Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2018
ACTA Minta Dugaan Mahar Politik Sandiaga Uno Tak Diproses Bawaslu | Jokowi Pimpin Apel dan Renungan Suci di TMP Kalibata | Menteri BUMN: Kereta Cepat Jakarta-Bandung Jalan Terus | Ini 8 Polisi Bintang Tiga yang Bisa Mengisi Jabatan Wakapolri | Tiga Jenderal Bintang Tiga Ini Dinilai Layak Jadi Wakapolri | Kata Pengurus PBNU Soal Mahfud MD Bukan Kader | Raja Kerajaan Ubur Ubur Ajak Jokowi ke Swiss Cairkan Dana | Eks Penasihat KPK: Batalkan Pelantikan Pejabat KPK Hasil Rotasi | Gelar Ijtima Ulama II, GNPF Tentukan Sikap ke Prabowo - Sandiaga | Asian Games 2018: Atlet Pencak Silat Diminta Jaga Makanan | Timnas U-23 Ditekuk Palestina, Kenapa Milla Tarik David Maulana? | Dua Poin Landasan MUI Serang Minta Kerajaan Ubur Ubur Dibubarkan | Barcelona Cukur Boca Juniors 3-0, Messi Cetak Gol | ACTA Minta Dugaan Mahar Politik Sandiaga Uno Tak Diproses Bawaslu | Jokowi Pimpin Apel dan Renungan Suci di TMP Kalibata | Menteri BUMN: Kereta Cepat Jakarta-Bandung Jalan Terus | Penyuap Amin Santono Dituntut 3 Tahun Penjara | Asian Games 2018: Vietnam Susul Jepang Lolos ke 16 Besar | Indonesia Vs Laos, Pelatih Wong: Kami Waspadai Stefano Lilipaly | Sri Mulyani Pastikan PNS Tahun 2019 Terima THR dan Gaji ke-13 | Gemini dan 3 Zodiak Ini Rentan Mengalami Stres |
Home cnn jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini info gadget dairi  

Lamban Menangani Korban Gempa | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Jumat, 10 Agustus 2018 07:00 WIB | Alamat URL:

Lamban Menangani Korban Gempa | Berita Tempo Hari Ini

Foto aerial kondisi permukiman di Desa Telagawareng, Pemenang, Lombok Barat, NTB, Rabu, 8 Agustus 2018. Sejumlah lokasi yang terdampak gempa bumi belum mendapat bantuan berupa makanan, minuman, obat-obatan, dan tenda. ANTARA/Zabur Karuru

Penanganan korban gempa di Nusa Tenggara Barat dan Bali terasa amat lamban. Hingga kini korban gempa berkekuatan 7 skala Richter yang disertai lindu susulan berkali-kali itu belum mendapat bantuan yang memadai. Pemerintah pusat dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) semestinya turun tangan untuk mempercepat proses penanganan korban.

Sejauh ini BNPB dan pemerintah daerah terlihat tidak berkoordinasi secara baik. Dalam soal data korban, misalnya, BNPB menyebutkan ada 131 korban tewas-data sebelum terjadi gempa susulan berkekuatan 6,2 skala Richter kemarin. Sedangkan Pemerintah Provinsi NTB menghitung korban tewas mencapai 226 jiwa. Adapun Badan Penanggulangan Bencana Daerah Lombok Utara, yang mendapat laporan dari semua camat, merilis jumlah yang berbeda lagi.

Faktor keamanan pun kurang diperhatikan. Sejumlah desa terlambat mendapat pasokan konsumsi karena dijarah di tengah jalan oleh korban lain yang juga membutuhkan bantuan. Akses transportasi yang terputus akibat gempa belum sepenuhnya diperbaiki sehingga sejumlah wilayah terisolasi. Jumlah helikopter pengangkut bantuan makanan dan kesehatan pun minim.

