Proyek Stadion Persija Terganjar DPR, Jakpro Tak Ambil Pusing | Pengakuan Angel Lelga Terhadap VIcky Prasetyo Soal Fiki Alman | Timnas Indonesia Vs Filipina, Ini Putusan Bima Sakti Soal Kiper | AS Akan Masukkan Venezuela dalam Daftar Negara Teroris, Mengapa? | Rekayasa Lalu-Lintas Malioboro Diundur Usai Perayaan Tahun Baru | Menikah Dini? Efeknya Tak Cuma Fisik, Cek Kata Dokter | Pemerintah Rekam e-KTP Pemilih Pemula Lebih Awal | Tinju Dunia: Rematch Pacquiao vs Mayweather Tetap Jadi Isu Hangat | Usai Digerebek Vicky Prasetyo, Angel Lelga Banjir Hujatan Netizen | Pembunuhan di Diskotek Bandara, 3 Pelaku Diciduk Polisi | Pegawai DKI Sering Pulang Cepat, Anies Baswedan Bikin Aturan Baru | Diecast Honda Civic Type R dengan Motif Batik Menang di IMX 2018 | Aset Yayasan Supersemar Diburu, Seperti Apa Gedung Granadi Kini? | Piala AFF, Andik Pulih dan Siap Kembali Bela Timnas Indonesia | Pulih, Andik Vermansyah Siap Tempur di Laga Timnas Vs Filipina | Drama Baru Vicky Prasetyo - Angel Lelga Libatkan Pemain FTV | Maulid Nabi Muhammad, Presiden Jokowi Berpesan Lewat Akun Twitter | Tinju Dunia: Pacquiao Hadapi Broner Januari, Lalu Mayweather | Wabah Demam Berdarah Melanda, Warga Minta Perhatian Kab Bogor | Maulid Nabi, Warga Berebut Hasil Bumi dalam Grebeg Maulud Solo | Piala AFF, Bima Sakti Yakin Thailand Sportif Saat Hadapi Filipina | Menteri Luhut Beberkan Kerusakan Parah Danau Toba | Cerita Nick Jonas Derita Diabetes Saat Remaja | Piala AFF, Timnas Indonesia Yakin Thailand Kalahkan Filipina | PKL di Skybridge Tanah Abang Harus Menggunakan Kartu Identitas | KPK Selidiki Dana Istri Bupati Pakpak Bharat, Polda: Urusan Mabes | Konglomerat Michael Bloomberg Donasi Rp 26 Triliun untuk Kampus | Anies Inspeksi Pengerukan Kali Ancol yang Bikin Tanah Ambles | Piala AFF Timnas Indonesia Vs Filipina, Andritany Kembali Main | Gedung Granadi Disita, Begini Awal Mula Kasus Yayasan Supersemar | Jadi Orang Optimis Bisa Dipelajari, Tilik 6 Ilmunya | Prabowo Dituduh Hoax, Djoko Santoso: Sumber Datanya Pemerintah | The Grinch Ulah Makhluk Hijau yang Membenci Natal | Segera Rilis di Indonesia, OPPO A7 Mirip Realme 2? | Menlu Saudi Klarifikasi Ucapan Erdogan Soal Pembunuh Khashoggi | Piala AFF, Laga Penentuan Nasib Timnas Indonesia Digelar Besok | Wajah Pangeran Louis Sangat Mirip Kate Middleton Saat Masih Kecil | Mayat Dalam Drum, Dufi Sudah Tak Bisa Dihubungi Sejak Jumat | Tips untuk Ibu Hamil agar Aman Bepergian Jarak Jauh | Komnas Perempuan: Ratusan Perda Diskriminatif terhadap Perempuan | Dita Soedarjo Alami Perubahan Fisik Lantaran Pradiabetes | PT KAI Hari Ini Lakukan Rekayasa Pola Operasi dari Stasiun Gambir | Bima Sakti Soroti Konsistensi Permainan Timnas