Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2018
ACTA Minta Dugaan Mahar Politik Sandiaga Uno Tak Diproses Bawaslu | Jokowi Pimpin Apel dan Renungan Suci di TMP Kalibata | Menteri BUMN: Kereta Cepat Jakarta-Bandung Jalan Terus | Ini 8 Polisi Bintang Tiga yang Bisa Mengisi Jabatan Wakapolri | Tiga Jenderal Bintang Tiga Ini Dinilai Layak Jadi Wakapolri | Kata Pengurus PBNU Soal Mahfud MD Bukan Kader | Raja Kerajaan Ubur Ubur Ajak Jokowi ke Swiss Cairkan Dana | Eks Penasihat KPK: Batalkan Pelantikan Pejabat KPK Hasil Rotasi | Gelar Ijtima Ulama II, GNPF Tentukan Sikap ke Prabowo - Sandiaga | Asian Games 2018: Atlet Pencak Silat Diminta Jaga Makanan | Timnas U-23 Ditekuk Palestina, Kenapa Milla Tarik David Maulana? | Dua Poin Landasan MUI Serang Minta Kerajaan Ubur Ubur Dibubarkan | Barcelona Cukur Boca Juniors 3-0, Messi Cetak Gol | ACTA Minta Dugaan Mahar Politik Sandiaga Uno Tak Diproses Bawaslu | Jokowi Pimpin Apel dan Renungan Suci di TMP Kalibata | Menteri BUMN: Kereta Cepat Jakarta-Bandung Jalan Terus | Penyuap Amin Santono Dituntut 3 Tahun Penjara | Asian Games 2018: Vietnam Susul Jepang Lolos ke 16 Besar | Indonesia Vs Laos, Pelatih Wong: Kami Waspadai Stefano Lilipaly | Sri Mulyani Pastikan PNS Tahun 2019 Terima THR dan Gaji ke-13 | Gemini dan 3 Zodiak Ini Rentan Mengalami Stres |
Home cnn jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini info gadget dairi  

Wawancara Tempo: Buka-Bukaan Ma'ruf Amin Soal Demo 212 Anti Ahok | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Jumat, 10 Agustus 2018 10:19 WIB | Alamat URL:

Wawancara Tempo: Buka-Bukaan Ma'ruf Amin Soal Demo 212 Anti Ahok | Berita Tempo Hari Ini

Presiden Jokowi (tengah) bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla (kedua kanan), Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin (kanan), tokoh ulama Banten Abuya Muhtadi bin Abuya Dimyati (kedua kanan), pimpinan Pondok Pesantren Al Anwar Maimoen Zubair (kiri), Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Maruf Amin (kedua kiri) menghadiri Dzikir Kebangsaan di halaman Istana Merdeka, Jakarta, 1 Agustus 2017. ANTARA/Puspa Perwitasari

SUMUTkota.com, Jakarta - Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang diketuai oleh Ma'ruf Amin soal penistaan agama oleh mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama pada Oktober 2016 berbuntut panjang. Sejumlah organisasi kemudian bergabung dan mengatasnamakan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI. Mereka pun memobilisasi massa untuk menggelar unjuk rasa bertajuk Aksi Bela Islam.

Baca: Jadi Cawapres, Maruf Amin: Ulama dan NU Harus Dukung Jokowi

Goal dari gelombang unjuk rasa yang digelar pada 4 November atau 411 dan 2 Desember (212) ini adalah menyeret Ahok, sapaan Basuki, ke meja hijau. Keinginan mereka berhasil. Ahok, yang merupakan partner Joko Widodo atau Jokowi selama memimpin DKI Jakarta, sekarang masih mendekam di Rumah Tahanan Salemba Cabang Mako Brimob. Pengadilan Negeri Jakarta Utara memvonis Ahok dua tahun penjara.

Dalam wawancara dengan Majalah Tempo pada awal Juni 2017, Ma'ruf Amin, yang sekarang menjadi cawapres Jokowi dalam Pilpres 2019, mengatakan Fatwa MUI tidak ada sangkut pautnya dengan GNPF. "Tidak ada hubungan. MUI hanya mengeluarkan fatwa," kata Ma'ruf Amin kala itu di rumahnya yang ada di Koja, Jakarta Utara.

