Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Liga 2 : Persiraja Banda Aceh Vs Persibat Batang, 4-1 | Sony Alpha 7R IV dan RX100 VII Dirilis, Ini Spek dan Harganya | Massa Tuntut 7 Hal, Yorrys Raweyai Minta Jokowi ke Papua | Terus Dihujat Pasca Opini Soal Abdul Somad, Ini Saran Anggun | Klarifikasi Deddy Corbuzier Pasca Dianggap Menyerang Abdul Somad | Kota Tua Semarang Setelah "Diguyur" Ratusan Miliar | Kapal Induk USS Abraham Lincoln Mengancam Iran dari 1.111 Km | Rusia Resmikan Masjid Terbesar di Eropa | Hasil Bola Liga Inggris dan Liga Spanyol Sabtu Dinihari | PSI Tolak Pin Emas DPRD DKI, Tina Toon: Jangan Ngambil Gaji | Dari Quraish Shihab Hingga MUI Bicara Soal Abdul Somad | Dari Rongsokan Perang, Harley-Davidson JD 1926 Ditawar Rp 1 M | Liga 2 : Persiraja Banda Aceh Vs Persibat Batang, 4-1 | Sony Alpha 7R IV dan RX100 VII Dirilis, Ini Spek dan Harganya | Hasil Kualifikasi MotoGP Inggris: Marquez Terdepan, Rossi Kedua | Main di Kandang, Manchester United Keok 1-2 Lawan Crystal Palace | Gelar Nobar Film Bumi Manusia, Ini Komentar Erick Thohir | Manchester United Vs Crystal Palace 1-2: Gagal Lagi di Penalti | Pahami Taurus dan 3 Zodiak Ini yang Sulit Mengakui Kesalahannya | Persebaya Vs Persija Jakarta 1-1, Ini Komentar Julio Banuelos | Perawatan Gigi Berlubang Ada 5 Tahapannya | Ragam Pilihan Buah untuk Ibu Hamil, Delima dan Pir di Antaranya |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Alasan Hakim Menangkan Gugatan Penggusuran Warga Bukit Duri | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Rabu, 25 Oktober 2017 20:59 WIB

Alasan Hakim Menangkan Gugatan Penggusuran Warga Bukit Duri | Berita Tempo Hari Ini

Petugas merobohkan bangunan dikawasan bukit duri saat penertiban bangunan liar dibantaran Kali CIliuwung di Kelurahan Bukit Duri, Jakarta, 11 Juli 2017. Sebanyak 345 bidang bangunan ditertibkan hari ini dengan target 333 kepala keluarga. TEMPO/Amston Probel

SUMUTkota.com, Jakarta - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menerima gugatan class action warga Bukit Duri kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta soal penggusuran.

“Berdasarkan fakta-fakta yang terungkap, tergugat terbukti melakukan perbuatan melawan hukum,” kata Hakim Ketua Mas’ud pada saat pembacaan putusan hari ini, Rabu, 25 Oktober 2017.

Menurut Majelis Hakim, Pemprov DKI terbukti melawan hukum karena tidak pernah melakukan musyawarah soal ganti rugi kepada warga RW 10, 11, dan 12 Bukit Duri, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, sebelum menggusur. Musyawarah yang dimaksud terkait penggusuran paksa pada 12 Januari 2016 lalu proyek normalisasi kali Ciliwung dan proyek pembangunan jalan inspeksi di bantaran kali tersebut. “Sehingga menyalahi hak-hak daripada penggugat (warga Bukit Duri),” kata Hakim Mas’ud.

Sebelumnya, Januari 2017, warga Bukit Duri menang gugatan melawan Pemerintah DKI Jakarta di Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta. Mereka menggugat penerbitan surat peringatan pertama (SP-1) hingga SP-3 oleh Satuan Polisi Pamong Praja Jakarta Selatan.

Majelis Hakim kala itu, yang diketuai oleh Baiq Yuliani, menyatakan penerbitan surat peringatan oleh Satpol PP tidak sah dan meminta Pemerintah Kota Jakarta Selatan mencabutnya. Selain itu, hakim memerintahkan pemerintah membayar pokok perkara sebesar Rp 942.600.

Warga Bukit Duri juga menggugat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) khususnya Direktorat Jenderal Sumber Daya Air dan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BWSCC). Badan Pertanahan Nasional (BPN) turut menjadi tergugat dalam kasus ini.

Pemprov DKI Jakarta beserta Kementerian PUPR dan BPN dituntut membayar kerugian masing-masing sebesar Rp 200 juta kepada 93 warga Bukit Duri yang menggugat. Nominal tersebut berbeda dengan ganti rugi yang dituntut warga Bukit Duri dan kuasa hukum mereka yang totalonya sebesar Rp 1,78 triliun.

Kuasa Hukum warga Bukit Duri, Vera Wenny Soemarwi, menyatakan puas dan bersyukur. Hasil putusan tersebut dinilainya buah dari proses hukum yang telah ditempuh warga Bukit Duri selama 17 bulan dan 15 hari. Putusan ini, menurut Vera merupakan bukti bahwa penggusuran paksa yang dilakukan Pemprov DKI salah dan melanggar hukum. “Saya puas dan bersyukur, warga pun begitu,” kata Vera.

Kuasa hukum Pemprov DKI, Haratua Purba, untuk menyiapkan jalur hukum berikutnya dalam gugatan penggusuran dia menunggu salinan putusan. “Biar bisa dipelajari secara lengkap, tadi kan baru (putusan) lisan,” kata dia.



Alasan Hakim Menangkan Gugatan Penggusuran Warga Bukit Duri | Bang Naga | on Rabu, 25 Oktober 2017 20:59 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Alasan Hakim Menangkan Gugatan Penggusuran Warga Bukit Duri
Description: Pemprov DKI terbukti melawan hukum karena tidak pernah melakukan musyawarah soal ganti rugi kepada warga Bukit Duri sebelum melakukan penggusuran.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1027905/alasan-hakim-menangkan-gugatan-penggusuran-warga-bukit-duri.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

» FOTO: Demonstrasi di Hong Kong Kembali Ricuh
» Liverpool Unggul 1-0 atas Arsenal di Babak Pertama
» Direkrut Klub Norwegia, Pemain Muda Ganti Nama Jadi Messi
» Luhut: Kalau Enggak Ada Gejolak, Bukan Papua Namanya
» Hasil Liga Inggris: Rashford Gagal Penalti, MU Kalah Perdana
» Cara Fresh Graduate Tetap Tenang Saat Wawancara Kerja
» Hitung Ulang di Sumut, Suara Gerindra Malah Berkurang

Karir


Lirik

  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku
  • Abiel Jatnika – Kapalang Nyaah
  • Michiel Eduard – Kau Telah Pergi (OST ROMPIS 2018)
  • Hary – Biarkan Ku Pergi
  • Anggun – Siapa Bilang Gak Bisa
  • Smash – Fenomena
  • Adipati – Lempar Batu Sembunyi Tangan
  • LaoNeis Band – Insya Allah
  • Michael Mario – Jangan Menolak

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
    © 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status


    Page loads : seconds