Indonesia | Ajarkan Kata Baru Kepada Stormi, Ini yang Dilakukan Kylie Jenner | Ini 4 Keuntungan Mereka yang Memiliki Kepribadian Optimis | Stan Lee Sempat Ungkapkan Keinginannya Sebelum Meninggal | Pameran Elektronik ICEE Bidik Transaksi Rp 73 Miliar | Kecepatan Motor Jawa Tak Terlalu Kencang, Tapi Irit BBM | Rehabilitasi Bencana Longsor, Depok Alokasikan Rp 5 Miliar | Janji BlackPink Akan Kembali ke Indonesia Januari 2019 | Pantau Harga Pangan, Jokowi Mengaku Sarapan Angka Tiap Hari | Bangkai Paus Sperma Terdampar, Perutnya Berisi Plastik dan Sandal | Terkait Kasus Jamal Khashoggi, Muncul Tagar Anti-Turki di Twitter | Sebelum Diresmikan, Ini Permintaan Pengelola Skybridge Tanah Abang | Modifikasi All New Suzuki Ertiga Sporty Ala Pabrikan di IMX 2018 | Aktivis Naiki Kapal Minyak Wilmar, Luhut Minta Greenpeace Diaudit | Mayat Dalam Drum, Polisi Temukan Barang Mencurigakan di Cileungsi | Selangor, Malaysia Cabut Marka Jalan Berbahasa Cina dan Tamil | Tips Teknologi: Mengurangi Risiko Peretasan | Lucunya Busana Pelangi Jennie BlackPink saat Konser di Indonesia | Dahsyatnya Lemon, Bisa Cegah Flu hingga Turunkan Risiko Kanker | Dinilai Tanggap Soal Terorisme, Hong Kong Apresiasi Kinerja Polri | 90 Tahun Mickey Mouse, Ada Pamerannya di New York | Bangkai Paus Sperma Sepanjang 9 Meter Terdampar di Wakatobi | Anies Baswedan Mohon Dukungan Jakmania Bangun Stadion BMW | Hubungan Pakistan dan Amerika Merenggang, Ada Apa? | Wakili Indonesia Komika Sakdiyah Ma'ruf Masuk 100 BBC Women | Carlos Ghosn Punya Jabatan di Aliansi, Ini Tindakan Mitsubishi | Pusat Gempa Talaud Ada di Kedalaman 10 Kilometer | Kampanye Prabowo Hari Ini: Mauludan Bareng Para Perempuan | Rok Unik Lisa BlackPink saat Konser di Indonesia | Diperiksa Sebagai Tersangka, Kriss Hatta Sempat Takut Dipenjara | Polri Awasi 41 Masjid Terpapar Radikalisme Temuan BIN | WiFi di Cemorosewu, Permudah Akses Internet Pendaki Gunung Lawu | Gempa Talaud Bermagnitudo 5,2, Tidak Berpotensi Tsunami | 3 Senjata Berteknologi Canggih Jerman yang Diminati Arab Saudi | Cermin Berhantu Milik Kapten Kapal Titanic Dilelang, Berminat? | Jokowi Sarankan Baiq Nuril Ajukan PK, Begini Kendala Pengacara | Penyebar Hoax Foto Syur Grace Natalie Minta Maaf, Ini Sikap PSI | Houston, Penyalur Tenaga Kerja untuk Pekerja Autisme | DNI Direlaksasi, Ini Daftar 25 Industri yang Bisa Dikuasai Asing | Berkampanye Sepanjang Hari di Medan, Ma'ruf Amin Ikut Maulidan | Begini Konsep Modif Motor Baru Putra Jokowi Gibran Rakabuming | Bunyi Alat Cukur Rambut Membuat 40 Persen Anak Laki-Laki Takut | Serangan Siber Global Meningkat, Simak Data Berikut | Soal Jamal Khashoggi, Jerman Setop Jual Senjata Canggih ke Saudi | Ulang Tahun Ke-90, Ini