Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2018
Dituntut 3 Tahun Penjara, Arseto Bantah Unggah Video Hina Jokowi | Larangan Hewan Kurban, Satpol PP Awasi Venue Asian Games | KPU: Seluruh Kandidat Lolos Tes Kesehatan Capres dan Cawapres | Wakapolri Syafruddin Benarkan Jadi Pengganti Asman Abnur | Pilot Asing Sebut Lalu Lintas Penerbangan Indonesia adalah Neraka | Pernah Cuit Rasis Soal Ahok, Ini Profil Jubir Jokowi - Ma'ruf | Ditanya Kekayaannya yang Susut 40 Persen, Sandiaga: Aduh Sedihnya | Jokowi Akan Copot Asman Abnur sebagai Menteri, Begini Reaksi PAN | Alasan KPK Tidak Bisa Usut Mahar Politik Jenderal Kardus Sandiaga | Kurs Dolar Menguat, Harta Sandiaga Uno Melonjak | Jadwal Timnas U-23 di Asian Games: Rabu, Laga Berat Vs Palestina | Lapor LHKPN, Kekayaan Sandiaga Uno Naik Signifikan | PAN Dukung Prabowo, Jokowi Akan Copot Asman Abnur sebagai Menteri | Fadli Zon Berharap Farhat Abbas Nyambung saat Berdebat | Dituntut 3 Tahun Penjara, Arseto Bantah Unggah Video Hina Jokowi | Larangan Hewan Kurban, Satpol PP Awasi Venue Asian Games | KPU: Seluruh Kandidat Lolos Tes Kesehatan Capres dan Cawapres | Wakapolri Syafruddin Benarkan Jadi Pengganti Asman Abnur | Polisi Batalkan Tutup Permanen Pintu Tol untuk Asian Games | Tak Ingin Jadi Beban Jokowi, Menpan RB Asman Abnur Mundur | LRT Jakarta Gagal Ikut Asian Games, JK: Ndak Apa - apalah | Anies Luncurkan 32 Stasiun Pengisian Daya Ponsel Tenaga Surya | Tiga Hal yang Tak Boleh Ketinggalan Saat Traveling | Sepak Bola Asian Games: Jepang Hanya Menang 1-0 dari Nepal |
Home cnn jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini info gadget dairi  

Eni Saragih Bandingkan PLTU Riau I dengan PLTU Batang | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Selasa, 17 Juli 2018 08:37 WIB | Alamat URL:

Eni Saragih Bandingkan PLTU Riau I dengan PLTU Batang | Berita Tempo Hari Ini

Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Saragih bersiap meninggalkan gedung KPK setelah menjalani pemeriksaan pada Sabtu malam, 14 Juli 2018. Dari hasil OTT tersebut, KPK menangkap 12 orang dan menyita Rp 500 juta. Uang itu diduga terkait dengan tugas Komisi VII. TEMPO/Fakhri Hermansyah.

SUMUTkota.com, Jakarta - Tersangka dugaan suap Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) I Riau, Eni Saragih punya alasan khusus untuk terlibat dalam proyek tersebut. Ia menilai PLTU Riau I patut menjadi percontohan untuk proyek pembangkit listrik 35 ribu megawatt yang dicanangkan pemerintah.

"Saya merasa bagian yang memperjuangkan proyek Riau I ini menjadi proyek contoh dari proyek 35 ribu MW, yang semua kondisinya baik, harga bagus, negara menguasai, bunga sangat rendah," ujar Eni melalui surat dua halaman yang Tempo peroleh, Senin, 16 Juli 2018.

BACA: Eni Saragih Kerap Minta-minta kepada Johannes Budisutrisno Kotjo

Eni lantas membandingkan proyek itu dengan PLTU Batang. Berdasarkan tinjauannya ke lapangan, ia berujar investasi proyek PLTU Batang terlampau mahal, USD 5,2 miliar. Belum lagi, harga listriknya yang kelewat mahal, yaitu di atas lima sen.

