Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2018
Pembangunan Mako TNI Angkatan Udara III di Biak Rampung pada 2019 | Mendagri Keluarkan Instruksi Soal Jilbab hingga Jenggot untuk ASN | Pelaku Pengeroyokan Anggota TNI di Ciracas Menjabat Taruna Parkir | Bus Berpenumpang 30 Orang Terseret Longsor Sitinjau Lauik, Padang | Bupati Cianjur Kena OTT KPK, Ribuan Warga Gelar Selamatan | Perusakan Polsek Ciracas, Polisi Militer TNI Ikut Menyelidiki | Jaksa Sebut Sisca Dewi Memeras Hingga Rp 35 M, Ini Rinciannya | Mendagri Cabut Instruksi Soal Seragam ASN Kemendagri | Adik Prabowo Masuk Daftar Orang Terkaya RI versi Forbes | Pelarian Tersangka Pengeroyokan TNI Berakhir di Resto Cepat Saji | Darwis Triadi Memotret Jokowi: Dia Serahkan Total kepada Saya | Pembangunan Mako TNI Angkatan Udara III di Biak Rampung pada 2019 | Hafiz - Gloria Kalah, Indonesia Rontok di Bulu Tangkis BWF Finals | Jokowi: Dulu Banyak yang Sangsi Tol dari Bakauheni ke Aceh | Hendra - Ahsan Kalah Lagi, Tersisih dari Bulu Tangkis BWF Finals | 11 Ribu Petani Dapat Pinjaman Berkat Teknologi Blockchain | KPK Perpanjang Masa Penahanan Hakim PN Jakarta Selatan | Dinas Dukcapil Sumenep Bakar 51 Ribu E-KTP Rusak | Polisi Beberkan Peran Para Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI | Cerita Tasya Kamila Ngidam Random dan LDR saat Hamil | Dari Aceh, Jokowi Berkunjung ke Riau Malam Ini |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Harga Pesawat Jet Tempur Canggih F-35 Turun, Kenapa? | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Senin, 16 Juli 2018 10:00 WIB

Harga Pesawat Jet Tempur Canggih F-35 Turun, Kenapa? | Berita Tempo Hari Ini

Pengiriman pesawat tempur F-35B milik Angkatan Udara Inggris, yang dikirim dari Marine Corps Air Station Beaufort di Amerika Serikat menuju pangkalan baru RAF Marham, Inggris, 6 Juni 2018. Empat dari jet yang telah berbasis di US Marine Corps Air Station Beaufort, Carolina Selatan, itu melintasi Atlantik dalam perjalanan lebih dari delapan jam untuk ditempatkan di Inggris. Sgt Nik Howe/MoD Handout via REUTERS

SUMUTkota.com, Jakarta - Amerika Serikat telah mencapai kesepakatan awal untuk membeli jet F-35 dari Lockheed Martin senilai US$ 13 miliar atau Rp 187 triliun. Kesepakatan ini membuka jalan untuk pembelian tahunan yang lebih besar yang bertujuan agar biaya per pesawat jet turun menjadi US$ 80 juta atau pada tahun 2020.

Dilaporkan Reuters, 16 Juli 2018, kesepakatan untuk 141 F-35 menurunkan harga F-35A, versi paling umum dari jet tempur, hingga sekitar US$ 89 juta atau Rp 1,1 triliun, turun sekitar 6 persen dari harga awal yakni US$ 94,3 juta atau Rp 1,3 triliun dalam kesepakatan terakhir dilakukan pada Februari 2017.

Baca: Ini 6 Senjata Mutakhir yang akan Dimiliki Militer Rusia

Menurunkan biaya program pertahanan paling mahal di dunia sangat penting untuk mengamankan lebih banyak pesanan, baik di Amerika Serikat maupun di luar negeri.

Presiden Donald Trump dan pejabat AS lainnya telah mengkritik program F-35 karena mangkir dan pembengkakan biaya, tetapi harga per jet terus menurun dalam beberapa tahun terakhir karena produksi meningkat.

Baca: Delegasi Militer Uni Emirat Arab Kunjungi Israel, Beli Jet?

Kesepakatan saat ini akan disatukan bersama dengan penetapan harga dan ketentuan lainnya dalam kontrak yang akan diumumkan dalam beberapa minggu mendatang, ungkap sumber yang enggan disebut namanya.

Kesepakatan dengan Departemen Pertahanan AS menghapus hambatan dari negosiasi yang sedang berlangsung untuk kesepakatan multi-tahun untuk pesawat yang diperkirakan terdiri dari tiga tahap selama tahun fiskal 2018-2020.

"Pentagon dan Lockheed Martin telah membuat kemajuan dan berada di tahap akhir negosiasi. Perjanjian melambangkan komitmen Departemen Pertahanan untuk melengkapi pasukan AS dan sekutu, sambil memberikan manfaat besar kepada pembayar pajak AS," ungkap kepala akuisisi Pentagon, Ellen Lord

Selain di ruang senjata, F-35B juga dapat membawa secara eksternal atau di bawah sayapnya. Amerika Serikat telah melakukan uji coba pesawat F-35 membawa bom GBU-31, 2.000 pound Joint Direct Attack Munition (JDAM), di sayapnya. Lockheed Martin photo by Darin Russell

Musim panas lalu, Australia, Denmark, Israel, Italia, Jepang, Belanda, Norwegia, Turki, Korea Selatan, Inggris dan Amerika Serikat dilaporkan akan mengeluarkan US$ 88 juta Rp 1,2 triliun untuk masing-masing 135 unit atau lebih F-35 pada tahun fiskal 2018, untuk pengiriman pada 2020.

Baca: Kongres AS Khawatir Data Jet Tempur F-35 Dicuri Rusia

Bersamaan dengan itu, pemerintah AS merundingkan pembelian 440 F-35 pesawat tempur hingga lebih dari US$ 37 miliar atau Rp 532 triliun sebagai bagian dari program multi-tahun.

Pesawat jet tempur F-35 Lightning II milik Lockheed Martin adalah keluarga jet tempur multiperan stealth dengan kursi tunggal, mesin tunggal, dan tahan segala cuaca. Pesawat tempur generasi kelima ini dirancang untuk melakukan serangan darat dan head to head di udara.

F-35 memiliki tiga model utama, yakni varian take-off dan pendaratan konvensional F-35A, F-35B varian take-off pendek dan pendaratan vertikal, dan F-35C yang berbasis ketapel pengangkut untuk perbaikan.



Harga Pesawat Jet Tempur Canggih F-35 Turun, Kenapa? | Bang Naga | on Senin, 16 Juli 2018 10:00 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Harga Pesawat Jet Tempur Canggih F-35 Turun, Kenapa?
Description: Harga F-35A, versi paling umum dari jet tempur, turun sekitar 6 persen dari harga awal yakni US$ 94,3 juta atau Rp 1,3 triliun.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1107260/harga-pesawat-jet-tempur-canggih-f-35-turun-kenapa.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Latest News

» Foto 6,8 Juta Pengguna Facebook Bocor Terkena Bug
» Polda Sumut Kerahkan 15 Ribu Personel Pengamanan Natal
» Kapal Pesiar Kasus 1MDB Dijual Rp1,8 Triliun
» 2 Korban Longsor di Tobasa Masih Hilang
» VIDEO: Kata Apple Fanboy soal Harga iPhone Terbaru
» Kapten Timnas Indonesia U-19 Ikut Trial di Eropa
» Adik Emil Dardak yang Tewas di Bandung Caleg PAN Dapil Jatim

Karir

Android APK


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI CNN Zodiak
© 2017 - 2018 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

Page loads : seconds