Karakter MIckey Mouse yang Populer | Minta Baiq Nuril Berupaya Hukum, Ini Grasi yang Diberikan Jokowi | PD Sarana Jaya Pasang 4 Toilet Pintar di Skybridge Tanah Abang | Proyek Geotermal di Sumatera Barat Masih Menuai Penolakan | Masyarakat Indonesia Kurang Minum Air Putih, Ini Bahayanya | Indonesia Urutan ke-6 Paling Banyak Diserang Malware Kripto | KBRI Belanda Gelar Bali Weekend di Museum Volkenkunde, Leiden | Alasan Datsun Go Live Tak Akan Menggerus Pasar Saudaranya | Mengenal Sarkoma, Kanker yang Susah Terdeteksi dan Mematikan | Datang ke Indonesia, BlackPink Bawakan Tiga Buah Lagu | Maulid Nabi 2018: 4 Makanan Sambut Perayaan Hari Lahir Muhammad | Luhut: Revisi DNI Tekan Defisit Transaksi Berjalan di 2019 | Kasus Jamal Khashoggi Terungkap, Raja Salman Pidato Pertama Kali | 6 Hujan Es di Indonesia, Ini Daftarnya | Aksi Vicky Prasetyo Gerebek Rumah Angel Lelga, Dianggap Rekayasa | Saham dan Rekening Yayasan Supersemar Terancam Disita | Ini yang Perlu Diperhatikan Sebelum Melakukan Modifikasi Mobil | Dengar Eksekusi Ditunda, Baiq Nuril Berteriak Meluapkan Emosi | Maulid Nabi, 5 Gunungan akan Diarak dalam Grebeg Maulud di Jogja | PlayStation Mundur, Xbox Akan Kuasai E3? | Tampil di Sentul Semalam, BlackPink Janji Kembali ke Indonesia | Penulis Novel Erotis Gay Cina Dipenjara Sepuluh Tahun | Memasang SBY Mepet Pemilihan Presiden, Ini Alasan Kubu Prabowo | Darmin: Warnet dan Pengupasan Umbi Tidak Dibuka untuk Asing | Cerita Djoko Santoso soal Boikot Metro TV: Dia Ngerjain Terus | 4 Fraksi di DPRD Jakarta Tolak Agung dan Syaikhu untuk Cawagub | Prasetio Minta Anies Tak Bandingkan Kinerja SKPD dengan BUMD | Tidak Ikut E3, Sony Batal Rilis PlayStation 5? | Serikat Buruh Desak UMP DKI 2019 Direvisi, Ini Respons Anies | DVI: Ada Potensi Korban Lion Air JT 610 Tak Teridentifikasi | Janji Sandiaga Bila Terpilih: Cicil Utang Pemerintah Hingga Lunas | Koalisi Retak Calon Presiden | Pembaca Cetak Turun, Facebook Danai Pelatihan Wartawan Inggris | Anies Dorong DPRD DKI Merevisi Perda Becak yang Ditolak, Sebab... | Muncul di Akhir Kampanye, SBY Dianggap The Last Samurai Prabowo | Kampanye di Aceh, Sandiaga Uno Akan Ziarahi Korban Tsunami | Air Rebusan Pembalut Tidak Bikin Mabuk, tapi Menyebabkan Kanker | Gojek Klaim Adanya Migrasi Mitra Ojek Online Kompetitor | DPRD DKI Revisi Perda Modal Dasar 3 BUMD Pekan Depan | Pencemaran Nama, Pengacara Ahmad Dhani Sebut Penggeledahan Hoax | Trump Sindir Navy SEAL karena Telat Bunuh Osama bin Laden | PKS: SBY Paham Jagoan Turun Belakangan | Liga 1 Selasa Ini: Prediksi Persija Jakarta Vs Persela Lamongan | Hasil Bola UEFA National League: Tim Semifinalis Sudah Lengkap | Cucu Wiranto Meninggal, Tips Cegah Tenggelam pada