"Dengan proyek yang sangat besar ini 2x1000 megawatt, seharusnya harga bisa dibawah 5 sen, dan yang luar biasa lagi negara menjamin proyek ini sampai 30 tahun," ujar Eni. Padahal negara tidak memiliki saham sama sekali dalam proyek tersebut.

Sementara, pada proyek PLTU Riau I, kata Eni, negara melalui PLN menguasai 51 persen saham. Dalam proyek ini pun, PLN hanya menyiapkan equity sepuluh persen. Selebihnya, perseroan akan dicarikan dana pinjaman dengan bunga rendah, 4,25 persen per tahun.

"Harga jual ke PLN pun murah sekitar 5,3 sen. Sehingga diyakinkan ke depan PLN akan dapat menjual listrik yang murah kepada rakyat," ujar Eni.

BACA: Jokowi Percayakan KPK Tangani Kasus Korupsi PLTU Riau 1

KPK menangkap Eni Saragih pada Jumat, 13 Juli 2018 di rumah dinas Menteri Sosial Idrus Marham. Hari itu, KPK menggelar serangkaian operasi penangkapan yang berujung kepada Eni Saragih. Salah satu yang dicokok adalah staff Eni.

KPK menyita uang Rp 500 juta untuk Eni Saragih yang merupakan Politikus Golkar. Uang tersebut diduga berasal dari bos Apac Group Johannes Budisutrisno Kotjo.

KPK menduga sogokan ini untuk memuluskan penandatanganan kerjasama pembangunan PLTU Riau-1. KPK menduga uang Rp 500 juta adalah bagian dari komitmen fee sebanyak 2,5 persen dari total nilai proyek. Total jenderal, Eni Saragih bakal menerima Rp 4,8 miliar. KPK telah menetapkan Eni Saragih dan Johannes sebagai tersangka.

ROSSENO AJI



Eni Saragih Bandingkan PLTU Riau I dengan PLTU Batang | Bang Naga | on Selasa, 17 Juli 2018 08:37 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Eni Saragih Bandingkan PLTU Riau I dengan PLTU Batang
Description: Tersangka dugaan suap Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) I Riau, Eni Saragih punya alasan khusus untuk terlibat dalam proyek tersebut.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1107637/eni-saragih-bandingkan-pltu-riau-i-dengan-pltu-batang.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Latest News

» Gerindra: Jangan Tertipu dengan Politisi Bergaya Milenial
» Sofjan Wanandi Sebut JK Tak Punya Waktu Jadi Timses Jokowi
» Usai Lapor LHKPN, Sandi Bantah Dugaan Mahar Rp500 Miliar
» Nama Aher Disebut Menguat Gantikan Sandi sebagai Wagub DKI
» Vaksin Belum 'Halal', Imunisasi MR Sudah 23 Persen
» Gerindra Sebut Rehuffle Harusnya Pertimbangkan Kinerja
» Jokowi Ingin Pramuka Paham soal Kecerdasan Buatan

Karir

Android APK

Kursus Menjahit Murah DI Medan
Kursus Menjahit Murah DI Medan
Kursus Menjahit Murah DI Medan

Teka Teki Silang (Game TTS) APK
Teka Teki Silang (Game TTS) APK
Teka Teki Silang (Game TTS) APK

TV Online Indonesia Android .apk
TV Online Indonesia Android .apk
9 Juni 2018
TV Online Indonesia Android .apk

Radio Batak android.apk
Radio Batak android.apk
9 Juni 2018
Radio Batak android.apk

Radio Dangdut android.apk
Radio Dangdut android.apk
9 Juni 2018
Radio Dangdut android.apk


KESEHATAN

Selengkapnya >>

Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


olah raga bisnis otomotif gaya hidup kuliner properti tekno hotel travel medan karir TV Video Entertainment Kurs BITCOIN Pasang Iklan
© 2017 - 2018 sumutkota.com | Pers | V.DB: | All Right Reserved



Page loads : seconds