Pemerintah pusat dan BNPB semestinya tidak menganggap enteng dampak gempa di NTB dan Bali, yang merupakan daerah tujuan wisata turis asing. Tak hanya menimbulkan korban tewas, petaka ini juga menyebabkan 1.477 orang terluka dan 156 ribu orang mengungsi. Diperkirakan korban tewas pun akan terus bertambah karena sebagian masih tertimbun. Akibat bencana ini, sekitar 6.000 turis dievakuasi dan 100 ribu turis batal datang.

BNPB seharusnya mengusulkan kepada presiden agar menetapkan musibah di NTB dan Bali sebagai bencana nasional. Sesuai dengan peraturan perundang-undangan, penentuan status bencana nasional mensyaratkan sejumlah kriteria. Di antaranya jumlah korban, kerugian harta benda, kerusakan infrastruktur, luas wilayah terkena bencana, dan kemampuan pemerintah daerah menanganinya. Dilihat dari ketentuan ini, musibah di kedua provinsi tersebut sudah layak dinyatakan sebagai bencana nasional.

Kalaupun berpendirian bahwa dampak bencana ini cukup ditangani daerah, BNPB dan pemerintah pusat tetap harus mengawasinya, bahkan ikut membantu penanganan korban. Evakuasi korban yang tertimbun harus dilakukan secepatnya. Korban yang terluka mesti mendapat perawatan. Para pengungsi harus mendapat bantuan makanan dan obat-obatan yang cukup. Turis asing pun perlu dijamin keamanannya. Langkah berikutnya tentu saja adalah merehabilitasi bangunan dan rumah penduduk yang rusak.

Pemerintah pusat harus memastikan semua langkah itu dilakukan secepatnya, agar kehidupan sosial-ekonomi di NTB dan Bali segera pulih. Di tengah kesibukan politik untuk maju lagi dalam pemilihan presiden 2019, Presiden Joko Widodo tak boleh melupakan penderitaan korban bencana di Bali dan NTB.



Lamban Menangani Korban Gempa | Bang Naga | on Jumat, 10 Agustus 2018 07:00 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Lamban Menangani Korban Gempa
Description: Penanganan korban gempa di Nusa Tenggara Barat dan Bali terasa amat lamban. Hingga kini korban gempa berkekuatan 7 skala Richter yang disertai lindu susulan berkali-kali itu belum mendapat bantuan yang memadai.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1115630/lamban-menangani-korban-gempa.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Latest News

» KemenkumHAM Beri Remisi 102.976 Napi Saat 17 Agustus
» ACTA Harap Bawaslu Tak Proses Laporan Mahar Sandiaga
» Prabowo Klaim Sangat Dekat dengan Gus Dur dan Hasyim Muzadi
» Sandiaga Sebut Rencana Kenaikan Gaji PNS Jangan Bebani Negara
» PPP Anggap 'Nyanyian' Mahfud Ungkapan Kecewa Batal Cawapres
» Berperibahasa Daerah, Jokowi Ingatkan Pentingnya Bekerja Sama
» Liga Champions Target Utama Lionel Messi di Barcelona

Karir

Android APK

Kursus Menjahit Murah DI Medan
Kursus Menjahit Murah DI Medan
Kursus Menjahit Murah DI Medan

Teka Teki Silang (Game TTS) APK
Teka Teki Silang (Game TTS) APK
Teka Teki Silang (Game TTS) APK

TV Online Indonesia Android .apk
TV Online Indonesia Android .apk
9 Juni 2018
TV Online Indonesia Android .apk

Radio Batak android.apk
Radio Batak android.apk
9 Juni 2018
Radio Batak android.apk

Radio Dangdut android.apk
Radio Dangdut android.apk
9 Juni 2018
Radio Dangdut android.apk


KESEHATAN

Selengkapnya >>

Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


olah raga bisnis otomotif gaya hidup kuliner properti tekno hotel travel medan karir TV Video Entertainment Kurs BITCOIN Pasang Iklan
© 2017 - 2018 sumutkota.com | Pers | V.DB: | All Right Reserved



Page loads : seconds