Anak | Mayat dalam Drum Bagian Sederet Penemuan Mayat di Kabupaten Bogor | Jokowi Sarankan Baiq Nuril Ajukan Peninjauan Kembali ke MA | Dituding Terima Suap, Tiga Pemain Persib Bandung Menangis | Persija Jakarta Vs Persela Lamongan, Teco Tekankan 2 Hal Ini | Jadwal Liga 1 Selasa Ini: Laga Tunda Persija Jakarta Vs Persela | Juara BWF World Junior Championships 2018, Leo/Indah Bayar Nazar | Mayat dalam Drum, Rekan Dufi Berharap Kasusnya Cepat Terungkap | Liga 1: Persipura Jayapura Kritik Kondisi Lapangan PTIK | Mengintip Aset-aset Yayasan Supersemar senilai Rp 4,4 Triliun | Hasil UEFA Nations League: Tahan Jerman 2-2, Belanda ke Semifinal | Klasemen Akhir Liga 1 Pekan Ke-31, Hasil Lengkap, dan Top Skor | Jubir Prabowo: SBY Kuasai Jurus Politik, Tahu Kapan Turun Tangan | KPK dalami Suap Bupati Pakpak Bharat dengan Kasus Istrinya | Polisi Beberkan Alasan Hentikan Kasus Istri Bupati Pakpak Bharat | Demokrat Atasi Efek Elektoral Akibat Kasus Bupati Pakpak Bharat | Koalisi Masyarakat Minta Jokowi Berikan Amnesti Untuk Baiq Nuril | Strategi Rudiantara Agar Sekolah Dapat Internet Cepat pada 2020 | Alasan Kejaksaan Tunda Eksekusi Baiq Nuril: Aspirasi Masyarakat | Jubir Prabowo: Politikus Sontoloyo Pro Jokowi Ditangkap KPK | Gedung Granadi Milik Keluarga Cendana Disita Negara | Gedung Granadi Keluarga Cendana Disita, Aset Lain Masih Diburu | Jadwal Piala AFF: Skenario Timnas Indonesia Lolos ke Semifinal | Begini Haris Peragakan Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi | Koalisi Retak Calon Presiden | Keruk Sungai Sebabkan Longsor, Anies Salahkan Fondasi Tanggul | Kata Kuasa Hukum Keluarga Cendana Soal Gedung Granadi yang Disita | Gedung Keluarga Cendana yang Jadi Kantor Partai Berkarya Disita | Alasan Kejaksaan Tunda Eksekusi Baiq Nuril: Aspirasi Masyarakat | 4 Fraksi di DPRD Jakarta Tolak Agung dan Syaikhu untuk Cawagub | Darmin: DNI 2018 Tetap Berpihak pada UMKM dan Koperasi | Prilly Latuconsina Deg-degan Jadi Pembawa Acara Konser BlackPink | 5 Hal Mengenai Michael Bloomberg, Donatur Kampus Rp 26 Triliun | Piala AFF: Timnas Indonesia vs Filipina, Andritany Siap Dipasang | Proyek Stadion Persija Terganjar DPR, Jakpro Tak Ambil Pusing | Pengakuan Angel Lelga Terhadap VIcky Prasetyo Soal Fiki Alman | Timnas Indonesia Vs Filipina, Ini Putusan Bima Sakti Soal Kiper | AS Akan Masukkan Venezuela dalam Daftar Negara Teroris, Mengapa? | Rekayasa Lalu-Lintas Malioboro Diundur Usai Perayaan Tahun Baru | Menikah Dini? Efeknya Tak Cuma Fisik, Cek Kata Dokter |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Ini 5 Poin Terkait Krisis Nilai Tukar Mata Uang Turki | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Jumat, 17 Agustus 2018 12:31 WIB

