Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2018
Dituntut 3 Tahun Penjara, Arseto Bantah Unggah Video Hina Jokowi | Larangan Hewan Kurban, Satpol PP Awasi Venue Asian Games | KPU: Seluruh Kandidat Lolos Tes Kesehatan Capres dan Cawapres | Wakapolri Syafruddin Benarkan Jadi Pengganti Asman Abnur | Pilot Asing Sebut Lalu Lintas Penerbangan Indonesia adalah Neraka | Pernah Cuit Rasis Soal Ahok, Ini Profil Jubir Jokowi - Ma'ruf | Ditanya Kekayaannya yang Susut 40 Persen, Sandiaga: Aduh Sedihnya | Jokowi Akan Copot Asman Abnur sebagai Menteri, Begini Reaksi PAN | Alasan KPK Tidak Bisa Usut Mahar Politik Jenderal Kardus Sandiaga | Kurs Dolar Menguat, Harta Sandiaga Uno Melonjak | Jadwal Timnas U-23 di Asian Games: Rabu, Laga Berat Vs Palestina | Lapor LHKPN, Kekayaan Sandiaga Uno Naik Signifikan | PAN Dukung Prabowo, Jokowi Akan Copot Asman Abnur sebagai Menteri | Fadli Zon Berharap Farhat Abbas Nyambung saat Berdebat | Dituntut 3 Tahun Penjara, Arseto Bantah Unggah Video Hina Jokowi | Larangan Hewan Kurban, Satpol PP Awasi Venue Asian Games | KPU: Seluruh Kandidat Lolos Tes Kesehatan Capres dan Cawapres | Wakapolri Syafruddin Benarkan Jadi Pengganti Asman Abnur | Polisi Batalkan Tutup Permanen Pintu Tol untuk Asian Games | Tak Ingin Jadi Beban Jokowi, Menpan RB Asman Abnur Mundur | LRT Jakarta Gagal Ikut Asian Games, JK: Ndak Apa - apalah | Anies Luncurkan 32 Stasiun Pengisian Daya Ponsel Tenaga Surya | Tiga Hal yang Tak Boleh Ketinggalan Saat Traveling | Sepak Bola Asian Games: Jepang Hanya Menang 1-0 dari Nepal |
Home cnn jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini info gadget dairi  

Beda Polisi, Warga, dan Pengelola Soal Prostitusi Kalibata City | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Jumat, 10 Agustus 2018 12:00 WIB | Alamat URL:

Beda Polisi, Warga, dan Pengelola Soal Prostitusi Kalibata City | Berita Tempo Hari Ini

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya merilis kasus prostitusi di Apartemen Kalibata City. Rilis berlangsung di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu, 8 Agustus 2018. TEMPO/Lani Diana

TEMPO.CO, Jakarta - General Manager Apartemen Kalibata City, Ishak Lopung, meralat pernyataan Polda Metro Jaya tentang temuan praktik bisnis prostitusi di apartemen itu. Menurutnya, temuan tidak sebanyak yang disebut polisi.

Baca:
Prostitusi di Kalibata City: Polisi Bilang 5 Tower, Ternyata ...

Ishak menghitung lokasi penggerebekan selama ini dilakukan terhadap enam unit apartemen saja. Ini berbeda dengan jumlah 17 unit versi polisi dan masih mungkin bertambah karena penyidikan atas kasus terbaru 2 Agustus 2018 masih berjalan.

Keenam unit itu tersebar di lima tower atau menara dan ini sesuai dengan pernyataan polisi sebelumnya. “Tapi bukan 17 unit, kalau dari data saya ya itu (6 unit). Mungkin nanti kami klarifikasi, tapi dari hasil yang ditangkap waktu itu ya itu (6 unit),” tutur Ishak saat ditemui di kantor pengelola Apartemen Kalibata City, Kamis 9 Agustus 2018.

Keterangan dua pihak itu berbeda dengan yang dikumpulkan Tempo dari antara masyarakat di apartemen 18 tower itu. Seorang juru parkir misalnya, yakin praktik prostitusi terjadi di seluruh 18 menara atau tower tersebut.

“Bukan cuma lima, tapi semua towernya juga ada (pekerja seks komersial),” kata Farhan—bukan nama sebenarnya, Kamis 9 Agustus 2018.

Ia mengatakan kebanyakan pelanggan langsung memesan lewat aplikasi percakapan seperti Wechat. Ini, dia menambahkan, sudah menjadi rahasia umum. “Saya juga sering mencoba tapi cuma buat iseng,” ujarnya.

Baca juga:
Usai Penggerebekan, Prostitusi di Apartemen Kalibata City Masih Jalan
Penjaja Seks di Kalibata City: Security Gue yang Handle

Seorang petugas kebersihan di Apartemen Kalibata City menyatakan senada, bahwa praktik prostitusi ada di semua tower di Kalibata City. Dia menyebut dua tower paling ramai dan kentara. “Datang saja pas malam,” ucapnya.

Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Ade Ary Syam Indradi mengatakan telah menangkap 32 orang dalam kasus terbaru prostitusi Kalibata City. Dari jumlah itu, 17 adalah perempuan dan lima di antaranya anak-anak.

Kasus berawal dari penggerebekan di sebuah unit apartemen AH, Lantai 21 Tower Flamboyan pada 2 Agustus 2018. Saat itu tiga perempuan dan dua pelanggannya ditangkap sedang transaksi seks. Belakangan tiga orang ditetapkan sebagai tersangka.



Beda Polisi, Warga, dan Pengelola Soal Prostitusi Kalibata City | Bang Naga | on Jumat, 10 Agustus 2018 12:00 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Beda Polisi, Warga, dan Pengelola Soal Prostitusi Kalibata City
Description: General Manager apartemen Kalibata City klarifikasi data polisi perihal 17 unit dan 5 tower yang menjadi lokasi praktik prostitusi.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1115659/beda-polisi-warga-dan-pengelola-soal-prostitusi-kalibata-city.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Latest News

» Gerindra Sebut Punya 3 Kandidat Wakil Gubernur Jakarta
» Gerindra: Jangan Tertipu dengan Politisi Bergaya Milenial
» Sofjan Wanandi Sebut JK Tak Punya Waktu Jadi Timses Jokowi
» Usai Lapor LHKPN, Sandi Bantah Dugaan Mahar Rp500 Miliar
» Nama Aher Disebut Menguat Gantikan Sandi sebagai Wagub DKI
» Vaksin Belum 'Halal', Imunisasi MR Sudah 23 Persen
» Gerindra Sebut Rehuffle Harusnya Pertimbangkan Kinerja

Karir

Android APK

Kursus Menjahit Murah DI Medan
Kursus Menjahit Murah DI Medan
Kursus Menjahit Murah DI Medan

Teka Teki Silang (Game TTS) APK
Teka Teki Silang (Game TTS) APK
Teka Teki Silang (Game TTS) APK

TV Online Indonesia Android .apk
TV Online Indonesia Android .apk
9 Juni 2018
TV Online Indonesia Android .apk

Radio Batak android.apk
Radio Batak android.apk
9 Juni 2018
Radio Batak android.apk

Radio Dangdut android.apk
Radio Dangdut android.apk
9 Juni 2018
Radio Dangdut android.apk


KESEHATAN

Selengkapnya >>

Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


olah raga bisnis otomotif gaya hidup kuliner properti tekno hotel travel medan karir TV Video Entertainment Kurs BITCOIN Pasang Iklan
© 2017 - 2018 sumutkota.com | Pers | V.DB: | All Right Reserved



Page loads : seconds