Berikut petikan wawancara Ma'ruf Amin dengan wartawan Tempo Reza Maulana dan Raymundus Rikang seperti dikutip dari Majalah Tempo edisi 19 Juni 2017:

Apa hubungan MUI dengan Gerakan Nasional Pembela Fatwa MUI?
Tidak ada hubungan. MUI hanya mengeluarkan fatwa. Masyarakat membuat gerakan yang menggunakan isu fatwa penistaan agama dengan nama Pembela Fatwa MUI. Kami tidak pernah menyuruh dan memfasilitasi.

Tapi ada Bachtiar Natsir, Wakil Sekretaris Dewan Pertimbangan MUI, di pucuk pemimpin gerakan itu?
Dia di dewan pertimbangan. Jarang sekali berkomunikasi dengan kami di dewan pengurus. Keterlibatan orang MUI bersifat personal atau mewakili organisasi dia, bukan MUI.

Dengan label MUI dalam gerakan mereka, sulit memisahkan MUI dengan demo-demo besar anti-Ahok.
Itu fatwa MUI, bukan MUI.

Apa yang mendasari pengawalan fatwa?
Saya tidak mendalami. Kami hanya menginginkan proses hukum di kepolisian dan pengadilan, selesai. Saya menganggap Aksi 2 Desember sebagai yang terakhir karena tuntutan menyidangkan Ahok sudah didengar. Maka, ketika ada seruan Tamasya Al-Maidah saat pencoblosan pilkada DKI dan Aksi 31 Maret, saya bilang tidak perlu lagi. Kami tak ingin terjadi pembelokan isu.

Anda sepakat dengan dugaan polisi bahwa rentetan demo itu ditunggangi gerakan makar?
Itu yang saya khawatirkan. Makanya pada 212 saya arahkan agar tak ada orasi. Jemaah diminta duduk, mendengarkan tausyiah dan berzikir, supaya lebih adem. Dalam diskusi dengan panitia dan kepolisian, saya juga mengarahkan aksi dipusatkan di Monas. Berbahaya kalau dilakukan di Thamrin seperti keinginan panitia.

Simak juga: Jejak Karir Ma'ruf Amin Sebelum Jadi Cawapres Jokowi

Menurut Bapak Ma'ruf Amin, apa bahayanya?
Kepala aksi di Bundaran HI, buntutnya di DPR. Buntut itu bisa tiba-tiba jadi kepala dan arah demo berubah jadi politik.



Wawancara Tempo: Buka-Bukaan Ma'ruf Amin Soal Demo 212 Anti Ahok | Bang Naga | on Jumat, 10 Agustus 2018 10:19 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Wawancara Tempo: Buka-Bukaan Ma'ruf Amin Soal Demo 212 Anti Ahok
Description: Ma'ruf Amin menolak unjuk rasa Demo 212 dilakukan di jalan raya.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1115689/wawancara-tempo-buka-bukaan-maruf-amin-soal-demo-212-anti-ahok.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Latest News

» ACTA Harap Bawaslu Tak Proses Laporan Mahar Sandiaga
» Prabowo Klaim Sangat Dekat dengan Gus Dur dan Hasyim Muzadi
» Sandiaga Sebut Rencana Kenaikan Gaji PNS Jangan Bebani Negara
» PPP Anggap 'Nyanyian' Mahfud Ungkapan Kecewa Batal Cawapres
» Berperibahasa Daerah, Jokowi Ingatkan Pentingnya Bekerja Sama
» Liga Champions Target Utama Lionel Messi di Barcelona
» Anies Sebut Belum Ada Waktu Baca Buku 'Kebijakan Ahok'

Karir

Android APK

Kursus Menjahit Murah DI Medan
Kursus Menjahit Murah DI Medan
Kursus Menjahit Murah DI Medan

Teka Teki Silang (Game TTS) APK
Teka Teki Silang (Game TTS) APK
Teka Teki Silang (Game TTS) APK

TV Online Indonesia Android .apk
TV Online Indonesia Android .apk
9 Juni 2018
TV Online Indonesia Android .apk

Radio Batak android.apk
Radio Batak android.apk
9 Juni 2018
Radio Batak android.apk

Radio Dangdut android.apk
Radio Dangdut android.apk
9 Juni 2018
Radio Dangdut android.apk


KESEHATAN

Selengkapnya >>

Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


olah raga bisnis otomotif gaya hidup kuliner properti tekno hotel travel medan karir TV Video Entertainment Kurs BITCOIN Pasang Iklan
© 2017 - 2018 sumutkota.com | Pers | V.DB: | All Right Reserved



Page loads : seconds