Ini 5 Poin Terkait Krisis Nilai Tukar Mata Uang Turki | Berita Tempo Hari Ini

Mata uang Lira Turki [REUTERS]

SUMUTkota.com, Ankara – Nilai mata uang Turki lira mengalami pelemahan mendadak pada Jumat, 10 Agustus 2018. Pasalnya, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan lewat cuitan di Twitter bahwa produk ekspor andalan Turki yaitu baja dan aluminium mendapat kenaikan tarif impor hingga dua kali lipat menjadi masing-masing 50 persen dan 20 persen.

Baca: 
Trump -- Erdogan Tegang, Pengadilan Turki Tolak Banding Pastor AS
Terkait Lira, Qatar Janji Investasi Rp 221 Triliun kepada Erdogan

Ini otomatis menutup pasar ekspor kedua produk itu di AS, yang merupakan pasar terbesarnya. Ini sekaligus juga menghilangkan aliran pemasukan dolar bagi perusahaan asal Turki dan membuat nilai tukar lira melemah.

Menurut Al Jazeera, nilai tukar lira telah melemah sebanyak 35 persen sejak awal tahun terhadap dolar. Lira sempat menyentuh level terendah yaitu 7,24 per dolar pada awal pekan namun kemudian menguat menjadi 5,80 per dolar. Penguatan ini terjadi setelah bank sentral Turki CBRT menutup celah spekulasi mata uang dengan membatasi transaksi valas antara bank Turki dan bank asing.

Berikut ini 5 poin yang perlu diketahui mengenai krisis lira:

  1. Komitmen Investasi Qatar

Nilai tukar mata uang lira menguat menjadi 5.80 pada Kamis setelah Emir Qatar mengumumkan komitmen investasi dan deposito senilai US$ 15 miliar dollar atau sekitar Rp221 triliun (tergantung fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar). Sebelumnya, mata uang ini sempat melorot hingga 7,24 per dolar, yang memicu kepanikan di sejumlah bursa seperti AS dan Eropa. Saat ini, tingkat inflasi di Turki mencapai 15,6 persen, yang membuat harga-harga barang naik.

  1. Penyebab lira melemah

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan kenaikan tarif impor ganda untuk produk baja dan aluminium dari Turki yaitu menjadi 50 persen dan 20 persen. Sebelumnya, Trump menerapkan kenaikan tarif kedua komoditas itu untuk Kanada, Meksiko, hingga Cina sebesar 25 persen dan 10 persen.

Kenaikan tarif ini setelah Trump meminta pembebasan pastor Andrew Brunson dari tahanan di Turki terkait tuduhan melakukan kegiatan mata-mata dan terorisme.

Turki membalas kenaikan ganda sejumlah produk AS seperti mobil penumpang 120 persen, alkohol 140 persen dan tembakau 120 persen.

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, menyebut pelemahan nilai tukar lira sebagai ‘operasi terhadap Turki’ dan ‘serangan terbuka’.

Analis sependapat perselisihan dengan AS membuat nilai tukar lira melemah drastis.

Menurut Soner Cagaptay, direktur program riset Turki di Washington, AS memiliki sejumlah senjata sanksi ekonomi yang siap dikerahkan kepada Turki hingga pastor Andrew Brunson dibebaskan.

“Ini akan semakin memperkuat kebenaran narasi Erdogan bahwa Barat sedang menyerang kita,” kata dia.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, kanan, dan Menteri Luar Negeri Mevlut Cavusoglu, kiri, di pertemuan NATO di Brussels [Paul Hanna/Reuters]

  1. Dampak pelemahan lira

Dalam jangka pendek, pelemahan lira ini akan menimbulkan inflasi, yang bakal terasa di kalangan bawah Turki. Ini bisa menaikkan harga kebutuhan pokok seperti roti. Harga ponsel populer asal AS juga bisa naik hingga 25 persen.

Kenaikan harga-harga ini bisa memperlambat pertumbuhan ekonomi Turki. “Ini adalah masa-masa berat bagi Turki,” begitu dilansir Al Jazeera.

Namun, tingkat inflasi Turki saat ini yang berkisar 15,6 persen jauh lebih rendah dibandingkan inflasi 2001 sebesar 69 persen saat setahun sebelum Erdogan terpilih sebagai Perdana Menteri.

  1. Langkah pemerintah Turki

Pemerintah Turki mengambil sejumlah langkah sejak awal pekan ini untuk meredam krisis lira. Pada Senin, bank sentral Turki CBRT mengumumkan menyediakan likuiditas yang dibutuhkan pasar untuk bertransaksi. Bank sentral mencukur rasio minimum saldo cadangan bank untuk tabungan berbasis lira, valas, dan emas.

Menurut laporan Al Jazeera dari Turki, pemerintah kesulitan menaikkan suku bunga untuk meredam inflasi. Erdogan juga meminta rakyat Turki menjual dolar dan euro untuk membeli lira.

Bank sentral Turki juga membatasi tranksaksi valas antara bank Turki dan asing untuk meredam aksi spekulan melemahkan nilai tukar lira. Emir Qatar juga datang untuk menjanjikan komitmen investasi US$15 miliar atau sekitar Rp221 triliun.

Erdogan juga menyatakan Turki bakal mengurangi penggunaan dolar dan menggunakan lira untuk membiayai ekspor dan impor dengan empat negara mitra dagang terbesar yaitu Cina, Rusia, Ukraina dan Iran.

Presiden AS Donald Trump dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. REUTERS

  1. Reaksi pasar global

Pelemahan nilai tukar lira menyeret nilai tukar rupee India menjadi 70.33 per dolar pada Kamis lalu. Ini merupakan nilai tukar terendah rupee.

“Rupee yang melemah membantu ekspor seperti tekstil dan produk teknologi informasi. Tapi membuat harga minyak menjadi naik sehingga memicu inflasi,” begitu laporan Al Jazeera dari Guwahati, India.

Mata uang Afrika Selata Rand juga terkena pelemahan.

Untuk memperkuat nilai tukar lira, analis mengusulkan Turki menaikkan suku bunga secara drastis yaitu 750 basis poin. Menurut Aly-Khan Satchu, analis dan CEO dari Rich Management, tingkat bunga harus naik kecuali lira akan melemah.

Baca:

Menlu Sebut Turki Siap Dialog dengan Amerika, Ini Syaratnya
Kena Sanksi, Erdogan Sebut Amerika Tusuk Turki di Punggung
Lawan Spekulan Lira, Bank Sentral Turki Cukur Transaksi Valas

“Kami melihat skenario lira anjlok, inflasi naik dan warga Turki bakal kesulitan membeli roti,” kata dia. Satchu mengatakan nilai tukar mata uang negara lain bisa terdampak pelemahan lira. Erdogan dan tim ekonomi dikabarkan berkeberatan menaikkan tingkat suku bunga karena bisa menghambat pertumbuhan ekonomi Turki. 



Ini 5 Poin Terkait Krisis Nilai Tukar Mata Uang Turki | Bang Naga | on Jumat, 17 Agustus 2018 12:31 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Ini 5 Poin Terkait Krisis Nilai Tukar Mata Uang Turki
Description: Nilai tukar mata uang Turki lira sempat melemah ke level 7,24 per dolar sebelum menguat menjadi 5,8 lira per dolar pada Kamis.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1118000/ini-5-poin-terkait-krisis-nilai-tukar-mata-uang-turki.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Latest News

» VIDEO: Penembakan di Chicago, Pelaku Sasar Mantan Tunangan
» Pospol Lamongan Dilempar Batu, Seorang Polisi Terluka
» Rakyat Filipina Tolak Xi Jinping dengan Meme Winnie The Pooh
» Pocophone F1, Harga Murah Performa Gahar Sekelas Flagship
» Gomez Benahi Mental Persib Usai Kalah dari PSIS di Liga 1
» Amien Rais Akan Jewer Haedar Nasir soal Sikap di Pilpres
» Petani Sebut Serapan Beras Bulog Tidak Maksimal

Karir

Android APK


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI CNN Zodiak
© 2017 - 2018 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

Page loads : seconds